FORUM DISKUSI

FORUM DISKUSI

FORUM DISKUSI

Number of replies: 18

A

Forum ini disediakan untuk berdiskusi dan berbagi mengenai Laporan observasi yang sedang dipelajari. 

Silahkan berpartisipasi aktif pada forum ini untuk memperdalam pemahaman Saudara mengenai materi yang telah disampaikan di atas.

Petunjuk diskusi kelompok:

  1. Kelompok yang mendapatkan giliran untuk memaparkan materi  sesuai dengan Topik Bahasan menyiapkan  media presentasi berupa PPT interaktif untuk diunggah dalam forum ini. 
  2. Mahasiswa lainnya pada hari pertemuan memahami materi presentasi dan materi makalah dan dipersilahkan untuk bertanya,  terkait materi tersebut atau hal-hal lain yang berhubungan dengan materi yang ditampilkan oleh pemateri. Cara bertanya dan berdiskusi: Mahasiswa me-reply pada topik yang disediakan kemudian menuliskan nama dan NPM serta pertanyaan atau berupa tanggapan.
  3. Selamat berdiskusi dan tetap semangat.

In reply to First post

Re: FORUM DISKUSI

by VINCA NURUL AZIZA 2413053008 -
Kel 12  
1. Vinca Nurul Aziza 2413053008
2. Aprilia Nuraini 2413053109
3. Tisya Aulia Anggraeni 2413053097

In reply to VINCA NURUL AZIZA 2413053008

Re: FORUM DISKUSI

by Dian Dinanti -
Nama : Dian Dinanti
Npm. : 2413053015
Izin bertanya model ASSURE dianggap mampu mengakomodasi perbedaan gaya belajar. Bagaimana efektivitasnya jika diterapkan pada kelas dengan jumlah siswa besar dan keterbatasan sarana prasarana? Apakah model ini tetap relevan atau perlu modifikasi?
In reply to Dian Dinanti

Re: FORUM DISKUSI

by Aprilia Nuraini -
Nama : Aprilia Nuraini
NPM : 2413053109

Terimakasih dian atas pertanyaannya, izin menjawab, Model ASSURE memang dirancang untuk mengakomodasi perbedaan gaya belajar melalui analisis karakteristik siswa, pemilihan metode, serta penggunaan media yang bervariasi. Namun, efektivitasnya bisa menurun ketika diterapkan pada kelas dengan jumlah siswa besar dan sarana prasarana yang terbatas. Dalam kondisi tersebut, guru akan lebih sulit melakukan analisis individu secara mendalam, mengelola pembelajaran yang benar-benar diferensiatif, serta menyediakan media yang sesuai untuk semua siswa. Akibatnya, penerapan ASSURE cenderung menjadi kurang optimal dan berpotensi kembali ke pembelajaran yang lebih umum atau seragam.

Meski begitu, model ASSURE tetap relevan, hanya saja perlu dilakukan modifikasi atau penyesuaian. Misalnya, analisis siswa dapat dilakukan secara kelompok (berdasarkan kemampuan atau karakteristik umum), penggunaan media dapat disederhanakan dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan sekitar, serta strategi pembelajaran bisa diarahkan pada kerja kelompok atau kolaboratif agar lebih efisien dalam kelas besar. Selain itu, guru juga dapat memaksimalkan peran siswa sebagai tutor sebaya untuk membantu teman yang mengalami kesulitan. Dengan penyesuaian tersebut, prinsip utama ASSURE tetap dapat diterapkan, meskipun tidak secara ideal seperti pada kondisi kelas yang lebih kecil dan fasilitas yang lengkap.
In reply to Dian Dinanti

Re: FORUM DISKUSI

by VINCA NURUL AZIZA 2413053008 -
Nama : Vinca Nurul Aziza
NPM : 2413053008

izin menambahkan, Menurut saya, model ASSURE tetap relevan meskipun diterapkan pada kelas besar dan sarana terbatas. Namun, penerapannya perlu dimodifikasi secara fleksibel, seperti menggunakan media sederhana, kerja kelompok, dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia. Dengan penyesuaian tersebut, tujuan pembelajaran tetap dapat tercapai secara efektif.
In reply to VINCA NURUL AZIZA 2413053008

