Posts made by NABILA FIRZARIANI

S1 Teknik Informatika D -> Forum Diskusi

by NABILA FIRZARIANI -
Nama : Nabila Firzariani
NPM : 2115061065
Prodi : S1 Teknik Informatika

Izin memberikan tanggapan mengenai artikel pada pertemuan 5 yang membahas Membangun Argumen Tentang Dinamika dan Tantangan Pancasila sebagai Ideologi Negara.
Dinamika Pancasila sebagai ideologi negara dalam sejarah bangsa Indonesia memperlihatkan adanya pasang surut dalam pelaksanaan nilai-nilai Pancasila. Penerapan pancasila dalam kehidupan mengalami tantangan serta gangguan bahkan menjadi ancaman bagi pancasila. Oleh karena itu, Pendidikan Pancasila memiliki peran penting dalam membangun jiwa nasionalis dan bermoral karena butir-butir Pancasila mengandung makna mendalam dan menjadi pedoman bagi seluruh rakyat Indonesia.
Lewat kegiatan pendidikan diharapkan peserta didik menyerap nila-nilai moral Pancasila dan tidak lupa kita sebagai generasi penerus bangsa, perlu mempertahankan eksistensi Pancasila sebagai ideologi negara agar tidak hilang tergerus oleh zaman.

S1 Teknik Informatika D -> Komentar

by NABILA FIRZARIANI -
Nama : Nabila Firzariani
NPM : 2115061065
Prodi : S1 Teknik Informatika

Izin menanggapi artikel pada pertemuan 7 yaitu membahas Urgensi Pancasila sebagai ideologi Negara.
Pancasila merupakan suatu ideologi negara Indonesia, Pancasila bagi bangsa Indonesia merupakan pandangan hidup kesadaran dan cita-cita moral yang meliputi kejiwaan dan watak yang sudah berakar dalam kebudayaan bangsa Indonesia. Pancasila sudah tertanam dalam kepribadian bangsa, maka dapat diterima sebagai dasar negara yang mengatur hidup ketatanegaraan. Pancasila memiliki nilai-nilai luhur yang dapat dijadikan pedoman hidup dalam berbangsa dan bernegara, Penanaman dan penerapan nilai-nilai pancasila sangat penting dan diperlukan untuk membentuk kepribadian generasi bangsa yang berkarakter dan bermoralserta mampu bersaing dalam segala bidang. Pendidikan pancasila sangat dibutuhkan dalam berbagai kalangan untuk mewujudkan suatu bangsa dan Negara yang mampu membanggakan pancasila sebagai landasan utama dalam kehidupan berbangsaan bernegara. Namun, beberapa tahun terakhir, pancasila mulai kehilangan cirinya sebagai ideologi negara. Disebabkan ada beberapa pelecehan atau penyimpangan Pancasila yang dilakukan beberapa oknum, padahal seharusnya Pancasila dijaga sebagai ideologi negara. Bahkan pengetahuan pelajar tentang pancasila semakin menurun. Oleh karena itu, pendidikan Pancasila harus ditingkatkan agar tidak ada penyimpangan dan pelecehan Pancasila. Edukasi kepada masyarakat juga perlu dilakukan agar masyarakat memiliki tingkat kesadaran yang tinggi bahwa Pancasila merupakan ideologi negara sehingga di masa depan bangsa Indonesia memiliki generasi penerus yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

S1 Teknik Informatika D -> Komentar

by NABILA FIRZARIANI -
Nama : Nabila Firzariani
NPM : 2115061065
Prodi : S1 Teknik Informatika

Izin memberikan pendapat mengenai artikel pertemuan 9 mengenai Tantangan nyata pada era globalisasi member dampak yang nyata terhadap nilai-nilai ideologi negara yaitu pancasila.
Kemajuan teknologi yang dirasakan saat ini merupakan salah satu dampak positif dari globalisasi. Dengan adanya internet membuat kita dapat mengetahui informasi secara nasional maupun internasional. Adanya internet tidak hanya memberikan informasi, namun juga dapat mempengaruhi kita. Oleh karena itu, kita harus mempunyai sikap selektif terhadap hal tersebut agar kita tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang ditimbulkan. Untuk mengatasi masalah globalisasi tersebut kita membutuhkan peran negara atau pemerintah yang secara tegas dan konsisten dalam memberikan hak akses dalam menggunakan internet untuk hal-hal yang negatif sehingga internet membawa lebih banyak dampak positif. Selain itu diperlukan juga kesadaran dalam diri masing-masing warga negara agar globalisasi dapat membawa pengaruh yang baik dalam mewujudkan kemajuan negara Indonesia.

