FORUM DISKUSI

pelaksanaannya pembelajaran terpadu

pelaksanaannya pembelajaran terpadu

by Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd. -
Number of replies: 7

Dalam pelaksanaannya pembelajaran terpadu harus memegang beberapa prinsip utama agar tidak kehilangan esensi edukasinya:

1.      Keaslian (Authenticity):

Pembelajaran harus berhubungan dengan pengalaman nyata siswa.

2.      Kebermaknaan:

Siswa harus mengerti mengapa mereka mempelajari topik tersebut.

3.      Keterkaitan:

Adanya hubungan yang jelas antara konsep satu dengan yang lain, bukan sekadar tempelan.

4.      Kemandirian:

5.      Mendorong siswa untuk mencari tahu sendiri (inkuiri) daripada sekadar menerima informasi.


In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: pelaksanaannya pembelajaran terpadu

by Intania Alda -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
izin memperkenalkan diri

Nama : Intania Alda
NPM : 2313053040
Kelas : 6B

izin menjawab bapak

Dalam pelaksanaannya, pembelajaran terpadu perlu mengikuti beberapa prinsip supaya tujuan belajarnya tetap tercapai dengan baik yaitu:

1. Keaslian (Authenticity): Materi yang dipelajari sebaiknya dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Jadi, apa yang mereka pelajari tidak hanya teori, tetapi benar-benar bisa dirasakan dan ditemui dalam pengalaman nyata.

2. Kebermaknaan: peserta didik perlu tahu alasan mengapa mereka mempelajari suatu topik. Jika mereka paham manfaatnya, biasanya mereka akan lebih tertarik dan semangat dalam belajar.

3. Keterkaitan: Setiap konsepnya harus saling berhubungan atau berkaitan. Materi tidak boleh berdiri sendiri-sendiri, tetapi harus terlihat jelas kaitannya agar peserta didik lebih mudah memahami secara menyeluruh.

4. Kemandirian: Pembelajaran sebaiknya memberi kesempatan kepada siswa untuk belajar secara mandiri. Mereka didorong untuk berpikir, mencoba, dan menemukan jawabannya sendiri.

5. Inkuiri: peserta didik tidak hanya menerima penjelasan dari guru, tetapi diajak untuk mencari tahu. Mereka bisa bertanya, mengamati, dan menyimpulkan sendiri sehingga proses belajarnya lebih aktif dan bermakna.

sekian terimakasih Bapak
wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: pelaksanaannya pembelajaran terpadu

by Tina Selviani -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Perkenalkan Bapak,
Nama : Tina Selviani
NPM : 2313053052
Kelas : 6B
Izin menjawab bapak
Menurut saya, dalam pelaksanaan pembelajaran terpadu terdapat beberapa prinsip penting yang harus diperhatikan agar pembelajaran tidak kehilangan esensi pendidikannya. Prinsip tersebut meliputi keaslian, kebermaknaan, keterkaitan, kemandirian, dan inkuiri.
Prinsip keaslian menekankan bahwa pembelajaran harus dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa sehingga materi tidak terasa abstrak. Kebermaknaan berarti siswa memahami alasan mengapa mereka mempelajari suatu materi. Selain itu, keterkaitan menunjukkan bahwa antar konsep harus saling berhubungan secara logis dan terencana, bukan sekadar digabungkan.
Prinsip kemandirian dan inkuiri juga sangat penting karena mendorong siswa untuk aktif mencari dan menemukan informasi sendiri, bukan hanya menerima penjelasan dari guru. Dengan demikian, pembelajaran terpadu tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga pada proses berpikir dan pengalaman belajar siswa.
Sebagai calon guru sekolah dasar, saya berpendapat bahwa penerapan prinsip-prinsip tersebut dapat dilakukan melalui pembelajaran tematik yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari siswa agar pembelajaran menjadi lebih bermakna dan kontekstual.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: pelaksanaannya pembelajaran terpadu

by Paska Deswita Manalu -
Selamat siang, Bapak.
Perkenalkan, saya
Nama : Paska Deswita Manalu
NPM : 2313053057
Kelas : 6B
Izin Bapak

