FORUM DISKUSI

pelaksanaannya pembelajaran terpadu

pelaksanaannya pembelajaran terpadu

oleh Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd. -
Jumlah balasan: 14

Dalam pelaksanaannya pembelajaran terpadu harus memegang beberapa prinsip utama agar tidak kehilangan esensi edukasinya:

1.      Keaslian (Authenticity):

Pembelajaran harus berhubungan dengan pengalaman nyata siswa.

2.      Kebermaknaan:

Siswa harus mengerti mengapa mereka mempelajari topik tersebut.

3.      Keterkaitan:

Adanya hubungan yang jelas antara konsep satu dengan yang lain, bukan sekadar tempelan.

4.      Kemandirian:

5.      Mendorong siswa untuk mencari tahu sendiri (inkuiri) daripada sekadar menerima informasi.


Sebagai balasan Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: pelaksanaannya pembelajaran terpadu

oleh Intania Alda -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
izin memperkenalkan diri

Nama : Intania Alda
NPM : 2313053040
Kelas : 6B

izin menjawab bapak

Dalam pelaksanaannya, pembelajaran terpadu perlu mengikuti beberapa prinsip supaya tujuan belajarnya tetap tercapai dengan baik yaitu:

1. Keaslian (Authenticity): Materi yang dipelajari sebaiknya dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Jadi, apa yang mereka pelajari tidak hanya teori, tetapi benar-benar bisa dirasakan dan ditemui dalam pengalaman nyata.

2. Kebermaknaan: peserta didik perlu tahu alasan mengapa mereka mempelajari suatu topik. Jika mereka paham manfaatnya, biasanya mereka akan lebih tertarik dan semangat dalam belajar.

3. Keterkaitan: Setiap konsepnya harus saling berhubungan atau berkaitan. Materi tidak boleh berdiri sendiri-sendiri, tetapi harus terlihat jelas kaitannya agar peserta didik lebih mudah memahami secara menyeluruh.

4. Kemandirian: Pembelajaran sebaiknya memberi kesempatan kepada siswa untuk belajar secara mandiri. Mereka didorong untuk berpikir, mencoba, dan menemukan jawabannya sendiri.

5. Inkuiri: peserta didik tidak hanya menerima penjelasan dari guru, tetapi diajak untuk mencari tahu. Mereka bisa bertanya, mengamati, dan menyimpulkan sendiri sehingga proses belajarnya lebih aktif dan bermakna.

sekian terimakasih Bapak
wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Sebagai balasan Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: pelaksanaannya pembelajaran terpadu

oleh Tina Selviani -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Perkenalkan Bapak,
Nama : Tina Selviani
NPM : 2313053052
Kelas : 6B
Izin menjawab bapak
Menurut saya, dalam pelaksanaan pembelajaran terpadu terdapat beberapa prinsip penting yang harus diperhatikan agar pembelajaran tidak kehilangan esensi pendidikannya. Prinsip tersebut meliputi keaslian, kebermaknaan, keterkaitan, kemandirian, dan inkuiri.
Prinsip keaslian menekankan bahwa pembelajaran harus dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa sehingga materi tidak terasa abstrak. Kebermaknaan berarti siswa memahami alasan mengapa mereka mempelajari suatu materi. Selain itu, keterkaitan menunjukkan bahwa antar konsep harus saling berhubungan secara logis dan terencana, bukan sekadar digabungkan.
Prinsip kemandirian dan inkuiri juga sangat penting karena mendorong siswa untuk aktif mencari dan menemukan informasi sendiri, bukan hanya menerima penjelasan dari guru. Dengan demikian, pembelajaran terpadu tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses berpikir dan pengalaman belajar siswa.
Sebagai calon guru sekolah dasar, saya berpendapat bahwa penerapan prinsip-prinsip tersebut dapat dilakukan melalui pembelajaran tematik yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari siswa agar pembelajaran menjadi lebih bermakna dan kontekstual.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sebagai balasan Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: pelaksanaannya pembelajaran terpadu

oleh Paska Deswita Manalu -
Selamat siang, Bapak.
Perkenalkan, saya
Nama : Paska Deswita Manalu
NPM : 2313053057
Kelas : 6B
Izin Bapak

