Posts made by RIRI OKTAVIA ERLINA 2213053098

Nama : Riri Oktavia Erlina
NPM : 2213053098
Kelas : 3I

Dari video tersebut, nilai-nilai yang harus kita teladani dan kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari, yaitu:

1. Nilai Tetuhanan Yang Maha Esa, diamalkan dengan cara menjalankan ibadah sesuai dengan agama yang dianut, bersyukur kepada tuhan, tidak memaksakan agama kepada orang lain, berdoa sebelum dan sesudah makan, dan menghormati agama orang lain.

2. Nilai Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, diamalkan dengan cara membantu korban bencana alam, membantu adik belajar, tidak berbuat kasar kepada orang lain, menolong teman kesulitan, dan bersikap sopan kepada orang tua.

3. Nilai Persatuan Indonesia, diamalkan dengan cara mengikuti upacara bendera dengan tertib, mencintai dan bangga menggunakan barang buatan Indonesia, bermain dengan rukun, melestarikan budaya daerah, dan berteman tidak membeda-bedakan suku dan agama.

4. Nilai Kerakyatan yang di Pimpin oleh Hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan, diamalkan dengan cara menyampaikan pendapat, berdiskusi atau kerja kelompok, menerima hasil musyawarah dengan lapang dada, saling menghargai pendapat, dan musyawarah dalam pemilihan ketua kelas.

5. Nilai Keadailan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, diamalkan dengan cara tidak berbuat curang kepada orang lain, menghargai hasil karya orang lain, tidak boros dan suka menabung, melaksanakan hak dan kewajiban secara seimbang, dan bergotong royong.

Menurut saya agar seseorang dapat meneladani dan menerapkan nilai-nilai tersebut di era modern ini yang paling berperan penting adalah orang tua, karena orang tua adalah pondasi untuk anaknya untuk mengajarkan dan menanamkan kepada anak sejak usia dini agar terbiasa dalam mengamalkan kebiasaan nilai, moral, etika yang baik. Orang tua dapat menasehati anak misalnya ketika anaknya tidak menjalankan ibadah seperti yang beragama islam tidak melaksanakan sholat, maka orang tua harus menegur dan memberikan bimbingan pengarahan serta nasihat agar anak tersebut tidak melakukan kebiasaan buruknya. Selain itu pendidik juga berperan dalam pembimbingan nilai, moral,dan etika. Misalnya ketika di sekolah peserta didik mengungkapkan pendapat dan peserta didik yang lain tidak menerima pendapat temannya maka pendidik harus menegur dan mengingatkan bahwa harus saling menghargai pendapat orang lain, agar peserta didik terbiasa mengamalkannya.

3I 2023 Pendidikan nilai dan Moral -> Forum 2

by RIRI OKTAVIA ERLINA 2213053098 -
Nama : Riri Oktavia Erlina
Npm : 2213053098


1. Apa keuntungan belajar dan memahami pendidikan nilai dan moral di sekolah dasar?

Keuntungan dari memahami dan belajar mengenai pendidikan nilai dan moral disekolah dasar yakni agar kita dapat memiliki akhlak dan sikap yang bagus terutama dalam kehidupan bermasyarakat dengan memahami pendidikan nilai dan moral pada jenjang sekolah dasar akan memberikan dampak yang cukup besar karena pada usia inilah karakter manusia mulai terbentuk karena itu pentingnya mengajarkan dan memberikan pemahaman pada anak didik sekolah dasar mengenai nilai dan moral yang baik yang seharusnya dimiliki manusia untuk kehidupannya sendiri. Dengan memahami pendidikan nilai dan moral di sekolah dasar dapat membentuk karakter yang lebih kuat untuk dirinya dalam menghadapi era globalisasi di lingkungan masyarakat sekitarnya.


2. Apakah yang harus dilakukan pendidik bagi peserta didik untuk mengajarkan pembelajaran pendidikan nilai dan moral?

Yang seharusnya dilakukan pendidik bagi peserta didik untuk mengajarkan pembelajaran nilai dan moral yaitu, pertama hal yang paling utama adalah membangun komunikasi dan pendekatan yang baik kepada peserta didik. Misalnya melalui bernyanyi bersama, menanyakan kabar, dan tidak membeda-bedakan peserta didik.
Kedua, guru harus menjadi contoh yang baik, dengan menunjukan perilaku yang konsisten dengan tujuan menghormati nilai-nilai moral yang diajarkan kepada anak saat berinteraksi sehari-hari.


