NAMA : ANNISA RINTIARA
NPM : 2213053050
JUDUL: KEKERASAN DILINGKUNGAN SEKOLAH
ANALISIS:
Tindakan kekerasan yang terjadi di lingkungan masyarakat semakin meresehkan .dalam menyelesaikan satu konflik atau permasalahan selalu di sertai dengan tindakan kekerasan.saat ini kekerasan di lingkungan sekolah telah banyak menjadi berita utama di media masa.tidak hanya kekerasan antara murid,namun juga antar guru bahkan antar guru dan murid,dan bahkan hampir melanda sebagian besar masyarakat.namun yang paling memprihatinkan adalah kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah,dimana sekolah merupakan tempat untuk menuntun ilmu bukan ajang melakukan kekerasan.Sekolah merupakan salah satu institusi diluar keluarga yang berperan dalam mendidik dan membentuk karakter anak.elemen yang tidak dapat dilepaskan adalah hubungan antara guru dan murid.peran guru dan kondisi lingkungan sekolah sangat penting dalam membentuk karakter anak.seperti halnya orangtua,guru di sekolah juga memiliki peran yang hmpir sama dengan orangtua yaitu mendidik anak untuk menjadi pribadi yang lebih baik.dalam menjalankan perannya,guru dituntut untuk mengayomi siswanya.namun,dalam mendidik siswanya terutama dalam hal disiplin,seringkali guru memperlakukan siswa dengan kasar mengakibatkan terjadinya tindak kekerasan terhadap siswa.Secara umum,kekerasan dapat di defenifikan sebagai suatu tindakan yang dilakukan oleh satu individu terhadap yang lain mengakibatkan terjadinya gangguan secara fisik dan mental.kekerasan terhadap anak adalah semua bentuk perlakuan salah secara fisikdan atau emosional,penganiayaaan seksual,penelantaran, atau exploitasi secara komersial atau lainnya yang mengakibatkan gangguan nyata ataupun potensial terhadap perkembangan kesehatan,dan kelangsungan hidup anak ataupun terhadap martabatnya dalam konteks hubungan yang bertanggungjawab, kepercayaan, atau kekuasaan. Kekerasan disekolah dapat dilakukan oleh siapa saja,dari kepala sekolah,guru,pembina sekolah,karyawan,ataupun antar siswa.kekerasan terhadap siswa belakangan ini terjadi dengan di alih mendisilpinkan siswa dan tidak jarang budaya di jadikan alasan terjadinya kekerasan terhadap anak terhadap siswa/siswi.Bentuk-bentuk kekerasan yang terjadi dilingkungan sekolah antara lain memukul dengan tangan kosong,atau benda tumpul,mencubit,menampar,mencekik,memarahi dengan ancaman kekerasan,menjemur murid dilapangan bahkan melakukan pelecehan seksual dan banyak tindakan kekerasan lainya.kekerasan yang terjadi dilingkungan sekolah tidak hanya kekerasan fisik saja tapi juga kekerasan psikis seperti diskriminasi teradap murid yang mengakibatkan siswa tersebut mengalami gangguan mental.diskriminasi yang dimaksud dapat berupa diskriminasi terhadap suku,agama,kepercayaan,golongan,ras maupun status sosial.selain kekerasan fisik juga terjadi kekerasan verbal seperti mengejek,menghina,atau mengucapkan kata-kata yang menyinggung atau membuat cerita bohong yang menyebabkan siswa yang menjadi sasaran terkucilkan atau atau menjadi bahan olok-olokan sehingga siswa yang bersangkutan mengalami gangguan mental.
NPM : 2213053050
JUDUL: KEKERASAN DILINGKUNGAN SEKOLAH
ANALISIS:
Tindakan kekerasan yang terjadi di lingkungan masyarakat semakin meresehkan .dalam menyelesaikan satu konflik atau permasalahan selalu di sertai dengan tindakan kekerasan.saat ini kekerasan di lingkungan sekolah telah banyak menjadi berita utama di media masa.tidak hanya kekerasan antara murid,namun juga antar guru bahkan antar guru dan murid,dan bahkan hampir melanda sebagian besar masyarakat.namun yang paling memprihatinkan adalah kekerasan yang terjadi di lingkungan sekolah,dimana sekolah merupakan tempat untuk menuntun ilmu bukan ajang melakukan kekerasan.Sekolah merupakan salah satu institusi diluar keluarga yang berperan dalam mendidik dan membentuk karakter anak.elemen yang tidak dapat dilepaskan adalah hubungan antara guru dan murid.peran guru dan kondisi lingkungan sekolah sangat penting dalam membentuk karakter anak.seperti halnya orangtua,guru di sekolah juga memiliki peran yang hmpir sama dengan orangtua yaitu mendidik anak untuk menjadi pribadi yang lebih baik.dalam menjalankan perannya,guru dituntut untuk mengayomi siswanya.namun,dalam mendidik siswanya terutama dalam hal disiplin,seringkali guru memperlakukan siswa dengan kasar mengakibatkan terjadinya tindak kekerasan terhadap siswa.Secara umum,kekerasan dapat di defenifikan sebagai suatu tindakan yang dilakukan oleh satu individu terhadap yang lain mengakibatkan terjadinya gangguan secara fisik dan mental.kekerasan terhadap anak adalah semua bentuk perlakuan salah secara fisikdan atau emosional,penganiayaaan seksual,penelantaran, atau exploitasi secara komersial atau lainnya yang mengakibatkan gangguan nyata ataupun potensial terhadap perkembangan kesehatan,dan kelangsungan hidup anak ataupun terhadap martabatnya dalam konteks hubungan yang bertanggungjawab, kepercayaan, atau kekuasaan. Kekerasan disekolah dapat dilakukan oleh siapa saja,dari kepala sekolah,guru,pembina sekolah,karyawan,ataupun antar siswa.kekerasan terhadap siswa belakangan ini terjadi dengan di alih mendisilpinkan siswa dan tidak jarang budaya di jadikan alasan terjadinya kekerasan terhadap anak terhadap siswa/siswi.Bentuk-bentuk kekerasan yang terjadi dilingkungan sekolah antara lain memukul dengan tangan kosong,atau benda tumpul,mencubit,menampar,mencekik,memarahi dengan ancaman kekerasan,menjemur murid dilapangan bahkan melakukan pelecehan seksual dan banyak tindakan kekerasan lainya.kekerasan yang terjadi dilingkungan sekolah tidak hanya kekerasan fisik saja tapi juga kekerasan psikis seperti diskriminasi teradap murid yang mengakibatkan siswa tersebut mengalami gangguan mental.diskriminasi yang dimaksud dapat berupa diskriminasi terhadap suku,agama,kepercayaan,golongan,ras maupun status sosial.selain kekerasan fisik juga terjadi kekerasan verbal seperti mengejek,menghina,atau mengucapkan kata-kata yang menyinggung atau membuat cerita bohong yang menyebabkan siswa yang menjadi sasaran terkucilkan atau atau menjadi bahan olok-olokan sehingga siswa yang bersangkutan mengalami gangguan mental.