གནས་བསྐྱོད་བཟོ་མི་ Fadia Khairunnisa 2114211007

Dasar Budidaya Tanaman PPN -> TUGAS -> TUGAS -> Re: TUGAS

Fadia Khairunnisa 2114211007 གིས-

Fadia Khairunnisa

2114211007 

Izin Menjawab bu,

 Apa saja faktor -faktor yang perlu diperhatikan dalam tanaman buah buahan agar hasilnya yang baik:

1.       Pemilihan Lokasi Kebun

Pemilihan lokasi ini harus mempertimbangkan iklim karena kebutuhan suhu dingin selama masa dorman untuk memacu pembangunan bervariasi dari satu spesies ke spesies lainnya dan ada juga yang namanya pertimbangan tanah, untuk tanah yang paling ideal ditanami buah buahan yaitu aerasi bagus ataupun lampur berpasir. Topografi wilayahnya seperti lereng curam sangat butuh biaya tinggi dan mudah tererosi.

 

2.       Penggunaan bibit bermutu

Penggunaan bibit bermutu inilah sangat penting dikareakan bibit telah bebas dari penyakit penyakit sistemik atau sudah dibebaskan oleh virus. Bahan tanam ada bibit okulasi, anakan, setek, atau benih dengan kualitas prima.

 

3.       Persiapan lahan dan jarak tanam

Lereng yang curam sangat perlu pembuatan kontur dan sistem irigasi sprinkler, pembersihan lahan bisa menggunakan manual vs mekanik, daerah arid bakar dan tunggul diangkat tanam cover crops untuk mencegah erosi. Draise sangat penting untuk daerah tropis basah karena membatasi pertumbuhan akar dan adanya zat beracun akibat drainase jelek.

 

-Pemilihan jenis buah

Disukai konsumen dan pasarnya luas, berbuah sepanjang tahun, Tahan hama dan penyakit momok utama lalat buah dan penggerek.Penyakit layu pada pisang Cavendish dan Kepok, CVPD pada jeruk.

 

Pupuk hijau: sejenis tanaman tambahan dari gol legum: Crotalaria, Tephrosia,Sesbania yg dibenamkan sebelum membentuk biji dan berkayu atau sebelum musim kering untuk mengurangi kompetisi dan reservoir Cover crop: tidak dibenamkan umumnyaherbaceous dari kacang2an: Pueraria phaseoloides, Centrosoma pubescens, Calopogonium mucunoides


Dasar Budidaya Tanaman PPN -> TUGAS 2 -> FORUM TUGAS -> Re: FORUM TUGAS

Fadia Khairunnisa 2114211007 གིས-
Fadia Khairunnisa
2114211007
PPN A

1. - Hipokotil adalah batang di bawah kotiledon yang akan tumbuh menjadi akar. Pada tipe epigeal pertumbuhan hipokotil lebih cepat daripada epikotil
- Epikotil adalah batang di atas kotiledon yang akan tumbuh menjadi batang dan daun
- Plumula merupakan bakal calon batang yang tumbuh selama masa perkecambahan
- Kotiledon merupakan organ cadangan makanan pada biji sekelompok tumbuhan, sekaligus organ pertama yang dimiliki oleh tumbuhan yang baru saja berkecambah yang tak memiliki klorofil.

2. Pertumbuhan tanaman yang pertama yaitu pembelahan sel, diikuti pembesaran sel dan difrensiasi sel. pertumbuhan hanya terjadi pada lokasi tertentu saja, yaitu pada jaringan meristem. jaringan meristem sendiri adalah jaringan yang sel-selnya aktif membelah.

Dasar Budidaya Tanaman PPN -> TUGAS -> TUGAS 1 -> Re: TUGAS 1

Fadia Khairunnisa 2114211007 གིས-
Fadia Khairunnisa
2114211007

Memanipulasi genetika tanaman ini dapat menggunakan varietas unggul yang dilakukan lagi sebelum memulai dalam budidaya tanaman pangan dan pengolahan lahannya dengan benar agar manghasilkan panen yang kualitasnya baik

Intensifikasi pertanian untuk budidaya tanaman padi telah berkembang dengan pesat sejak Pelita I. Namun selain keberhasilan yang telah dicapai, intensifikasi tersebut berdampak negatif terhadap tidak efisiennya penggunaan pupuk Nitrogen karena tercuci dalam bentuk nitrat (NO3-). Nitrat (NO3-) merupakan hasil proses oksidasi NH4+ secara biologi yang disebut proses nitrifikasi.
Melalui proses nitrifikasi sebagian besar N dalam tanah akan hilang dalam bentuk N-gas (N2O, NO2, NO dan N2) dan atau hilang tercuci dalam bentuk nitrat (NO3). Selain menyebabkan hilangnya N dari tanah dan pupuk, nitrifikasi juga dapat menimbulkan masalah lingkungan yang kompleks. Oleh karena itu oksidasi NH4+ menjadi NO3- yang lazim disebut proses nitrifikasi didalam tanah perlu dikendalikan, karena menyebabkan masalah inefisiensi pemupukan nitrogen. Sehingga, tantangan yang dihadapi petani saat ini adalah bagaimana meningkatkan efisiensi pemanfaatan hara khususnya N (Nitrogen Use Efficiency), melalui pengurangan kehilangan N dan dampak negatif yang ditimbulkannya.