Posts made by Mutiara MUTIARA.CAESARA21

Contoh Hipotesis Factorial designs :


Pengaruh pengembangan lkpd berbasis inquiry dan kenis kelamin terhadap hasil belajar siswa
Hipotesis:
H0 : Tidak ada perbedaan rata-rata hasil belajar dengan menggunakan lkpd berbasis inquiry
H1: Ada perbedaan rata-rata hasil belajar dengan menggunakan lkpd berbasis inquiry

H0: Tidak ada perbedaan rata-rata hasil belajar terhadap jenis kelamin
H1: Ada perbedaan rata-rata hasil belajar terhadap jenis kelamin

H0 : Tidak ada interaksi penggunaan lkpd berbasis inquiry dan jenis kelamin terhadap hasil belajar
H1 : Ada penggunaan lkpd berbasis inquiry dan jenis kelamin terhadap hasil belajar
Desain deret waktu terbagi menjadi dua desain, yaitu Interrupted Time Series Design dan Equivalent Time Series Design.
Johnson dan Christensen (2014) mengemukakan bahwa interrupted time series design dikategorikan ke dalam desain quasi eksperimen.
4

Dalam pelaksanaan rancangan ini sebelum diberikan perlakuan pada subjek, terlebih dahulu dilakukan beberapa kali observasi terhadap subjek, sehingga dapat diketahui kecenderungan kelompok. Sesudah itu baru diberikan perlakuan.

Se­telah semua perlakuan selesai, baru dilakukan tes (observasi) dengan menggunakan instrumen yang sama dengan yang dilakukan sebelum perlakuan. Selanjutnya, untuk mengetahui kecenderungan subjek penelitian sesudah perlakuan juga dilaksanakan beberapa kali observasi.

5

Dalam desain equivalent time series design, perlakuan diperkenalkan bukan satu kali melainkan berulang kali dengan diselingi adanya periode yang tidak diberi perlakuan.

Salah satu keuntungan Equivalent Time Series Design, yaitu peneliti dapat meniadakan bias, walaupun kelompok kontrol tidak ada. Hal itu dimungkinkan karena pada periode tertentu perlakuan tidak diberikan. Kelemahan dari rancangan ini yaitu validitas eksternal tidak dapat dikontrol oleh peneliti.

Pada beberapa referensi lain, Equivalent time series design ini disebut juga dengan nama The Equivalent Time Samples Design. Selain itu, desain ini juga termasuk ke dalam kategori quasi eksperimen.





Pada Desain Eksperimen Sejati terdapat 2 macam desain yaitu, desain postes kelompok kontrol , dan desain pretest dan postest kelompok kontrol.
1. desain postes kelompok kontrol

2
Desain ini menggunakan dua kelompok subyek yang ditetapkan secara acak, kemudian masing-masing diberi kondisi yang berbeda. Pemberian pretes ditiadakan, baik untuk kelompok sampel maupun kelompok kontrol. Pengacakan digunakan untuk mengendalikan semua kemungkinan variabel luar dan menjamin bahwa setiap perbedaan di antara kedua kelompok sebelum eksperimen hanya kebetulan saja.

2. desain postes kelompok kontrol , dan desain pretest dan postest kelompok kontrol.

3
Desain ini melibatkan dua kelompok subyek, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengelompokan subyek dilakukan secara acak. Kedua kelompok tersebut diberi pretes tentang variabel terikat Y1. Perlakuan hanya diberikan kepada subyek dalam kelompok eksperimen dalam jangka waktu tertentu, dan sesudah itu, variabel terikat kedua kelompok tersebut diukur.
assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh izin menambahkan prof dan teman-teman. Mengenai Desain Experimen Sejati. Pada desain ini peneliti membentuk kelompok yang berbeda dan memanipulasi perlakuan yang diberikan pada kelompok yang berbeda tersebut. Pembentukan kelompok dilakukan dengan cara penempatan acak, dimana setiap individu subyek mempunyai kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi salah satu anggota kelompok. Perlakuan eksperimen diberikan pada salah satu atau lebih kelompok dan perlakuan kontrol diberikan pada yang lain sehingga memungkinkan untuk membandingkan pengaruh dari pemberian perlakuan yang berbeda.