Nama : Teguh Karya Rizki
NPM : 2115061079
Kelas : PSTI B
Prodi : Teknik Informatika
Jurusan : Teknik Elektro
Fakultas : Teknik
1. Bagaimana pendapat dan sikap Anda terhadap sejumlah masalah dan tantangan yang saat ini sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia? Apakah hal itu dapat menyebabkan disintegrasi bangsa Indonesia? Mengapa hal ini terjadi?
Jawab :Kita berada di zaman peradaban baru yang didominasi oleh “peperangan psikologis”, mengenai kekuatan teknologi terbarukan (updated technology). Tentu saja, kemajuan IPTEK adalah anugerah Tuhan. Di satu sisi, dengan penemuan dan teknologi yang semakin canggih akan memudahkan kita dalam melakukan aktivitas dan pelayanan. Di sisi lain, kehadiran teknologi terbarukan ini dapat menimbulkan masalah baru yang menakutkan. Inilah yang sedang berkembang saat ini. Kuatnya penggunaan media sosial akan memberikan dampak, baik positif maupun negatif. Menguasai media cetak dan elektronik yang semakin canggih memberikan bukti bahwa tantangan kita tidak sedikit. Teknologi dapat meningkatkan kehidupan manusia, tetapi juga dapat menghancurkan manusia itu sendiri.
2. Apa yang perlu dilakukan agar kebudayaan Indonesia sebagai pemersatu dibalik keberagaman dan pluralnya bangsa Indonesia?
Jawab :Dengan mengingat dan menerapkan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, kita bisa memperkokok persatuan dan kesatuan bangsa. Meski berbeda-beda suku, budaya, adat istiadat, bahasa daerah, kita merupakan saudara satu tanah air. Jangan lupa juga bahwa sila ketiga pancasila berbunyi "Persatuan Indonesia". Kita bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan menghargai perbedaan satu sama lain atau menggunakan bahasa Indonesia dengan teman yang memiliki bahasa daerah berbeda. Kita juga bisa mengingat Sumpah Pemuda yang menjadi pemersatu pemuda dari berbagai suku saat melawan penjajah. Dalam sumpah pemuda, kita diingatkan bahwa kita satu tumpah darah tanah Indonesia, satu bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan yaitu bahasa Indonesia. Selain itu, kita bisa menjaga persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari, misalnya dengan bergotong royong bersama teman di sekolah atau di lingkungan rumah. Kita juga harus menjaga sikap toleransi dan menghormati perbedaan satu sama lain. Perbedaan bukanlah hambatan untuk memiliki rasa kesatuan dan persatuan. Kemudian, jika ada perbedaan pendapat, maka kita bisa menyelesaikannya dengan cara musyawarah untuk mencapai mufakat.
terimakasih,
Wassalamu'alaikum warahmatullahi Wabarakatuh