FORUM DISKUSI KELOMPOK 7

FORUM DISKUSI KELOMPOK 7

FORUM DISKUSI KELOMPOK 7

Jumlah balasan: 19

                                 

                                                                  A

Forum ini disediakan untuk berdiskusi dan berbagi mengenai Laporan observasi yang sedang dipelajari. 

Silahkan berpartisipasi aktif pada forum ini untuk memperdalam pemahaman Saudara mengenai materi yang telah disampaikan di atas.

Petunjuk diskusi kelompok:

  1. Kelompok yang mendapatkan giliran untuk memaparkan materi  sesuai dengan Topik Bahasan menyiapkan  media presentasi berupa PPT interaktif untuk diunggah dalam forum ini. 
  2. Mahasiswa lainnya pada hari pertemuan memahami materi presentasi dan materi makalah dan dipersilahkan untuk bertanya,  terkait materi tersebut atau hal-hal lain yang berhubungan dengan materi yang ditampilkan oleh pemateri. Cara bertanya dan berdiskusi: Mahasiswa me-reply pada topik yang disediakan kemudian menuliskan nama dan NPM serta pertanyaan atau berupa tanggapan.
  3. Selamat berdiskusi dan tetap semangat.





Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 7

oleh Annisa Rahayu -

Assalamualaikum wr wb. Selamat sore ibu deviyanti pangestu,M.Pd dan teman-teman, disini kami dari kelompok 7 izin mengirimkan ppt dan makalah, jika ada yang ingin ditanyakan silahkan untuk mereplay makalah dan ppt yang kami kirimkan. Wassalamualaikum wr.wb

Sebagai balasan Annisa Rahayu

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 7

oleh NENGAH SEKARYANI -
Nama : Nengah sekaryani
NPM : 2413053042

Izin bertanya, Menurut kelompok kalian apakah rendahnya hasil belajar lebih disebabkan oleh kesalahan sistem pendidikan (metode pembelajaran yang kurang variatif, membosankan) atau memang dari individu siswa itu sendiri yang malas belajar dan mencoba ?
Sebagai balasan NENGAH SEKARYANI

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 7

oleh SHELLY DEVITASARI -
Terima kasih Nengah Sekaryani atas pertanyaan nya
Izin menjawab ya Nengah

Rendahnya hasil belajar siswa tidak disebabkan oleh satu faktor saja, melainkan gabungan antara sistem pembelajaran dan individu siswa. Metode yang monoton dapat membuat siswa bosan dan kurang termotivasi, sementara dari sisi siswa sendiri bisa dipengaruhi oleh rasa malas, kurang minat, atau sulit memahami materi.

Namun, sistem pembelajaran memiliki peran lebih besar karena guru dapat menciptakan suasana belajar yang menarik dan mendorong siswa menjadi lebih aktif. Jadi, meskipun keduanya berpengaruh, perbaikan sistem pembelajaran menjadi kunci utama dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
Sebagai balasan SHELLY DEVITASARI

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 7

oleh YENI FATMAWATI -
Nama: Yeni Fatmawati
NPM: 2413053031

Izin menanggapi jawaban dari Shelly terkait pertanyaan Nengah
Pernyataannya Shelly dapat diterima karena menekankan pentingnya peran sistem pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Guru memiliki kendali dalam merancang metode, media, dan suasana belajar yang dapat membuat siswa lebih tertarik dan aktif. Dengan pembelajaran yang tidak monoton, siswa akan lebih mudah memahami materi dan termotivasi untuk belajar. Meskipun faktor dari dalam diri siswa juga berpengaruh, peran guru tetap menjadi sangat penting karena dapat membantu mengarahkan dan membangun minat belajar siswa secara bertahap.
Sebagai balasan SHELLY DEVITASARI

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 7

oleh Rani oktariani -
Nama: Rani Oktariani
Npm: 2413053025

Izin menyanggah jawaban dari shelly
saya setuju bahwa sistem pembelajaran memang memiliki peran yang lebih besar dalam mempengaruhi hasil belajar siswa.
Namun, saya ingin menambahkan bahwa faktor individu siswa juga tetap tidak bisa diabaikan. Meskipun guru sudah menggunakan metode yang menarik, jika siswa tidak memiliki kemauan untuk belajar, hasilnya juga tidak akan maksimal.
Jadi, menurut saya benar bahwa sistem pembelajaran menjadi kunci utama, tetapi tetap perlu didukung oleh kesadaran dan usaha dari siswa agar hasil belajar bisa optimal.
Sebagai balasan SHELLY DEVITASARI

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 7

oleh VINCA NURUL AZIZA 2413053008 -
Nama: Vinca Nurul Aziza
Npm: 2413053008

Izin menyanggah jawaban dari shelly
saya sependapat bahwa sistem pembelajaran memiliki peran yang cukup besar terhadap hasil belajar siswa.
Namun, perlu ditambahkan bahwa faktor dari dalam diri siswa juga tidak kalah penting. Walaupun guru sudah menerapkan metode yang menarik, tanpa adanya kemauan dan kesadaran untuk belajar, hasil yang diperoleh tetap kurang maksimal.
Dengan demikian, meskipun sistem pembelajaran menjadi faktor utama, keberhasilannya tetap harus didukung oleh usaha dan motivasi dari siswa itu sendiri agar hasil belajar dapat optimal.
Sebagai balasan SHELLY DEVITASARI

