EVALUASI SESI 15

EVALUASI SESI 15

Re: EVALUASI SESI 15

FADHIL FARIZI MURSYIDAN གིས-
Number of replies: 0
Assalamualaikum izin menjawab ibu

1. Jelaskan cara menciptakan visi yang baik!
Menciptakan visi yang baik dilakukan dengan memahami arah masa depan organisasi secara jelas serta menyelaraskannya dengan nilai, tujuan, dan kebutuhan para pemangku kepentingan. Seorang pemimpin harus mampu menganalisis kondisi internal dan eksternal organisasi, menentukan tujuan jangka panjang yang ingin dicapai, serta merumuskan visi yang realistis, inspiratif, dan mudah dipahami oleh seluruh anggota organisasi. Visi yang baik juga perlu disosialisasikan secara konsisten sehingga mampu membangkitkan motivasi, rasa memiliki, dan komitmen bersama untuk mewujudkannya melalui tindakan nyata.

2. Jelaskan cara mengatasi konflik yang buruk!
Mengatasi konflik yang buruk dilakukan dengan mengedepankan komunikasi terbuka, sikap objektif, dan pendekatan penyelesaian masalah. Pemimpin perlu mendengarkan semua pihak secara adil tanpa menyalahkan, memahami akar konflik, serta memastikan bahwa setiap individu diberi kesempatan menyampaikan pandangan secara konstruktif. Setelah itu, solusi dirumuskan melalui diskusi bersama yang berfokus pada kepentingan organisasi, bukan kepentingan pribadi. Mediasi, kompromi, serta penegasan aturan kerja yang jelas dapat membantu mencegah konflik berlanjut atau berulang di kemudian hari.

3. Jelaskan teknik negosiasi antar pemimpin!
Teknik negosiasi antar pemimpin menekankan pada pencarian kesepakatan yang saling menguntungkan (win-win solution). Proses negosiasi diawali dengan persiapan yang matang, yakni memahami kepentingan kedua belah pihak, menentukan batas tawar, dan menyiapkan alternatif solusi. Selama negosiasi, pemimpin harus bersikap profesional, komunikatif, dan terbuka terhadap perbedaan pendapat. Kemampuan mendengarkan, empati, serta penggunaan argumentasi rasional sangat penting untuk membangun kepercayaan dan mencapai kesepakatan yang adil serta berkelanjutan.

4. Jelaskan cara pembangunan tim di posisi puncak!
Pembangunan tim di posisi puncak dilakukan melalui pemilihan anggota tim yang memiliki kompetensi tinggi, integritas, serta visi yang sejalan dengan tujuan organisasi. Pemimpin perlu membentuk budaya kerja kolaboratif dengan menciptakan kepercayaan, komunikasi efektif, dan pembagian peran yang jelas sesuai keahlian masing-masing. Selain itu, pembangunan tim diperkuat melalui pelatihan kepemimpinan, kegiatan team building, serta evaluasi kinerja secara berkelanjutan agar tercipta sinergi antar pimpinan yang solid dalam pengambilan keputusan strategis.

6. Bagaimana cara untuk dapat mengetahui hukuman yang tepat bagi karyawan bermasalah?
Menentukan hukuman yang tepat bagi karyawan bermasalah dilakukan dengan mengacu pada aturan perusahaan, tingkat pelanggaran, serta prinsip keadilan dan objektivitas. Pemimpin harus terlebih dahulu mengklarifikasi fakta dan penyebab masalah, memberikan kesempatan kepada karyawan untuk menjelaskan situasi yang dihadapi, lalu menilai dampak kesalahan terhadap organisasi. Hukuman diberikan secara proporsional, bertahap, dan bersifat mendidik, mulai dari teguran lisan, surat peringatan, hingga sanksi administratif yang lebih tegas. Pendekatan ini bertujuan bukan semata-mata menghukum, tetapi juga membina perilaku karyawan agar dapat kembali bekerja sesuai standar yang ditetapkan.