Nama : Desviana Safitri
NPM : 2213053064
Jurnal ini membahas tentang pentingnya pendidikan moral di sekolah dan komponen-komponen yang harus diperhatikan agar pendidikan moral dapat berjalan dengan lebih optimal. Penelitian ini menggunakan metode gabungan antara teori dan hasil penelitian lapangan, dengan mengambil rangkuman dari berbagai teori pendidikan moral dan data lapangan dari penelitian sebelumnya di sebuah sekolah dasar Islam di Sleman.
Dalam pendidikan moral, evaluasi sikap dan perilaku memiliki peran yang penting. Evaluasi pendidikan Islam lebih menitikberatkan pada penguasaan sikap dan perilaku daripada aspek kognitif. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan subjek didik dalam hal sikap dan pengalaman.
Keteladanan juga merupakan komponen penting dalam pendidikan moral. Dalam masyarakat modern, keteladanan diterima dengan pemahaman dan argumentasi rasional. Orang tua dan guru memiliki peran penting dalam memberikan teladan baik kepada subjek didik.
Pendekatan yang komprehensif dalam pendidikan moral melibatkan pendidik, materi, metode, dan evaluasi yang menyeluruh. Dengan memperhatikan komponen-komponen tersebut, sekolah dapat merancang pendidikan moral secara lebih komprehensif sehingga nilai-nilai moral dapat berkembang dalam diri peserta didik.
Pendidikan moral juga dapat dilakukan melalui membaca buku-buku sastra dan non-fiksi yang mengandung nilai-nilai dan moralitas. Buku-buku tersebut dapat menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai moral dalam diri subjek didik.
Selain itu, fasilitas dan sarana prasarana di sekolah juga dapat mendukung pengembangan moral dan kecakapan hidup anak. Fasilitas seperti fasilitas beribadah, ruang diskusi, perpustakaan dengan buku-buku cerita yang memuat nilai-nilai moral, dan lainnya dapat membantu dalam pengembangan moral.
NPM : 2213053064
Jurnal ini membahas tentang pentingnya pendidikan moral di sekolah dan komponen-komponen yang harus diperhatikan agar pendidikan moral dapat berjalan dengan lebih optimal. Penelitian ini menggunakan metode gabungan antara teori dan hasil penelitian lapangan, dengan mengambil rangkuman dari berbagai teori pendidikan moral dan data lapangan dari penelitian sebelumnya di sebuah sekolah dasar Islam di Sleman.
Dalam pendidikan moral, evaluasi sikap dan perilaku memiliki peran yang penting. Evaluasi pendidikan Islam lebih menitikberatkan pada penguasaan sikap dan perilaku daripada aspek kognitif. Hal ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan subjek didik dalam hal sikap dan pengalaman.
Keteladanan juga merupakan komponen penting dalam pendidikan moral. Dalam masyarakat modern, keteladanan diterima dengan pemahaman dan argumentasi rasional. Orang tua dan guru memiliki peran penting dalam memberikan teladan baik kepada subjek didik.
Pendekatan yang komprehensif dalam pendidikan moral melibatkan pendidik, materi, metode, dan evaluasi yang menyeluruh. Dengan memperhatikan komponen-komponen tersebut, sekolah dapat merancang pendidikan moral secara lebih komprehensif sehingga nilai-nilai moral dapat berkembang dalam diri peserta didik.
Pendidikan moral juga dapat dilakukan melalui membaca buku-buku sastra dan non-fiksi yang mengandung nilai-nilai dan moralitas. Buku-buku tersebut dapat menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai moral dalam diri subjek didik.
Selain itu, fasilitas dan sarana prasarana di sekolah juga dapat mendukung pengembangan moral dan kecakapan hidup anak. Fasilitas seperti fasilitas beribadah, ruang diskusi, perpustakaan dengan buku-buku cerita yang memuat nilai-nilai moral, dan lainnya dapat membantu dalam pengembangan moral.