Posts made by Zalianti Jahratun Nisya (2213053005)

Nama : Zalianti Jahratun Nisya
NPM 22130530005

Identitas Jurnal
Nama Jurnal : Dinamika Pendidikan
Volume : Tidak terdapat volume pada jurnal ini
Nomor : 2
Halaman : 63-75
Tahun Terbit : September 2008
Judul Jurnal : Pentingnya Pendidikan Nilai di Era Globalisasi
Nama Penulis : Hidayati

Jurnal “PENTINGNYA PENDIDIKAN DALAM NILAI GLOBALISASI” merupakan sebuah tulisan dengan judul artikel yang membahas tentang pentingnya pendidikan di era globalisasi. Artikel ini membahas tentang peran pendidikan dalam pembentukan nilai karakter anak sejak dini agar mereka mampu beradaptasi dengan aspek sosial masyarakat. menyampaikan pesan penting bahwa pendidikan nilai mempunyai peranan yang sangat penting dalam membentuk karakter anak dan membantu mereka menghadapi tantangan kehidupan bermasyarakat. Dari segi struktur , artikel ini juga sudah dibuat jelas dan mudah untuk dipahami, sehingga mudah untuk diikuti bagi pembaca dari kalangan. Indonesia saat ini sedang mengalami krisis moral dan etika. Melalui pendidikan.
Indonesia gagal melahirkan manusiayang berkepribadian , beriman, bermartabat, dan berakhlak mulia. Pendidikan juga gagal untuk mengembangkan keterampilan di kalangan siswa. Hakikat pendidikan adalah menanamkan berbagai nilai serta mengembangkan nilai dan moral. Tanda kegagalan tersebut adalah bahwa Indonesia merupakan salah satu negara terkorup di dunia. Untuk kawasan Asia, Indonesia menduduki peringkat kedua setelah Bangladesh.

Pertama-tama penulis menjelaskan konsep pendidikan nilai diartikan sebagai proses pembelajaran yang menekankan pada pengembangan sikap dan nilai yang baik di kalangan.Ia kemudian menjelaskan bagaimana pendidikan dapat membantu individu memahami perbedaan budaya mendorong toleransi dalam masyarakat yang semakin heterogen. Selain itu, penulis memberikan contoh di mana penerapan pendidikan pembantu rumah tangga juga dapat membantu mencegah aksi teroris. Selain itu, pendidikan nilai juga membantu individu untuk memiliki kepekaan sosial sehingga mampu mengambil sikap yang baik dalam lingkungan sosialnya. Dalam artikel ini penulis juga menekankan bahwa pendidikan penting tidak hanya bagi anak-anak, tetapi juga orang dewasa untuk mengatasi permasalahan kehidupan sosial yang semakin kompleks dan rumit.
Kesimpulannya, artikel ini menyampaikan pesan penting bahwa pendidikan nilai memegang peranan yang sangat penting dalam membentuk karakter anak dan membantu mereka menghadapi tantangan kehidupan bermasyarakat. Dari segi struktur , artikel ini juga telah dibuat jelas dan mudah dipahami, sehingga mudah diikuti bagi pembaca dari latar belakang
Nama : Zalianti Jahratun Nisya
NPM 22130530005

Identitas Jurnal
Nama jurnal : Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha
Volume : 9
Nomor : 3
Halaman : 710 - 724
Tahun Terbit : September, 2021
Judul Jurnal : PENDIDIKAN NILAI DAN MORAL DALAM SISTEM KURIKULUM PENDIDIKAN DI ACEH
Nama penulis :Iwan Fajri, Rahmat, Dadang Sundawa, & Mohd Zailani Mohd Yusoff

Metode Banyak pakar mencoba mendeskripsikan konsep pendidikan nilai dan moral. Lickona menggambarkan bahwa nilai terlihat. Nilai terdiri dari sifat baik sebagai bentuk perilaku moral yang sesuai. Dengan demikian, nilai merupakan bentuk perilaku konkrit, atau penerapan akhlak. Menurut Yildirim & Dilmac menyatakan bahwa nilai berkaitan erat dengan emosi, pikiran dan perilaku manusia. Menurut Senturk & Aktas menjelaskan bahwa manusia sebagai makhluk sosial mengakomodir masyarakatnya dengan menyerap nilai-nilai, sikap, dan kepercayaannya. Sahin, menyatakan bahwa nilai tidak hanya mempengaruhi budaya tetapi juga dipengaruhi oleh budaya, termasuk kualitas menjadi warga negara yang baik. Gejala nilai terlihat dari perilaku sehari-hari. Oleh karena itu, pendidikan nilai sangat penting untuk dijalani dalam keluarga, sekolah dan masyarakat. Proses pendidikan di sekolah harus diarahkan pada pembentukan nilai-nilai kebaikan siswa. Nilai-nilai baik siswa dapat mengurangi tren bullying pada siswa . Faktanya, penelitian Enu & Esu menemukan bahwa pendidikan nilai dapat menjadi katalisator pembangunan nasional. Ada delapan belas nilai yang perlu diintegrasikan guru dalam pembelajaran. Kedelapan belas nilai tersebut adalah religius, jujur, toleransi, disiplin, pekerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, ingin tahu, nasionalis, patriotik, menghargai prestasi, ramah dan komunikatif, cinta damai, gemar membaca, sadar lingkungan, peduli sosial, dan bertanggung jawab . Selain itu, penelitian ini mengedepankan pentingnya rumusan visi sekolah berbasis nilai. Padahal visi memiliki peran yang lebih penting karena strategi pendidikan diterapkan untuk mencapai visi sekolah. Hasil penelitian Raihani , keberhasilan sekolah didahului dengan rumusan visi sebagai pedoman seluruh kebijakan, program, dan kegiatan sekolah.
Penanaman nilai kepada siswa di sekolah dapat dicapai melalui berbagai cara. Bagaimanapun guru memiliki peranan yang sangat penting dalam proses pembentukan nilai siswa selama di sekolah
Nama : Zalianti Jahratun nisya
NPM 2213053005