3. Berikan contoh nilai dan moral yang dilaksanakan di sekolah?

Contoh Nilai dan moral yang dilaksanakan di sekolah yaitu :
> Upacara Bendera
> Membuang sampah pada tempatnya.
> Melakukan doa bersama
> Kegiatan literasi
> Berprilaku jujur saat mengerjakan ujian atau kegiatan lainnya
> Menyapa atau bersalaman jika bertemu dengan guru
> Menghargai perbedaan yang ada dilingkungan sekolah

3I 2023 Pendidikan nilai dan Moral -> Forum 1

by RIRI OKTAVIA ERLINA 2213053098 -
Nama : Riri Oktavia Erlina
Npm : 2213053098


1. Bagaimana pendidikan nilai dan moral diimplementasikan di sekolah dasar?

Pendidikan nilai dan moral diwujudkan melalui berbagai strategi untuk membentuk karakter yang baik pada siswa. Salah satunya adalah dengan menyertakan pelajaran khusus tentang etika, moral, dan nilai-nilai dalam kurikulum sekolah dasar. Selain itu juga menggunakan cerita, dongeng, atau kisah-kisah yang sarat dengan pesan moral sebagai alat pembelajaran yang efektif, membantu siswa menginternalisasi nilai-nilai tersebut. Pentingnya kesopanan dan sikap hormat terhadap guru, teman sekelas, dan semua individu di lingkungan sekolah. Selain itu, lembaga pendidikan menyediakan program bimbingan dan konseling yang bertujuan untuk membantu siswa memahami nilai-nilai, mengatasi konflik, dan mengembangkan keterampilan sosial yang positif, karena melibatkan siswa dalam proyek sosial atau kegiatan amal juga merupakan cara yang efektif untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian terhadap sesama. Pendidik dan staf sekolah selalu menjadi panutan dalam perilaku dan nilai-nilai moral, mengedepankan tanggung jawab, integritas, dan sikap positif dalam semua interaks, dan ikut serta melibatkan orang tua dalam pendidikan nilai dan moral siswa juga sangat penting, mengingat peran sentral orang tua dalam membentuk karakter anak-anak di rumah.


2. Sebutkan nilai dan moral yang dapat mengajarkan anak SD untuk memahami buday, agama dan suku di lingkup Sekolah Dasar?

> Pendidikan Agama : Anak perlu diajarkan tentang keberagaman agama dan keyakinan di dunia. Sehingga mereka lebih memahami dan menghormati kepercayaan orang lain.
> Kepedulian Sosial : Anak-anak perlu diajarkan pentingnya membantu mereka yang membutuhkan, tanpa memandang latar belakang mereka.
> Toleransi : Sikap toleransi perlu ditanamkan dalam diri anak agar memiliki pikiran terbuka untuk menghargai budaya lain.
> Keadilan : Penting untuk mengajarkan keadilan kepada anak-anak agar mereka bisa belajar untuk menghindari prasangka dan diskriminasi.
> Empati : Anak sangat perlu ditanamkan sikap empati sehingga mereka dapat menghargai perasaan orang lain bahkan jika berbeda dengan pikiran mereka.
> Keragaman : Perlunya pengenalan keragaman budaya, suku, dan agama agar mereka tahu keberagaman yang indah di dunia ini.
> Kerjasama : Agar anak-anak dapat membangun keterampilan sosial yang kuat.

3I 2023 Pendidikan nilai dan Moral -> Forum 1

by RIRI OKTAVIA ERLINA 2213053098 -
Nama : Riri Oktavia Erlina
Npm : 2213053098


1. Jelaskan Pendidikan Nilai dan Moral menurut para ahli yang kalian ketahui.

> Ya’kub menjelaskan yang dimaksud dengan moral ialah yang sesuai dengan ide-ide umum dan dapat diterima mengenai tindakan manusia yang baik. Jadi sesuai dengan kesatuan sosial lingkungan tertentu.
> Menurut Richard Eyre dan Linda nilai yang benar dan diterima adalah nilai yang dapat menghasilkan perilaku yang berdampak positif, baik bagi yang menjalankan maupun orang lain.
> Menurut Mulyana adalah pengajaran atau bimbingan kepada peserta didik agar menyadari kebenaran, kebaikan, dan keindahan melalui proses pertimbangan nilai yang tepat dan pembiasaan bertindak yang konsisten (Mulyana, 2004). Sedangkan Pendidikan moral adalah suatu program pendidikan (sekolah dan luar sekolah) yang mengorganisasikan dan "menyederhanakan” sumber-sumber moral dan disajikan dengan memperhatikan pertimbangan psikologis untuk tujuan pendidikan (Nurul Zuriah, 2008:22)
> Menurut Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan dan pengajaran merupakan usaha persiapan untuk segala kepentingan hidup manusia, baik dalam hidup bermasyarakat maupun hidup berbudaya.


2. Dari pendapat para ahli kemudian rangkum apa yang kalian pahami tentang pendidikan nilai dan moral bagi anak sekolah dasar?

