Posts made by Aulia Amanah 2213053126

Nama : Aulia Amanah
Npm: 2213053126
Pendidikan moral merupakan sebuah proses yang dilakukan guna membentuk atau menanamkan nilai baik kepada seseorang untuk mencapai kedewasaan. Pendidikan moral ini penting dilakukan atau diberikan kepada anak sekolah dasar karena dengan pendidikan moral tersebut, anak - anak akan dapat berperilaku sesuai dengan aturan yang berlaku.

Terdapat beberapa penyebab dari penurunan moral pada anak yaitu :
1. Perundungan di sekolah dan
2. Kekerasan fisik dalam keluarga
Peranan orang tua dan guru dalam menerapkan nilai moral sangatlah penting, orang tua berperan menerapkan dan menjadi role model dalam pendidikan moral dan guru berperan untuk memperkokoh nilai moral itu.
nama : aulia amanah
npm : 2213053126
kelas : 3f

analisis jurnal 2
Pentingnya penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini agar karakter anak dapat berkembang dengan potensi dan kemampuan anak secara optimal serta tumbuhnya sikap dan perilaku positif bagi anak, Selain itu moral juga merupakan seperangkat keyakinan dalam suatu masyarakat berkenaan dengan karakter atau kelakuan dan apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia. Pendidikan moral perlu ditanamkan kepada anak sejak usia dini, sebab usia dini merupakan saat yang baik untuk mengembangkan kecerdasan moral anak. Yang dimaksud dengan pendidikan moral adalah: suatu program pendidikan (sekolah dan luar sekolah) yang mengorganisasikan dan "menyederhanakan" sumber-sumber moral dan disajikan dengan memperhatikan pertimbangan psikologis untuk tujuan pendidikan salah satu ciri khas nilai moral adalah bahwa hanya nilai ini menimbulkan "suara" dari hati nurani yang menuduh kita bila meremehkan atau menentang nilai-nilai moral dan memuji kita bila mewujudkan nilai-nilai moral
Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Anak Usia Dini Hamid Darmadi, (2007: 56-57) Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Anak Usia Dini dapat dilakukan dengan berbagai macam metode yaitu : 6 1. Metode Bermain Melalui metode bermain karena dengan bermain anak-anak untuk mampu bersosialisasi dengan orang lain, Dengan bermain banyak nilai-nilai moral dan sosial yang dapat diajarkan, diantaranya:
a) Mengajarkan kepada anak agar mau bersosialisasi dan mampu bekerjasama dengan teman-teman sepermainan. b) Mengajarkan kepada anak agar memiliki sikap tenggang rasa, menolong sesama yang sedang membutuhkan. c) Mengajarkan kepada anak untuk mau berbagi bersama teman serta memiliki rasa peduli kepada orang lain. d) Mengajarkan tata bicara yang sopan, baik, dan benar kepada anak-anak. e) Memperkenalkan kepada anak tentang berbagai macam aturan baik yang ada di keluarga, lingkungan, sekolah maupun di jalan. f) Melatih anak-anak untuk menaati peraturan-peraturan tersebut. g) Mengajarkan kepada anak untuk belajar menerima konsekuensi atau akibat jika melanggar peraturan tersebut (wawancara dengan pendidik dan observasi
2. Metode Bercerita Melalui cerita dapat menyampaikan pesan-pesan atau informasi moral yang dapat menambah pengetahuan anak tentang nilai-nilai moral yang berlaku di masyarakat.
nama : aulia amanah
npm : 2213053126
kelas : 3f

