Posts made by RANESYA.EKA21 RANESYA.EKA21

Nama : Ranesya Eka Anggraeni
NPM : 2118031037
Kelas : A
Prodi : Farmasi

Bela Negara adalah sikap dan perilaku warga Negara yang dijiwai oleh kecintaan dan kesetiaan terhadap bangsa dan NKRI berdasarkan pancasila dan UUD1945 dalam menjalankan kehidupan bangsa dan negar seutuhnya. Wujud dari bela Negara adalah kesiapan dan kerelaan setiap warga Negara akan untuk berkorban akan kesiapan untuk mempertahankan kemerdekaan, kedaulatan Negara, perasatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang kita cintai ini,keutuhan wilayah Negara kesatuan, seta keberlangsungan hidup dan yurdiksi serta nilai nilai UUD1945. Semakin tinggi kesadaran suatu warga Negara tentang bela Negara maka akan semakin kokoh juga Negara tersebut maka yang terjadi konflik di Negara tersebut akan rendah karena kesadaran warganya terhadap bela Negara sangatlah tinggi hingga Negara tersebut bisa maju dan sukses dalam pengembangan negaranya.

Contoh dari upaya bela negara yang bisa kita lakukan selama pandemi yaitu dengan mematuhi protokol kesehatan yang diterapkan oleh pemerintah. Warga perlu menjalankan kewajibannya dengan mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak, mengenakan masker, menggunakan hand sanitizer, meminimalisir keluar rumah atau bepergian ke tempat yang termasuk zona merah atau tempat yang bisa memicu terkenanya Covid-19, serta protokol kesehatan lainnya.solidaritas dan keterlibatan aktif dari setiap warga negara sangat penting untuk melawan penyebaran virus dan meminimalkan dampaknya. Dengan bekerja bersama sebagai masyarakat, kita dapat memperkuat upaya bela negara dalam menghadapi tantangan ini dan memastikan kesehatan dan keamanan bersama.

Farmasi PKN Th 2023 -> FORUM JAWABAN PRETEST

by RANESYA.EKA21 RANESYA.EKA21 -
Nama : Ranesya Eka Anggraeni
Npm : 2118031037
Kelas : A
Prodi : Farmasi

Ketahanan nasional adalah kemampuan suatu negara untuk melindungi kepentingan nasionalnya dari ancaman dan tantangan baik dari dalam maupun dari luar.
Ancaman unsur Pancagatra:
1. Mengancam ideologi
2. Mengancam politik
3. Mengancam ekonomi
4. Mengancam sosial budaya
5. Mengancam pertahanan dan kemanan

Berbagai perwujudan aspek alamiah mencegah ancaman Trigatra:
1. Peningkatan potensi laut dan darat
2. Kesadaran nasional
3. Keadaan dan kemampuan penduduk

Kedua konsep ini mengakui ancaman-ancaman yang dapat mengganggu keamanan dan stabilitas nasional Indonesia. Pemerintah dan lembaga keamanan seharusnya terus berupaya untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengatasi ancaman-ancaman ini guna menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, serta stabilitas politik, sosial, dan ekonomi negara.

Ancaman tersebut dapat di atasi dengan perwujudan aspek alamiah, dengan cara peningkatan potensi laut dan darat, berdiplomasi dengan negara yang ingin mengklaim sumber daya alam Indonesia, mengelola sumber daya alam yang baik, meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia agar dapat bersaing dengan negara lain. Cara ideologi yang dapat dilakukan yaitu perwujudan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, perwujudan konsep demokrasi secara nyata, mempertahankan tradisi dan budaya, menumbuhkan rasa kepemimpinan terhadap pemuda untuk mempertahankan Indonesia.
Nama : Ranesya Eka Anggraeni
NPM : 2118031037
Kelas : A
A. Isi artikel tersebut menggambarkan kondisi penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia pada tahun 2019 yang masih buruk. tercatat adanya pelanggaran HAM berat di masa lalu yang belum diselesaikan, pembatasan kebebasan berekspresi dan kebebasan beragama, diskriminasi gender, dan pelanggaran HAM yang terus terjadi di Papua.
Hal positif yang dapat ditemukan setelah membaca artikel ini adalah tantangan tersebut mendorong kesadaran dan upaya dari beberapa pihak seperti mahasiswa, pemerintah dan masyarakat sipil, untuk melakukan reformasi dan memperbaiki situasi HAM di Indonesia.

B. Prinsip demokrasi Indonesia yang berke-Tuhanan yang Maha Esa merupakan hasil dari pemahaman bahwa budaya dan adat istiadat asli masyarakat Indonesia memiliki landasan keagamaan yang kuat. Prinsip ini mengakui keberagaman agama dan keyakinan di Indonesia serta menghormati nilai-nilai spiritual dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Prinsip ini dapat membantu membangun kesatuan dan menghormati keberagaman agama di Indonesia. Dengan mempertimbangkan nilai-nilai agama, demokrasi Indonesia dapat menjadi wadah untuk menghormati hak-hak individu dalam menjalankan keyakinan mereka, sambil memastikan adanya kesetaraan dan non-diskriminasi.

C. Praktik demokrasi Indonesia saat ini di beberapa daerah dan situasi serta kondisi tertentu, demokrasi sudah berjalan dengan baik. Akan tetapi, ada saat dimana terjadi pelanggaran yang menciderai demokrasi tersebut misalnya pada saat pemilu masih banyak terjadi tindakan kecurangan seperti pemilih ganda, jual beli suara dll. Sementara itu, berkaitan dengan HAM, seringkali masih terjadi pelanggaran contohnya kekerasan yang dialami oleh pendemo. Meskipun terdapat kerangka hukum yang mengatur demokrasi dan hak asasi manusia, implementasinya masih menghadapi kendala, seperti pelanggaran HAM yang terjadi dan pembatasan terhadap kebebasan berekspresi. Peran aktif masyarakat sipil, lembaga-lembaga pengawas, dan partisipasi aktif warga negara dalam proses demokrasi sangat penting dalam menjaga dan memperbaiki praktik demokrasi di Indonesia.

D.Hal tersebut merupakan pengkhianatan terhadap mandat yang diberikan oleh rakyat. Sebagai wakil rakyat, anggota parlemen seharusnya bertindak sesuai dengan kepentingan dan aspirasi masyarakat yang mereka wakili, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok politik tertentu. Diperlukan transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi kinerja para anggota parlemen. Penting bagi masyarakat untuk memilih dan mendukung para pemimpin yang benar-benar mewakili kepentingan rakyat, serta mengambil tindakan yang tepat jika terjadi pelanggaran atau penyalahgunaan kekuasaan.

E. Pihak-pihak yang memiliki kekuasaan kharismatik memiliki pengaruh besar. Dukungan yang dimiliki oleh para pemimpin ini juga sangat besar tentunya, berbasis dari golongan agama maupun adat tertentu. Oleh karena itu, apabila para pemimpin ini memanfaatkan loyalitas pengikutnya untuk tujuan yang tidak jelas, maka tindakan tersebut sangat tidak patut untuk dilakukan. Pemimpin harus mengutamakan kepentingan bersama di atas kepentingannya secara pribadi. Pemimpin harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan menghormati prinsip-prinsip demokrasi, supremasi hukum, serta hak asasi manusia. Peran masyarakat sipil, lembaga-lembaga pengawas, dan kebebasan media juga penting dalam menjaga keseimbangan kekuasaan dan memastikan bahwa kepentingan masyarakat secara keseluruhan diutamakan.