Diskusi sesi 2

Diskusi sesi 2

Diskusi sesi 2

Number of replies: 7

Mohon sampaikan pertanyaan, jawaban dan sanggahan disini.

In reply to First post

Re: Diskusi sesi 2

by WAHANA TRI ADHASARI -
Nama : Wahana Tri Adhasari
NPM : 2113053209

Factor factor yang perlu diperhatikan dalam pemilihan metode dan teknik
pembelajaran salah satunya yaitu Kemampuan guru dalam menggunakan metode dan tenik pembelajaran.
Seperti penggunaan metode praktikum atau uji coba labolatorium.

Pertanyaannya bagaimana jika materi yang disampaikan harus menggunakan metode praktikum uji coba labolatorium, namun guru tidak memiliki kemampuan tersebut? Dan berikan saran bagaimana cara agar kita sebagai calon pendidik mampu menguasai berbagai macam metode pembelajaran.
In reply to WAHANA TRI ADHASARI

Re: Diskusi sesi 2

by KADEK ELI -
Nama : Kadek Eli
Npm : 2113053117

Sebelum menyampaikan materi seorang guru jelas terlebih dahulu mempersiapkan perencanaan pembelajaran yang matang, sudah menjadi tanggung jawab seorang pendidik untuk menyampaikan materi dengan matang agar tujuan pembelajaran tercapai dengan baik. Namun terkadang sering ditemukan guru yang tidak profesional seperti yang dikatakan wahana salah satunnya adalah guru yang tidak mampu melakukan praktikum namun hal ini dapat kita atasi sebagai dengan menggunkan laboratorium maya untuk menyampaikan materi kepada siswa meski tidak memiliki kemampuan dalam praktikum guru masih tetap bisa menyampaikan materinya kepada siswa. Intinya guru harus pintar memilih metode pembelajaran atau mencari alternatig untuk mengatasi masalah yang ada. Seorang guru sebaiknya harus menggunakan metode pembelajaran atau learning methods yang tepat agar tercipta proses belajar mengajar yang efektif dan efisien. Selain itu siswa juga bisa belajar dengan baik karena learning methods yang digunakan oleh guru menjadikan penyampaian materi menjadi lebih menarik dan bagus. Adapun cara kita sebagai calon pendidik untuk menguasai banyak metode pembelajaran , yang pertama sudah jelas banyak belajar terkait metode metode apa yang cocok diterapkan disebuah kelas. Sama seperti siswa guru juga harus belajar. Selain itu kita harus memahami karakteristik dan gaya belajar siswa dengan begitu kita dapat menerapkan metode yang sesuai, kemudian memahami materi yang akan disampaikan apakah dengan metode ceramah saja dapat tersampaikan atau perlu menggunakan metode diskusi dalam pembelajaran.
In reply to First post

Re: Diskusi sesi 2

by NEGI TITIN WIDYANINGTIUS -
Nama : Negi Titin widyaningtius
Npm :2113053167

Izin bertanya
Di dalam materi sudah dijelaskannya berdasarkan cara penyajian dan pengolahan strategi pembelajaran dibagi 2 yaitu strategi pembelajaran induktif dan strategi pembelajaran deduktif. pertanyaan nya apa saja kelebihan serta kekurangan dari strategi pembelajaran induktif dan deduktif serta faktor apa saja yang menjadi penentu dalam pemilihan strategi pembelajaran?
In reply to NEGI TITIN WIDYANINGTIUS

Re: Diskusi sesi 2

by WIRANTO OKTAVIAN -
Nama : Wiranto Oktavian
NPM : 2153053012

Izin menjawab
1) Kelebihan strategi pembelajaran induktif :
a) Pada model pembelajaran induktif guru langsung memberikan presentasi informasi-informasi yang akan memberikan ilustrasi-ilustrasi tentang topik yang akan dipelajari siswa, sehingga siswa mempunyai parameter dalam pencapaian tujuan pembelajaran.
b) Ketika siswa telah mempunyai gambaran umum tentang materi pembelajaran, guru membimbing siswa untuk menemukan pola-pola tertentu dari ilustrasi-ilustrasi yang diberikan tersebut sehingga pemerataan pemahaman siswa lebih luas dengan adanya pertanyaan-pertanyaan antara siswa dengan guru.
c) Model pembelajaran induktif menjadi sangat efektif untuk memicu keterlibatan yang lebih mendalam dalam hal proses belajar karena proses Tanya jawab tersebut.

2) Kelemahan strategi pembelajaran induktif:
a) Model ini membutuhkan guru yang terampil dalam bertanya (questioning) sehingga kesuksesan pembelajaran hampir sepenuhnya ditentukan kemampuan guru dalam memberikan ilustrasi-ilustrasi.
b) Tingkat keefektifan model pembelajaran induktif ini, jadinya-sangat tergantung pada keterampilan guru dalam bertanya dan mengarahkan pembelajaran, dimana guru harus menjadi pembimbing yang akan untuk membuat siswa berpikir.
c) Model pembelajaran ini sangat tergantung pada lingkungan eksternal, guru harus bisa menciptakan kondisi dan situasi belajar yang kondusif agar siswa merasa aman dan tak malu/takut mengeluarkan pendapatnya. Jika syarat-syarat ini tidak terpenuhi, maka tujuan pembelajaran tidak akan tercapai secara sempurna.
d) Saat pembelajaran berlangsung dengan menggunakan model pembelajaran induktif, guru harus telah menyiapkan perangkat-perangkat yang akan membuat siswa beraktivitas dan mengobarkan semangat siswa untuk melakukan observasi terhadap ilustrasi-ilustrasi yang diberikan, melalui pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh guru. Dengan metode ini maka kemandirian siswa tidak dapat berkembang optimal.
e) Guru harus menjaga siswa agar perhatian mereka tetap pada tugas belajar yang diberikan, sehingga peran guru sangat vital dalam mengontrol proses belajar siswa.
f) Kesuksesan proses belajar mengajar dengan menggunakan model pembelajaran induktif bergantung pada contoh-contoh atau ilustrasi yang digunakan oleh guru.
g) Pembelajaran tidak dapat berjalan bila guru dan muridnya tidak suka membaca, sehingga tidak mempunyai pilihan dalam proses induktif.

