Nama:Muhammad Irfan Al Rasyid
NPM:2118031033
Kelas:A
Prodi:Farmasi
1.Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak yang dimiliki oleh manusia sejak lahir atas pemberian tuhan Yang Maha Esa. HAM menjadi ambigu ketika diletakkan pada kondisi kehidupan berbangsa dan bernegara. Mengapa demikian, hal ini dipengaruhi oleh suatu sikap dimana masyarakat menganggap bahwa HAM menyangkut semua aspek dalam diri setiap manusia.
Dari artikel tersebut disebutkan bahwa banyak kemunduran yang terjaidi pada penegakan HAM di Indonesia. HAM sendiri saat ini menjadi salah satu objek kajian yang menarik untuk diperhatikan. Mengapa demikain hal ini disebabkan bahwa hampir semua kehidupan berbangsa dan bernegara ini adalah untuk memenuhi HAM. HAM ini menjadi sebuah pekerjaan rumah yang besar bagi bangsa dan negara, karena berhasil atau tidaknya suatu negara terlihat sejauh mana penghormatan dan pemenuhan HAM di negara tersebut.
Indonesia sebagai negara yang berkembang tidak dapat dipungkiri akan rawan terhadap pelanggaran HAM. Hal ini disebabkan oleh banyak hal, seperti masalah sosial, politik maupun ekonomi. Antara masalah diatas saling mempengaruhi satu sama lainnya pelanggaran HAM karena masalah sosial tidak menutup kemungkinan disebabkan oleh masalah politik dan ekonomi. Kita memang perlu menyadari bahwa masalah penegakan hukum dindonesia masih dalam tahap pembelajaran apalagi masalah penegakan HAM.
2.Budaya demokrasi pancasila merupakan paham demokrasi yang berpedoman pada asas-asas yang terkandung dalam pancasila, yaitu asas ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan asas keadilan. Kelima asas tersebut menjadi pedoman bangsa Indonesia dalam menjalankan kehidupannya untuk meraih cita-cita bangsa Indonesia. Budaya demokrasi pancasila mengakui adanya sifat kodrat manusia sebagai makhluk individu dan makluk sosial dalam kehidupan masyarakat, berbangsa, dan bernegara. Membangun bangsa dan negara merupakan kekuatan dan kepribadian bangsa Indonesia sendiri, namun saat ini budaya Indonesia telah terpengaruh oleh westernisasi. Hal ini akan berdampak pada perubahan terhadap masyarakat multikultural Indonesia yang semakin lupa akan nilai-nilai luhur bangsa, budaya, norma, adat istiadat yang telah diwariskan oleh nenek moyang kita.
Kemudian Demokrasi memiliki prinsip dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat. Karena dengan berumber dari Pancasila maka demokrasi diharapkan dapat berjalan sesuai dengan nilai-nilai dan tujuan dari setiap sila Pancasila. Demokrasi harus sesuai dengan nilai-nilai dan tujuan setiap sila Pancasila seperti, Demokrasi di Indonesia harus berketuhanan sesuai dengan sila pertama. Sehingga demokrasi dapat berjalan dengan diiringi keyakinan terhadap Tuhan yang Maha Esa.
3.Indonesia dipuja sebagai negara demokrasi terbesar di Asia Tenggara. Sehingga dapat dijadikan percontohan bagi negara lain karena Indoensia sendiri memiliki ideologi Pancasila yang melembaga yang menjadi pembentuk karakter, nafas dan falsafah hidup bangsa. Reformasi 1998 ditebus dengan darah mahasiswa. Harapan bagusnya sistem pemilu kita di awal reformasi, banyak ditiru negara lain. Namun sangat disayangkan hal di atas tidak bertahan lama, kini setelah melewati beberapa dekade penerapan demokrasi di Indonesia mengalami penurunan signifikan seiring dengan munculnya berbagai permasalahan yang mendera negeri ini. Mulai dari kasus korupsi yang seolah tiada habisnya dimana diantaranya banyak sekali oknum anggota DPR dan oknum pengurus partai politik terlibat kasus suap dan korupsi tertangkap tangan oleh KPK dan masih banyak lagi kasus lainnya terkait dengan demokrasi.
4.Mementingkan kepentingan pribadi di atas golongan kerap terjadi pada oknum-oknum yang menamakan dirinya sebagai perwakilan rakyat. Pemerintah harus bersikap tegas terkait dengan para oknum yang merugikan rakyat dan negara untuk menghukum sesuai yang ada dan masyarakat pun harus terus menuntut pemerintah agar tegas terhadap oknum-oknum tersebut agar tidak merugikan masyarakat. Indonesia harus mewujudkan hukum yang tidak dapat dibeli dengan menghukum oknum yang merugikan rakyat dan juga negara. Masyarakat pun dapat berpendapat dan menyampaikan pendapatnya kepada pemerintah agar menuntaskan kasus-kasus tersebut.
5.Tokoh agama atau tokoh yang dianggap penting dalam tradisi memiliki pengaruh yang besar terhadap suatu kelompok. Masyarakat menghormati dan menganggap mereka mampu meningkatkan kualitas hidup kelompok tersebut. Sayangnya, pengaruh tersebut seringkali dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi dan digunakan oleh tokoh tersebut untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat. Dalam konteks demokrasi saat ini, para calon politik seringkali menggandeng tokoh agama dalam upaya mendapatkan dukungan suara, karena masyarakat Indonesia cenderung percaya dan menghormati tokoh agama. Hal ini memudahkan calon tersebut mendapatkan dukungan yang banyak, sehingga kepentingan pribadinya tercapai.
