Kiriman dibuat oleh Shelly Shelly

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Forum Analisis Video 2

oleh Shelly Shelly -
Nama: Shelly
NPM: 2253053019
Kelas: 3G


Analisi Video 2

Judul : PENDEKATAN PENTAHELIX PENDIDIKAN NILAI DAN MORAL
Nama YouTobe : Tanisa Dwi Fitriani
Tahun Publikasi : 9 Oktober 2020

Berdasarkan video tersebut nilai artinya memberikan harga pada suatu konsep yang dihadapi, sedangkan moral kebiasaan yang berulang ulang oleh sekelompok orang. Pendekatan pentahelix meliputi : pemerintah, masyarakat/komunitas, akademisi, pengusaha/pemilik modal, media. Herman (1972) mengemukaan bahwa subtansi nilai tidaklah semata mata ditangkap dan diajarkan. Ada 2 aliran dalam pengajaran nilai :
1. Aliran Relavisme: nilai tidak bisa diajarkan perhatikan nilai festival, kreatif, subjektif, temporer, dan situasional.
2. Aliran Kebebasan (value free): nilai tidak perlu dan tidak boleh diajarkan karena bertentangan dengan kodrat kebebasan dasar manusia untuk menentukan pilihannya secara bebas dan mandiri.

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Forum Analisis Video 1

oleh Shelly Shelly -
Nama: Shelly
NPM: 2253053019
Kelas: 2G


Analisis Video 1
Peran seorang pendidik sekolah dasar dalam menanamkan pentingnya pendidikan nilai dan moral melalui mata pelajaran PPKN (Pendidikan Kewarganegaraan) seperti:
- Pentingnya Pendidikan Moral dalam perkembangan peserta didik. Kesadaran akan nilai-nilai moral adalah kunci untuk membantu anak-anak membuat keputusan yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
- Permasalahan Moral dalam Pendidikan sering kali menjadi perhatian utama. Orangtua dan guru sering menghadapi tantangan dalam mengajarkan nilai-nilai moral kepada anak-anak.
- Peran PPKN dalam Pendidikan Moral mempunyai peran yang penting. PPKN mengajarkan nilai-nilai moral yang diperlukan oleh warga negara dalam kehidupan sehari-hari dan masyarakat.
- Pendekatan dalam Pendidikan Moral dapat digunakan oleh pendidik sekolah dasar untuk menanamkan nilai dan moral pada peserta didik, seperti pendekatan indoktrinasi, pendekatan klarifikasi nilai, memberi teladan, dan pembiasaan perilaku.
- Tujuan Mata Pelajaran PPKN, yang mencakup pemahaman tentang Pancasila, penanaman nilai-nilai moral Pancasila, pembentukan pola pikir sesuai dengan Pancasila, dan memotivasi peserta didik untuk bertindak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Forum Analisis Jurnal 2

oleh Shelly Shelly -
Nama: Shelly
NPM: 2253053019
Kelas: 3G


A. Identitas Jurnal
Nama Jurnal : JIPSINDO
Tahun : September 2019
No/Vol : No. 2, Volume 6
Judul Jurnal : PERKEMBANGAN MORAL SISWA SEKOLAH DASAR BERDASARKAN TEORI KOHLBERG
Penulis : Enug Hasanah
e-mail : enug.hasanah@mp.uad.ac.id
Kata kunci : moral value education, global perspective

Kohlberg tidak memusatkan perhatian pada tingkah laku moral, artinya apa yang dilakukan oleh seorang individu tidak menjadi pusat pengamatannya. Kohlberg juga tidak memusatkan perhatian pada pernyataan (statement) seseorang, apakah dia mengatakan sesuatu hal benar atau salah. Apa yang menampakan perbedaan dalam kematangan moral itu adalah pertimbangan-pertimbangan yang diberikan oleh mereka. Pertimbangan-pertimbangan inilah yang menjadi indikator dari tingkatan atau tahap perkembangan moral.

Teori (Kohlberg; L., Hersh, R.H. 1977) tentang Perkembangan Moral dibagi menjadi 3 level, yang masing-masing level dibagi menjadi beberapa tahap sebagai berikut:
Level 1. Moralitas Pra-konvensional (Tahap 1 Ketaatan dan Hukuman serta Tahap 2 individualisme dan Petukaran).
Level 2 . Moralitas Konvensiaonal ( Tahap 3 Hubungan Interpersonal dan Tahap 4 Menjaga Ketertiban Sosial).
Level 3 . Moralitas Pasca Konvensional (Tahap 5 Kontrak Sosial dan Hak perorangan serta Tahap 6 Prinsip Universal).

Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan teori perkembangan moral Kohlberg, anak-anak usia 11-12 tahun memang masih berada pada tahap pra konvensional tahap ½ yang dominan
diikuti tahap 2 dan 2/3, yang cenderung ingin melakukan sesuatukarena takut dihukum. Dalam hasil penelitian sederhana ini, responden yang berusia 11-12 tahun cenderung baru memasuki tingkat 1 tahap 1, meskipun pada kasus tertentu mungkin saja ada pengecualian yaitu pada usia 11-12 bisa saja berada pada tingkat
perkembangan moral yang lebih rendah atau yang lebih tinggi

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Forum Analisis Jurnal 1

oleh Shelly Shelly -
Nama: Shelly
NPM: 2253053019
Kelas: 3G


IDENTITAS JURNAL

Judul jurnal: PENDIDIKAN NILAI MORAL
DITINJAU DARI PERSPEKTIF GLOBAL
Penulis: Sudiati
Tahun Terbit: 2009
Bulan Terbit: Juni
Nomor: 2
Kata Kunci: moral value education, global perspective (pendidikan nilai moral, perspektif global)

HASIL ANALISIS JURNAL

Pendidikan nilai moral merupakan tuntutan sekaligus kebutuhan manusia sebagai
perwujudan kebersamaan dalam berbangsa dan bernegara dengan berbagai
masalah. Ada banyak masalah, seperti terorisme global dan krisis
multidimensi, yang tidak dapat diselesaikan oleh satu negara sendiri karena
sehingga perlu dukungan negara lain. Pendidikan nilai moral merupakan salah satu alternatif pemecahan masalah baik yang bersifat lokal, regional, nasional, maupun internasional. Hal ini telah menjadi isu global di beberapa negara (Indonesia, Malaysia, India, dan Cina) dan memiliki beberapa perbedaan dan persamaan. Perbedaannya disebabkan oleh perbedaan ideologi masing-masing negara.
ideologi yang berbeda dari masing-masing negara. Namun, negara-negara tersebut menekankan nilai moral
pendidikan nilai etika moral, terutama nilai-nilai yang berkaitan dengan hak asasi manusia yang bersifat universal dan global. Konsep pendidikan nilai moral yang dikemukakan oleh Kohlberg dan Miller cenderung bersifat individualistik. Oleh karena itu, konsep tersebut perlu Oleh karena itu, perlu dilengkapi dengan memperhatikan paradigma yang dikemukakan oleh Capra bahwa kehidupan manusia dibangun atas dasar pandangan hidup yang sistemik dan holistik, tidak parsial dan individualistik.

3G 2023 Pendidikan nilai dan moral -> Forum Analisis Video 2

oleh Shelly Shelly -
Nama: Shelly
NPM: 2253053019
Kelas: 3G


Analisis video 2

Kasus penganiayaan siswa terhadap guru sampai akhirnya meninggal merupakan Degradasi dari moral pelajar.Degradasi moral dari kasus ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya pola pengasuhan orang tua yang salah ataupun pendidik yang kurang baik dalam mengelola kelas. Di samping itu Apa yang dilakukan oleh anak sebenarnya tidak berdiri sendiri, pasti ada sebab penyebab seperti:
1. Pola pengasuhan anak di rumah, sehingga saat ia di sekolah atau masyarakat akan menentukan bagaimana sikap dan perilakunya. itu tidak tidak terbentuk begitu saja melainkan sebuah proses panjang dalam hidupnya.
2. Bagaimana guru melakukan pengelola kelas dan menghadapi anak-anak yang memiliki sikap dan perilaku yang berbeda. 
Guru harus memiliki kelengkapan utama dalam dirinya sebagai sosok pribadi seperti yang sudah diatur dalam UU, bahwa seorang guru mempunyai 4 standar kompetensi utama yaitu
1. Kompetensi kepribadian 
2. Kompetensi sosial 
3. Kompetensi profesional 
4. Kompetensi pedagogi
Oleh karena itu orang tua, guru, tokoh masyarakat, dan semua pihak yang terlibat dalam pendidikan harus lebih peduli dan memperhatikan masalah ini.
Guru harus memiliki kelengkapan utama dalam dirinya sebagai sosok pribadi seperti yang sudah diatur dalam UU, bahwa seorang guru mempunyai 4 standar kompetensi utama yaitu kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, kompetensi profesional,kompetensi pedagogik.