1) Kelebihan Pembelajaran Deduktif:
a) Waktu yang dibutuhkan singkat
b) Pada kelas yang kuat pendekatan deduktif akan lebih memudahkan peserta didik menangkap konsep yang diajarkan.
c) Cara mudah untuk menyampaikan isi – isi pelajaran, amat sesuai untuk peserta didik bertahap kognitif tinggi dan mudah menyempurnakan pengajaran.

2) Kelemahan pembelajaran Deduktif:
a) Biasanya dirasakan sangat sulit bagi peserta didik untuk memahami suatu konsep yang abstrak, bila tidak didahului dengan contoh – contoh yang kongkrit. Bahkan bila anak masih di dalam tahap operasi kongkrit tentang konsep konsep yang abstrak tidak bermakna bagi peserta didik.
b) Pendekatan deduktif di khawatirkan menyebabkan ingatan lebih penting daripada pengertian.
c) Peserta didik menjadi pasif hanya menurut pola pengerjaan yang disajikan oleh pendidiknya.
d) Kurang bermanfaat untuk peserta didik yang lemah, strategi ini lebih berpusatkan pendidik dan kurang meningkatkan kemahiran berfikir.

Faktor yang menjadi penentu dalam Pemilihan strategi pembelajaran yaitu:
a. Rumusan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan,
b. Analisis kebutuhan dan karakteristik peserta didik yang dihasilkan, dan
c. Jenis materi pelajaran yang akan dikomunikasikan.
In reply to First post

Re: Diskusi sesi 2

by Niken Azzahra -
Niken Azzahra (2153053032)
Dalam ppt terdapat faktor-faktor yang perlu di perhatikan dalam pemilihan metode dan teknik pembelajaran yang di sebutkan salah satunya sarana dan prasarana.

Pertanyaannya : Bagaimna pengaruh terhadap faktor salah satunya sarana dan prasarana yang ada di sekolah jika tidak terpenuhi? Apakah metode dan teknik pembelajaran tetap berjalan?
In reply to Niken Azzahra

Re: Diskusi sesi 2

by Farida Julia Saputri -
Nama: Farida Julia Saputri
NPM: 2113053073
Kelas: 2C

Izin menjawab pertanyaan dari Niken bagaimana jika sarana dan prasarana di sekolah yang tidak terpenuhi atau bisa dibilang tidak memadai? Apakah pembelajaran masih tetap berlanjut?

Sarana dan prasarana merupakan salah satu faktor mendukung keberhasilan program pendidikan, maka apabila hal tersebut tidak terpenuhi atau tidak memadahi maka akan mempengaruhi proses belajar mengajar yang dilaksanakan. yaitu akan menghambat proses mengajar. Dan minimnya pendidikan disebabkan oleh kurangnya fasilitas sekolah dan pembelajaran yang tidak memadai waktu itu. Dengan ini, problematika tersebut dapat menimbulkan kesenjangan dalam mutu pendidikan di indonesia. Faktanya di daerah terpencil kurang bisa jadi tidak memadai dalam sarana dan prasarana pendidikan termasuk dalam sumber daya manusia nya sendiri sehingga dapat membawa dampak perkembangan pendidikan. Sehingga mengakibatkan banyak siswa mendapatkan dampak atau kerugian dari problematika tersebut, dan siswa menjadi korban dari kurangnya perhatian pemerintah untuk masa depan negara kita sendiri. Padahal siswa yang berada dalam daerah terpencil memiliki semangat yang tinggi dalam belajar meskipun fasilitasnya kurang memadai. Hal ini membuktikan bahwa kurang memperhatikan sekolah yang berada didaerah terpencil atau pendalaman. Dengan kurangnya sarana dan prasarana siswa tidak bisa menggunakan fasilitas seutuhnya yang telah di janjikan oleh pemerintah dan juga tidak bisa mengembangkan bakat yang dimiliki oleh siswa tersebut.

Dan apakah pembelajaran masih tetap berlanjut? Jawabannya masih dapat berjalan apabila seorang guru peka terhadap kondisi sekolah dengan cara membuat suatu media pembelajaran yang dapat mendukung proses pembelajaran anak di sekolah. Contohnya misalkan seorang guru SD kelas 1 membuat media pengenalan huruf dan angka menggunakan kertas karton dan kardus yang dibuat semenarik mungkin agar anak mampu menangkap materi dan kegiatan pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan.
In reply to Niken Azzahra

Re: Diskusi sesi 2

by Resti Umi Melinda -
Nama : Resti Umi Melinda
Npm : 2113053058

seperti yang kita ketahui bahwasanya permasalahan mengenai sara dan prsarana ini tidak pernh usai. dapat kita lihat bahwa selalu ada kesenjangan antara pwndidikan di kota dengan pendidikan di desa. tentuny sarana dan prasarana ini sangat memengaruhi berjalanan nya proses belajar mengajar, namun hal ini bukan berarti pembelajaran berhenti. hal ini dapat kita atasi dengan cara mencari cara alternativ. dan tentunya di perlukan tenagara pengajar yang kreatif untuk mengatasinya. tidak hanya itu permasalahan ini melibatkan banyak lembaga pendidikan, pemerinah, orang tua, sekolah terutama tenaga pendidik nya yaitu guru.

terimakasih