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 7

oleh Dian Dinanti -
Nama: Dian Dinanti
NPM: 2413053015

Izin menyanggah jawaban dari Shelly.
Menurut saya, memang benar bahwa sistem pembelajaran memiliki pengaruh besar terhadap hasil belajar siswa. Namun, saya ingin menekankan bahwa faktor internal dalam diri siswa juga sangat berperan dan tidak dapat diabaikan.
Meskipun guru telah menerapkan metode pembelajaran yang menarik dan efektif, hasil belajar tidak akan optimal apabila siswa tidak memiliki motivasi dan keinginan untuk belajar. Oleh karena itu, keberhasilan pembelajaran tidak hanya bergantung pada sistem yang digunakan, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif serta kesadaran dari siswa itu sendiri.
Sebagai balasan Annisa Rahayu

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 7

oleh Salwa auliya -
Nama: Salwa Auliya
NPM: 2413053065

Izin bertanya, apakah model ADDIE benar-benar efektif mengatasi rendahnya hasil belajar, atau justru sulit diterapkan secara optimal di kelas? Dan dari tahapannya, mana yang paling sering diabaikan?
Sebagai balasan Salwa auliya

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 7

oleh SHELLY DEVITASARI -
Terima kasih salwa atas pertanyaan nya
izin menjawab pertanyaan salwa ya

Menurut saya, model ADDIE itu sebenarnya cukup efektif untuk mengatasi rendahnya hasil belajar, asalkan diterapkan dengan benar dan tidak setengah-setengah. Karena dalam ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), guru benar-benar diajak untuk merancang pembelajaran secara sistematis, mulai dari menganalisis kebutuhan siswa sampai evaluasi hasilnya.
Tapi di lapangan, jujur saja, model ini sering terasa agak sulit diterapkan secara optimal, terutama karena keterbatasan waktu, beban administrasi guru, dan kondisi kelas yang beragam. Jadi kadang guru langsung lompat ke tahap pelaksanaan tanpa melalui proses yang lengkap.
Kalau menurut saya, tahap yang paling sering diabaikan itu adalah Analysis (analisis) dan Evaluation (evaluasi).
- Analysis sering dilewati karena guru kurang sempat menganalisis kebutuhan siswa secara mendalam.
- Evaluation juga kurang maksimal karena biasanya hanya fokus pada nilai akhir, bukan prosesnya.

Jadi, ADDIE itu bagus, tapi harus diterapkan secara lengkap supaya hasilnya benar-benar optimal.
Sebagai balasan Annisa Rahayu

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 7

oleh Lidya Gita Utami -
Nama: Lidya Gita Utami
NPM: 2413053040
Kelas: B2

Izin bertanya untuk kelompok 7, Menurut kelompok kalian bagaimana cara guru memastikan bahwa penggunaan model ADDIE tidak hanya menjadi teori, tetapi benar-benar diterapkan secara konsisten dalam praktik pembelajaran di kelas?
Sebagai balasan Lidya Gita Utami

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 7

oleh SHELLY DEVITASARI -
Terima kasih ya lidya atas pertanyaan nya
Izin menjawab pertanyaan nya ya

Menurut saya, supaya model ADDIE itu nggak cuma jadi teori tapi benar-benar diterapkan di kelas, kuncinya ada di konsistensi dan kesadaran guru dalam menjalankan setiap tahapnya.
Pertama, guru harus benar-benar memahami tiap tahap ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), jadi bukan sekadar tahu nama tahapannya aja.
Kedua, guru perlu membuat perencanaan pembelajaran yang jelas dan sesuai dengan kebutuhan siswa, terutama di tahap analisis, karena ini sering banget dilewatkan.
Selain itu, guru juga bisa melakukan refleksi setelah pembelajaran. Jadi setelah mengajar, guru mengevaluasi apakah langkah-langkah yang dilakukan sudah sesuai dengan model ADDIE atau belum. Dari situ bisa diperbaiki di pertemuan berikutnya.

Terakhir, menurut saya penting juga adanya dukungan dari sekolah, seperti supervisi atau diskusi dengan sesama guru, supaya penerapan ADDIE bisa dipantau dan dilakukan secara konsisten, bukan cuma sekali dua kali saja.
Sebagai balasan Annisa Rahayu

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 7

oleh Lutfiah nur Hanafi -
Nama : lutfiah Nur Hanafi
Npm : 2413053093
Izin bertanya bagaimana solusi yang tepat untuk guru berkomunikasi kepada orang tua dalam meningkatkan hasil belajar siswa yang semua ikut andil di dalamnya ?
Sebagai balasan Lutfiah nur Hanafi

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 7

oleh Annisa Rahayu -

terimakasih Lutfiah atas pertanyaannya, saya perwakilan kelompok 7 izin menjawab

Komunikasi antara guru dan orang tua memiliki peran penting dalam meningkatkan hasil belajar siswa karena keduanya saling mendukung dalam proses pendidikan. Solusi yang dapat dilakukan adalah menjalin komunikasi yang rutin, terbuka, dan berkelanjutan, baik melalui pertemuan langsung maupun media digital. Komunikasi ini sebaiknya berlangsung dua arah, sehingga guru dapat menyampaikan perkembangan belajar siswa dan orang tua juga dapat memberikan informasi tentang kondisi anak di rumah.

