Nama : Septiana Sabila
NPM : 2213053105
Kelas : 3F
“Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Anak Usia Dini”
Jurnal tersebut menjelaskan bahwa pendidikan memiliki peranan yang sangat penting dalam mewujudkan warga negara yang berkepribadian tinggi dan berakhlak mulia, sehingga dapat menciptakan SDM yang berkualitas tinggi. terlebih mengingat kekhawatiran saat ini tentang moral dan akhlak. Perlunya penanaman nilai-nilai moral, baik di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat secara keseluruhan. Pada masa usia dini dimanfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai moral, untuk perkembangan serta kecerdasan moral anak. Pendidikan moral diartikan sebagai suatu konsep kebaikan yang diberikan atau diajarkan kepada peserta didik untuk membentuk budi pekerti luhur, berakhlak mulia dan berperilaku terpuji seperti terdapat dalam Pancasila dan UUD 1945, Nilai-nilai moral yang bersifat objectivistic dikategorikan sebagai moral kesusilaan, seperti kejujuran, keadilan, keikhlasan, tanggung jawab dan lain-lain. Adapun nilai-nilai moral yang bersifat relativistic dikategorikan sebagai moral kesopanan, seperti berbicara secara sopan, hormat kepada orang yang lebih tua, tidak bertamu pada jam istirahat dan sebagainya. Di dalam nilai moral juga terdapat batasan-batasan berlakunya nilai tersebut. Batasan-batasan tersebut di antaranya :
- Nilai universal, berlaku bagi seluruh umat manusia bilamana dan dimanapun seperti hak asasi manusia.
- Nilai partikular yakni hanya berlaku bagi sekelompok manusia tertentu atau dalam kesempatan tertentu, misalnya nilai sebuah tutur kata.
- Nilai abadi, yakni berlaku kapanpun dan dimanapun seperti kebebasan beragama.
Di dalam penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini dapat menggunakan
berbagai metode yaitu metode bermain, bercerita, pemberian tugas dan bercakap- cakap, penggunaan metode tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi dan karakter
anak yang menjadi sumber pertimbangan utama. Sebab metode akan sangat
berpengaruh terhadap keberhasilan penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini. Cara pelaksanaan penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini, pada jalur
pendidikan non formal cara penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini bisa
dilakukan melalui pendidikan keluarga dan pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan, pada jalur pendidikan formal dapat dilakukan melalui kegiatan pelaksanaan
pembelajaran meliputi kegiatan lingkungan bermain, kegiatan inti dan kegiatan peutup.
NPM : 2213053105
Kelas : 3F
“Penanaman Nilai-Nilai Moral Pada Anak Usia Dini”
Jurnal tersebut menjelaskan bahwa pendidikan memiliki peranan yang sangat penting dalam mewujudkan warga negara yang berkepribadian tinggi dan berakhlak mulia, sehingga dapat menciptakan SDM yang berkualitas tinggi. terlebih mengingat kekhawatiran saat ini tentang moral dan akhlak. Perlunya penanaman nilai-nilai moral, baik di lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat secara keseluruhan. Pada masa usia dini dimanfaatkan untuk menanamkan nilai-nilai moral, untuk perkembangan serta kecerdasan moral anak. Pendidikan moral diartikan sebagai suatu konsep kebaikan yang diberikan atau diajarkan kepada peserta didik untuk membentuk budi pekerti luhur, berakhlak mulia dan berperilaku terpuji seperti terdapat dalam Pancasila dan UUD 1945, Nilai-nilai moral yang bersifat objectivistic dikategorikan sebagai moral kesusilaan, seperti kejujuran, keadilan, keikhlasan, tanggung jawab dan lain-lain. Adapun nilai-nilai moral yang bersifat relativistic dikategorikan sebagai moral kesopanan, seperti berbicara secara sopan, hormat kepada orang yang lebih tua, tidak bertamu pada jam istirahat dan sebagainya. Di dalam nilai moral juga terdapat batasan-batasan berlakunya nilai tersebut. Batasan-batasan tersebut di antaranya :
- Nilai universal, berlaku bagi seluruh umat manusia bilamana dan dimanapun seperti hak asasi manusia.
- Nilai partikular yakni hanya berlaku bagi sekelompok manusia tertentu atau dalam kesempatan tertentu, misalnya nilai sebuah tutur kata.
- Nilai abadi, yakni berlaku kapanpun dan dimanapun seperti kebebasan beragama.
Di dalam penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini dapat menggunakan
berbagai metode yaitu metode bermain, bercerita, pemberian tugas dan bercakap- cakap, penggunaan metode tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi dan karakter
anak yang menjadi sumber pertimbangan utama. Sebab metode akan sangat
berpengaruh terhadap keberhasilan penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini. Cara pelaksanaan penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini, pada jalur
pendidikan non formal cara penanaman nilai-nilai moral pada anak usia dini bisa
dilakukan melalui pendidikan keluarga dan pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan, pada jalur pendidikan formal dapat dilakukan melalui kegiatan pelaksanaan
pembelajaran meliputi kegiatan lingkungan bermain, kegiatan inti dan kegiatan peutup.