Dalam pelaksanaannya, pembelajaran terpadu harus memegang beberapa prinsip utama agar tidak kehilangan esensi edukatifnya, yaitu:
1. Keaslian (Authenticity)
Pembelajaran harus berhubungan dengan pengalaman nyata siswa. Materi yang dipelajari sebaiknya dekat dengan kehidupan sehari-hari agar mudah dipahami dan dirasakan manfaatnya.
2. Kebermaknaan
Siswa perlu memahami alasan mengapa mereka mempelajari suatu topik. Jika siswa tahu tujuan dan manfaatnya, mereka akan lebih termotivasi untuk belajar.
3. Keterkaitan
Harus ada hubungan yang jelas antara satu konsep dengan konsep lainnya. Integrasi antarmata pelajaran bukan sekadar digabung, tetapi benar-benar saling mendukung dan memperkuat pemahaman.
4. Kemandirian
Pembelajaran perlu memberi ruang bagi siswa untuk belajar secara mandiri, bertanggung jawab terhadap tugasnya, serta berani mengambil keputusan dalam proses belajar.
5. Inkuiri (Mencari Tahu Sendiri)
Pembelajaran hendaknya mendorong siswa untuk aktif bertanya, menyelidiki, dan menemukan jawaban sendiri, bukan hanya menerima informasi dari guru.

Sekian, terima kasih Bapak.
Sebagai balasan Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: pelaksanaannya pembelajaran terpadu

oleh Desta Dwi Pertiwi -
Assalamuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri pak,
Nama : Desta Dwi Pertiwi
NPM : 2313053046
Kelas : 6B

Izin menjawab bapak,
Pembelajaran terpadu harus berpegang pada beberapa prinsip agar tidak kehilangan makna pendidikannya, yaitu prinsip keaslian (authenticity), kebermaknaan, keterkaitan, dan kemandirian yang sekaligus mendorong inkuiri. Prinsip keaslian (authenticity) berarti pembelajaran harus dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa, sehingga materi yang dipelajari sebaiknya dekat dengan kehidupan sehari-hari dan membuat siswa merasa bahwa apa yang dipelajari itu benar-benar terjadi serta relevan dengan diri mereka. Dengan begitu, siswa tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga bisa menghubungkannya dengan situasi nyata. Prinsip kebermaknaan menekankan bahwa siswa perlu memahami alasan mengapa mereka mempelajari suatu materi serta mengetahui manfaat dan tujuan dari pembelajaran tersebut, sehingga belajar tidak terasa sia-sia atau hanya sekadar menyelesaikan tugas, melainkan mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan aktif siswa. Prinsip keterkaitan menunjukkan bahwa setiap konsep dalam pembelajaran terpadu harus saling berhubungan secara jelas, karena materi dari berbagai bidang studi tidak digabungkan secara asal, tetapi diintegrasikan secara logis agar membentuk pemahaman yang utuh, sehingga siswa tidak melihat pelajaran sebagai bagian-bagian yang terpisah, melainkan sebagai satu kesatuan. Prinsip kemandirian berarti pembelajaran memberi kesempatan kepada siswa untuk aktif dan bertanggung jawab terhadap proses belajarnya, dengan mendorong mereka berinisiatif, berpendapat, serta mencoba menyelesaikan masalah sendiri, sekaligus mendorong inkuiri melalui kegiatan mencari tahu, bertanya, mengamati, dan menemukan jawaban melalui proses berpikir, sehingga siswa tidak hanya menerima informasi dari guru, tetapi terlibat langsung dalam proses menemukan pengetahuan.

sekian terimakasih Bapak
wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Sebagai balasan Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: pelaksanaannya pembelajaran terpadu

oleh Fitri Gautari -
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Izin mengenalkan diri, Pak.