Dalam hal ini Kekerasan di lingkungan sekolah seringkali terjadi karena hal-hal sepele, seperti konflik antar siswa. Beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya kekerasan di sekolah antara lain: hubungan antar siswa: Konflik yang berujung pada kekerasan antar siswa dapat terjadi karena adanya hubungan yang bersifat toxic. Kurangnya pendidikan karakter: Model pendidikan sekolah terlalu berfokus pada penguasaan kognitif dan terlalu sedikit pada pembentukan karakter. Oleh karena itu, siswa kurang memiliki rasa empati, solidaritas, egoisme, individualisme, tidak terlalu peka terhadap kondisi lingkungan, tidak mempunyai sikap kritis terhadap penyelesaian berbagai permasalahan yang muncul di masyarakat, dan lain-lain. Sekolah harus menyediakan lingkungan yang aman dan ramah bagi siswanya, bebas dari segala bentuk kekerasan terhadap anak. Kekerasan di lingkungan sekolah mempunyai dampak yang serius baik secara fisik, emosional, maupun kejiwaan terhadap anak, oleh karena itu penting bagi seluruh pihak baik orang tua, guru, dan pemerintah untuk bersama-sama mencegah dan mengatasi kekerasan di lingkungan sekolah.
Nama : Zalianti Jahratun Nisya
NPM 2213053005

Di dalam masalah troli teoritis ini, kita dihadapkan pada masalah bagaimana menilai perilaku moral. Dua pilihan yang dapat mengecoh membuat kita buta secara moral atau tidak berperasaan. karena pilihan apapun yang kita ambil dapat menjadikan kita sebagai seorang pembunuh. ada penilaian moralitas suatu tingkah laku berdasarkan akibat-akibat yang ditimbulkan oleh tingkah laku itu. Lebih baik membunuh 1 orang daripada 5 orang. selanjutnya, Membunuh itu salah, jadi membunuh satu orang untuk menyelamatkan lima orang adalah salah. Pada dasarnya, kita dipaksa untuk membuat pilihan yang tidak bermoral. Artinya tidak ada benar atau salah. Karena apapun pilihan yang diambil, hanya ada satu pilihan, yaitu mempertaruhkan nyawa individu.
Nama : Zalianti Jahratun Nisya
NPM : 2213053005
ANALISIS JURNAL

Identitas Jurnal
Nama Jurnal : Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora
Volume : 1
Nomor : 1
Halaman : 89-105
Tahun Terbut : 2010
Judul : MEMBINA NILAI MORAL SOSIAL BUDAYA INDONESIA DI KALANGAN REMAJA
Penulis : H.Wanto Rivaie

Abstrak : Hanya menggunakan bahasa indonesia yang menjelaskan kelangkaan sentuhan kasih sayang orang tua kini menggejala dengan munculnya berbagai kenakalan remaja, tawuran pelajar, dan penggunaan obat terlarang. Untuk itu upaya pendidikan perlu dilakukan yang menitik beratkan pada aspek afektif dan perilaku yang luhur.

Pembahasan : Pentingnya penanaman nilai-nilai moral, sosial dan budaya di kalangan generasi muda Indonesia. Dalam artikel ini penulis menitikberatkan bahwa fungsi orang tua sangatlah berpengaruh, membimbing anak dengan penuh kasih sayang agar menjadi generasi penerus bangsa yang bertanggung jawab dan bertanggung jawab di tanah air. Memiliki akhlak yang mulia. Selain itu, artikel tersebut juga membahas tentang pentingnya membangun masa depan bangsa Indonesia bersumber pada multikulturalisme. Penulis menitikberatkan bahwa nilai-nilai moral, sosial dan budaya yang ditanamkan pada generasi muda Indonesia harus mencakup nilai-nilai yang bersifat universal dan dapat diterima oleh seluruh agama dan budaya Indonesia. Artikel ini juga membahas tentang peran sekolah dan universitas dalam penanaman nilai-nilai moral, sosial dan budaya di kalangan generasi muda Indonesia. Penulis menekankan bahwa selain menitik beratkan pada aspek akademis, pendidikan formal juga harus memberikan perhatian penuh terhadap pembentukan karakter dan moral generasi muda.

Kesimpulan: Dalam artikel jurnal ini membuat Pentingnya penanaman nilai-nilai moral, sosial dan budaya di kalangan generasi muda Indonesia. fungsi orang tua sangatlah berpengaruh dan berperan penting, membimbing anak dengan penuh kasih sayang agar menjadi generasi penerus bangsa yang bertanggung jawab serta memiliki akhlak yang mulia. Penulis menekankan bahwa selain menitik beratkan pada aspek akademis, pendidikan formal juga harus memberikan perhatian penuh terhadap pembentukan karakter dan moral generasi muda.