Selain itu, guru perlu menyampaikan informasi secara jelas, jujur, dan mudah dipahami agar orang tua dapat ikut mendampingi proses belajar anak. Hubungan yang terjalin juga perlu bersifat positif dan penuh empati agar tercipta kerja sama yang baik tanpa adanya sikap saling menyalahkan. Dengan komunikasi yang efektif dan kolaboratif, keterlibatan orang tua akan meningkat sehingga dapat berdampak pada motivasi dan hasil belajar siswa.

Sebagai balasan Annisa Rahayu

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 7

oleh Alingga Praswidari -
Nama: Alingga Praswidari
NPM: 2413043022

Izin bertanya, menurut kelompok kalian bagaimana contoh penerapan Model ADDIE dalam memperbaiki rendahnya hasil belajar siswa di kelas?
Sebagai balasan Alingga Praswidari

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 7

oleh Annisa Rahayu -

terimakasih alingga atas pertanyaannya, saya perwakilan dari kelompok 7 izin menjawab 

Penerapan model ADDIE untuk mengatasi rendahnya hasil belajar dilakukan dengan menyesuaikan setiap tahap dengan permasalahan yang ada di kelas. Pada tahap awal, guru mengidentifikasi berbagai penyebab seperti rendahnya motivasi siswa, penggunaan metode yang kurang bervariasi, serta minimnya media dan dukungan dari keluarga 

Selanjutnya, guru menyusun pembelajaran yang lebih menarik dan melibatkan siswa secara aktif. Rancangan tersebut kemudian diwujudkan dalam bentuk bahan ajar dan media yang lebih interaktif agar memudahkan pemahaman siswa. Pembelajaran dilaksanakan dengan suasana yang lebih aktif sehingga siswa tidak hanya menjadi pendengar. Setelah itu, guru melakukan penilaian untuk melihat perkembangan hasil belajar dan melakukan perbaikan jika masih terdapat kekurangan.

Sebagai balasan Annisa Rahayu

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 7

oleh Nasya Andani -
Nama:Nasya Andani
Npm:2413053001
izin menyanggah jawaban yang sudah di berikan oleh kelompok 7

Terima kasih atas penjelasannya. Namun, saya kurang sependapat jika model ADDIE dianggap sebagai solusi utama untuk mengatasi rendahnya hasil belajar. Menurut saya, model ADDIE cenderung bersifat sistematis dan membutuhkan waktu yang cukup panjang dalam setiap tahapannya, sehingga kurang fleksibel jika diterapkan pada kondisi kelas yang dinamis. Selain itu, keberhasilan pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh model yang digunakan, tetapi juga dipengaruhi oleh kesiapan guru, karakteristik siswa, serta situasi dan kondisi di kelas.

Dalam praktiknya, penggunaan model yang terlalu terstruktur seperti ADDIE bisa membuat pembelajaran kurang spontan dan kurang menyesuaikan dengan kebutuhan siswa secara langsung. Terkadang, guru justru lebih membutuhkan pendekatan yang lebih sederhana, fleksibel, dan responsif agar dapat segera mengatasi permasalahan belajar yang muncul. Oleh karena itu, menurut saya model pembelajaran lain yang lebih adaptif bisa menjadi alternatif yang lebih efektif dibandingkan ADDIE dalam situasi tertentu.
Sebagai balasan Annisa Rahayu

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 7

oleh Salwa Maulidda Utari -
Nama: Salwa Maulidda Utari
NPM: 2413053199

Izin bertanya, bagaimana pembelajaran berbasis produk membuat materi lebih relevan dan kontekstual?
Sebagai balasan Salwa Maulidda Utari

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 7

oleh Annisa Rahayu -

terimakasih Salwa atas pertanyaannya, saya perwakilan dari kelompok 7 izin menjawab 

Pembelajaran berbasis produk membuat materi lebih relevan dan kontekstual karena siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga menerapkannya dalam bentuk karya nyata. Hal ini mengatasi pembelajaran yang sebelumnya cenderung pasif dan kurang variatif sehingga materi terasa abstrak.

Melalui proses tersebut, siswa dapat mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari sehingga pemahaman menjadi lebih konkret. Keterlibatan langsung ini juga membuat pembelajaran lebih bermakna serta meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa.

Sebagai balasan Annisa Rahayu

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 7

oleh Aulia Rahma Azzahra -
Nama : Aulia Rahma Azzahra
NPM : 2413053048

izin bertanya kepada kelompok 7, Jika motivasi dan minat siswa rendah dianggap faktor utama, mengapa pada tahap Implementation pembelajaran masih bersifat satu arah yang justru memperparah masalah tersebut?