Posts made by Ratih Kurniasih 2213053159

Nama: Ratih Kurniasih
Npm: 2213053159

Analisis jurnal

Urgensi Pancasila sebagai dasar nilai perkembangan iptek, 1. Konsep Dasar Nilai Pancasila
Sebagai Pengembangan Ilmu, nilai-nilai dasar Pancasila secara
normatif menjadi dasar, kerangka acuan,dan tolak ukur segenap aspek pembangunan nasional yang dijalankan di Indonesia, yang merupakan konsekuensi dari Pancasila adalah dasar negara. Nilai-nilai Pancasila meliputi: a. Nilai dasar atau instrinsik, nilai ini tidak terikat oleh waktu dan tempat serta bersifat abstrak. b. nilai instrumental, yaitu penjabaran nilai dasar sebagai arahan kinerja untuk waktu dan kondisi tertentu. c. nilai praktis yaitu interaksi antara nilai instrumental dengan situasi kongkrit tempat dan situasi tertentu. Nilai-nilai iptek tidak boleh bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, iptek harus berdasarkan dengan nilai Pancasila, Pancasila adalah rambu normatif dalam perkembangan iptek, perkembangan iptek harus berakar pada budaya dan ideologi bangsa Indonesia.

2.Pancasila Sebagai Sumber Nilai
dan Moral dalam Pengembangan
Ilmu Pengetahuan dan Tekhologi, Pancasila dalam pemanfaatan nya untuk perkembangan iptek diperlukan sebuah pengamat agar tidak disalah gunakan yaitu dengan: a. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, pada sila ini dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan, yang mempertimbangkan rasional, antara
akal, rasa dan kehendak. b. Sila Kemanusiaan bersamaan Yang
Adil dan Beradab, pada sila ini
memberikan dasar moralitas bagi
manusia dalam mengembangkan
iptek. c. Sila Persatuan Indonesia, memberikan
rasa kesadaran akan nasionalisme dari bangsa Indonesia akan sumbnagsihnya iptek sehingga dapat terjalinnya rasa terpelihara. d. Sila Kerakyatan Yang dipimpin oleh
hikmad kebijaksanaa dalam
permusyawaratan/perwakilan, hal
yang mendasar adalah dalam
pengembangan iptek didasarkan atas kepentingan demokrasi. e. Sila Keadilan soial bagi seluruh rakyat
Indonesia. Kemajuan iptek harus dapat menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusia, keseimbangan keadilan antar dirinya
sendiri, manusi dengan Tuhannya
manusia lainnya manusia dengan
masyarakat bangsa dan negara serta lingkungan dimana manusi itu berada. Iptek harus sesuai dengan perkembangan religius, harus berdasarkan nilai etis, iptek harus dapat memperkokoh masyarakat, perkembangan iptek harus merata ke seluruh lapisan masyarakat, penguasaan IPTEK harus merata.

3. Sumber Historis, Sosiologis, dan
Politik Pancasila Sebagai Dasar
Nilai Pengembangan Iptek, sumber historis bangsa Indonesia terdapat pada pembukaan UUD NRI tahun 1945, sebagai sumber sosiologi iptek ditemukan di dalam masyarakat dalam menyikapi isu ketuhanan dan kemanusiaan, Sumber Politis Pancasila sebagai dasar nila pengembangan iptek dapat dilihat dari berbagai kebijakan yang
dilakukan oleh para penyelenggara
negara. Misalnya kebijakan yang terjadi pada jaman orde lama yang meletakkan Pancasila sebagai dasar nilai pengembangan atau orientasi ilmu.
Nama: Ratih Kurniasih
Npm: 2213053159

