Posts made by Annida Dwi Kirasti 2213053220

Nama : Annida Dwi Kirasti
NPM : 2213053220
Kelas : 3F

Pendidikan bisa diibaratkan sebagai cahaya. Tanpa adanya cahaya memungkinkan kita untuk tersesat dalam mencari jalan. Pendidikan diibaratkan sebagai cahaya karena bisa menuntun kita ke jalan yang benar.
Martencis Veronica Siregar merupakan relawan muda dari gerakan Indonesia mengajar yang ditempatkan di sekolah yang bisa terbilang pelosok, yakni di salah satu sekolah dasar negeri di Kalimantan Utara. Ia sangat peduli dengan dunia pendidikan.
terbentang dari Sabang hingga Merauke. Dari ribuan pulau tersebut masih banyak daerah-daerah pelosok dengan kualitas pendidikan yang minim bahkan akses untuk menuju ke sekolah pun sulit. Namun disini ditegaskan bahwasanya pendidikan adalah suatu hal yang penting. Pendidikan adalah pondasi, pendidikan adalah cahaya dan pendidikan adalah bekal untuk anak-anak atau generasi penerus bangsa agar memiliki pengetahuan yang luas, memiliki keterampilan serta memiliki karakter yang baik.
Nama : Annida Dwi Kirasti
Npm : 2213053220
Kelas : 3F
Perbedaan antara kriteria nilai hardskill dan kriteria softskill terletak pada sifat dan jenis kemampuan yang dinilai.

1. Hardskill umumnya berkaitan dengan kemampuan yang dapat diukur secara konkrit, seperti kemampuan teknis, pengetahuan khusus, dan keterampilan yang spesifik. Kriteria penilaian hardskill lebih terfokus pada hasil yang dapat diukur secara objektif, seperti kualitas pekerjaan, kecepatan, dan efisiensi.

2. Di sisi lain, softskill mencakup kemampuan interpersonal, komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi, serta adaptabilitas. Kriteria penilaian softskill lebih cenderung subjektif dan terfokus pada kemampuan seseorang dalam bekerja dengan orang lain, menyelesaikan masalah, dan beradaptasi dengan perubahan.

Kedua jenis kriteria ini penting dalam membentuk profil keterampilan seseorang, baik dalam lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari. Kombinasi yang seimbang antara hardskill dan softskill sering kali menjadi faktor penentu keberhasilan seseorang dalam berbagai bidang.
Nama : Annida Dwi Kirasti
Npm : 2213053220
Kelas : 3F

berdasarkan jurnal tersebut Proses pendidikan nilai moral di lingkungan keluarga merupakan faktor kunci dalam membentuk karakter dan perilaku remaja. Dalam rangka mengatasi kenakalan remaja, beberapa langkah yang dapat dilakukan meliputi:

1. Pembentukan nilai-nilai moral secara konsisten: Keluarga dapat memberikan contoh positif dan konsisten dalam perilaku sehari-hari untuk membentuk nilai-nilai moral yang kuat pada remaja.

2. Komunikasi terbuka: Membangun komunikasi yang terbuka antara orang tua dan remaja merupakan langkah penting untuk memahami perasaan dan pandangan remaja serta membimbing mereka dengan cara yang positif.

3. Pembentukan kepercayaan diri: Keluarga dapat membantu remaja membangun kepercayaan diri dan rasa tanggung jawab yang kuat dengan memberikan pujian atas prestasi yang baik serta memberikan arahan dan bimbingan ketika diperlukan.

4. Pengawasan yang tepat: Pengawasan yang tepat dari orang tua akan membantu mencegah remaja terjerumus ke dalam perilaku negatif. Hal ini meliputi pemantauan kegiatan sehari-hari, pergaulan, serta penggunaan teknologi dan media sosial.

Dengan menerapkan proses pendidikan nilai moral ini, keluarga dapat membantu remaja mengembangkan sikap yang positif dan meminimalkan kemungkinan terlibat dalam kenakalan remaja.
Nama : Annida Dwi Kirasti
Npm : 2213053220
Kelas : 3F

berdasarkan jurnal tersebut Pendidikan moral di sekolah merupakan upaya untuk membentuk dan mengembangkan karakter serta etika moral siswa. Hal ini penting untuk membantu siswa memahami nilai-nilai moral yang baik dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, jurnal tersebut mungkin membahas strategi pembelajaran, peran guru, kurikulum, serta tantangan yang dihadapi dalam mengimplementasikan pendidikan moral di sekolah.
Nama : Annida Dwi Kirasti
Npm : 2213053220
Kelas : 3F

Etika dan moral dalam keluarga dan pembelajaran online

etika dan moral merupakan pedoman bagi setiap manusia. moral secara etimologi berasal dari bahasa latin yaitu mos secara jamak yaitu mores yaitu kebiasaan atau adat. dalam KBBI moral diterjemahkan sebagai aturan kesusilaan mengenai baik dan buruk salah maupun benar. sedangkan etika menurut Drs. H. Burhanudin Salam menyatakan bahwasanya etika cabang ilmu filsafat yang membicarakan tentang nilai dan norma membentuk perilaku manusia dalam kehidupan sehari-hari. maka dari itu etika dan moral sangat berkesinambungan.

tiga persamaan etika dan moral :
1. mengacu pada perbuatan, tingkah laku dan sifat seseorang
2. merupakan prinsip atau aturan hidup manusia
3. bukan faktor keturunan, tetapi potensi positif yang dilakukan setiap orang untuk mengembangkan potensi tersebut perlu adanya pendidikan, pembiasaan, keteladanan serta lingkungan yang positif

Tata cara belajar online sesuai nilai dan norma yang benar
1). Sopan santun
2). Memiliki rasa tanggung jawab atas tugasnya sebagai siswa.
Contoh etika yang baik ketika pembelajaran daring
1). Perhatikan waktu, pilihlah waktu saat pembelajaran daring
2). bahasa yang baik dan sopan
3). Awali dengan salam
4). Ucapkan kata maaf
5). Perkenalkan diri secara lengkap
6). To the Poin
7). Akhiri pesan dengan mengucapkan terima kasih. Etika dan moral merupakan tolak ukur kualitas seseorang.