Diskusi sesi 1

Diskusi 1

Diskusi 1

Number of replies: 8

Mohon tuliskan pertanyaa, sanggahan, dan jawaban disni

In reply to First post

Re: Diskusi 1

by ANNISA NATHANIA -
Annisa Nathania
2153053040

izin bertanya; dalam PPT disebutkan bahwa dalam memilih strategi, metode dan teknik pembelajaran mempertimbangkan usia anak. Hal apa yang menyebabkan usia anak dijadikan pertimbangan dalam memilih strategi, metode dan teknik pembelajaran?
In reply to ANNISA NATHANIA

Re: Diskusi 1

by KADEK ELI -
Nama : Kadek Eli
Npm: 2113053117
Perkembangan kemampuan kognitif balita atau perkembangan otak anak lebih rumit dipahami, jika dibandingkan dengan perkembangan fisik, seperti tinggi atau berat badan. Tidak ada alat ukur yang bisa menentukan sejauh mana perkembangan balita dari segi kemampuan otak.
Nah dalam menentukan metode pembelajaran kita perlu melihat sejauh mana perkembangan anak saat ini agar tujuan pembelajaran dapat tercapai sesuai dengan apa yang diinginkan misal kita menggunakan metode diskusi apakah dengan metode ini sesuai dengan kemampuan siswa kelas rendah? atau perlu metode lain agar materi yang akan disampaikan dapat diterima dan dipahamu oleh siswa
In reply to KADEK ELI

Re: Diskusi 1

by Farhan Iqbal Pratama -
Nama : Farhan Iqbal Pratama
NPM : 2113053196

Izin menambahkan jawaban.
Umur atau usia menjadi pertimbangan guru dalam memilih pendekatan, strategi, metode dan teknik pembelajaran yang akan digunakan guru dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Seperti yang kita ketahui bahwa di sekolah dasar terbagi menjadi 2 kelompok kelas, yaitu kelas rendah dan kelas tinggi. Hal ini membuktikan dengan adanya perbedaan kelompok kelas dapat dipahami dalam menentukan pendekatan, strategi, metode dan teknik pembelajaran pasti berbeda. Contohnya, pada kelas rendah, peran guru akan lebih banyak untuk mendampingi, membimbing dan mengarahkan anak dalam belajar. Sedangkan, pada kelas tinggi peran guru mulai berkurang karena nalar dan logika anak seiring bertambahnya usia akan semakin dewasa. Peran guru pada kelas tinggi terkadang sebatas fasilitator dan motivator bagi peserta didik meski dampingan guru juga masih perlu. Jadi dalam memaknai hal ini, guru harus peka terhadap anak dalam menentukan pendekatan, strategi, metode dan teknik pembelajaran haruslah tepat karena kognitif anak juga bergantung pada usia anak.

Sekian tambahan jawaban saya, apabila terdapat kesalahan saya mohon maaf.
Terima kasih.
In reply to First post

Re: Diskusi 1

by IRMANDA FRAHANI -
Nama : Irmanda Frahani
Npm : 2113053124
Izin bertanya Apakah terdapat hubungan antara pendekatan, metode, teknik, serta stategi pembelajaran ? Berikan penjelasan serta
bagaimana suatu pendekatan, metode, teknik, dan strategi dalam pembelajaran dapat dikatakan efektif dalam pembelajaran?
In reply to IRMANDA FRAHANI

Re: Diskusi 1

by Annisa Salsabina Rahmadhani -
Izin menjawab,
Nama : Annisa Salsabina Rahmadhani
NPM : 2113053014
Kelas : 2C
Kelompok 1

Apakah terdapat hubungan antara pendekatan, metode, teknik serta strategi pembelajaran
Jawab:
Pendekatan pembelajaran dapat diartikan sebagai titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi, menginsiprasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu Dari pendekatan pembelajaran yang telah ditetapkan selanjutnya diturunkan ke dalam strategi pembelajaran.
strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien. Strategi pembelajaran masih konseptual dan untuk mengimplementasikannya digunakan berbagai metode pembelajaran tertentu. Dengan kata lain, strategi merupakan “ rencana operasi mencapai sesuatu ” sedangkan metode adalah “ cara dalam mencapai sesuatu ”.
metode pembelajaran dapat diartikan sebagai cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Selanjutnya metode pembelajaran ke dalam teknik dan gaya pembelajaran. Dengan demikian, teknik pembelajaran dapat diatikan sebagai cara yang dilakukan seseorang dalam mengimplementasikan suatu metode secara spesifik. Anggaplah, penggunaan metode ceramah pada kelas dengan jumlah siswa yang relatif banyak membutuhkan teknik tersendiri, yang tentunya secara teknis akan berbeda dengan penggunaan metode ceramah pada kelas yang jumlah siswanya terbatas. Demikian pula, dengan penggunaan metode diskusi, perlu digunakan teknik yang berbeda pada kelas yang siswanya tergolong aktif dengan kelas yang siswanya tergolong pasif. Jadi bisa kita pahami bahwa mulai dari pendekatan, strategi, metode sampai teknik mempunyai hubungan yang saling berkesinambungan.

