Assalamuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri pak,
Nama : Desta Dwi Pertiwi
NPM : 2313053046
Kelas : 6B
Izin menjawab bapak,
Pembelajaran terpadu harus berpegang pada beberapa prinsip agar tidak kehilangan makna pendidikannya, yaitu prinsip keaslian (authenticity), kebermaknaan, keterkaitan, dan kemandirian yang sekaligus mendorong inkuiri. Prinsip keaslian (authenticity) berarti pembelajaran harus dikaitkan dengan pengalaman nyata siswa, sehingga materi yang dipelajari sebaiknya dekat dengan kehidupan sehari-hari dan membuat siswa merasa bahwa apa yang dipelajari itu benar-benar terjadi serta relevan dengan diri mereka. Dengan begitu, siswa tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga bisa menghubungkannya dengan situasi nyata. Prinsip kebermaknaan menekankan bahwa siswa perlu memahami alasan mengapa mereka mempelajari suatu materi serta mengetahui manfaat dan tujuan dari pembelajaran tersebut, sehingga belajar tidak terasa sia-sia atau hanya sekadar menyelesaikan tugas, melainkan mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan aktif siswa. Prinsip keterkaitan menunjukkan bahwa setiap konsep dalam pembelajaran terpadu harus saling berhubungan secara jelas, karena materi dari berbagai bidang studi tidak digabungkan secara asal, tetapi diintegrasikan secara logis agar membentuk pemahaman yang utuh, sehingga siswa tidak melihat pelajaran sebagai bagian-bagian yang terpisah, melainkan sebagai satu kesatuan. Prinsip kemandirian berarti pembelajaran memberi kesempatan kepada siswa untuk aktif dan bertanggung jawab terhadap proses belajarnya, dengan mendorong mereka berinisiatif, berpendapat, serta mencoba menyelesaikan masalah sendiri, sekaligus mendorong inkuiri melalui kegiatan mencari tahu, bertanya, mengamati, dan menemukan jawaban melalui proses berpikir, sehingga siswa tidak hanya menerima informasi dari guru, tetapi terlibat langsung dalam proses menemukan pengetahuan.
sekian terimakasih Bapak
wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.