guru menanamkan nilai-nilai moral kepada siswa dengan cara menyisipkan 10 nilai moral yaitu nilai religius, nilai sosialitas, nilai gender, nilai keadilan, nilai demokrasi, nilai kejujuran, nilai kemandirian, nilai daya juang, nilai tanggungjawab, dan nilai penghargaan terhadap lingkungan ke semua mata pelajaran yang diajarkan, Simpulkan penelitian ini adalah penanaman nilai-nilai moral pada siswa di SD Negeri Lampeuneurut adalah sebahagian besar sudah baik karena guru sudah menanamkan nilai-nilai moral kepada siswa walaupun ada beberapa guru yang belum sepenuhnya mengetahui nilai-nilai yang harus ditanamkan. Kemudian menanamkan nilai-nilai moral kesemua mata pelajaran, memberi nasehat setiap hari, guru menjadi panutan siswa, melalui lingkungan sekolah dan kerjasama dengan orang tua.
Pendidikan moral merupakan salah satu pendekatan yang dianggap sebagai gerakan utama dalam penanaman nilai moral pada anak, Pada dasarnya pembentukan anak secara mendasar tergantung kepada orang-orang yang membentuknya dan situasi lingkungan yang mendukungnya, Anak yang hidup pada kondisi lingkungan yang membentuk kepribadian baik tentu akan menjadi baik selama belum terkontaminasi dengan hal - hal yang buruk, begitu juga sebaliknya ketika anak hidup pada kondisi lingkungan yang buruk tentu akan terbentuk kepribadian yang buruk selama belum terkontaminasi dengan hal - hal yang baik yang bisa mengubah, Jadi penanaman nilai-nilai moral adalah bertujuan menanamkan nilai-nilai moral yang mulai luntur di lingkungan anak-anak akibat pengaruh buruk yang mereka dapatkan sehingga diharapkan anak-anak di masa yang akan datang mempunyai moral yang baik, karena kalau dibiarkan semenjak kecil maka akan mungkin mengahancurkan generasi-generasi muda pada masa yang akan datang.
nama : aulia amanah
npm : 2213053126
kelas : 3f
Pendidikan moral di sekolah dasar memiliki peran krusial dalam membentuk dasar karakter anak-anak. Selain mengenalkan nilai-nilai mendasar seperti kejujuran dan tolong-menolong, pendidikan ini juga membimbing anak-anak untuk memahami konsep kewajiban, tanggung jawab, dan etika dalam berinteraksi dengan sesama.
Tahap-Tahap Perkembangan Moral, diantaranya :
1. Usia 6 - 12 Bulan
2. Usia 12 - 18 Bulan
3. Usia 18 - 30 Bulan
4. Usia 30 - 36 Bulan
5. Usia 3 - 4 Tahun
6. Usia 4 - Tahun
7. Usia 7 - 8 Tahun
8. Usia 9 - 11 tahun
9. Usia 12 - 15 Tahun
10. Usia 16 - 20 Tahun
11. Dewasa Muda (Usia 20 - 40 Tahun)
12. Dewasa Tengah (Usia 40 - 65 Tahun)
13. Dewasa Tua (Usia 65 Tahun)

permasalahan serta solusi perkembangan moral anak di sekolah dasar, antara lain :
1. Hilangnya Kejujuran
2. Hilangnya rasa tanggung jawab
3. Rendahnya disiplin
4. Kurang bisa bekerja sama
5. Mengambil hak orang lain
nama : Aulia Amanah
npm : 2213053126
kelas : 3f

tanggung jawab Diri Dalam Keluarga
Mendengar nasehat ayah, Membantu ibu, Menemani kakak, Menjaga keselamatan adik.

Kepentingan tanggung jawab dalam keluarga, yaitu :
Mempererat hubungan keluarga : Ketika setiap anggota keluarga memahami dan melaksanakan tanggung jawabnya, maka akan tercipta rasa saling percaya dan saling menghargai antar anggota keluarga. Hal ini dapat mempererat hubungan keluarga dan menciptakan kebersamaan yang lebih baik
Keluarga menjadi lebih harmonis : Ketika setiap anggota keluarga melaksanakan tanggung jawabnya, maka akan tercipta keseimbangan dalam keluarga. Hal ini dapat membuat keluarga lebih harmonis dan terhindar dari konflik yang tidak perlu dan menyenangkan.
Keluarga menjadi lebih menyenangkan : Ketika setiap anggota keluarga melaksanakan tanggung jawabnya, maka akan tercipta suasana yang lebih tenang dan nyaman di dalam keluarga. Hal ini dapat membuat keluarga lebih menyenangkan.