Kiriman dibuat oleh Andestri Nanda Raya 2213053113

Nama : Andestri Nanda Raya
NPM : 2213053113
Postest

1. Bagaimanakah isi artikel diatas menurut pendapatmu secara lengkap, mempunyai dasar dan jelas ! Hal positif apa yang bisa anda ambil dari artikel tersebut!
Jawab: Menurut saya, dengan adanya bidang studi filsafat wayang merupakan bentuk pelestarian wayang sebagai identitas nasional bangsa di era global yang pesat ini. Dengan diadakannya bidang studi tersebut tidak semata-mata hanya untuk mengenang wayang sebagai kebudayaan kebendaan masa lalu, tetapi juga sebagai bentuk pelestarian identitas nasional yang memiliki nilai dan filosofi yang sangat penting serta wayang merupakan falsafah bangsa Indonesia yang mencerminkan pandangan hidup, kearifan lokal, tradisional dan adat istiadat yang tidak lahir/ tidak terbentuk sendiri.

2. Dari artikel diatas, jelaskan apa yang menjadi hak dan kewajiban sebagai seorang warganegara?
Jawab: Yang menjadi hak dan kewajiban sebagai seorang warga negara yang sesuai dengan artikel di atas ialah bahwasanya sesuai dengan Pasal 32 ayat 1 dan 2 bahwa “Negara memajukan kebudayaan nasional indonesia ditengah perdaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya,” dan “Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional.” Selain itu, kita juga sebagai warga negara memiliki hak sosial budaya yang mana kita dapat mengembangkan/melestarikan budaya yang ada dan sesuai dengan minat dan bakat kita.

3. Bagaimana strategi yang Anda dapat tawarkan/usulkan untuk memahami, menghayati, dan mengamalkan hak hak dan kewajiban warga negara Indonesia yang sesuai dengan Pancasila?
Jawab: Strategi yang dapat kita terapkan sesuai dengan Pancasila ialah dengan cara menggali ilmu sebanyak-banyaknya sebagai bentuk dasar pengetahuan kita terhadap makna hak dan kewajiban yang ada. Dengan ilmu yang kita peroleh dari pendidikan yang ditempuh maka hak dan kewajiban akan dapat dipahami, dihayati, dan diamalkan. Selain itu, kita juga hendaknya memahami nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila agar kita dapat merealisasikannya dalam kehidupan sehari-hari demi terjalankannya kehidupan yang baik dan yang sesuai dengan falsafah negara kita.
Nama : Andestri Nanda Raya
NPM : 2213053113
Pretest

1. Bagaimanakah tanggapanmu mengenai isi dari berita tersebut? Hal positif apa yang bisa anda ambil dari kejadian tersebut?
Jawab: Menurut saya, aksi yang dilakukan oleh demostran sudah benar karena mereka melakukan demo untuk mengerahkan segala aspirasinya dan bentuk unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja. Akan tetapi, waktu perubahan UU ini tidak tepat karena saat itu sedang berada di masa pandemi yang hal itu menimbulkan polemik dan kegaduhan sehingga kerumunan demo yang ada dapat menyebabkan penyebaran covid-19 dengan cakupan yang luas. Seharusnya mereka dapat menyampaikan aspirasi dengan cara lain agar tidak menyebabkan bertambahnya korban covid-19.
Untuk hal positif dari kejadian tersebut, kita dapat menemukan puncak penyelesaian masalah adanya demo tolak UU cipta kerja tersebut serta demo yang terjadi menumbuhkan persatuan mahasiswa dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah dan kita sebagai warga negara Indonesia harus ikut serta dalam perubahan peraturan pemerintahan yang ada serta memiliki kepekaan terhadap isu-isu atau Undang-Undang yang mengalami perubahan. Lalu, hal positif lainnya ialah kita sebagai mahasiswa sangat berperan besar dalam perubahan Undang-Undang karena kita berperan sebagai kekuatan utama dalam memberikan aspirasi atau masukan-masukan dengan kajian intelektual.