S1 Teknik Informatika D -> Komentar

by NABILA FIRZARIANI -
Nama : Nabila Firzariani
NPM : 2115061065
Prodi : Teknik Informatika

Izin menanggapi tentang artikel pertemuan 10, yaitu konsep pancasila sebagai sistem filsafat.
Filsafat secara umum dapat diberi pengertian sebagai ilmu pengetahuan yang menyelidiki hakikat segala sesuatu untuk memperoleh kebenaran hakiki, karena filsafat telah mengalami perkembangan yang cukup lama tentu dipengaruhi oleh berbagai faktor, misalnya ruang, waktu, keadaan dan orangnya. Filsafat Pancasila dapat didefinisikan secara ringkas sebagai refleksi kritis dan rasional tentang Pancasila sebagai dasar negara dan kenyataan budaya bangsa, dengan tujuan untuk mendapatkan pokok-pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh. Pancasila dikatakan sebagai filsafat, karena Pancasila merupakan hasil permenungan jiwa yang mendalam yang dilakukan oleh the faounding father kita, yang dituangkan dalam suatusistem (Ruslan Abdul Gani). Filsafat Pancasila memberi pengetahuan dan pengertian ilmiah yaitu tentang hakikat dari Pancasila (Notonagoro).
Oleh karena itu, pancasila sebagai dasar falsafah negara Indonesia yang harus diketahui oleh seluruh warga negara Indonesia agar dapat menghormati, menghargai, menjaga dan menjalankan apa-apa yang telah dilakukan oleh para pahlawan khususnya pahlawan proklamasi yang telah berjuang untuk kemerdekaan negara Indonesia ini. Sehingga baik golongan muda maupun tua tetap meyakini Pancasila sebagai dasar negara Indonesia tanpa adanya keraguan guna memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dan negara Indonesia. Jadi dapat kita simpulkan bahwa pancasila sebagai sistem filsafat merupakan suatu kesatuan bagian-bagian yang saling bekerjasama antara sila yang satu dengan sila yang lain untuk tujuan tertentu dan secara keseluruhan merupakan suatu kesatuan yang utuh yang mempunyai beberapa inti sila, nilai dan landasan yang mendasar.

S1 Teknik Informatika D -> Forum Komentar

by NABILA FIRZARIANI -
Nama : Nabila Firzariani
NPM : 2115061065
Prodi : S1 Teknik Informatika

Izin menanggapi vide pembelajaran pertemuan ke 11
Dinamika Pancasila sebagai Sistem Filsafat
Pada  era pemerintahan Soekarno, Pancasila sebagai sistem filsafat dikenal dengan  istilah “Philosofische Grondslag” yang merupakan perenungan  filosofis Soekarno atas rencananya berdirinya negara Indonesia merdeka. Ide  tersebut dimaksudkan sebagai dasar kerohanian bagi penyelenggaraan  kehidupan bernegara. Namun, ide tentang Philosofische Grondslag belum  diuraikan secara rinci, lebih merupakan adagium politik untuk menarik  perhatian anggota sidang, dan bersifat teoritis. Pada masa itu, Soekarno lebih menekankan bahwa Pancasila merupakan filsafat asli Indonesia yang diangkat  dari akulturasi budaya bangsa Indonesia.
Pada era Soeharto, kedudukan Pancasila sebagai sistem filsafat berkembang  ke arah yang lebih praktis (dalam hal ini istilah yang lebih tepat adalah  weltanschauung). Artinya, filsafat Pancasila tidak hanya bertujuan mencari  kebenaran dan kebijaksanaan, tetapi juga digunakan sebagai pedoman hidup  sehari-hari.
Pada era reformasi, Pancasila sebagai sistem filsafat kurang terdengar  resonansinya. Namun, Pancasila sebagai sistem filsafat bergema dalam  wacana akademik, termasuk kritik dan renungan yang dilontarkan oleh  Habibie dalam pidato 1 Juni 2011. Habibie menyatakan bahwa:
“Pancasila seolah-olah tenggelam dalam pusaran sejarah masa lalu yang tidak lagi  relevan untuk disertakan dalam dialektika reformasi. Pancasila seolah hilang dari  memori kolektif bangsa Indonesia. Pancasila semakin jarang diucapkan, dikutip, dan  dibahas baik dalam konteks kehidupan ketatanegaraan, kebangsaan maupun  kemasyarakatan. Pancasila seperti tersandar di sebuah lorong sunyi justru di tengah  denyut kehidupan bangsa Indonesia yang semakin hiruk-pikuk dengan demokrasi dan  kebebasan berpolitik” (Habibie, 2011: 1--2).

Filsafat Pancasila sebagai Genetivus Objectivus dan Genetivus Subjectivus
  1. Pancasila sebagai genetivus-objektivus, artinya nilai-nilai Pancasila dijadikan  sebagai objek yang dicari landasan filosofisnya berdasarkan sistem-sistem  dan cabang-cabang filsafat yang berkembang di Barat.
  2. Pancasila sebagai genetivus-subjectivus, artinya nilai-nilai Pancasila dipergunakan untuk mengkritisi berbagai aliran filsafat yang berkembang,  baik untuk menemukan hal-hal yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila maupun untuk melihat nilai-nilai yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Fungsi Filsafat Pancasila :
  1. Pandangan hidup bangsa Indonesia
  2. Falsafah hidup Bangsa
  3. Dasar negara
  4. •Hakikat kehidupan bernegara
  5. Tujuan Filsafat Pancasila:
  6. Menciptakan bangsa yang religius -Bangsa yang menjaga keadilan
  7. Bangsa yang menghormati HAM
Tantangan Pancasila sebagai Sistem Filsafat
  1. Kapitalisme, yaitu aliran yang meyakini bahwa kebebasan individual  pemilik modal untuk mengembangkan usahanya dalam rangka meraih  keuntungan sebesar-besarnya merupakan upaya untuk menyejahterakan  masyarakat.
  2. komunisme adalah sebuah paham yang muncul sebagai reaksi atas  perkembangan kapitalisme sebagai produk masyarakat liberal. Komunisme  merupakan aliran yang meyakini bahwa kepemilikan modal dikuasai oleh  negara untuk kemakmuran rakyat secara merata.