Firda Amalia
2107051026
D3 Manajemen Informatika
1. menurut saya hal postif yang terdapat dalam artikel tersebut adalah masi ada kabar baik terkait perlindungan HAM misalnya Indonesia telah meratifikasi hampir semua perjanjian HAM internasional, dan masih terus terlihat berkomitmen untuk meratifikasi konvensi lainnya meski belum terwujud. Salah satunya adalah konvensi PBB untuk perlindungan semua orang dari penghilangan paksa. Harapan juga terlihat dari kembalinya gerakan mahasiswa sebagai kontrol sosial atas jalannya kekuasaan negara. Di Bali, gerakan masyarakat masih kuat menolak reklamasi Teluk Benoa. Di Kendeng, Jawa Tengah, komunitas masyarakat pegunungan masih mampu mempertahankan tuntutannya di tengah tekanan dari segala penjuru - termasuk ancaman kriminalisasi dan kekerasan.
2. Menurut pendapat saya, dengan adanya demokrasi yang berketuhanan Yang Maha Esa berarti Indonesia sangat memberikan toleransinya kepada masyarakat Indonesia untuk memeluk agama dan kepercayaannya masing-masing. Kita tahu bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan keberagaman, mulai dari adat istiadat, suku, bahasa, ras, pakaian adat, lagu daerah, makanan khas, dan khususnya Agama. Agama mempunyai peran yang begitu penting dalam proses integrasi bangsa, karena banyaknya agama yang berbeda-beda di Indonesia kadang akan menimbulkan konflik dan perpecahan. Namun, dengan adanya demokrasi yang berdasarkan ketuhanan Yang Maha Esa yang diterapkan di Indonesia mampu memberi peluang yang sangat besar untuk menyatukan perbedaan antar agama.
3. Praktik demokrasi di Indonesia belum sesuai dengan nilai Pancasila dan UUD 1945. Hal ini dibuktikan dari maraknya aksi suap-menyuap uang utk mendapatkan suara saat pemilu, aksi intoleran, dan ketidakberdayaan rakyat dalam mengawasi jalannya pemerintahan.
4. mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat yaitu Dapat mengatas namakan rakyat, karena Indonesia adalah negara demokrasi, dimana kedaulatan berada di tangan rakyat.Jika sering kali berbeda, maka ada penyalahgunaan. Seharusnya bisa lebih diwaspadai, karena tidak semua agenda politik berkaitan dengan
kepentingan rakyat.
5. menurut saya karena mereka punya tujuan punya politik untuk menguasai negeri ini dengan mengandalkan sosok yang dianggap tokoh besar itulah senjata mereka
2107051026
D3 Manajemen Informatika
1. menurut saya hal postif yang terdapat dalam artikel tersebut adalah masi ada kabar baik terkait perlindungan HAM misalnya Indonesia telah meratifikasi hampir semua perjanjian HAM internasional, dan masih terus terlihat berkomitmen untuk meratifikasi konvensi lainnya meski belum terwujud. Salah satunya adalah konvensi PBB untuk perlindungan semua orang dari penghilangan paksa. Harapan juga terlihat dari kembalinya gerakan mahasiswa sebagai kontrol sosial atas jalannya kekuasaan negara. Di Bali, gerakan masyarakat masih kuat menolak reklamasi Teluk Benoa. Di Kendeng, Jawa Tengah, komunitas masyarakat pegunungan masih mampu mempertahankan tuntutannya di tengah tekanan dari segala penjuru - termasuk ancaman kriminalisasi dan kekerasan.
2. Menurut pendapat saya, dengan adanya demokrasi yang berketuhanan Yang Maha Esa berarti Indonesia sangat memberikan toleransinya kepada masyarakat Indonesia untuk memeluk agama dan kepercayaannya masing-masing. Kita tahu bahwa Indonesia merupakan negara yang sangat kaya akan keberagaman, mulai dari adat istiadat, suku, bahasa, ras, pakaian adat, lagu daerah, makanan khas, dan khususnya Agama. Agama mempunyai peran yang begitu penting dalam proses integrasi bangsa, karena banyaknya agama yang berbeda-beda di Indonesia kadang akan menimbulkan konflik dan perpecahan. Namun, dengan adanya demokrasi yang berdasarkan ketuhanan Yang Maha Esa yang diterapkan di Indonesia mampu memberi peluang yang sangat besar untuk menyatukan perbedaan antar agama.
3. Praktik demokrasi di Indonesia belum sesuai dengan nilai Pancasila dan UUD 1945. Hal ini dibuktikan dari maraknya aksi suap-menyuap uang utk mendapatkan suara saat pemilu, aksi intoleran, dan ketidakberdayaan rakyat dalam mengawasi jalannya pemerintahan.
4. mengenai kondisi di mana anggota parlemen yang mengatas namakan suara rakyat tetapi melaksanakan agenda politik mereka sendiri dan berbeda dengan kepentingan nyata masyarakat yaitu Dapat mengatas namakan rakyat, karena Indonesia adalah negara demokrasi, dimana kedaulatan berada di tangan rakyat.Jika sering kali berbeda, maka ada penyalahgunaan. Seharusnya bisa lebih diwaspadai, karena tidak semua agenda politik berkaitan dengan
kepentingan rakyat.
5. menurut saya karena mereka punya tujuan punya politik untuk menguasai negeri ini dengan mengandalkan sosok yang dianggap tokoh besar itulah senjata mereka