2. Bagaimanakah menurut pendapatmu mengenai tata cara mengemukakan pendapat di tempat umum seperti demonstran yang merusak fasilitas umum saat menyampaikan orasinya tetapi merasa tidak bersalah meskipun telah jelas-jelas merusak dan bagaimanakah cara menyalurkan aspirasi yang lebih baik di tengah pandemi covid-19?
Jawab: Menurut saya, sikap demonstran yang merusak fasilitas umum saat menyampaikan orasinya merupakan sebuah tindakan demonstran yang menyebabkan sebuah kegaduhan besar sehingga dapat terjadinya unjuk rasa anarkis dan perusakan yang dapat memakan korban jiwa karena ego dan emosi sang demonstran. Hal itu bertujuan agar suara/aspirasinya didengar atau dihiraukan oleh pejabat politik. Kita ketahui bahwasanya banyak cara untuk mengungkapkan pendapat/aspirasi dengan tidak melakukan tindakan anarkis serta kita juga wajib mengetahui etika-etika dalam berdemo. Dan kita sebagai warga negara Indonesia hendaknya menegur dan mengingatkan pada oknum yang berdemo dengan anarkis atau oknum yang berdemo dengan cara merusak fasilitas yang ada.
Untuk terhindarnya aksi demo anarkis tersebut, banyak cara menyalurkan aspirasi dengan menjunjung nilai-nilai pancasila di tengah pandemi covid-19 ini ialah dengan menyuarakan melalui media sosial, mengadakan petisi, dan melakukan musyawarah. Salah satu cara yang baik dengan mencerminkan nilai pancasila dengan melakukan musyawarah untuk menciptakan sebuah kemufakatan dengan mengemukakan aspirasinya. Hal tersebut tidak menimbulkan unjuk rasa demo yang menyebabkan bertambahnya korban covid-19 serta menghindari terjadinya aksi-aksi anarkis yang tidak mencerminkan nilai pancasila yakni persatuan dan kemanusiaan yang adil dan beradab.

3. Bagaimanakah solusimu mengenai permasalahan benturan kepentingan antara pengusaha dan buruh dalam konteks tetap mengedepankan antara hak dan kewajiban yang seimbang?
Jawab: Dapat kita ketahui bahwa hal ini berkaitan dalam teori Karl Marx yang menyatakan bahwa pengusaha (kaum kapitalis) dan buruh (kaum proletar) harus disamaratakan. Namun, hal tersebut tidak dapat diterima oleh pemerintah Indonesia karena pada hakikatnya bangsa Indonesia ini pada kaum pengusaha (kaum proletar) dan buruh (kaum proletar) masih saling membutuhkan dan menguntungkan. Untuk solusi dalam konteks tetap mengedepankan nilai-nilai Pancasila serta mengedepankan nilai hak dan kewajiban yakni dengan cara bersikap adil baik terhadap pengusaha (kaum kapitalis) maupun (kaum proletar). Hal tersebut dapat kita beri contoh, ketika terdapat masalah dari kedua kaum tersebut, kita dapat menyikapinya dengan adil dan tidak membedakan keduanya.

4. Jelaskan hal yang perlu diperbaiki dalam rangka menjunjung tinggi hak dan kewajiban antara negara dan warga negara sehingga mewujudkan kehidupan yang harmoni dalam konsep bermasyarakat, berbangsa dan bernegara?
Jawab: Hal yang perlu diperbaiki dalam menjunjung tinggi hak dan kewajiban antara negara dan warga negara ialah dengan cara mengetahui posisi diri kita sendiri. Sebagai warga negara harus mengetahui hak dan kewajibannya, seperti yang sudah tercantum dalam hukum dan aturan-aturan yang berlaku. Jika hak dan kewajiban seimbang dan sudah terpenuhi maka kehidupan masyarakat akan sejahtera.
Selain itu, kita sebagai warga negara juga harus menghormati adanya keanekaragaman dan perbedaan yang ada dengan mengembangkan sikap toleransi dan tenggang rasa demi menciptakan keharmonisan dalam lingkungan tersebut. Contohnya, kita memiliki hak dalam memilih agama atau kepercayaan masing-masing dan kita pun memiliki kewajiban dalam mengerahkan sikap toleransi dengan umat agama lain. Lalu, kita juga dapat menjalin kebersamaan demi menciptakan sebuah keharmonisan yaitu dengan bergotong royong dan musyarawarah secara mufakat, meningkatkan rasa persaudaraan dengan bersilaturahmi, dan tidak membedakan hal apapun karena pada hakikatnya kita semua sama derajatnya.