Analisis jurnal

Pengaruh mata kuliah pengembangan kepribadian Pancasila dalam menyikapi ilmu pengetahuan dan teknologi, perkembangan iptek di era globalisasi memberikan dampak di segala aspek, proses globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa yaitu dimensi ruang dan waktu, ruang makin dipesempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi politik ekonomi sosial budaya pertahanan keamanan dan lain-lain. Ideologi membawa perspektif baru tentang konsep dunia tanpa batas, Globalisasi tentu saja memberikan dampak positif maupun negatif. Pancasila merupakan warisan luar biasa dari pendiri bangsa yang mengacu kepada nilai-nilai luhur, Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup masyarakat Indonesia yang plural tidak tergantikan.
Tiga dasar pelaksanaan pendidikan Pancasila di perguruan tinggi yaitu:
1. Dasar filosofis, Pada awal kemerdekaan Indonesia terdapat dua paham ideologi yaitu ideologi kapitalisme dan ideologi komunisme, kedua aliran ideologi ini melahirkan sistem kenegaraan yang berbeda bertentangan ideologi ini menimbulkan perang dingin yang dampaknya terasa di seluruh dunia, namun para pendiri negara republik Indonesia mampu melepaskan diri dari tarikan dua kutub ideologi dunia tersebut dengan merumuskan pandangan dasar bernama Pancasila.
2. Dasar sosiologis, perbedaan SARA menyebabkan ideologi Pancasila bisa diterima sebagai ideologi pemersatu, setiap kali ada upaya pemecahan atau pemberontakan maka nilai-nilai Pancasila yang dikedepankan sebagai solusi untuk menyatukan kembali oleh karena itu nilai Pancasila perlu dilestarikan contohnya dengan melakukannya lewat pendidikan formal.
3. Dasar yuridis, Pancasila sebagai norma dasar negara dan dasar negara republik Indonesia yang berlaku adalah Pancasila yang tertuang dalam pembukaan UUD RI tahun 1945, konsekuensi dari Pancasila tercantum dalam pembukaan UUD NRI tahun 1945 secara yuridis konstitusional mempunyai kekuatan hukum yang sah kekuatan hukum berlaku dan kekuatan hukum mengikat.
Sikap, sikap adalah reaksi atau respon yang masih tertutup dari seseorang terhadap stimulus atau objek, sikap dapat diposisikan sebagai hasil evaluasi terhadap objek sikap yang diekspresikan ke dalam proses-proses kognitif, afektif (emosi dan perilaku). Secara umum sikap terdiri dari komponen kognitif (ide yang umumnya berkaitan dengan pembicaraan dan dipelajari, perilaku cenderung mempengaruhi respon sesuai dan tidak sesuai dan emosi menyebabkan respon respon yang konsisten).
Ciri-ciri sikap, sikap bukan di bawah sejak lahir melainkan dibentuk atau dipelajari sepanjang perkembangan dalam hubungan dengan objeknya, sikap dapat berubah karena sikap dapat dipelajari.
Tingkatan sikap, yang pertama ada menerima atau receiving, kedua merespon atau responding, ketiga menghargai atau value, keempat bertanggung jawab atau responsible.
Fungsi sikap, yang pertama fungsi instrumental atau fungsi penyesuaian dan fungsi manfaat berkaitan dengan sarana dan tujuan, yang kedua fungsi pertahanan ego fungsi ini merupakan sikap yang diambil oleh seseorang demi untuk mempertahankan ego atau akunya, ketika fungsi ekspresi nilai sikap yang ada pada diri seseorang merupakan jalan bagi individu untuk mengekspresikan nilai yang ada pada dirinya, keempat fungsi pengetahuan individu mempunyai dorongan untuk ingin mengerti dengan pengalaman-pengalamannya.
Ilmu pengetahuan dan teknologi, iptek selalu menjadi bagian terpenting dalam mendorong perkembangan sebuah negara, ilmu adalah proses yang memuat pengetahuan istilah ilmu juga merupakan suatu metode untuk memperoleh pengetahuan yang objektif dan dapat diperiksa kebenarannya, teknologi mempunyai arti kemampuan manusia atau masyarakat untuk memanfaatkan kekuatan-kekuatan alam guna kepentingan hidupnya dalam memanfaatkan kekuatan alam tersebut dilakukan dengan menciptakan alat-alat.
Nama: Ratih kurniasih
Npm: 2213053159

Analisis video

Pancasila sebagai dasar pengembangan iptek, iptek adalah hasil karya manusia yang pada dasarnya digunakan untuk membantu kebutuhan manusia dalam menghadapi kehidupan iptek dimanfaatkan untuk kebanyakan tertentu baik yang bernama positif maupun negatif. Pancasila adalah pedoman dan rumusan kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh masyarakat Indonesia, nilai yang terkandung dalam Pancasila merupakan hal penting dalam perkembangan iptek karena perkembangan iptek sangat lah cepat. Dasar ketuhanan yang maha esa bagi bangsa Indonesia adalah mutlak karena jika tidak diikuti maka bangsa Indonesia akan terpengaruh oleh pandangan-pandangan sekuler dunia barat.
Sila-sila Pancasila yang menjadi sistem etika dalam pengembangan iptek: 1. Sila Ketuhanan Yang Maha Esa, mengkomplementasikan ilmu pengetahuan mencipta, keseimbangan antara rasional dan irasional antara akal dan kehendak. Kita tidak hanya memikirkan apa yang ditemukan tetapi juga apa akibatnya.
2. Sila kemanusiaan yang adil dan beradab, dasar nilai moralitas bahwa manusia dalam perkembangan iptek harus bersikap beradab karena iptek adalah hasil budaya manusia yang beradab dan bermoral.
3. Sila persatuan Indonesia, mengkomentasikan universalitas dan internasionalisme, iptek hendaknya dapat mengembangkan rasa nasionalisme berbangsa dan bernegara.
4. Sila kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, mendasari iptek secara demokratis, setiap ilmu iptek harus menghormati dan menghargai kebebasan orang lain dan memiliki sikap yang terbuka untuk dikritik dan dikaji ulang dan dibandingkan dengan penemuan lain nya.
5. Sila keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, iptek haruslah menjaga keseimbangan keadilan dalam kehidupan manusia yaitu keseimbangan dalam hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dan manusia, manusia dengan masyarakat, serta manusia dengan lingkungan.