Telaah jurnal

Telaah jurnal

Telaah jurnal

Number of replies: 2

Tuliskan pandangan-pandangan dan pendapat anda kaitannya dengan isi artikel jurnal tentang pengendalian internal di atas.

In reply to First post

Re: Telaah jurnal

Adea Aprilia གིས-
Nama : Adea Aprilia
NPM : 2313031034

Pengendalian internal adalah aspek fundamental dalam pengelolaan perusahaan, terutama di sektor perbankan yang memiliki risiko tinggi terhadap berbagai bentuk penyimpangan, termasuk fraud dan korupsi. Dari jurnal dengan judul "Pengaruh Pemeriksaan Internal (Audit Intern) Terhadap Efektivitas Pengendalian Internal" membicarakan isu penting mengenai efektivitas pengendalian internal di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Sukabumi serta bagaimana peran pemeriksaan internal (audit intern) dalam memperkuat sistem tersebut. Dari sudut pandangan saya, sistem pengendalian internal yang kuat akan berperan dalam memastikan bahwa kebijakan, prosedur, dan aktivitas operasional berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Salah satu isu penting dalam jurnal ini adalah bahwa pemeriksaan internal memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengendalian internal. Hal ini menunjukkan bahwa meski audit internal berperan penting dalam meningkatkan efektivitas sistem pengendalian internal, terdapat faktor lain yang turut memengaruhi kinerja pengendalian internal suatu organisasi. Pandangan ini sejalan dengan konsep bahwa pengendalian internal bukan hanya bergantung pada pengawasan internal semata, tetapi juga pada aspek lain seperti budaya organisasi, penerapan teknologi informasi, serta kualitas dan integritas sumber daya manusia di dalamnya.

Jika dilihat dari segi penerapan, pengendalian internal harus mampu mendeteksi, mencegah, dan merespons potensi risiko yang dapat merugikan perusahaan. Jurnal ini menyoroti contoh konkret mengenai kasus pencucian uang dan korupsi yang terjadi di salah satu cabang Bank Rakyat Indonesia, yang melibatkan beberapa pegawai internal. Kasus tersebut menunjukkan bahwa lemahnya sistem pengendalian internal dapat membuka celah bagi tindakan kejahatan keuangan yang merugikan perusahaan dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi perbankan. Dengan demikian, penguatan sistem pengendalian internal tidak boleh hanya bersifat formalitas, tetapi harus benar-benar diterapkan dengan disiplin dan komitmen penuh dari seluruh elemen organisasi.

Selain itu, efektivitas pengendalian internal juga sangat bergantung pada independensi dan kompetensi auditor internal. Auditor internal harus memiliki kewenangan yang cukup untuk menjalankan tugasnya secara objektif tanpa adanya intervensi dari pihak manajemen. Dalam banyak kasus, tekanan dari pimpinan perusahaan dapat melemahkan fungsi pengawasan internal, sehingga auditor tidak dapat bekerja secara optimal dalam mengidentifikasi dan menindaklanjuti potensi risiko. Oleh karena itu, struktur organisasi harus memastikan bahwa unit pemeriksaan internal memiliki posisi yang independen dan dilengkapi dengan sumber daya yang memadai untuk menjalankan tugasnya.

Jadi dapat saya simpulkan bahwa, jurnal ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam memahami peran audit internal dalam pengendalian internal, terutama di sektor perbankan. Tetapi, penelitian ini juga mengindikasikan bahwa masih ada faktor lain di luar audit internal yang berpengaruh terhadap efektivitas pengendalian internal. Oleh karena itu, untuk meningkatkan efektivitas sistem pengendalian internal, perusahaan perlu mengadopsi pendekatan yang lebih komprehensif dengan mengintegrasikan kebijakan manajemen risiko, penerapan teknologi informasi yang lebih canggih, serta membangun budaya kepatuhan yang kuat di dalam organisasi. Dengan cara ini, perusahaan dapat memastikan bahwa sistem pengendalian internal benar-benar berfungsi sebagai mekanisme yang melindungi aset perusahaan, meningkatkan transparansi, serta menjaga integritas dalam operasionalnya.
In reply to First post

Re: Telaah jurnal

Adella Putri Rizkia གིས-
Nama: Adella Putri Rizkia
NPM : 2313031044

Menurut saya, isi jurnal tersebut menunjukkan bahwa pengendalian internal di perusahaan, khususnya di perbankan, memang tidak bisa dipisahkan dari peran audit internal. Dari penelitian yang dilakukan di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Sukabumi, terlihat bahwa audit intern berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas pengendalian internal, dengan kontribusi sebesar 34,6%. Artinya, semakin baik pelaksanaan audit internal, maka semakin baik juga sistem pengendalian internal di perusahaan tersebut.

Audit internal itu bisa dibilang seperti “mata dan telinga” manajemen. Pimpinan perusahaan kan tidak mungkin mengawasi semua aktivitas secara langsung setiap hari. Karena itu, dibutuhkan pihak yang bertugas mengecek apakah prosedur sudah dijalankan dengan benar, apakah ada potensi kecurangan, dan apakah aset perusahaan benar-benar aman. Contoh kasus fraud yang dibahas dalam jurnal juga jadi bukti bahwa kalau pengendalian internal lemah, dampaknya bisa besar sekali bagi perusahaan, apalagi di sektor perbankan yang mengelola dana masyarakat.

Namun menurut saya, angka
34,6% juga menunjukkan bahwa audit internal bukan satu-satunya faktor yang menentukan efektivitas pengendalian internal. Masih ada faktor lain seperti kompetensi karyawan, budaya organisasi, manajemen risiko, dan komitmen pimpinan. Jadi, walaupun audit internal penting, perusahaan juga harus memperbaiki sistem secara menyeluruh agar pengendalian internal benar-benar efektif.

Secara keseluruhan, saya setuju dengan hasil penelitian dalam jurnal tersebut, karena secara teori maupun praktik, audit internal memang berperan besar dalam memastikan perusahaan berjalan dengan tertib, transparan, dan sesuai dengan aturan yang berlaku.