Re: FORUM DISKUSI

by Annisa Fitria -
Nama: Annisa Fitria
NPM: 2413053147

Izin bertanya, dalam konteks satu kelas yang memiliki kombinasi gaya belajar, apakah penggunaan berbagai media (visual, audio, praktik) benar-benar meningkatkan hasil belajar semua siswa, atau justru berpotensi menyebabkan cognitive overload? Berikan penjelasannya.
In reply to Annisa Fitria

Re: FORUM DISKUSI

by Tisya Aulia Anggraeni -
Nama: Tisya Aulia Anggraeni
NPM: 2413053097

Terimakasih atas pertanyaannya, izin menjawab
Penggunaan berbagai media seperti visual, audio, dan praktik dalam satu kelas yang memiliki beragam gaya belajar pada dasarnya dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini karena setiap siswa memiliki cara belajar yang berbeda, sehingga dengan adanya variasi media, semua siswa dapat lebih terfasilitasi, lebih aktif, dan lebih mudah memahami materi. Pembelajaran juga menjadi lebih menarik dan tidak monoton, sehingga motivasi belajar meningkat.

Namun, penggunaan berbagai media juga berpotensi menimbulkan cognitive overload jika tidak dirancang dengan baik. Jika terlalu banyak informasi atau media digunakan secara bersamaan tanpa arah yang jelas, siswa bisa kesulitan fokus dan memahami inti materi. Oleh karena itu, penggunaan media harus disesuaikan dengan kebutuhan siswa dan tujuan pembelajaran. Dengan perencanaan yang tepat, variasi media dapat meningkatkan hasil belajar, tetapi jika berlebihan justru dapat menghambat pemahaman siswa.
In reply to Annisa Fitria

Re: FORUM DISKUSI

by VINCA NURUL AZIZA 2413053008 -
Nama : Vinca Nurul Aziza
NPM : 2413053008

izin menjawab, Menurut saya, penggunaan berbagai media dalam satu pembelajaran memang dapat membantu siswa karena materi menjadi lebih menarik dan memberi pengalaman belajar yang beragam. Namun, jika terlalu banyak media digunakan sekaligus tanpa pengelolaan yang baik, hal itu juga bisa menimbulkan cognitive overload atau beban kognitif berlebih, sehingga siswa justru bingung dan sulit fokus memahami materi.

Karena itu, guru perlu menyesuaikan media dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik siswa. Media visual, audio, dan praktik sebaiknya digunakan secara seimbang dan tidak berlebihan. Misalnya guru menjelaskan materi dengan gambar sederhana, lalu memberi penjelasan lisan, kemudian praktik singkat agar informasi diterima secara bertahap. Dengan cara tersebut, penggunaan berbagai media dapat meningkatkan pemahaman siswa tanpa membuat mereka kewalahan.
In reply to VINCA NURUL AZIZA 2413053008

Re: FORUM DISKUSI

by Rani oktariani -
Nama: Rani Oktariani
Npm: 2413053025

Izin bertanya, jika model ASSURE menekankan analisis karakteristik siswa di awal, bagaimana guru dapat memastikan bahwa identifikasi gaya belajar (visual, auditori, kinestetik) yang dilakukan tidak bersifat subjektif atau bias, mengingat penelitian modern juga mulai mengkritisi konsep “learning styles”?
In reply to Rani oktariani

Re: FORUM DISKUSI

by VINCA NURUL AZIZA 2413053008 -
Nama : Vinca Nurul Azixa
NPM : 3413053008

terimakasi rani atas pertanyaaannya, izin mnjwb. Menurut saya, agar tidak subjektif, guru tidak boleh langsung memberi label siswa sebagai visual, auditori, atau kinestetik hanya dari pengamatan singkat. Dalam model ASSURE, guru sebaiknya mengumpulkan informasi dari observasi, angket, hasil belajar, dan respons siswa saat menggunakan berbagai metode pembelajaran. Selain itu, karena konsep learning styles juga mulai dikritik, guru lebih baik menggunakan media dan metode yang bervariasi agar semua siswa dapat belajar dengan optimal tanpa dibatasi satu gaya belajar tertentu.
In reply to VINCA NURUL AZIZA 2413053008