Dalam pelaksanaannya, pembelajaran terpadu harus memegang beberapa prinsip utama agar tidak kehilangan esensi edukatifnya, yaitu:
1. Keaslian (Authenticity)
Pembelajaran harus berhubungan dengan pengalaman nyata siswa. Materi yang dipelajari sebaiknya dekat dengan kehidupan sehari-hari agar mudah dipahami dan dirasakan manfaatnya.
2. Kebermaknaan
Siswa perlu memahami alasan mengapa mereka mempelajari suatu topik. Jika siswa tahu tujuan dan manfaatnya, mereka akan lebih termotivasi untuk belajar.
3. Keterkaitan
Harus ada hubungan yang jelas antara satu konsep dengan konsep lainnya. Integrasi antarmata pelajaran bukan sekadar digabung, tetapi benar-benar saling mendukung dan memperkuat pemahaman.
4. Kemandirian
Pembelajaran perlu memberi ruang bagi siswa untuk belajar secara mandiri, bertanggung jawab terhadap tugasnya, serta berani mengambil keputusan dalam proses belajar.
5. Inkuiri (Mencari Tahu Sendiri)
Pembelajaran hendaknya mendorong siswa untuk aktif bertanya, menyelidiki, dan menemukan jawaban sendiri, bukan hanya menerima informasi dari guru.

Sekian, terima kasih Bapak.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: pelaksanaannya pembelajaran terpadu

by Desta Dwi Pertiwi -
Assalamuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri pak,
Nama : Desta Dwi Pertiwi
NPM : 2313053046
Kelas : 6B

Izin menjawab bapak,
Pembelajaran terpadu harus berpegang pada beberapa prinsip agar tidak kehilangan makna pendidikannya, yaitu prinsip keaslian (authenticity), kebermaknaan, keterkaitan, dan kemandirian yang sekaligus mendorong inkuiri. Prinsip keaslian (authenticity) berarti pembelajaran harus dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa, sehingga materi yang dipelajari sebaiknya dekat dengan kehidupan sehari-hari dan membuat siswa merasa bahwa apa yang dipelajari itu benar-benar terjadi serta relevan dengan diri mereka. Dengan begitu, siswa tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga bisa menghubungkannya dengan situasi nyata. Prinsip kebermaknaan menekankan bahwa siswa perlu memahami alasan mengapa mereka mempelajari suatu materi serta mengetahui manfaat dan tujuan dari pembelajaran tersebut, sehingga belajar tidak terasa sia-sia atau hanya sekadar menyelesaikan tugas, melainkan mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan aktif siswa. Prinsip keterkaitan menunjukkan bahwa setiap konsep dalam pembelajaran terpadu harus saling berhubungan secara jelas, karena materi dari berbagai bidang studi tidak digabungkan secara asal, tetapi diintegrasikan secara logis agar membentuk pemahaman yang utuh, sehingga siswa tidak melihat pelajaran sebagai bagian-bagian yang terpisah, melainkan sebagai satu kesatuan. Prinsip kemandirian berarti pembelajaran memberi kesempatan kepada siswa untuk aktif dan bertanggung jawab terhadap proses belajarnya, dengan mendorong mereka berinisiatif, berpendapat, serta mencoba menyelesaikan masalah sendiri, sekaligus mendorong inkuiri melalui kegiatan mencari tahu, bertanya, mengamati, dan menemukan jawaban melalui proses berpikir, sehingga siswa tidak hanya menerima informasi dari guru, tetapi terlibat langsung dalam proses menemukan pengetahuan.

sekian terimakasih Bapak
wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: pelaksanaannya pembelajaran terpadu

by Fitri Gautari -
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Izin mengenalkan diri, Pak.

Nama : Fitri Gautari
NPM : 2313053041
Kelas : 6B

Izin menjawab diskusi di atas, Pak.
Dalam pelaksanaannya, pembelajaran terpadu perlu memegang beberapa prinsip utama agar tidak kehilangan esensi pendidikannya.