Nama : Fitri Gautari
NPM : 2313053041
Kelas : 6B

Izin menjawab diskusi di atas, Pak.
Dalam pelaksanaannya, pembelajaran terpadu perlu memegang beberapa prinsip utama agar tidak kehilangan esensi pendidikannya.

1. Keaslian (Authenticity)
>>Pembelajaran sebaiknya berkaitan dengan pengalaman nyata siswa sehingga materi terasa dekat dengan kehidupan mereka.
2. Kebermaknaan
>>Siswa perlu memahami tujuan dari apa yang dipelajari, sehingga mereka tidak hanya belajar untuk menyelesaikan tugas, tetapi benar-benar memahami manfaatnya.
3. Keterkaitan
>>Antar konsep harus saling terhubung secara jelas. Integrasi bukan sekadar menggabungkan materi, tetapi menunjukkan hubungan yang logis dan saling mendukung.
4. Kemandirian
>>Pembelajaran perlu memberi ruang bagi siswa untuk bertanggung jawab terhadap proses belajarnya sendiri.
5. Inkuiri
>>Guru perlu mendorong siswa untuk aktif mencari tahu, bertanya, dan menemukan jawaban sendiri, bukan hanya menerima informasi secara pasif.

Demikian, Pak.
Wassalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh.
Sebagai balasan Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: pelaksanaannya pembelajaran terpadu

oleh Nia Cahyani -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Izin memperkenalkan diri Bapak,
Nama : Nia Cahyani
NPM : 2313053060
Kelas : 6B

Izin menjawab Bapak,
Dalam pelaksanaannya, pembelajaran terpadu perlu memegang beberapa prinsip utama agar tetap memiliki nilai edukatif yang kuat. Prinsip pertama adalah keaslian (authenticity), yaitu pembelajaran sebaiknya dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa. Materi yang dipelajari tidak hanya bersifat teori, tetapi juga dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga siswa merasa apa yang dipelajari memang relevan dengan diri mereka. Prinsip kedua adalah kebermaknaan, artinya siswa perlu memahami alasan dan manfaat mempelajari suatu topik. Dengan begitu, mereka tidak sekadar menghafal, tetapi benar-benar memahami isi pembelajaran. Selain itu, ada prinsip keterkaitan, yaitu adanya hubungan yang jelas antara satu konsep dengan konsep lainnya. Penggabungan materi tidak dilakukan secara asal, melainkan disusun secara logis agar siswa dapat melihat gambaran yang utuh. Prinsip berikutnya adalah kemandirian, di mana siswa didorong untuk lebih aktif dan bertanggung jawab terhadap proses belajarnya sendiri, misalnya dalam mengatur cara belajar atau menyampaikan pendapat. Terakhir, pembelajaran terpadu juga perlu mendorong inkuiri, yaitu mengajak siswa untuk mencari tahu sendiri melalui kegiatan bertanya, mengamati, dan menemukan, sementara guru berperan sebagai pembimbing yang membantu mengarahkan proses belajar tersebut.

Sekian Terima kasih Bapak.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Sebagai balasan Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: pelaksanaannya pembelajaran terpadu

oleh Dina Diya Atikah -
Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarokatuh
Nama: Dina Diya Atikah
NPM: 2313053043
Kelas: 6B

izin menjawab pertanyaan diatas bapak,

1. Keaslian (Authenticity)
Pembelajaran sebaiknya dikaitkan dengan situasi nyata yang dekat dengan kehidupan siswa. Materi tidak hanya bersifat teoritis, tetapi hadir melalui contoh konkret, lingkungan sekitar, atau masalah sehari-hari sehingga siswa merasa apa yang dipelajari benar-benar berguna.

