གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Angga Putra 2253053043

3I 2023 Pendidikan nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 2

Angga Putra 2253053043 གིས-
Nama : Angga Putra
NPM : 2253053043

Analisis saya terhadap video yang berjudul " PENDEKATAN PENTAHELIX PENDIDIKAN NILAI DAN MORAL " adalah nilai merupakan memberikan suatu harga pada suatu konsep yang dihadapi sedangkan moral adalah kebiasaan-kebiasaanyang berulang -ulang oleh sekelompok orang.
Nah dalam menerapkan nilai ada beberapa pendekatan yaitu:
1. Pemerintah
Pemerintah membuat Undang-undang No. 12 Tahun 2012 Pasal 35 yang isi nya
Agama, Pancasila, Pendidikan Kewarga negaraan, dan Bahasa Indonesia wajib ada dan dipelajari di perguruan tinggi dalam mencapai nilai dan moral.
2. Masyarakat dan Komunitas
Kebiasaan-kebiasaan yang ada dimasyarakat dapat membantu dalam menerapkan nilai.
3. Akademisi
4. Pengusaha/pemilik modal
5. Media
Terdapat aliran dalam penerapan nilai yaitu :
1. Aliran Relativisme
Maksudnya adalah nilai ini tidak bisa diajarkan karena hakikat nilai bersifat relatif subjektif, temporer, dan situasional.
2.Aliran kebebasan (value free)
Maksudnya adalah nilai ini tidak perlu dan tidak boleh diajarkan karena bertentangan dengan kodrat kebebasan dasar manusia untuk menentukan pilihannya secara bebas dan mandiri.

3I 2023 Pendidikan nilai dan Moral -> Forum Analisis Video 1

Angga Putra 2253053043 གིས-
Nama : Angga Putra
NPM : 2253053043

Analisis saya terhadap video yang berjudul " Pentingnya Pendidikan Nilai dan Moral " adalah didalam video tersebut membahas tentang seberapa pentingkah pendidikan moral diterapkan atau disosialisasikan pada peserta didik? Pendidikan moral sangat penting diterapkan dan disosialisasikan mengapa demikian? Karena dengan ada nya pendidikan moral diharapkan mampu membuat peserta didik mewujudkan kemajuan sekolah, bangsa, dan negara dengan membentukan karakter setiap-tiap peserta didik, Nah dengan terbentuknya karakter yang baik oleh peserta didik maka akan menghasilkan generasi masadepan yang cerah.
Menerapkan Pendidikan Moral disekolah dilakukan dengan belajar Mata Pelajaran PPKN yang diharapkan peserta didik dapat meningkatkan pengehtahuan serta pemahaman peserta didik terhadap pendidikan Nilai dan Moral

3I 2023 Pendidikan nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal 2

Angga Putra 2253053043 གིས-
Nama: Angga Putra
NPM: 2253053043

Analisis saya terhadap jurnal yang berjudul " PERKEMBANGAN MORAL SISWA SEKOLAH DASAR
BERDASARKANTEORI KOHLBERG" adalah teori Kohlberg dikenal sebagai teori yang mengukur tingkatan moral seseorang. Jurnal tersebut bertujuan untuk mengukur tingkat perkembangan moral siswa SD yang berusia antara 11-12 tahun, berdasarkan tahapan perkembangan teori Kohlberg. Berdasarkan hasil analisis data pada jurnal dengan menggunakan teori perkembangan moral Kohlberg, anak-anak usia 11-12 tahun memang masih berada pada tahap pra konvensional tahap ½ yang dominan diikuti tahap 2 dan 2/3, yang cenderung ingin melakukan sesuatukarena takut dihukum. Dalam hasil penelitian sederhana ini, responden yang berusia 11-12 tahun cenderung baru memasuki tingkat 1 tahap 1, meskipun pada kasus tertentu mungkin saja ada pengecualian yaitu pada usia 11-12 bisa saja berada pada tingkat perkembangan moral yang lebih rendah atau yang lebih tinggi.

3I 2023 Pendidikan nilai dan Moral -> Forum Analisis Jurnal 1

Angga Putra 2253053043 གིས-
Nama: Angga Putra
NPM: 2253053043

Analisis saya terhadap jurnal yang berjudul " PENDIDIKAN NILAI MORAL DITINJAU DARI PERSPEKTIF GLOBAL " adalah pendidikan nilai moral merupakan tuntutan sekaligus
kebutuhan umat manusia sebagai wujud kebersamaan dalam berbangsa dan bernegara dengan berbagai
permasalahannya. Banyak permasalahan seperti terorisme global dan krisis multidimensi yang tidak dapat diselesaikan sendiri oleh suatu negara karena untuk itu diperlukan dukungan negara lain. Pendidikan nilai moral merupakan salah satu alternatif pemecahan masalah yang bersifat lokal, regional, nasional, dan
internasional. Hal ini telah menjadi isu global di beberapa negara (india, Malaysia, India, dan Tiongkok) dan memiliki beberapa perbedaan dan persamaan. Perbedaan ini disebabkan oleh ideologi masing-masing negara yang berbeda. Namun negara-negara tersebut menekankan pendidikan nilai moral pada nilai-nilai etika moral, terutama pada nilai-nilai yang berkaitan dengan hak asasi manusia yang bersifat universal dan global. Konsep pendidikan nilai moral yang dikemukakan oleh Kohlberg dan Miller cenderung bersifat individualistis. Oleh karena itu, perlu dilengkapi dengan memperhatikan paradigma yang dikemukakan Capra bahwa kehidupan manusia dibangun atas dasar pandangan hidup yang sistemik dan holistik, tidak parsial dan individualistis. Dalam pelaksanaannya diperlukan pendekatan yang tepat serta metode dan teknik yang relevan. Pendekatan pendidikan nilai moral meliputi pendekatan penanaman, pemodelan, fasilitasi, dan pengembangan keterampilan, serta metode yang digunakan meliputi metode dogmatis, deduktif, induktif, dan reflektif.