གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Hasa Hesta Wahid 2213053042

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 4

Hasa Hesta Wahid 2213053042 གིས-
Nama : Hasa Hesta Wahid
NPM : 2213053042

Etika dan Moral Dalam Keluarga dan Pembelajaran Daring (SMAN 1 Pandeglang)

Dalam era globalisasi yang memberikan kemudahan akses informasi, menjadi penting bagi kita untuk melakukan penyaringan informasi. Maraknya insiden-insiden sosial di media sosial seperti tindak pembunuhan, perundungan, pelecehan sosial, penyalahgunaan narkoba, penistaan agama, tawuran, bahkan pembunuhan orang tua mencerminkan permasalahan moral dalam masyarakat. Moral dan etika adalah pedoman yang harus diikuti oleh setiap individu.
Etika, di sisi lain, adalah cabang ilmu yang mengkaji nilai dan norma yang membentuk perilaku manusia. Kedua konsep ini memiliki persamaan dalam hal mengacu pada perbuatan, prinsip hidup manusia, dan bukan ditentukan oleh faktor keturunan. Untuk mengembangkan etika dan moral, perlu adanya pendidikan, pembiasaan, dan keteladanan yang berkelanjutan. Keluarga merupakan elemen paling mendasar dalam pembentukan etika dan moral, sehingga sering diabaikan. Beberapa contoh perilaku yang sering diabaikan dalam etika dan moral meliputi tidak mengucapkan salam atau mencium tangan kepada orang tua sebelum pergi, tidak meminta maaf jika melakukan kesalahan, tidak membantu ibu membersihkan rumah, berbicara dengan kasar kepada orang tua, menentang perintah orang tua, berbohong kepada orang tua, dan tidak mendengarkan nasehat orang tua.

Pandemi telah mendorong pendidikan daring, yang membutuhkan aturan etika yang jelas. Adab dan etika dalam pembelajaran daring mencakup hal-hal seperti sopan santun saat berkomunikasi dengan guru, seperti memperhatikan waktu saat menghubungi guru, menggunakan bahasa yang sopan, mengawali dengan salam, mengucapkan kata maaf, perkenalan yang lengkap, menyampaikan pesan secara jelas, dan mengucapkan terima kasih saat berakhirnya komunikasi. Etika komunikasi dalam grup chat atau video dengan guru juga mencakup penggunaan nama asli pada akun sosial media, menampilkan foto asli, menghindari pembicaraan yang tidak berkaitan dengan pembelajaran, dan berbicara dengan sopan dan baik. Semua ini adalah upaya untuk menjaga etika dan moral dalam pembelajaran daring.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 1

Hasa Hesta Wahid 2213053042 གིས-
Nama : Hasa Hesta Wahid
NPM : 2213053042

Pentingnya Pendidikan Moral untuk Anak Sekolah Dasar

Pendidikan moral adalah suatu proses penting yang bertujuan membentuk dan menerapkan nilai-nilai positif kepada individu, khususnya pada anak-anak sekolah dasar. Hal ini sangat krusial karena pendidikan moral membantu anak-anak untuk mengembangkan perilaku yang sesuai dengan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan penurunan moral pada anak-anak, seperti perundungan di sekolah dan kekerasan fisik dalam keluarga.

Oleh karena itu, peran orang tua dan guru sangat vital dalam membentuk moral anak-anak. Orang tua memiliki peran penting sebagai model bagi anak-anak dalam perkembangan moral. Anak-anak cenderung meniru perilaku orang tua mereka, sehingga orang tua adalah figur pertama yang menjadi contoh bagi anak dalam membentuk nilai-nilai moral. Guru juga memiliki peran yang signifikan dalam memperkaya kepribadian anak-anak dan mengajarkan nilai-nilai yang akan membantu mereka menjadi individu yang bertanggung jawab terhadap diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Guru harus berperan sebagai model yang baik dan memberikan contoh yang positif kepada peserta didiknya. Untuk mengatasi penurunan moral anak-anak, penting untuk memiliki motivator yang memberikan pengajaran yang baik kepada anak-anak, sehingga mereka tidak melanggar norma-norma yang berlaku. Peran guru sebagai motivator adalah memberikan nasihat dan arahan kepada peserta didik secara teratur untuk memastikan mereka tetap mematuhi norma-norma moral.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal 2

Hasa Hesta Wahid 2213053042 གིས-
Nama : Hasa Hesta Wahid
NPM : 2213053042

Etika sangat penting bagi setiap orang dan setiap negara. Karena pentingnya moralitas, sebagian orang beranggapan bahwa ukuran benar dan salahnya suatu bangsa bergantung pada moralitasnya. Jika moralitas bangsa rusak, maka moralitas nasional pun ikut rusak. Etika merupakan hal yang penting bagi anak, masyarakat, bangsa dan masyarakat. Jika moralitas dilanggar maka ketertiban dan kehormatan bangsa akan hilang. Oleh karena itu, untuk memelihara kelangsungan hidup bangsa yang terhormat, mutlak perlu memperhatikan pendidikan akhlak, baik dalam keluarga, di sekolah, maupun di masyarakat. Jika kita menganalisis faktor-faktor penyebab kemerosotan moral masyarakat, ada banyak sekali. Tidak menanamkan nilai-nilai keimanan kepada anak merupakan salah satu dari penyebabnya. Jika keyakinan agama sudah benar-benar menjadi bagian tak terpisahkan dari kepribadian seseorang, maka keyakinan itu akan memantau setiap tindakan, perkataan bahkan emosi seseorang. Semakin masyarakat menjauh dari agama maka semakin sulit pula menjaga moralitas manusia dalam masyarakat ini, suasana semakin kacau akibat semakin banyaknya pelanggaran hak dan hukum. Harus diingat juga bahwa pengetahuan moral tidak dapat menjamin tindakan moral. Di sinilah peran orang tua, guru dan lingkungan sangat penting. Suasana kekeluargaan yang buruk. Faktor lain yang nyata dalam masyarakat saat ini adalah kurang terjaminnya keharmonisan dalam kehidupan keluarga. Tampaknya tidak ada pengertian, saling menerima, saling menghormati, atau saling mencintai antara suami dan istri. Sebagaimana telah dijelaskan di atas, keluarga mempunyai fungsi keagamaan, artinya mempunyai tugas menginisiasi dan mengajak anak-anak serta anggota keluarga lainnya ke dalam kehidupan beragama. Lingkungan keluarga mempunyai peranan yang sangat penting dalam pendidikan nilai-nilai moral dan agama, karena lingkungan keluarga tempat anak pertama kali mendapat pendidikan yang layak merupakan lingkungan yang dapat mempengaruhi perkembangannya di kemudian hari.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal 1

