Posts made by Krisna Farhan Fadillah 2213053139

Nama : Krisna Farhan Fadillah
NPM : 221305339

Di dalam video ini membahas tentang penanaman dan penerapan nilai-nilai dan moral melalui 8 fungsi keluarga

1. Fungsi agama
yang mana Di dalam moral agama terdapat nilai keimanan, ketakwaan, kejujuran, bersyukur, kepedulian, tenggang rasa, kerajinan, kesalehan, ketaatan, suka menolong, disiplin, kesabaran, dan kasih sayang

2. Fungsi sosial budaya
Dalam fungsi sosial budaya memiliki nilai moral yaitu Gotong Royong, sopan santun, kepedulian, kebersamaan, toleransi, dan kebangsaan
3. Cinta kasih
Di dalam fungsi cinta kasih terdapat nilai moral yaitu empati, keakraban, keadilan pemaaf kesetiaan, pengorbanan suka menolong, dan bertanggung jawab.

4. Fungsi perlindungan
Nilai moral yang terdapat di dalam fungsi perlindungan yaitu pemaaf, tanggap, ketabahan
5. Fungsi reproduksi
Ya itu memiliki nilai moral bertanggung jawab, kesehatan dan keteguhan

6. Fungsi sosialisasi dan pendidikan
Nilai moral yang terdapat di dalamnya ialah mengenai percaya terhadap diri sendiri, Keluwesan, kebanggaan, kerajinan, dan kreativitas serta bertanggung jawab bekerjasama

7. fungsi ekonomi
Yang memiliki nilai moral dapat lebih hemat ketelitian disiplin kepedulian ke uletan

8. Fungsi pemeliharaan lingkungan
yaitu memiliki nilai norma kebersihan dan kedisiplinan


Semua nilai tadi merupakan penanaman dan penerapan nilai-nilai moral yang ada di dalam kekeluargaan ini harapannya dapat dipraktekkan oleh orang tua serta anak
Nama : Krisna Farhan Fadillah
NPM : 221305339

Di dalam video memperlihatkan pembelajaran yang berada di suatu sekolah menengah atas yang mana menampilkan bagaimana tata krama dan juga karakter dari peserta didik. Sebagai peserta didik kita harus menghargai dan memperhatikan ketika guru sedang mengajar tidak boleh mengganggu orang lain sehingga menjadikan proses pembelajaran terkendala dengan hal yang kita lakukan. Sebagai peserta didik juga kita harus memiliki karakter nilai dan moral Yaitu dapat aktif di dalam kelas contohnya sering mengajukan pertanyaan yang memang kita tidak bisa menjawabnya.
Karakter nilai dan moral juga perlu kita tingkatkan Jangan sampai kita menjadi pengaruh jelek kepada rekan kita dan kita jangan sampai juga terpengaruh oleh perilaku buruk teman kita yang dapat mengakibatkan kerugian bagi diri kita. Maka kita perlu menjaga pergaulan dan pertemanan dengan siapapun.
Nama : Krisna Farhan Fadillah
NPM : 221305339

1. pendidikan merupakan salah satu kebutuhan manusia
2. pendidikan merupakan upaya yang dilakukan masyarakat untuk mengubah perilaku agar lebih baik dan dapat mengembangkan pengetahuan yang ada
3. moral adalah ajaran yang ajaran tentang baik buruk yang diterima umum mengenai perbuatan sikap dan kewajiban jadi pendidikan moral adalah suatu proses yang digunakan untuk menanamkan baik dan buruk mengenai perbuatan untuk mencapai kedewasaan
4. Pendidikn moral bertujuan untuk memahami nilai budi pekerti mampu mengambil keputusan dengan tepat dan membentuk pola perilaku yang bertanggung jawab
5. penyebab menurunnya moral pada anak terdapat 2 penyebabnya yaitu yang
a. perundungan di sekolah
dalam era globalisasi saat ini pendidikan moral sangat diutamakan bagi anak sekolah dasar untuk memiliki kompetensi personal dan sosial sehingga bisa menjadi warga negara yang baik saat ini anak sekolah dasar sangat membutuhkan pendidikan moral pada beberapa kasus.Contohnya yaitu perundungan di lingkungan sekolah yang dilakukan oleh anak sekolah dasar baik perempuan maupun laki-laki terdapat suatu kelompok yang berisi 4 sampai 6 orang atau bahkan lebih.perundungan yang dimaksud yaitu dengan menyakiti korban secara fisik maupun sosial secara fisik,misalnya dengan melakukan ancaman atau mengejek korban sedangkan secara sosial misalkan dengan cara mengucilkan atau mengabaikan korban perlindungan yang dilakukan oleh anak disebabkan kurangnya rasa perhatian dari orang tua lantas anak pun membuat keributan dengan cara merundung teman-temannya agar dapat perhatian dari guru maupun orang tuanya
b. adanya kekerasan secara fisik di keluarga
Hal ini bisa dilakukan oleh saudara kandungnya di rumah kepada anak tersebut meskipun rumah adalah salah satu tempat yang aman bagi anak ini disebabkan adanya ketidakseimbangan kekuatan dalam keluarga yang mengakibatkan pemukulan oleh saudara kandungnya dalam hal ini kita memerlukan peran orang tua di lingkungan rumah ini peranan orang tua dan guru jadi orang tua memiliki peranan penting untuk terbentuknya moral yang baik orang tua juga merupakan model yang penting dalam perkembangan moral anak karena anak meniru tingkah laku orang tuanya
6. peranan dari guru
guru berperan untuk memperkaya dan memperkokoh kepribadian anak serta membekali mereka dengan nilai-nilai yang dipersiapkan agar menjadi insan yang bertanggung jawab terhadap dirinya masyarakat serta keluarga,peran yang harus dilaksanakan oleh guru yaitu dengan menjadikan dirinya sebagai figur yang dapat dipercaya dan berperilaku baik serta memberikan contoh yang baik kepada siswa agar tingkah lakunya sesuai dengan norma yang berlaku di lingkungan sekolah misalnya hadir tepat waktu ketika mengajar Lalu ada penyelesaian terhadap moral anak supaya siswa tidak menyimpang dari tujuannya diperlukan motivator untuk memberikan pelajaran tentang kebaikan agar tujuannya tercapai peranan guru yang dilakukan dengan cara memberikan nasihat setiap harinya agar siswa mengingatnya dan tujuan yang akan dituju pun tidak menyimpang
Nama : Krisna Farhan Fadillah
NPM : 2213053139