2. Kebermaknaan
Siswa perlu memahami tujuan dari setiap kegiatan belajar. Ketika mereka tahu manfaatnya, motivasi belajar akan meningkat dan materi lebih mudah diingat karena tidak sekadar menghafal, tetapi memahami maknanya.

3. Keterkaitan
Konsep antar mata pelajaran harus saling terhubung secara logis. Penggabungan tidak boleh hanya menempelkan beberapa materi, melainkan menunjukkan hubungan yang jelas sehingga pengetahuan siswa menjadi utuh dan tidak terpisah-pisah.

4. Kemandirian
Pembelajaran terpadu perlu memberi ruang bagi siswa untuk bertanggung jawab atas proses belajarnya sendiri, seperti mengatur waktu, mengambil keputusan, dan menyelesaikan tugas tanpa terlalu bergantung pada guru.

5. Inkuiri (mencari tahu sendiri)
Guru berperan sebagai fasilitator yang mendorong siswa bertanya, menyelidiki, dan menemukan jawaban melalui observasi atau diskusi. Dengan cara ini, siswa lebih aktif, kritis, dan terbiasa berpikir mendalam, bukan hanya menerima informasi secara pasif.

Sekian Terimakasih
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Sebagai balasan Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: pelaksanaannya pembelajaran terpadu

oleh Latifah irsyadiyatul jannah -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri

Nama : Latifah Irsyadiyatul Jannah
NPM : 2313053042
Kelas : 6B

Izin menjawab pertanyaan
Dalam pelaksanaannya, pembelajaran terpadu harus mencakup beberapa prinsip penting agar tujuan pendidikannya tetap tercapai.

1. Keaslian
Pembelajaran sebaiknya dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Materi yang diajarkan tidak hanya teori, tetapi berhubungan dengan pengalaman nyata yang pernah atau sering mereka alami. Dengan begitu, siswa lebih mudah memahami pelajaran karena terasa dekat dengan kehidupan mereka.

2. Kebermaknaan
Siswa perlu mengetahui alasan mengapa mereka mempelajari suatu materi. Jika mereka mengerti manfaatnya, mereka akan lebih semangat dan tidak merasa belajar itu sia-sia. Pembelajaran jadi terasa penting dan berguna untuk kehidupan mereka sekarang maupun nanti.

3. Keterkaitan
Setiap konsep yang diajarkan harus saling berhubungan. Materi tidak boleh diajarkan secara terpisah-pisah tanpa hubungan yang jelas. Ketika konsep saling terhubung, siswa akan lebih mudah memahami gambaran besarnya dan tidak bingung.

4. Kemandirian
Pembelajaran juga harus melatih siswa agar tidak selalu bergantung pada guru. Mereka perlu dibiasakan untuk berpikir sendiri, mencoba menyelesaikan masalah, dan berani mengemukakan pendapat.

5. Mendorong Inkuiri
Guru sebaiknya mendorong siswa untuk aktif mencari tahu, bertanya, dan menemukan jawaban sendiri. Jadi, siswa tidak hanya menerima informasi saja, tetapi terlibat langsung dalam proses menemukan pengetahuan.

Dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut, pembelajaran terpadu akan menjadi lebih hidup, bermakna, dan membantu siswa berkembang secara maksimal.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh 
Sebagai balasan Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: pelaksanaannya pembelajaran terpadu

oleh Adinda Mutiara Cantika -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri pak,
Nama : Adinda Mutiara Cantika
Npm : 2313053063
Kelas : 6 B

