གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Ihya Ghulam Halim 2213053178

Nama: Ihya Ghulam Halim
NPM: 2213053178
Kelas: 2G

Setelah membaca jurnal atas yang berjudul DINAMIKA SOSIAL POLITIK MENJELANG PEMILU SERENTAK 2019, yang ditulis oleh R. SITI ZAHRO kita bisa menganalisis jurnal tersebut yaitu Pemilihan umum serentak yang diadakan di Indonesia pada tahun 2019 merupakan momen penting dalam sejarah demokrasi di Indonesia. Pemilu serentak tersebut meliputi pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR, DPD, dan DPRD.

Dinamika sosial politik menjelang pemilu serentak 2019 cukup kompleks dan beragam. Beberapa faktor yang mempengaruhi dinamika sosial politik di Indonesia menjelang pemilu serentak 2019 antara lain:

1.Persaingan yang ketat antara pasangan calon presiden dan wakil presiden
Persaingan antara pasangan calon presiden dan wakil presiden pada pemilu serentak 2019 menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi dinamika sosial politik di Indonesia. Kampanye yang dilakukan oleh kedua pasangan calon cukup sengit dan penuh dengan serangan antar kubu.

2.Penyebaran hoaks dan disinformasi
Penyebaran hoaks dan disinformasi melalui media sosial juga menjadi faktor yang mempengaruhi dinamika sosial politik di Indonesia menjelang pemilu serentak 2019. Banyaknya informasi yang tidak benar dan tidak terverifikasi yang beredar di media sosial dapat memengaruhi pandangan masyarakat terhadap pasangan calon dan partai politik.

3.Persaingan di antara partai politik
Persaingan di antara partai politik dalam mencari dukungan dari masyarakat juga menjadi faktor yang mempengaruhi dinamika sosial politik di Indonesia menjelang pemilu serentak 2019. Partai politik berlomba-lomba untuk memperoleh dukungan dari masyarakat dengan melakukan kampanye yang intens dan strategi pemasaran yang canggih.

4.Keprihatinan masyarakat terhadap isu-isu sosial dan ekonomi
Keprihatinan masyarakat terhadap isu-isu sosial dan ekonomi juga menjadi faktor yang mempengaruhi dinamika sosial politik di Indonesia menjelang pemilu serentak 2019. Banyak masyarakat yang khawatir terhadap isu-isu seperti kemiskinan, ketidakadilan sosial, dan ketidakpastian ekonomi yang dialami oleh sebagian besar masyarakat.

5.Partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum
Partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum juga menjadi faktor penting yang mempengaruhi dinamika sosial politik di Indonesia menjelang pemilu serentak 2019. Partisipasi masyarakat yang tinggi dalam pemilihan umum dapat menjadi indikator keberhasilan demokrasi di Indonesia.

Secara keseluruhan, dinamika sosial politik menjelang pemilu serentak 2019 di Indonesia cukup kompleks dan beragam. Namun, Indonesia berhasil mengadakan pemilihan umum yang berlangsung dengan aman, damai, dan demokratis.
Nama: Ihya Ghulam Halim
NPM : 2213053178
Kelas : 2G

Setelah melihat video di atas dapat diambil sebuah analisis dari video tersebut yaitu : Analisis Demokrasi Gaduh, Tapi Kenapa Bertahan dan Dianut Banyak Negara?

Demokrasi memang seringkali dikritik karena dinilai gaduh dan cenderung sulit untuk mencapai kesepakatan yang konsisten dan cepat. Namun, demokrasi masih menjadi pilihan utama bagi banyak negara karena alasan-alasan berikut:

1.Prinsip kesetaraan: Demokrasi memberikan hak yang sama kepada setiap warga negara untuk memiliki suara yang sama dalam menentukan nasib negara mereka. Hal ini memberikan rasa keadilan dan kesetaraan di antara warga negara, serta dapat mengurangi ketimpangan sosial.

2.Transparansi dan akuntabilitas: Demokrasi mendorong terciptanya pemerintahan yang transparan dan akuntabel. Hal ini berarti kebijakan dan tindakan pemerintah dapat diperiksa dan diawasi oleh warga negara dan media, sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.