Re: FORUM DISKUSI

by Nasya Andani -
Nama: Nasya Andani
Npm:2413053001
izin bertanyaa
Jika dalam praktiknya siswa tetap mengalami kesulitan belajar meskipun sudah menggunakan model ASSURE, faktor apa yang paling dominan untuk kemungkinan menjadi penyebab nya, dan kira kira bagaimana cara untuk mengidentifikasinya?
In reply to Nasya Andani

Re: FORUM DISKUSI

by Aprilia Nuraini -
Nama : Aprilia Nuraini
NPM : 2413053109

terima kasih Nasya atas pertanyaannya, izin menjawab, Jika dalam praktiknya siswa masih mengalami kesulitan belajar meskipun sudah menggunakan model ASSURE, maka penyebab yang paling dominan biasanya terletak pada kurang tepatnya analisis karakteristik siswa (analyze learners). Hal ini bisa terjadi karena guru belum sepenuhnya memahami kemampuan awal siswa, gaya belajar, tingkat motivasi, maupun kondisi sosial-emosional mereka. Akibatnya, langkah-langkah selanjutnya dalam model ASSURE seperti penentuan tujuan, pemilihan metode, dan penggunaan media menjadi kurang sesuai dengan kebutuhan siswa. Selain itu, kesulitan juga dapat dipengaruhi oleh rendahnya penguasaan konsep dasar, kurangnya motivasi belajar, serta faktor lingkungan yang kurang mendukung.

Untuk mengidentifikasi penyebab tersebut, guru dapat melakukan asesmen diagnostik seperti pretest untuk mengetahui kemampuan awal siswa, melakukan observasi langsung selama proses pembelajaran, menanyakan kesulitan yang dialami siswa, serta menganalisis hasil belajar untuk melihat pola kesalahan yang muncul. Di samping itu, guru juga perlu melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah dilaksanakan sebagai bagian dari tahap evaluasi dan revisi dalam model ASSURE, sehingga dapat diketahui bagian mana yang perlu diperbaiki agar pembelajaran menjadi lebih efektif.
In reply to Nasya Andani

Re: FORUM DISKUSI

by VINCA NURUL AZIZA 2413053008 -
Nama : Vinca Nurul Aziza
NPM : 2413053008

izin menjawab nasya, Menurut saya, faktor yang paling dominan biasanya berasal dari karakteristik dan kesiapan siswa, seperti motivasi belajar, kemampuan dasar, konsentrasi, atau kurangnya dukungan lingkungan belajar. Karena walaupun model ASSURE sudah dirancang dengan baik, hasil pembelajaran tetap dipengaruhi kondisi siswa itu sendiri.

Cara mengidentifikasinya bisa melalui observasi saat pembelajaran, melihat hasil tugas atau evaluasi, melakukan tanya jawab dengan siswa, serta berkomunikasi dengan orang tua. Dari situ guru dapat mengetahui apakah kesulitan belajar disebabkan oleh materi, metode, media, atau faktor internal dan lingkungan siswa.
In reply to First post

Re: FORUM DISKUSI

by Tisya Aulia Anggraeni -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, selamat sore ibu Alif Lutfi Azizah, M. Pd. dan teman-teman, disini kami dari kelompok 12 izin mengirimkan makalah & ppt. Jika ada yang ingin ditanyakan silahkan untuk mereply makalah & ppt yang kami kirimkan, Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Anggota:
1. Vinca Nurul Aziza 2413053008
2. Aprilia Nuraini 2413053109
3. Tisya Aulia Anggraeni 2413053097
In reply to Tisya Aulia Anggraeni

