Posts made by Nida Rahmaniya Hakim 2213053222

Nama : Nida Rahmaniya Hakim
NPM : 2213053222
Kelas : 3F


Analisis Video 1
Pentingnya Pendidikan Moral untuk Anak Sekolah Dasar

Berdasarkan video yang merupakan presentasi hasil pemaparan esai pembicara, yang dapat dipelajari yang pertama ialah makna masing-masing pendidikan dan moral. Pendidikan dimaknai sebagai kebutuhan lain disamping kebutuhan pokok yang merupakan bentuk upaya masyarakat dalam mengubah polah perilaku individu di sekitar. Sedangkan moral adalah pelajaran tentang baik buruk di dalam penilaian masyarakat secara umum. Jadi, pendidikan moral sendiri dapat dimaknai sebagai suatu proses yang masyarakat lakukan dalam rangka pengenalan dan penanaman konsep ‘baik’ dan ‘buruk’ kepada anak-anak. Jadi, dengan ini dapat dikatakan bahwa alasan mengapa pendidikan moral itu penting sebab anak-anak harus diperkenalkan kepada sikap dan sifat yang telah disetujui bersama di dalam masyarakat sebagai sifat terpuji. Adapun di dalam prosesnya ditemui hal-hal yang menjadi penyebab menurunnya eksistensi moral pada anak diantaranya ialah seperti perundungan di sekolah ataupun adanya abuse di rumah baik itu verbal abuse, emotional abuse, maupun physical abuse. Kekerasan ini juga ada banyak latar belakangnya, misalnya seperti ketidakseimbangan kekuatan di dalam rumah tangga ataupun hal lainnya.

Di dalam pendidikan moral terhadap anak, baik guru maupun orang tua sama-sama memiliki peran penting di dalam pelaksanaannya. Orang tua dalam hal ini memiliki tugas untuk memperkenalkan kepada anak mereka nilai-nilai dasar tentang moral yang berlaku di masyarakat dengan cara memberikan contoh kepada mereka melalui peran sebagai figur individu yang baik sedangkan guru nantinya akan melanjutkan peran orang tua dengan cara memperkokoh dan mempertajam kepekaan mereka tas moral dan bagaimana anak seharusnya bersikap.
Nama : Nida Rahmaniya Hakim
NPM: 2213053222
Kelas: 3F

Analisis Jurnal 2
Penanaman Nilai Moral pada Anak Usia Dini
Masa usia dini di mana anak-anak masihlah bak kanvas putih tanpa goresan tinta harus bisa dimanfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai moral dengan tujuan untuk perkembangan serta kecerdasan moral anak. Pendidikan moral diartikan sebagai suatu konsep kebaikan yang diberikan atau diajarkan kepada peserta didik untuk membentuk budi pekerti luhur, berakhlak mulia dan berperilaku terpuji seperti terdapat dalam Pancasila dan UUD 1945. Pembagian karakteristik anak usia dini sendiri dibagi menjadi 3 yaitu usia 0-1 tahun, 2-3 tahun, dan 4-6 tahun.

Berdasarkan apa yang disebutkan dalam jurnal tersebut, di dalam penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini ada berbagai metode yang dapat digunakan yaitu metode bermain, bercerita, pemberian tugas dan bercakap- cakap, penggunaan metode tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi dan karakter anak yang menjadi sumber pertimbangan utama. Sebab metode akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini. Cara pelaksanaan penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini, pada jalur pendidikan non formal cara penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini bisa dilakukan melalui pendidikan keluarga dan pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan, pada jalur pendidikan formal dapat dilakukan melalui kegiatan pelaksanaan pembelajaran meliputi kegiatan lingkungan bermain, kegiatan inti dan kegiatan penutup.
Nama : Nida Rahmaniya Hakim
NPM: 2213053222
Kelas: 3F