Izin menjawab pak,
Dalam pelaksanaannya, pembelajaran terpadu harus berpegang pada beberapa prinsip utama agar tetap memiliki nilai edukatif yang kuat dan tidak sekadar menggabungkan mata pelajaran. Pembelajaran perlu bersifat asli (authentic) dengan mengaitkan materi pada pengalaman nyata siswa sehingga terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, pembelajaran harus bermakna, artinya siswa memahami tujuan dan manfaat dari apa yang dipelajari sehingga muncul motivasi belajar dari dalam diri mereka. Prinsip keterkaitan juga penting, yaitu adanya hubungan yang jelas dan logis antar konsep dari berbagai mata pelajaran sehingga membentuk satu kesatuan yang utuh. Pembelajaran terpadu juga harus mendorong kemandirian, memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanggung jawab terhadap proses belajarnya, serta menekankan inkuiri, yaitu membiasakan siswa untuk bertanya, menyelidiki, dan menemukan informasi sendiri. Di samping itu, pembelajaran perlu melibatkan partisipasi aktif, kerja sama antar siswa, fleksibilitas sesuai kebutuhan kelas, dan kesinambungan materi agar pengetahuan yang diperoleh berkembang secara berkelanjutan. Dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut, pembelajaran terpadu akan lebih efektif, menyeluruh, dan bermakna bagi siswa.

sekian terimakasih Bapak
wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Sebagai balasan Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: pelaksanaannya pembelajaran terpadu

oleh Eva Revalina -
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat malam bapak

Izin memperkenalkan diri,
Nama: Eva Revalina
NPM: 2313053048
Kelas: 6/B

Izin menjawab diskusi,
Dalam praktiknya, pembelajaran terpadu perlu berpegang pada beberapa prinsip penting agar tujuan pendidikannya tetap tercapai dan tidak sekadar menggabungkan materi secara asal.
1. Keaslian (Authenticity)
Pembelajaran sebaiknya dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Materi yang dipelajari perlu terasa nyata dan dekat dengan pengalaman mereka, sehingga siswa lebih mudah memahami dan merasakan manfaatnya.
2. Kebermaknaan
Siswa perlu mengetahui alasan mengapa suatu materi dipelajari. Ketika mereka memahami tujuan dan manfaatnya, proses belajar akan terasa lebih penting dan tidak sekadar menjadi kewajiban.
3. Keterkaitan
Setiap konsep yang diajarkan harus saling terhubung secara jelas. Materi tidak hanya ditempelkan satu sama lain, tetapi benar-benar disusun agar memiliki hubungan yang logis dan saling melengkapi.
4. Kemandirian
Pembelajaran terpadu juga perlu memberi ruang bagi siswa untuk belajar secara mandiri. Guru berperan sebagai pembimbing, sementara siswa didorong untuk aktif mengolah dan menemukan pengetahuan sendiri.
5. Mendorong Inkuiri
Proses belajar sebaiknya menuntun siswa untuk bertanya, mencari informasi, dan menemukan jawaban melalui proses penyelidikan. Dengan begitu, siswa tidak hanya menerima informasi, tetapi benar-benar memahami melalui pengalaman belajar mereka sendiri.

Sekian, Terimakasih Bapak.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sebagai balasan Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: pelaksanaannya pembelajaran terpadu

oleh SITI AANISAH -
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
selamat malam bapak.
Nama : Siti Aanisah
NPM : 2353053025
Kelas : 6B

Izin menjawab bapak,
Dalam pelaksanaannya, pembelajaran terpadu harus berpegang pada beberapa prinsip utama agar tetap bermakna dan tidak kehilangan esensi edukasinya yaitu keaslian, kebermaknaan, keterkaitan, kemandirian, dan inkuiri. Keaslian menekankan bahwa materi pembelajaran harus dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa sehingga terasa relevan dengan kehidupan mereka. Kebermaknaan berarti siswa memahami tujuan dan manfaat dari apa yang dipelajari sehingga tumbuh motivasi belajar. Keterkaitan menunjukkan adanya hubungan yang jelas dan logis antar konsep sehingga pembelajaran tidak terkesan terpisah-pisah. Selain itu, pembelajaran juga perlu menumbuhkan kemandirian dengan memberi kesempatan kepada siswa untuk bertanggung jawab atas proses belajarnya. Terakhir, prinsip inkuiri mendorong siswa untuk aktif mencari, meneliti, dan menemukan pengetahuan sendiri, bukan sekadar menerima informasi dari guru.