Berdasarkan pendapat para ahli, bahwa pendidikan nilai dan moral bagi anak sekolah dasar adalah pendidikan yang dilaksanakan dengan tujuan membentuk peserta didik menjadi bermoral dan dapat menyesuaikan dirinya dengan lingkungan masyarakat. Melalui pendidikan nilai dan moral, diharapkan perkembangan moral peserta didik dapat berjalan dengan baik sesuai dengan norma masyarakat. Pendidikan moral dapat dilakukan secara formal maupun incidental, baik di sekolah maupun di lingkungan rumah. Di Indonesia pendidikan moral lebih tertuju bagaimana dapat menanamkan nilai-nilai moral pada peserta didik dan membentuk sikap moral peserta didik.
Nama : Riri Oktavia Erlina
Npm : 2213053098


Analisis jurnal
PENDIDIKAN NILAI MORAL DALAM SISTEM KURIKULUM PENDIDIKAN DI ACEH
(Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol. 9 No. 3) (September, 2021)

Disusun oleh : Iwan Fajri, Rahmat, Dadang Sundawa, Mohd Zailani Mohd Yusoff


Dalam menjawab perihal tersebut pemerintah Aceh tidak hanya menyelenggarakan pendidikan yang sesuai dengan yang diamanatkan secara nasional, pemerintah Aceh pula melakukan pembelajaran yang sesuai dengan kekhususan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah Aceh. Penyelenggaraan pendidikan di seluruh satuan pendidikan berpedoman pada ajaran Islam. Pelaksanaan pendidikan di Sekolah di Aceh secara keseluruhan sudah Islami, dengan indikator sistem pengelolaan sekolah memiliki nilai transparansi, akuntabilitas, pendekatan keteladanan, pengembangan budaya berorientasi islami dan penerapan kurikulum islami sebagaimana diatur dalam qanun. Pendidikan nilai dan moral di satuan pendidikan di Aceh diselenggarakan selain sesuai dengan pendidikan nasional, juga mengacu pada penerapan melalui kurikulum islami yang berpedoman sesuai dengan qanun pendidikan di Aceh. Proses pembelajaran yang dilaksanakan di Aceh berbasis dan berorientasi kepada budaya islami yang berbasis syariat islam di Aceh, dalam menanggapi hal tersebut pemerintah Aceh selain menyelenggarakan pendidikan sesuai dengan yang diamanatkan secara nasional, pemerintah Aceh juga melaksanakan pendidikan sesuai dengan kekhususan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah Aceh. Penyelenggaraan pendidikan di provinsi Aceh, Indonesia, pada dasarnya mengacu pada sistem pendidikan nasional, sama dengan provinsi lain di Indonesia, tetapi, semenjak Aceh diberikan status khusus lewat Undang-Undang No 44 Tahun 1999 tentang Keistimewaan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam serta Undang-Undang No 18 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus, Pemerintah Aceh mempunyai kewenangan otonom dalam melaksanakan pendidikan dengan keunikan serta otonomi khusus provinsi Aceh dengan hukum Islam (Ahamd, 2019; Bahri, 2013) Aceh memiliki ciri-ciri khusus dalam penyelenggaraan syariat Islam (Ulya, 2016) dan penerapan Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha Vol

Berdasarkan peraturan tersebut, Pemerintah Aceh mengembangkan sistem pendidikan yang sesuai dengan karakteristik-karakteristik adat istiadat masyarakat Aceh serta otonomi khusus yang berlaku di Aceh Amin (2018) Sistem pendidikan yang diamanahkan berupa sistem pendidikan Islam seperti yang tertuang dalam Qanun. Qanun tersebut kemudian disempurnakan dengan Qanun Aceh No 5 Tahun 2008 dan pemerintah kemudian diganti oleh Qanun Aceh No 9 Tahun 2015 perubahan atas Qanun Aceh. Penyelenggaraan pendidikan Islam berpedoman pada ketentuan Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2015 perubahan atas Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, dan Pasal 1 ayat 21 adalah pendidikan yang didasarkan atau dijiwai dengan ajaran Islam. memberikan pengertian dasar pengertian pendidikan Islam dan pendidikan Islam, peneliti mengacu pada penjelasan ahli, sebagai berikut, Muhammad Fadhil al-Jamal dalam (Sulaiman, 2017) Pendidikan Islam memiliki upaya untuk melaksanakan, mendorong dan mengajak siswa untuk hidup yang lebih dinamis dengan berlandasan nilai-nilai dan Mulia, salah satu guru matematika yang bertugas di Madrasah Aliyah Negeri 4 Kabupaten Aceh menjelaskan bahwa penyelenggaraan pendidikan Islam di madrasah merupakan realisasi dari implementasi Qanun Aceh Nomor 9 Tahun 2015 perubahan atas Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Sulaiman et al. Berdasarkan permasalahan yang telah dipaparkan sebelumnya, maka pada kesempatan ini penulis memberikan gambaran umum mengenai pendidikan di Aceh dan secara spesifik mengenai pendidikan nilai dan moral yang diselenggarakan di provinsi Aceh berdasarkan kurikulum yang ada di Aceh.