3.Kemajuan sosial dan ekonomi: Negara-negara yang menganut demokrasi seringkali memiliki kemajuan sosial dan ekonomi yang lebih baik. Hal ini karena pemerintahan yang stabil dan konsisten dapat memberikan kepastian dan keamanan bagi investasi dan pembangunan, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik.

4.Perlindungan hak asasi manusia: Demokrasi seringkali menjadi pilihan untuk melindungi hak asasi manusia. Dalam demokrasi, kebebasan berekspresi dan hak-hak dasar warga negara dilindungi oleh konstitusi dan hukum yang berlaku.

Adapun terkait pernyataan Presiden Joko Widodo pada 3 Oktober 2020 terkait pandemi di Indonesia, hal tersebut tidak terkait dengan fenomena demokrasi yang gaduh. Namun, pandemi COVID-19 memang menimbulkan banyak tantangan bagi negara-negara demokrasi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Dalam menghadapi pandemi ini, dibutuhkan kolaborasi dan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk mencapai hasil yang maksimal dalam menanggulangi pandemi.
Nama : Ihya Ghulam Halim
NPM : 2213053178
Kelas : 2G

Izin bertanya, bagaimanakah solusi untuk menanggapi kurangnya penyesuaian RPP? Karena guru kadang-kadang kurang mampu menyesuaikan RPP sesuai dengan kebutuhan siswa dan lingkungan belajar, sehingga pembelajaran kurang efektif dan menarik bagi siswa.
Nama : Ihya Ghulam Halim
NPM : 2213053178
Kelas : 2G

Setelah menyimak dan mengamati video di atas mengenai  :
1. Identitas nasional
2. Integrasi nasional

Pertama untuk identitas yaitu tujuannya supaya kita mengetahui apa sih identitas kita sebagai bangsa Indonesia. Yang kedua yaitu karena bangsa Indonesia ini terdiri dari banyak suku bangsa yang berbeda agama budaya ras maka perlu adanya suatu upaya untuk mengintegrasikan menyatukan baik.

*Tujuan*
Menegenal identitas nasional dan integrasi nasional
1. Identitas nasional identitas nasional adalah suatu kumpulan nilai budaya yang tumbuh serta berkembang di dalam macam-macam aspek kehidupan dari ratusan suku dan dan dihimpun dalam satu kesatuan intinya adalah budaya sehingga konsepnya adalah bagaimana kita mengumpulkan sekumpulan dari budaya tersebut untuk menjadi satu seperti Indonesia.
2. Hakikat identitas nasional di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara adalah Pancasila hakikatnya karena Pancasila di sini merupakan aktualisasi yang tercermin dalam penataan kehidupan kita dalam arti yang luas Pancasila unsur identitas nasional itu unsur identitas nasional di sini ada yang pertama adalah suku bangsa Indonesia terdiri dari satu-satu suku bangsa dari Sabang sampai Merauke.

Adapun identitas fundamental kita identitas adalah Pancasila sebagai dasar negara dan sebagai ideologi negara yang kedua ada identitas instrumental identitas instrumental adalah undang-undang dasar negara republik Indonesia tahun 1945 itu ada bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia bendera Indonesia adalah merah putih lambang negara Indonesia adalah Garuda Pancasila semboyan Indonesia adalah bhinneka tunggal Ika dan lagu kebangsaan Indonesia adalah Indonesia raya semuanya itu tertera dalam UUD 45. Dan yang ketiga adalah identitas alamiah identitas alami serta pluralisme dan suku budaya bahasa agama dan kepercayaan jadi identitas alamiah itu keberadaan alamiah Indonesia dalam bentuk kepulauan yang baik secara langsung suku agama budaya dan bahasa Indonesia identitas nasional.

Adapun 5 definisi integrasi menurut Myron Weiner (1971) yaitu :

1. Penyatuan kelompok budaya.
2. Pembentukan wewenang kekuasaan.
3. Menghubungkan pemerintah dengan yang diperintah.
4. Konsensus terhadap nilai.
5. Prilaku yang terintegritas