Nama : Jennisya Indrivianka
NPM : 2116041051
Resume Materi pertemuan 15 "Organisasi & birokrat garda depan dalam implementasi kebijakan"
Delivery mechanism keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh keberadaan implementing agency, yaitu organisasi atau lembaga yang diberi mandat untuk mengimplementasikan kebijakan. Implementing agency adalah pemerintah, legislative,
swasta dan masvarakat.
Keberhasilan birokrasi dalam implementasi kebijakan sangat dipengaruhi oleh kapasitas organisasi, mulai dari: a) struktur, b) mekanisme kerja, c) sumberdaya manusia, d) dukungan financial seta sumberdaya yang dibutuhkan organisasi untuk bekerja. Agar tujuan tercapai, maka kapasitas organisasi yang melibatkan keempat unsure harus optimal dan saling mendukung. Ketepatan dapat dilihat sebagai kesesuaian antara misi yang harus dicapai dengan karakteristik lingkungan tugas dimana organisasi bekerja sehingga dapat meningkatkan kapasitas organisasi sebagai implementer.
Selanjutnya, salah satu kunci sukses keberhasilan implementasi adalah kemampuan implementator dalam menginterpretasikan tujuan kebijakan. Melakukan interpretasi terhadap tujuan kebijakan serta menjalin komunikasi antar lembaga merupakan tugas birokrat garda depan sebagai implementer kebijakan, yang dalam studi implementasi disebut frontline bureaucrats atau street-level bureaucrats.
Ada beberapa tipologi birokrat garda dean berkaitan dengan penyampaian informasi kebijakan yang mereka lakukan: (1). Suppress information bureaucrats; (2). Provide inadequate information bureaucrats; (3). Provide supportive information bureaucrats. Diskresi perlu diberikan kepada birokrat garda depan. Pertimbangannya adalah mereka yang paling memahami kondisi kelompok sasaran.
NPM : 2116041051
Resume Materi pertemuan 15 "Organisasi & birokrat garda depan dalam implementasi kebijakan"
Delivery mechanism keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh keberadaan implementing agency, yaitu organisasi atau lembaga yang diberi mandat untuk mengimplementasikan kebijakan. Implementing agency adalah pemerintah, legislative,
swasta dan masvarakat.
Keberhasilan birokrasi dalam implementasi kebijakan sangat dipengaruhi oleh kapasitas organisasi, mulai dari: a) struktur, b) mekanisme kerja, c) sumberdaya manusia, d) dukungan financial seta sumberdaya yang dibutuhkan organisasi untuk bekerja. Agar tujuan tercapai, maka kapasitas organisasi yang melibatkan keempat unsure harus optimal dan saling mendukung. Ketepatan dapat dilihat sebagai kesesuaian antara misi yang harus dicapai dengan karakteristik lingkungan tugas dimana organisasi bekerja sehingga dapat meningkatkan kapasitas organisasi sebagai implementer.
Selanjutnya, salah satu kunci sukses keberhasilan implementasi adalah kemampuan implementator dalam menginterpretasikan tujuan kebijakan. Melakukan interpretasi terhadap tujuan kebijakan serta menjalin komunikasi antar lembaga merupakan tugas birokrat garda depan sebagai implementer kebijakan, yang dalam studi implementasi disebut frontline bureaucrats atau street-level bureaucrats.
Ada beberapa tipologi birokrat garda dean berkaitan dengan penyampaian informasi kebijakan yang mereka lakukan: (1). Suppress information bureaucrats; (2). Provide inadequate information bureaucrats; (3). Provide supportive information bureaucrats. Diskresi perlu diberikan kepada birokrat garda depan. Pertimbangannya adalah mereka yang paling memahami kondisi kelompok sasaran.