Kiriman dibuat oleh Shelly Shelly

Nama: Shelly
Npm: 2253053019
Kelas: 2G

Judul :Efektivitas Desain Pembelajaran Terpadu Berbasis Core Content Di Sekolah Dasar
Penulis : Een Y. Haenilah

Kesimpulan:

Kurikulum terpadu dapat memberikan kesempatan siswa untuk belajar secara kelompok maupun individu. Siswa mudah memusatkan perhatian pada suatu tema tertentu agar lebih terdorong nya perkembangan sosial siswa

Salah satu kurikulum yang digunakan pada pemebelajaran Sekolah Dasar, yaitu tematik. Pembelajaran tematik lahir dari kurikulum terpadu. Kurikulum ini memandang bahwa pembelajaran yang terpadu akan memberikan makna yang utuh bagi siswa.
Ada tiga ciri pembelajaran tematik, yaitu sebagai berikut:
1) Menerobos batas-batas matapelajaran
2) Didasari oleh dorongan-dorongan sewajarnya pada siswa
3) Menghadapkan siswa pada situasi yang mengandung problema

Pembelajaran tematik bukan sekedar menggabungkan sejumlah mapel ke dalam sebuah pembelajaran, tetapi harus dibangun integrasi yang harmonis antar muatan pelajaran, sehingga pembelajaran betul-betul dapat dilaksanakan secara terpadu.
Nama: Shelly
Npm: 2253053019
Kelas: 2G

Hasil analisis jurnal

IDENTITAS JURNAL
Judul Jurnal: Kearifan Budaya Lokal Perekat Identitas Bangsa
Volume dan Halaman: Vol. 05 dan 9 - 16
Tahun Terbit: 2016
Nama Jurnal: Bakti Saraswati
Nama Penulis: Ida Bagus Brata

ABSTRAK JURNAL
Kearifan lokal merupakan elemen budaya yang harus digali, dikaji, dan direvitalisasikan karena esensinya begitu penting dalam penguatan fondasi jatidiri bangsa dalam menghadapi tantangan globalisasi.

ISI
Secara konsepsual kearifan lokal merupakan bagian dari kebudayaan. Haryati Subadio (1986:18-19) mengatakan kearifan lokal (local genius) secara keseluruhan meliputi, bahkan mungkin dapat dianggap sama dengan cultural identity yang dapat diartikan dengan identitas atau keperibadian budaya suatu bangsa. Sementara itu konsep kearifan lokal (local genius) yang dikemukakan oleh Quaritch Wales (dalam Astra,2004:112) adalah keseluruhan ciri-ciri kebudayaan yang dimiliki oleh suatu masyarakat/bangsa sebagai hasil pengalaman mereka di masa lampau.

Atas dasar itu kearifan lokal dapat dimaknai sebagai kebijakan manusia dan komunitas dengan bersandar pada filosofi, nilai-nilai, etika, cara-cara, dan perilaku yang melembaga secara tradisional mengelola berbagai sumber daya alam, sumber daya hayati, sumber daya manusia, dan sumber daya budaya untuk kelestarian sumber kaya tersebut bagi kelangsungan hidup berkelanjutan.


KEARIFAN LOKAL SEBAGAI PEREKAT IDENTITAS BANGSA
Dalam kaitan ini kearifan lokal sebagai pusaka budaya menempati posisi sentral sebagai inspirasi dalam penguatan jati diri atau identitas kultural.
Indonesia sebagai negara bangsa yang multietnis dan multikultural memang sejak awal berdirinya mengandung masalah legitimasi kultural.

Pada masyarakat Indonesia wawasan kesatuan jiwa “Bhinneka Tunggal Ika” yang bermakna kesatuan dalam keragaman, spirit gotong royong dengan istilah berbeda-beda pada setiap daerah.


KESIMPULAN
Jadi banyak nya keanekaragaman budaya yang ada suatu negara akan menjadi perekat untuk memperkuat identitas bangsa. Jangan sampai budaya kita di jajah oleh budaya lain. Oleh karena itu sebagai warga NKRI yang baik apalagi generasi muda sudah seharus nya kita dapat memperkokoh identitas bangsabangsa dan budaya bangsa Indonesia.
Nama: Shelly
Npm: 2253053019
Kelas: 2G

Analisis video “ identitas nasional ”

identitas Nasional adalah hal yang mendasari suatu negara dan menjadikannya berbeda dari negara lain.

Terdapat 4 unsur identitas nasional, yaitu:
1. Suku bangsa : suku batak, suku jawa, suku bugis, suku Dayak merupakan beberapa contoh dari suku suku ya ga ada di indonesia.
2. Agama : Indonesia merupakan negara yang agamis warga yang berkebangsaan Indonesia di wajib kan ber agama, contoh agama yng ada di Indonesia adalah Islam, Kristen, Katolik, Buddha, Hindu, dan Konghucu.
3. Kebudayaan : kebudayaan merupakan pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial
4. Bahasa : bahasa merupakan unsur pendukung identitas nasional yang lain.bahasa digunakan sebagai sarana berinteraksi antar manusia baik secara lisan,tulisan,gerakan dan juga isyarat.

Identitas Nasional yang menunjukan jati diri Indonesia, yaitu:
1. Bahasa Nasional atau bahasa persatuan ialah bahasa Indonesi.
2. Bendera negara ialah sang merah putih
3. Lagu kebangsaan Indonesia Raya
4. Lambang negara ialah Pancasila
5. Semboyang negata ialah Bhinneka Tunggal Ika
6. Dasar falsafah negara ialah Pancasila
7. Konstitusi hukum dasar ialan UUD 1945.
8. Bentuk negara Kesatuan Republik Indonesia yang berkedaulatan.
9. Konsepsi Wawasan Nusantara
10. Kebudayaan daerah yang sudah diterima sebagai kebudayaan nasional

kita sebagai generasi penerus bangsa, kita wajib memperluas wawasan dan pengetahuan nusantara. Demi terhindarnya negara kita dari penjajahan identitas.