Menurut Jamie (2003; 15) menyatakan bahwa moral adalah ajaran baik dan buruk tentang perbuatan dan kelakuan (akhlak). Sedangkan pengertian akhlak itu sendiri oleh Al-Ghazali sebagai padanan kata moral, sebagai perangai (watak, tabiat) yang menetap kuat dalam jiwa manusia dan merupakan sumber timbulnya perbuatan tertentu dari dirinya secara mudah dan ringan, tanpa perlu dipikirkan clan direncanakan sebelumnya.
Menurut Syaiful Bahri Djamarah (2000: 52-55) nilai moral memiliki ciri-ciri sebagai
berikut:
a. Berkaitan dengan tanggung jawab kita
Nilai moral berkaitan dengan pribadi manusia. Yang khusus menandai nilai moral ialah bahwa nilai ini berkaitan dengan pribadi manusia yang bertanggung jawab. Nilai-nilai moral mengakibatkan bahwa seseorang bersalah atau tidak bersalah karena ia bertanggungjawab. Dalam nilai moral kebebasan dan tanggungjawab merupakan syarat mutlak.
b. Berkaitan dengan hati nurani
Semua nilai minta untuk diakui dan diwujudkan, tetapi pada nilai-nilai moral tuntutan ini lebih mendesak dan lebih serius. Mewujudkan nilai-nilai moral merupakan "imbauan" dan hati nurani. Salah satu ciri khas nilai moral adalah bahwa hanya nilai ini menimbulkan "suara" dari hati nurani yang menuduh kita bila meremehkan atau menentang nilai-nilai moral dan memuji kita bila mewujudkan nilai-nilai moral.
c. Mewajibkan
Nilai-nilai moral mewajibkan kita secara absolute dan dengan tidak bisa ditawartawar. Kewajiban absolute yang melekat pada nilai-nilai moral berasal dari
kenyataan bahwa nilai-nilai ini berlaku bagi manusia sebagai manusia. Karena itu nilai moral berlaku juga untuk setiap manusia. Orang yang tidak mengakui nilai moral mempunyai cacat sebagai manusia.
d. Bersifat formal
Nilai-nilai moral tidak memiliki isi tersendiri, terpisah dari nilai-nilai lain. Tidak adanilai-nilai moral yang murni, terlepas dari nilai-nilai lain. Hal itulah yang dimaksudkan bahwa nilai moral bersifat formal.
Nama : Krisna Farhan Fadillah
NPM : 2213053139

Guru berperan penting dalam penanaman nilai-nilai moral. Mereka tidak hanya mengajarkan mata pelajaran agama di sekolah, tetapi juga mendorong siswa untuk memperdalam ilmu agama melalui tempat-tempat seperti pengajian, TPA, dan pesantren. Dorongan dari guru ini membuat siswa lebih tertarik untuk belajar agama karena mereka menyadari manfaatnya untuk masa depan.
Siswa diajarkan untuk bertingkah laku dengan baik, baik di dalam maupun di luar kelas. Guru berperan dalam membimbing dan mendidik siswa, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi individu yang lebih baik. Pendidikan moral dimulai sejak dini, karena pendidikan sejak kecil akan memudahkan pengembangan nilai-nilai tersebut di masa depan.
Penanaman nilai-nilai moral tidak terbatas pada pelajaran agama, tetapi juga disisipkan dalam setiap mata pelajaran yang diajarkan. Guru memberikan nasehat, teguran, dan menjadi contoh panutan bagi siswa. Selain itu, nilai-nilai moral juga ditanamkan di luar jam pelajaran, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Kejujuran menjadi nilai moral yang ditanamkan dengan kuat. Sebagian besar siswa tidak berbohong kepada guru karena mereka telah ditanamkan nilai kejujuran dan menyadari konsekuensinya. Bagi siswa yang masih berbohong, teguran dan kerjasama dengan keluarga dapat membantu mengubah perilaku mereka.
Hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar guru di SD Negeri Lampeuneurut telah berhasil menanamkan nilai-nilai moral pada siswa, dengan 64% dari guru yang berhasil melakukannya. Namun, ada 36% guru yang mungkin belum sepenuhnya memahami nilai-nilai moral yang harus diajarkan.
Nilai moral yang ditanamkan mencakup kebiasaan berdoa sebelum memulai pelajaran, tidak membedakan siswa berdasarkan kecerdasan, mengajarkan saling menghargai perbedaan pendapat, mengajarkan kemandirian, sikap berani, sportivitas, dan pentingnya pembagian tugas piket secara bergiliran.