Analisis Jurnal 1
Penanaman Nilai-nilai Moral Pada Siswa di SD Negeri Lampeuneurut
Dan hasil wawancara dan observasi guru yang terlampir pada jurnal, disebutkan bahwa guru di SD sampel sudah menanamkan nilai-nilai moral kepada siswa. Secara keseluruhan dari observasi menunjukkan 64% adalah ya. Sedangkan yang tidak menanamkan nilai-nilai moral 36%. Nilai moral yang banyak ditanamkan yaitu kebiasaan berdoa sebelum memulai pelajaran, tidak membedakan siswa yang pintar dan kurang pintar, mengajarkan saling menghargai perbedaan pendapat, mengajarkan melakukan sendiri tugas yang menjadi tanggung jawabnya, mengajarkan sikap berani dan sportif, dan mengajarkan pentingnya pembagian tugas piket secara bergiliran. Sedangkan untuk nilai-nilai moral yang tidak banyak ditanamkan yaitu mengajarkan sikap baris-berbaris yang tertib, tidak membedakan perlakuan antara siswa laki-laki dan perempuan saat pembelajaran, mengajarkan mengoreksi hasil ulangan/soal secara jujur, dan mengajarkan menjaga lingkungan hidup. Penanaman nilai-nilai moral bertujuan menanamkan nilai-nilai moral yang mulai luntur di lingkungan anak-anak akibat pengaruh buruk yang mereka dapatkan sehingga diharapkan anak-anak di masa yang akan datang mempunyai moral yang baik, karena kalau dibiarkan semenjak kecil maka akan mungkin mengahancurkan generasi-generasi muda pada masa yang akan datang. Guru menanamkan nilai-nilai moral kepada siswa melalui semua mata pelajaran, dengan cara menyisispkan nilai- nilai moral tertentu, ataupun guru itu sendiri yang menjadi contoh panutan karena jika guru memberikan contoh yang konkret kepada siswa maka akan lebih cepat untuk diterima.
Nama : Nida Rahmaniya Hakim
NPM: 2213053222
Kelas: 3F

Analisis Video 2
Pendidikan Moral di Sekolah Dasar

Pendidikan moral dapat dimaknai sebagai suatu usaha yang telah diorganisir dengan baik disertai tujuan yang ingin dicapai berupa adanya perubahan tingkah laku positif menyesuaikan pada aturan yang berlaku di masyarakat.

Dalam penjelasan video terlampir disebutkan tahap - tahap apa saja yang terjadi selama terukirnya usaha perkembangan moral, yaitu: pertama ada di usia 6-12 bulan di mana tanggung jawab berada di tangan orang tua untuk mengontrol dan mengarahkan perilaku buah hati mereka sesuai standar yang ada. Kedua, di usia 12-18 bulan dan usia 18-30 bulan di mana anak akan mulai menunjukkan kepatuhan dan komitmen atas sesuatu serta perasaan empati, lalu di usia 30-36 bulan perkembangan mereka lebih ke bentuk verbal. Anak benar-benar mulai berkembang di usia 3-4 tahun yang mana mereka mulai mengharapkan timbal balik dari apa yang mereka lakukan, di usia 4-6 tahun dinamika moral mereka mulai fleksibel, di usia 7-8 tahun empati dan simpati mereka mulai meningkat. Masing-masing usia untuk perkembangan selanjutnya adalah usia 9-11 tahun untuk keadilan, usia 12-15 tahun untuk implementasi keadilan yang telah mereka pahami dan rasakan, usia 16 - 20 tahun di mana mereka mulai menjalankan peran mereka di masyarakat dengan menggunakan moral yang telah mereka pahami dan serap.

Di dalam pelaksanaannya, pendidikan moral tentu memilikia permasalahan yang dihadapi, seperti hilangnya kejujuran, rasa tanggung jawab yang rendah, disiplin yang tidak terlaksana, kurang bisa untuk diajak bekerja sama, serta yang terakhir adalah sesuatu yang mungkin dianggap sepele yaitu sikap untuk mengambil hak orang lain.
Nama : Nida Rahmaniya Hakim
NPM: 2213053222
Kelas: 3F

Analisis Video 1
Pendidikan Moral: Tanggung Jawab Diri dalam Keluarga
Berdasarkan video terlampir, dikatakan bahwa tanggung jawab seseorang di dalam keluarga itu beragam. Adapun tujuan dan kepentingan dari tanggung jawab sendiri adalah untuk membangun hubungan yang kuat antar anggota keluarga, tanggung jawab juga menciptakan perasaan aman dan adanya suatu perlindungan di dalam rumah tangga, dukungan untuk perkembangan keluarga dan peningkatan kualotas hidup supaya mampu untuk menciptakan tumbuh kembang dan lingkungan yang sehat untuk anak, tanggung jawab juga dapat dijadikan pembelajaran atas nilai-nilai positif, dan eksistensi tanggung jawab memperkuat ikatan antar anggota keluarga