NPM:2118031033
Kelas:A
Prodi:Farmasi
1.Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak yang dimiliki oleh manusia sejak lahir atas pemberian tuhan Yang Maha Esa. HAM menjadi ambigu ketika diletakkan pada kondisi kehidupan berbangsa dan bernegara. Mengapa demikian, hal ini dipengaruhi oleh suatu sikap dimana masyarakat menganggap bahwa HAM menyangkut semua aspek dalam diri setiap manusia.
Dari artikel tersebut disebutkan bahwa banyak kemunduran yang terjaidi pada penegakan HAM di Indonesia. HAM sendiri saat ini menjadi salah satu objek kajian yang menarik untuk diperhatikan. Mengapa demikain hal ini disebabkan bahwa hampir semua kehidupan berbangsa dan bernegara ini adalah untuk memenuhi HAM. HAM ini menjadi sebuah pekerjaan rumah yang besar bagi bangsa dan negara, karena berhasil atau tidaknya suatu negara terlihat sejauh mana penghormatan dan pemenuhan HAM di negara tersebut.
Indonesia sebagai negara yang berkembang tidak dapat dipungkiri akan rawan terhadap pelanggaran HAM. Hal ini disebabkan oleh banyak hal, seperti masalah sosial, politik maupun ekonomi. Antara masalah diatas saling mempengaruhi satu sama lainnya pelanggaran HAM karena masalah sosial tidak menutup kemungkinan disebabkan oleh masalah politik dan ekonomi. Kita memang perlu menyadari bahwa masalah penegakan hukum dindonesia masih dalam tahap pembelajaran apalagi masalah penegakan HAM.
2.Budaya demokrasi pancasila merupakan paham demokrasi yang berpedoman pada asas-asas yang terkandung dalam pancasila, yaitu asas ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan asas keadilan. Kelima asas tersebut menjadi pedoman bangsa Indonesia dalam menjalankan kehidupannya untuk meraih cita-cita bangsa Indonesia. Budaya demokrasi pancasila mengakui adanya sifat kodrat manusia sebagai makhluk individu dan makluk sosial dalam kehidupan masyarakat, berbangsa, dan bernegara. Membangun bangsa dan negara merupakan kekuatan dan kepribadian bangsa Indonesia sendiri, namun saat ini budaya Indonesia telah terpengaruh oleh westernisasi. Hal ini akan berdampak pada perubahan terhadap masyarakat multikultural Indonesia yang semakin lupa akan nilai-nilai luhur bangsa, budaya, norma, adat istiadat yang telah diwariskan oleh nenek moyang kita.
Kemudian Demokrasi memiliki prinsip dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat. Karena dengan berumber dari Pancasila maka demokrasi diharapkan dapat berjalan sesuai dengan nilai-nilai dan tujuan dari setiap sila Pancasila. Demokrasi harus sesuai dengan nilai-nilai dan tujuan setiap sila Pancasila seperti, Demokrasi di Indonesia harus berketuhanan sesuai dengan sila pertama. Sehingga demokrasi dapat berjalan dengan diiringi keyakinan terhadap Tuhan yang Maha Esa.
3.Indonesia dipuja sebagai negara demokrasi terbesar di Asia Tenggara. Sehingga dapat dijadikan percontohan bagi negara lain karena Indoensia sendiri memiliki ideologi Pancasila yang melembaga yang menjadi pembentuk karakter, nafas dan falsafah hidup bangsa. Reformasi 1998 ditebus dengan darah mahasiswa. Harapan bagusnya sistem pemilu kita di awal reformasi, banyak ditiru negara lain. Namun sangat disayangkan hal di atas tidak bertahan lama, kini setelah melewati beberapa dekade penerapan demokrasi di Indonesia mengalami penurunan signifikan seiring dengan munculnya berbagai permasalahan yang mendera negeri ini. Mulai dari kasus korupsi yang seolah tiada habisnya dimana diantaranya banyak sekali oknum anggota DPR dan oknum pengurus partai politik terlibat kasus suap dan korupsi tertangkap tangan oleh KPK dan masih banyak lagi kasus lainnya terkait dengan demokrasi.
4.Mementingkan kepentingan pribadi di atas golongan kerap terjadi pada oknum-oknum yang menamakan dirinya sebagai perwakilan rakyat. Pemerintah harus bersikap tegas terkait dengan para oknum yang merugikan rakyat dan negara untuk menghukum sesuai yang ada dan masyarakat pun harus terus menuntut pemerintah agar tegas terhadap oknum-oknum tersebut agar tidak merugikan masyarakat. Indonesia harus mewujudkan hukum yang tidak dapat dibeli dengan menghukum oknum yang merugikan rakyat dan juga negara. Masyarakat pun dapat berpendapat dan menyampaikan pendapatnya kepada pemerintah agar menuntaskan kasus-kasus tersebut.
5.Tokoh agama atau tokoh yang dianggap penting dalam tradisi memiliki pengaruh yang besar terhadap suatu kelompok. Masyarakat menghormati dan menganggap mereka mampu meningkatkan kualitas hidup kelompok tersebut. Sayangnya, pengaruh tersebut seringkali dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi dan digunakan oleh tokoh tersebut untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat. Dalam konteks demokrasi saat ini, para calon politik seringkali menggandeng tokoh agama dalam upaya mendapatkan dukungan suara, karena masyarakat Indonesia cenderung percaya dan menghormati tokoh agama. Hal ini memudahkan calon tersebut mendapatkan dukungan yang banyak, sehingga kepentingan pribadinya tercapai.