Serta bagaimana suatu pendekatan, metode, teknik dan strategi dalam pembelajaran dapat dikatakan efektif dalam pembelajaran?
Jawab
1. Pendekatan pembelajaran dapat dikatakan efektif dalam pembelajaran karena Menurut Milan Rianto, merupakan cara memandang kegiatan pembelajaran sehingga memudahkan bagi guru untuk pengelolaannya dan bagi peserta didik akan memperoleh kemudahan belajar. Serta di dalam pendekatan pembelajaran berorientasi atau berpusat kepada siswa dan berpusat kepada guru.

2. Metode pembelajaran dapat dikatakan efektif dalam pembelajaran karena dengan metode guru dapat menyajikan materi pelajaran kepada siswa di dalam kelas baik secara individual atau secara kelompok agar materi pelajaran dapat diserap, dipahami dan dimanfaatkan oleh siswa dengan baik.

3. Teknik pembelajaran dapat dikatakan efektif dalam pembelajaran karena Teknik merupakan suatu alat yang digunakan oleh guru untuk menyampaikan bahan-bahan pengajaran yang telah dipilih untuk peserta didik. Karena jika salah dalam memilih teknik dalam pembelajaran itu akan berdampak pada kurangnya keefektifan pembelajaran.

4. Lalu strategi pembelajaran dapat dikatakan efektif dalam pembelajaran karena strategi pembelajaran adalah sebagai kegiatan yang dilakukan guru untuk memfasilitasi peserta didik agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Maka strategi pembelajaran adalah suatu perencanaan proses suatu kegiatan yang harus dikerjakan guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara efektif dan efisien.
In reply to First post

Re: Diskusi 1

by Diah Widianingsih -
Nama: Diah Widianingsih
NPM: 2113053171

Izin bertanya
Di PowerPoint disebutkan terdapat metode pengajaran brainstorming dan simposium. Apakah metode tersebut sering diterapkan pada guru saat pembelajaran di sekolah dasar?
In reply to Diah Widianingsih

Re: Diskusi 1

by JESSICA.AMELIA21 JESSICA.AMELIA21 -
Nama : Jessica Amelia Putri
Npm : 2113053029
Kelas : 2C

izin menjawab
iyaa sering di gunakan ,Pemecahan masalah yang akan digunakan dalam meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa adalah dengan menggunakan metode pembelajaran brainstorming. Dengan menggunakan metode pembelajaran brainstorming, setiap siswa menyampaikan materi yang akan diajarkan melalui diskusi kelompok dimana siswa lebih aktif dalam menyampaikan ide-ide dan gagasannya.
Salah satu usaha guru dalam strategis mengajar adalah menggunakan metode atau model pembelajaran yang tepat sesuai materinya sehingga menunjang terciptanya kegiatan pembelajaran yang kondusif dan menarik bagi peserta didik. Perlu diupayakan suatu model pembelajaran inovatif yang dapat meningkatkan pemahaman akuntansi dan sekaligus dapat meningkatkan keaktifan peserta didik serta memberikan iklim yang kondusif dalam perkembangan daya nalar dan kreativitas peserta didik. Salah satunya adalah metode pembelajaran brainstorming mengajarkan dan mewajibkan siswa menyampaikan ide-ide dan gagasannya dalam penyampaian materi pembelajaran agar lebih kreatif dalam belajar.
In reply to JESSICA.AMELIA21 JESSICA.AMELIA21

Re: Diskusi 1

by SHERLITA NUR AZIZAH -
Nama : Sherlita Nur Azizah
NPM : 2113053232
Kelas : 2C

Izin menambahkan jawaban dari pertanyaan Diah Widianingsih:
Menurut saya, pembelajaran brainstorming sering diterapkan oleh guru pada sekolah dasar. Pengertian metode brainstorming yaitu suatu teknik atau cara mengajar yang digunakan dalam diskusi kelompok untuk menghasilkan gagasan, pikiran, atau ide yang baru dengan melontarkan suatu masalah ke siswa oleh guru, kemudian siswa menjawab atau menyatakan pendapat atau komentar sehingga masalah tersebut berkembang menjadi masalah baru. Contohnya yaitu dalam pembelajaran guru membentuk kelompok atau tim yang diminta untuk menangani masalah, tantangan, atau peluang secara bersama.

Sedangkan untuk metode simposium, menurut saya jarang digunakan di sd. Dimana pengertian metode simposium itu sendiri adalah serangkaian pidato pendek di depan pengunjung dengan seorang pemimpin. Simposium menampilkan beberapa orang pembicara dan mereka mengemukakan aspek-aspek pandangan yang berbeda dan topik yang sama. Dapat juga terjadi, suatu topik persoalan dibagi atas beberapa aspek, kemudian setiap aspek disoroti tersendiri secara khusus, tidak perlu dari berbagai sudut pandang. Pembicara dalam simposium terdiri dari pembicara (pembahas utama) dan penyanggah, serta dibawah pimpinan seorang moderator. Metode ini lebih sering digunakan pada sekolah menengah atas dan perguruan tinggi.