MELIA DEVINA (2313053180)
Setelah saya menyimak video “Praktek Pembelajaran Kelas Rangkap Model 221”, saya memahami bahwa video tersebut menampilkan pembelajaran kelas rangkap antara kelas 5 dan kelas 6 dengan menggunakan Model 221. Model ini menuntut guru untuk membagi waktu dan perhatian secara bergantian kepada dua kelas dalam satu waktu. Meskipun videonya singkat, alur pembelajaran terlihat lengkap mulai dari pendahuluan, kegiatan inti, sampai penutup.
Pada bagian pendahuluan, guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan presensi, lalu menyampaikan tujuan pembelajaran serta apersepsi. Menurut saya, tahap ini sudah berjalan dengan baik karena guru berusaha menyiapkan kedua kelas agar siap belajar dan memahami arah pembelajaran.
Pada kegiatan inti, guru menerapkan Model 221 dengan cara memberikan penjelasan kepada satu kelas, sementara kelas lainnya mengerjakan tugas mandiri. Setelah itu, guru berpindah fokus. Model ini cukup efektif, tetapi membutuhkan manajemen kelas yang baik dan siswa yang mandiri agar suasana tetap kondusif.
Dalam interaksi dan pengelolaan kelas, guru terlihat berusaha adil dalam membagi perhatian. Guru juga memberikan arahan yang jelas sebelum berpindah ke kelas lain. Hal ini menunjukkan bahwa perencanaan dan keterampilan mengatur kelas sangat penting dalam pembelajaran kelas rangkap.
Pada bagian penutup, guru melakukan evaluasi singkat dan memberikan penguatan materi sebelum mengakhiri pembelajaran. Secara keseluruhan, pembelajaran sudah tersusun dengan rapi dan sistematis. Namun, karena video cukup singkat, proses evaluasi dan interaksi siswa belum terlihat secara mendalam.
Setelah saya menyimak video “Praktek Pembelajaran Kelas Rangkap Model 221”, saya memahami bahwa video tersebut menampilkan pembelajaran kelas rangkap antara kelas 5 dan kelas 6 dengan menggunakan Model 221. Model ini menuntut guru untuk membagi waktu dan perhatian secara bergantian kepada dua kelas dalam satu waktu. Meskipun videonya singkat, alur pembelajaran terlihat lengkap mulai dari pendahuluan, kegiatan inti, sampai penutup.
Pada bagian pendahuluan, guru membuka pelajaran dengan salam, doa, dan presensi, lalu menyampaikan tujuan pembelajaran serta apersepsi. Menurut saya, tahap ini sudah berjalan dengan baik karena guru berusaha menyiapkan kedua kelas agar siap belajar dan memahami arah pembelajaran.
Pada kegiatan inti, guru menerapkan Model 221 dengan cara memberikan penjelasan kepada satu kelas, sementara kelas lainnya mengerjakan tugas mandiri. Setelah itu, guru berpindah fokus. Model ini cukup efektif, tetapi membutuhkan manajemen kelas yang baik dan siswa yang mandiri agar suasana tetap kondusif.
Dalam interaksi dan pengelolaan kelas, guru terlihat berusaha adil dalam membagi perhatian. Guru juga memberikan arahan yang jelas sebelum berpindah ke kelas lain. Hal ini menunjukkan bahwa perencanaan dan keterampilan mengatur kelas sangat penting dalam pembelajaran kelas rangkap.
Pada bagian penutup, guru melakukan evaluasi singkat dan memberikan penguatan materi sebelum mengakhiri pembelajaran. Secara keseluruhan, pembelajaran sudah tersusun dengan rapi dan sistematis. Namun, karena video cukup singkat, proses evaluasi dan interaksi siswa belum terlihat secara mendalam.