གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ FERNANDA RIZKY ARDILA 2213053071

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Fernanda Rizky Ardila
NPM : 2213053071
Kelas : 2D

Pree Test
Analisis Vidio

Demokrasi itu Gaduh, tetapi Kenapa Bertahan dan Dianut Banyak Negara ?

Demokrasi merupakan sebuh kegaduhan dan kebisingan yang terjadi karena demokrasi memfasilitasi silang pendapat dan menjamin kebebasan berpendapat manusia.
Menurut Adi Prayitno, Direktur Eksekutif Parameter Politik. Demokrasi memang tempatnya orang bising dan ribut yang terpenting ribut dan bisingnya masih dalam konteks kondisi demokrasi yang prosedural.
Adapun alasan yang menyebabkan suatu negara tetap mempertahankan Demokrasi adalah negara yang sistem demokrasinya baik akan mampu mempertahankan keamanan dan kemakmuran jangka panjang. Demokrasi juga dapat dijadikan sebagai alat yang paling efektif untuk digunakan dalam mewujudkan kesetaraan, keadilan, mengurangi konflik, dan meningkatkan partisipasi publik. Contoh yang dapat dilihat adalah dari Penegakan HAM, suatu negara yang menganut sistem demokrasi akan memiliki skor penegakan HAM yang lebih tinggi. Selain itu, warga negara yang tinggal di negara demokrasi memiliki angka harapan hidup yang relatif tinggi.
Namun, pada saat ini demokrasi telah mengalami beberap krisis. Adapun beberapa alasan yang memicu demokrasi dilanda krisis adalah :
- Rendahnya kepercayaan terhadap pemerintah dan politikus.
- Menurunnya jumlah anggota partai politik.
- Regulasi pemerintah yang tidak transparan.
" Demokrasi adalah sistem pemerintahan yang paling buruk, tetapi tidak ada yang lebih baik dari itu." ~ Winston Churchill ( Mantan Perdana Menteri Inggris ).
Nama : Fernanda Rizky Ardila
Npm : 2213053071
Kelas : 2D
Tugas Analisis Vidio Pertemuan 4

Perkembangan Konstitusi Yang Berlaku Di Indonesia oleh Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H

Indonesia telah mengalami 4 kali pergantian bentuk negara dan amandemen konstitusi. Adapun 4 perubahan atau amandemen bentuk negara Indonesia, yaitu:
1. Republik yang disahkan pada 18 Agustus 1945.
2. RIS (Republik Indonesia Serikat).
3. Kembali menjadi Negara Kesatuan, dengan UUDS 1950 (Undang-Undang Dasar Sementara 1950).
4. Diberlakukannya kembali UUD 1945 berdasarkan Dekrit Presiden 5 Juli 1959.

Dengan diberlakukannya kembali UUD 1945 dan berakhirnya UUD 1950. Terdapat perbedaan dari UUD 1945 yang telah ditetapkan daripada sebelumnya, adapun perbedaan nya yaitu:
• Ketika UUD 1945 disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945 tidak ada penjelasan di dalamnya, akan tetapi ketika UUD 1945 disahkan sesuai dengan Dekrit Presiden 5 Juli 1959 terdapat penjelasan dan lampiran yang disampikan di dalam UUD 1945.
Oleh karena itu, sesuai dengan keputusa pada tahun 1959 para petinggi terdahulu setuju dilakukan perubahan UUD dengan catatan :
• Melakukan Perubahan Dengan Metode Adendum
Yang diamksud dengan adendum adalah sebuah lampiran. Jadi, UUD 1945 pada tahun 1959 ini terdapat Lampiran. Yaitu yang pertama adalah naskah dari UUD 1945 yang disahkan pada tahun 1959 dan dibelakangnya diberi penjelasan serta lampiran yang berkaitan dengan UUD 1959.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Fernanda Rizky Ardila
Npm : 2213053071
Kelas : 2D
Tugas Analisis Soal

1. Hal positif apa yang Anda dapatkan dari artikel tersebut ? Apakah ada konstitusi yang dilanggar ? Jelaskan !
Jawaban :
- Hal positif yang dapat Saya ambil dari artikel tersebut adalah, tindakan dan keputusan yang cepat dan segera diambil oleh pemerintah. Di dalam artikel telah dijelaskan bahwa, upaya pemerintah dalam mengatasi dan menekan angka Covid-19 adalah dengan cara menetapkan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Hal tersebut merupakan hal positif yang dilakukan oleh pemerintah, dengan adanya PSBB ini akan mengurangi tingkat penyebaran kasus Covid-19 dan mulai memutus rantai Covid-19. Karena dengan adanya PSBB masyarakat akan berinteraksi dengan keluarga dan sanak saudara saja, bahkan hanya dapat berinteraksi dengan keluarga inti. Ini dimaksudkan agar dapat menekan dan menurunkan angka serta penyebaran Covid-19 di kalangan masyarakat.
- Akan tetapi dengan adanya kebijakan pemerintah yaitu PSBB dalam artikel tersebut, terdapat konstitusi yang dilanggar yaitu HAM (Hak Asasi Manusia). Hal ini ditandai dengan hilangnya hak asasi manusia sebagai makhluk sosial, yaitu dalam Hak berkumpul, hak berserikat, hak mendapat pendidikan, hak bekerja, dan hak asasi manusi lainnya. Dengan adanya PSBB maka, kegiatan serta aktivitas masyarakat terbatas dan waktunya dihabiskan di dalam rumah. Padahal manusia merupakan makhluk sosial yang memiliki HAM ( Hak Asasi Manusia) yang beragam dan dengan adanya PSBB hak-hak yang harusnya di dapat oleh masyarakat harus diambil atau dilanggar demi memutus rantai penularan Covid-19 dan demi terlaksanakannya kebijakan dari pemrintah.

2. Bagaimanakah jika suatu negara tidak memiliki konstitusi ? Apakah konstitusi efektif dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara ?
Jawaban :
- Suatu negara apabila tanpa konstitusi maka, negara tersebut akan hancur dan berantakan. Konstitusi merupakan sebuah pedoman dan pegangan bagi masyarakat dan warganegara dalam menjalankan kekuasaan bernegara. Apabila tidak ada konstitusi, sebuah negara tidak akan mampu mencapai tujuan suatu negara dan harapan negara yang sesuai dengan keinginan dan cita-cita dari suatu bangsa dan negara. Tanpa adanya kosntitusi tidak akan ada lagi yang mengatur dan melindung Hak Asasi Manusia dan juga tidak ada lagi yang akan menegakkan serta menjadi acuan dari hukum negara dan keberlangsungan suatu negara.
- iya, konstitusi efektif dalam mengatur kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan adanya konstitusi segala bentuk kegiatan maupun aktivitas yang akan dilaksanakan sudah siap dan tersusun sesuai dengan rencana, karena terdapat konstitusi yang telah mengatur segala bentuk kegiatan dan hal-hal yang dibutuhkan oleh masyarakat suatu negara.

3. Kemukakan contoh tantangan kehidupan bernegara saat ini, yang menurut anda perlu diantisipasi, apakah pasal-pasal dalam UUD NRI 1945 sekarang sudah mampu mejadi pedoman untuk menyelesaikan tantangan tersebut dan mengapa demikian ?
Jawaban :
- Adapun contoh tantangan kehidupaan bernegara pada saat ini, adalah:
a. Masuknya berbagai kebudayaan luar (barat) yang tidak sesuai dengan kebudayaan negara kita.
b. Terdapat berbagai kegiatan atau aktivitas radikalisme yang marak terjadi di Indonesia.
c. Adanya virus Covid-19 yang semakin berkembang pesat dan menyebar keseluruh dunia. Dimana hal ini dapat berpengaruh dan membahayakan terhadap bidang kesehatan, bidang ekonomi, bidang politik, dan bidang sosial budaya.
- Pada dasarnya, pasal-pasal dalam UUD NRI Tahun 1945 telah mampu menjadi pedoman dalam menyelesaikan tantangan tersebut. Akan tetapi, yang lebih diperlukan pada saat ini adalah kesadaran diri untuk menjaga ketentraman, kenyamanan, dan keberlangsungan masyarakat dan negara kedepannya. Karena, adanya pasal-pasal yang mengatur dan sebagai pedoman untuk menyelesaikan tantangan tersebut tidak akan terlaksana apabila dari masyarakatnya sendiri tidak ada kesadaran di dalam dirinya untuk mempertahankan kebudayaan indonesia dan melaksanakan segala bentuk kebijakan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, yang digunakan untuk mencapai tujuan negara yang diharapkan.

4. Bagaimanakah menurut pendapatmu sebagai warganegara mengenai konsep bernegara kita dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan ? Adakah yang perlu diperbaiki, jelaskan !
Jawaban :
- Menurut pendapat saya, konsep bernegara Indonesia dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan adalah hal yang sangat penting dan cocok diterapkan di Indonesia. Dengan adanya konsep nilai persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia akan menjadi bangsa yang mengutamakan kebersamaan, persatuaan, musyawarah, keputusan bersama, dan saling menghargai serta menghormati satu sama lain. Selain itu, persatuan dan kesatuan harus terus dibina agar menciptakan sebuah kesatuan bangsa yang berupa kondisi aman, sentosa, kejayaan, saling menjunjung tinggi harkat dan martabat satu sama lain, dan menjaga serta menghormati antar warganegara yang satu dengan yang lain. Adapun dengan menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan maka akan menghasilkan beberapa manfaat, yaitu:
• Dapat menjaga keutuhan dan keamanan bangsa Indonesia.
• Memperkuat jati diri bangsa Indonesia.
• Munculnya kemajuan bangsa di berbagai bidang dan aspek kehidupan.
• Terciptanya suasana yang aman, nyaman, dan tentram.
- Yang perlu di perbaiki dalam menjunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan di Indonesia adalah dengan meningkatkan rasa kesadaran pada diri pribadi masing-masing individu. Mengingat pada masa kini, kesadaran pada diri masyarakat yang ada di Indonesia cenderung rendah. Sehingga masyarakat akan memiliki sikap ingin diharga tetapi tidak mau menghargai orang lain.