Sekian, Terimakasih Bapak.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Sebagai balasan Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: pelaksanaannya pembelajaran terpadu

oleh Dwi Rahayu Sekarningrum -

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Selamat malam bapak, izin memperkenalkan diri

Nama: Dwi Rahayu Sekarningrum
Npm: 2313053044
Kelas: 6B

Izin menjawab,

Dalam pelaksanaannya, pembelajaran terpadu perlu berpegang pada beberapa prinsip utama agar tetap memiliki nilai edukatif yang kuat.

  1. Keaslian (Authenticity): Pembelajaran perlu dikaitkan dengan pengalaman nyata peserta didik agar materi terasa dekat dan mudah dipahami. Dengan cara ini, siswa dapat melihat hubungan antara apa yang dipelajari dengan kehidupan sehari-hari.
  2. Kebermaknaan: Peserta didik harus memahami tujuan dan manfaat dari topik yang dipelajari. Jika siswa mengetahui alasan mereka belajar sesuatu, maka motivasi belajarnya akan lebih kuat.
  3. Keterkaitan: Konsep yang dipadukan dalam pembelajaran terpadu harus memiliki hubungan yang jelas dan logis. Integrasi tidak boleh dilakukan secara asal, tetapi harus menunjukkan kesinambungan antar materi.
  4. Kemandirian: Pembelajaran terpadu perlu memberi kesempatan kepada siswa untuk aktif mencari dan menemukan informasi sendiri. Guru berperan sebagai pembimbing yang mendorong proses inkuiri, bukan hanya menyampaikan materi secara satu arah.

Sehingga dapat disimpulkan bahwa, pembelajaran terpadu akan berjalan secara efektif apabila dilaksanakan dengan tetap berpegang pada prinsip keaslian, kebermaknaan, keterkaitan, kemandirian. Keempat prinsip tersebut saling melengkapi dalam menciptakan proses pembelajaran yang tidak hanya mengintegrasikan materi, tetapi juga mendorong peserta didik untuk memahami konsep secara utuh, aktif, dan relevan dengan kehidupan mereka. Dengan demikian, pembelajaran terpadu tidak sekadar menjadi penggabungan beberapa mata pelajaran, melainkan menjadi pendekatan yang benar-benar mampu meningkatkan kualitas pengalaman belajar peserta didik.

Sekian jawaban saya, Terima kasih pak,
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Sebagai balasan Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: pelaksanaannya pembelajaran terpadu

oleh Risty Najwa Syahbanu -

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Izin memperkenalkan diri, pak.

Nama : Risty Najwa Syahbanu

Kelas : 6/B

NPM : 2313053053

Izin menjawab diskusi tersebut pak...

Dalam pelaksanaannya, agar pembelajaran terpadu berjalan dengan baik, ada beberapa prinsip utama yang perlu diperhatikan:

  1. Keaslian (Authenticity), yaitu pembelajaran harus berkaitan dengan pengalaman nyata peserta didik. Materi tidak hanya teori, tetapi dihubungkan dengan situasi kehidupan sehari-hari. Contohnya, saat belajar tentang lingkungan, peserta didik mengamati kondisi sekitar sekolah atau rumah, bukan hanya membaca buku.
  2. Kebermaknaan, yaitu peserta didik perlu memahami tujuan dari apa yang dipelajari dan manfaat materi tersebut bagi kehidupan mereka sehingga lebih termotivasi untuk belajar.
  3. Keterkaitan, yaitu materi dari beberapa mata pelajaran dihubungkan satu sama lain. Konsep-konsep tidak diajarkan secara terpisah, tetapi saling mendukung dalam satu kegiatan. Misalnya, membaca teks (Bahasa Indonesia), menghitung data (Matematika), dan mempelajari alam (IPA) dalam satu proyek yang sama.
  4. Kemandirian, yaitu peserta didik didorong untuk belajar secara mandiri. Mereka diberi kesempatan mencari informasi, mengatur tugas, dan menyelesaikan masalah sendiri atau bersama kelompok. Disini, pendidik berperan sebagai pembimbing dan bukan satu-satunya sumber pengetahuan.
  5. Inkuiri (mencari tahu sendiri), yaitu pembelajaran yang mengutamakan proses menemukan pengetahuan. Peserta didik diajak mengamati, bertanya, mencoba, berdiskusi, dan menarik kesimpulan sendiri, bukan hanya menerima penjelasan dari pendidik.