Hasa Hesta Wahid 2213053042 གིས-
Nama : Hasa Hesta Wahid
NPM : 2213053042

Dalam jurnal ini, fokus utamanya ialah pada peran pendidik etika di sekolah. Meskipun guru dianggap sebagai agen utama yang bertanggung jawab dalam membentuk semangat siswa, namun jurnal ini menekankan bahwa seluruh komponen sekolah, termasuk staf administrasi, staf administrasi, tukang kebun, dan komite sekolah semuanya berperan penting dalam membentuk kepribadian siswa. Lebih jauh lagi, sekolah dianggap sebagai lingkungan demokratis yang bertujuan untuk membentuk warga negara yang aktif dalam masyarakat. Jurnal ini juga menekankan pentingnya guru sebagai teladan moral yang baik. Guru dianggap sebagai ujung tombak dalam pendidikan moral bagi siswa, sehingga harus mengamalkan nilai-nilai moral yang baik untuk menjadi teladan bagi siswa. Poin berikutnya menyangkut materi ajar pendidikan moral. Materi ini mencakup nilai-nilai yang berkaitan dengan diri sendiri, hubungan dengan manusia lain, alam semesta, dan hubungan dengan Tuhan. Hal ini mencakup aspek-aspek seperti kebersihan pribadi, kerja keras, toleransi, keadilan dan penghormatan terhadap lingkungan. Jurnal ini memperkenalkan metode pengajaran pendidikan moral yang berbeda, termasuk inkubasi nilai, pemodelan, klarifikasi nilai, promosi nilai, dan keterampilan nilai moral. Setiap metode mempunyai pendekatan yang berbeda-beda untuk membantu siswa memahami dan menerapkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Secara keseluruhan, jurnal ini menekankan pentingnya pendidikan moral di sekolah dan memberikan kerangka komprehensif untuk mencapai tujuan tersebut melalui berbagai pendekatan, mulai dari peran pendidik, materi, metode, dan evaluasi.

3F Pendidikan Nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 2

Hasa Hesta Wahid 2213053042 གིས-
Nama : Hasa Hesta Wahid
NPM : 2213053042

Pendidikan moral merupakan upaya terencana untuk mengubah sikap, perilaku, tindakan, dan tingkah laku peserta didik agar mereka dapat berinteraksi dengan masyarakat sekitar sesuai dengan nilai-nilai moral dan budaya lokal. Selain itu juga, pendidikan moral juga berperan dalam membentuk karakter peserta didik dan membantu mereka memahami perbedaan sosial dan pribadi yang ada dalam proses kegiatan belajar mengajar di Sekolah Dasar. Kegiatan Belajar Mengaja di Sekolah Dasar melibatkan beberapa aspek, termasuk interaksi sosial, pengembangan kemampuan komunikasi, pengenalan identitas diri, pembentukan nilai dan moral, peningkatan harga diri, pengembangan kemampuan kognitif, serta pengembangan keterampilan penyesuaian. Semua ini berperan dalam membentuk perkembangan sosial dan pribadi anak-anak selama proses KBM di Sekolah Dasar.

Berikut adalah beberapa permasalahan perkembangan moral anak di Sekolah Dasar dan solusi yang dapat diambil:
1. Permasalahan, Hilangnya Kejujuran Solusi, Membimbing anak-anak untuk meningkatkan rasa percaya diri dalam menjawab pertanyaan dan selalu mengajarkan pentingnya bersikap jujur.
2. Permasalahan, Hilangnya rasa tanggung jawab Solusi, Mengajari anak untuk bertanggung jawab dengan memberikan konsekuensi yang sesuai ketika ada peserta didik yang tidak mengerjakan tugas.
3. Permasalahan, Rendahnya disiplin Solusi, Memberikan sanksi kepada siswa yang sering datang terlambat atau melanggar peraturan yang ada, sehingga mereka memahami pentingnya disiplin.
4. Permasalahan, Kurang kemampuan dalam bekerja sama Solusi, Melibatkan anak-anak dalam tugas kelompok untuk membiasakan mereka bekerja sama dan berpartisipasi aktif dalam kerja kelompok.
5. Permasalahan, Mengambil hak orang lain Solusi, Membiasakan anak untuk menghargai kepemilikan orang lain dan tidak mengambil hak milik orang lain. Dengan mengatasi permasalahan-permasalahan ini, diharapkan anak-anak dapat mengembangkan nilai-nilai moral yang positif dan mengintegrasikannya dalam kehidupan sehari-hari mereka saat berinteraksi dengan lingkungan sekitar.