Re: FORUM DISKUSI

by Melani Bunga Cantika Melani -
Nama: Melani Bunga Cantika
NPM: 2413053103

Izin bertanya, dalam satu kelas terdapat banyak siswa dengan gaya belajar berbeda. Bagaimana guru dapat mengakomodasi semuanya sekaligus tanpa membuat pembelajaran terlalu rumit?
In reply to Melani Bunga Cantika Melani

Re: FORUM DISKUSI

by Tisya Aulia Anggraeni -
Nama: Tisya Aulia Anggraeni
NPM: 2413053097

Terimakasih atas pertanyaannya, Izin menjawab untuk pertanyaan Melani,
Guru dapat mengakomodasi berbagai gaya belajar dalam satu kelas tanpa membuat pembelajaran terlalu rumit dengan cara merancang pembelajaran yang bervariasi tetapi tetap sederhana dan terarah. Guru tidak perlu membuat metode pembelajaran yang berbeda untuk setiap siswa secara individu, melainkan cukup mengombinasikan beberapa strategi yang dapat memenuhi kebutuhan siswa visual, auditori, dan kinestetik secara bersamaan. Misalnya, guru dapat menjelaskan materi secara lisan untuk siswa auditori, menggunakan gambar, video, atau media visual untuk siswa visual, serta memberikan kegiatan praktik atau diskusi untuk siswa kinestetik. Dalam model ASSURE, hal ini sesuai dengan tahap Select Methods, Media, and Materials, yaitu memilih metode dan media pembelajaran yang tepat sesuai karakteristik peserta didik. Selain itu, guru juga perlu menyesuaikan strategi dengan kondisi kelas, waktu, dan fasilitas yang tersedia agar pembelajaran tetap efektif dan tidak membebani guru. Dengan demikian, kunci utama bukan membuat pembelajaran yang rumit, tetapi menciptakan pembelajaran yang fleksibel, kreatif, dan mampu melibatkan seluruh siswa secara optimal.
In reply to Melani Bunga Cantika Melani

Re: FORUM DISKUSI

by VINCA NURUL AZIZA 2413053008 -
nama : Vinca Nurul Aziza
Npm : 2413053008

izin menambahkan, Menurut saya, guru dapat mengakomodasi perbedaan gaya belajar dengan menggunakan metode dan media yang bervariasi tetapi tetap sederhana. Misalnya dalam satu pembelajaran guru menjelaskan materi secara lisan, menggunakan gambar atau video, lalu memberi kegiatan praktik atau diskusi kelompok. Dengan cara itu, kebutuhan siswa dapat terpenuhi tanpa membuat pembelajaran terlalu rumit.
In reply to Tisya Aulia Anggraeni

Re: FORUM DISKUSI

by NENGAH SEKARYANI -
Nama : Nengah Sekaryani
NPM : 2413053042

Izin bertanya, di dalam slide 10 bagian pembahasan disebutkan bahwa model ASSURE dapat mengatasi perbedaan gaya belajar siswa melalui analisis peserta didik, pemilihan metode dan penggunaan media yang bervariasi. Bagaimana guru menerapkannya secara efektif jika di dalam satu kelas itu terdapat banyak siswa dengan gaya belajar yang berbeda yaitu visual, audiotori dan kinestetik?
In reply to NENGAH SEKARYANI

Re: FORUM DISKUSI

by VINCA NURUL AZIZA 2413053008 -
Nama : Vinca Nurul Aziza
NPM : 2413053008

izin menjawab pertanyaaan nengah, Menurut saya, guru dapat menerapkan model ASSURE secara efektif dengan menggunakan metode dan media pembelajaran yang bervariasi dalam satu kegiatan belajar. Misalnya guru menggunakan gambar atau video untuk siswa visual, penjelasan dan diskusi untuk siswa auditori, serta praktik atau permainan untuk siswa kinestetik. Dengan begitu, semua siswa mendapat kesempatan belajar sesuai kebutuhannya tanpa harus dipisahkan berdasarkan gaya belajar tertentu.