Sekian jawaban yang dapat saya sampaikan. Terima kasih dan mohon maaf apabila terdapat kekurangan.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Sebagai balasan Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: pelaksanaannya pembelajaran terpadu

oleh DINI FADHILLA PUTRI -
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Izin memperkenalkan diri Bapak,
Nama : Dini Fadhilla Putri
Kelas : 6B
NPM : 2313043054

Izin menjawab Diskusi Pertemuan 2 Bapak,

1. Keaslian (Authenticity)
Pelaksanaan pembelajaran terpadu perlu dikaitkan dengan kondisi nyata yang dialami siswa dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang diajarkan sebaiknya tidak hanya bersifat teoritis, tetapi memiliki hubungan langsung dengan pengalaman mereka. Ketika siswa merasa bahwa pembelajaran dekat dengan realitas hidupnya, proses memahami materi akan menjadi lebih mudah dan terasa lebih menarik. Keterkaitan dengan dunia nyata juga membantu siswa melihat manfaat konkret dari apa yang dipelajari.

2. Kebermaknaan
Setiap kegiatan pembelajaran harus memberikan pemahaman kepada siswa mengenai alasan dan tujuan mempelajari suatu topik. Siswa tidak hanya dituntut mengetahui isi materi, tetapi juga menyadari nilai dan manfaatnya. Jika siswa memahami makna dari pembelajaran tersebut, maka proses belajar akan terasa lebih penting dan tidak sekadar menjadi kewajiban akademik semata.

3. Keterkaitan
Dalam pembelajaran terpadu, penggabungan beberapa konsep harus dilakukan secara terencana dan memiliki hubungan yang jelas. Integrasi materi tidak boleh hanya sekadar menggabungkan beberapa pelajaran dalam satu tema tanpa adanya benang merah yang kuat. Setiap konsep harus saling mendukung sehingga membentuk pemahaman yang menyeluruh. Dengan demikian, siswa dapat melihat bahwa berbagai bidang ilmu saling berhubungan dan tidak berdiri sendiri.

4. Kemandirian
Pembelajaran terpadu juga bertujuan membentuk siswa yang mampu belajar secara mandiri. Guru memberikan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi, mengatur, dan menyelesaikan tugas dengan tanggung jawab sendiri. Melalui proses ini, siswa dilatih untuk lebih percaya diri, mampu mengambil keputusan, serta bertanggung jawab terhadap hasil belajar yang dicapai.

5. Berbasis Inkuiri
Selain itu, pembelajaran terpadu hendaknya mendorong siswa untuk aktif mencari dan menemukan pengetahuan sendiri. Guru berperan sebagai pembimbing yang mengarahkan proses belajar, bukan sebagai satu-satunya sumber informasi. Dengan pendekatan ini, siswa terbiasa bertanya, menyelidiki, dan menganalisis suatu permasalahan sebelum menarik kesimpulan. Cara belajar seperti ini dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan memecahkan masalah.

Dengan menerapkan prinsip-prinsip tersebut, pembelajaran terpadu dapat berlangsung secara efektif dan tetap mempertahankan tujuan utamanya, yaitu menciptakan proses belajar yang aktif, bermakna, dan relevan bagi siswa.

Sekian jawaban yang dapat saya sampaikan. Terima Kasih.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.