Kiriman dibuat oleh Ahmad Sheca Rahmadi 2213053102

Nama : Ahmad Sheca Rahmadi
NPM : 2213053102

Kesimpulan dari video tersebut adalah bahwa nilai, moral, etika, dan hukum kebiasaan memiliki peran penting dalam mengarahkan perilaku manusia agar bertindak dengan baik dalam masyarakat. Nilai-nilai ini mencakup toleransi, kebijakan, tanggung jawab, dan peningkatan kemampuan. Selain itu, kesadaran terhadap lingkungan juga penting, seperti tidak membuang sampah sembarangan. Semua ini berkontribusi untuk membentuk perilaku yang positif dan beretika.
Nama : Ahmad Sheca Rahmadi
NPM : 2213053102

Analisis saya terhadap jurnal analisis 2 adalah sebagai berikut:

Proses intelektual merupakan bagian dari penalaran moral. Banyak orang berpendapat bahwa moralitas sebenarnya lebih terkait dengan perasaan daripada pikiran. Ajaran "mencintai sesama" yang ada dalam setiap agama besar di dunia bukanlah hasil dari pertimbangan intelektual, melainkan keputusan yang muncul dari perasaan atau nurani.

Pendidikan nilai dengan pendekatan komprehensif dianggap sesuai untuk diterapkan, mengingat kompleksitas kehidupan saat ini dan perubahan yang terjadi dengan cepat. Dalam hal materi, pendidikan nilai dan moral di Indonesia telah mencakup nilai-nilai fundamental yang menuju kebahagiaan di dunia dan akhirat bagi semua manusia, disampaikan melalui Pendidikan Agama dan Pendidikan Moral Pancasila. Namun, dari segi metode dan strategi, masih ada banyak kelemahan yang perlu diperbaiki.
Nama : Ahmad Sheca Rahmadi
NPM: 2213053102

Dalam analisis saya terhadap jurnal analisis 1, saya menyadari bahwa pendidikan moral menekankan pentingnya perilaku sebagai komponen terakhir yang sulit dievaluasi. Evaluasi perilaku moral hanya dapat dilakukan melalui observasi jangka waktu yang panjang dan berkelanjutan. Dari observasi ini, kita dapat menyimpulkan apakah perilaku individu mencerminkan kualitas moral yang perlu dievaluasi.

Pentingnya pendidikan moral di sekolah tidak bisa dilewatkan, dan guru serta seluruh anggota komunitas sekolah memiliki peran penting dalam mencapai pendidikan moral yang komprehensif. Selain itu, aspek-aspek lain seperti materi, metode pengajaran, dan evaluasi juga memiliki peran krusial. Dengan memperhatikan semua komponen ini, sekolah, dengan guru sebagai pilar utama, dapat merancang pendidikan moral yang lebih komprehensif untuk menghasilkan generasi muda yang berkualitas dengan nilai-nilai moral yang kuat.