1. Keaslian (Authenticity)
>>Pembelajaran sebaiknya berkaitan dengan pengalaman nyata siswa sehingga materi terasa dekat dengan kehidupan mereka.
2. Kebermaknaan
>>Siswa perlu memahami tujuan dari apa yang dipelajari, sehingga mereka tidak hanya belajar untuk menyelesaikan tugas, tetapi benar-benar memahami manfaatnya.
3. Keterkaitan
>>Antar konsep harus saling terhubung secara jelas. Integrasi bukan sekadar menggabungkan materi, tetapi menunjukkan hubungan yang logis dan saling mendukung.
4. Kemandirian
>>Pembelajaran perlu memberi ruang bagi siswa untuk bertanggung jawab terhadap proses belajarnya sendiri.
5. Inkuiri
>>Guru perlu mendorong siswa untuk aktif mencari tahu, bertanya, dan menemukan jawaban sendiri, bukan hanya menerima informasi secara pasif.

Demikian, Pak.
Wassalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: pelaksanaannya pembelajaran terpadu

by Nia Cahyani -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Izin memperkenalkan diri Bapak,
Nama : Nia Cahyani
NPM : 2313053060
Kelas : 6B

Izin menjawab Bapak,
Dalam pelaksanaannya, pembelajaran terpadu perlu memegang beberapa prinsip utama agar tetap memiliki nilai edukatif yang kuat. Prinsip pertama adalah keaslian (authenticity), yaitu pembelajaran sebaiknya dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa. Materi yang dipelajari tidak hanya bersifat teori, tetapi juga dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga siswa merasa apa yang dipelajari memang relevan dengan diri mereka. Prinsip kedua adalah kebermaknaan, artinya siswa perlu memahami alasan dan manfaat mempelajari suatu topik. Dengan begitu, mereka tidak sekadar menghafal, tetapi benar-benar memahami isi pembelajaran. Selain itu, ada prinsip keterkaitan, yaitu adanya hubungan yang jelas antara satu konsep dengan konsep lainnya. Penggabungan materi tidak dilakukan secara asal, melainkan disusun secara logis agar siswa dapat melihat gambaran yang utuh. Prinsip berikutnya adalah kemandirian, di mana siswa didorong untuk lebih aktif dan bertanggung jawab terhadap proses belajarnya sendiri, misalnya dalam mengatur cara belajar atau menyampaikan pendapat. Terakhir, pembelajaran terpadu juga perlu mendorong inkuiri, yaitu mengajak siswa untuk mencari tahu sendiri melalui kegiatan bertanya, mengamati, dan menemukan, sementara guru berperan sebagai pembimbing yang membantu mengarahkan proses belajar tersebut.

Sekian Terima kasih Bapak.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
In reply to Yoga Fernando Rizqi.,M.Pd.

Re: pelaksanaannya pembelajaran terpadu

by Dina Diya Atikah -
Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarokatuh
Nama: Dina Diya Atikah
NPM: 2313053043
Kelas: 6B

izin menjawab pertanyaan diatas bapak,

1. Keaslian (Authenticity)
Pembelajaran sebaiknya dikaitkan dengan situasi nyata yang dekat dengan kehidupan siswa. Materi tidak hanya bersifat teoritis, tetapi hadir melalui contoh konkret, lingkungan sekitar, atau masalah sehari-hari sehingga siswa merasa apa yang dipelajari benar-benar berguna.

2. Kebermaknaan
Siswa perlu memahami tujuan dari setiap kegiatan belajar. Ketika mereka tahu manfaatnya, motivasi belajar akan meningkat dan materi lebih mudah diingat karena tidak sekadar menghafal, tetapi memahami maknanya.

3. Keterkaitan
Konsep antar mata pelajaran harus saling terhubung secara logis. Penggabungan tidak boleh hanya menempelkan beberapa materi, melainkan menunjukkan hubungan yang jelas sehingga pengetahuan siswa menjadi utuh dan tidak terpisah-pisah.

4. Kemandirian
Pembelajaran terpadu perlu memberi ruang bagi siswa untuk bertanggung jawab atas proses belajarnya sendiri, seperti mengatur waktu, mengambil keputusan, dan menyelesaikan tugas tanpa terlalu bergantung pada guru.

5. Inkuiri (mencari tahu sendiri)
Guru berperan sebagai fasilitator yang mendorong siswa bertanya, menyelidiki, dan menemukan jawaban melalui observasi atau diskusi. Dengan cara ini, siswa lebih aktif, kritis, dan terbiasa berpikir mendalam, bukan hanya menerima informasi secara pasif.

Sekian Terimakasih
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh