Silakan diresume Bab 2 dari buku Metodologi Penelitian Pendidikan Berbasis Kasus yang SUDAH TERSEDIA DI PERTEMUAN 1 di atas.
ACTIVITY: RESUME
Nama: Muhammad Jibril Ramadhan
NPM: 2313031045
Kelas: 2023 B
Nama : Nela Amelia
NPM : 2313031050
NPM : 2313031050
Nama: Adella Putri Rizkia
NPM: 2313031044
Kelas: 23 B
NPM: 2313031044
Kelas: 23 B
Nama: Qonita Nurul Izzah
NPM: 2313031042
Nama: Fajriyatur Rohmah
NPM: 2313031048
Nama: Dita Silviana Putri
NPM : 2313031057
No. Absen: 26
NPM : 2313031057
No. Absen: 26
Nama: Nur Ayu Dila
NPM: 2313031055
NPM: 2313031055
Nama : Bagas Muhamad Satria
NPM : 2313031037
Nama: Intan Romala Sari
NPM: 2313031051
NPM: 2313031051
Nama : Zahra Syafitri Tunnisa
NPM : 2313031035
NPM : 2313031035
NAMA : ADEA APRILIA
NPM : 2313031034
NAMA : RAJA POWER SAMOSIR
NPM : 2313031054
NPM : 2313031054
Nama: Lilin Ratnasari
NPM: 2313031056
NPM: 2313031056
Nama: Eri Zenta Zikra Birama Putri
NPM: 2313031040
Kelas: 2023B
Nama : Dyah Wulan Handayani
NPM : 2313031033
NPM : 2313031033
Nama : Elsa Triananda
NPM :2313031053
kelas : 2023 b
NPM :2313031053
kelas : 2023 b
Nama : Irenius Juni Nugroho
NPM : 2313031032
Kelas : 2023 B
Nama : Zulfaa Salsabillah
NPM : 2313031038
Kelas : B
NPM : 2313031038
Kelas : B
Nama : Fatria Irawan
NPM : 2313031036
Kelas : 2023B
NPM : 2313031036
Kelas : 2023B
Nama: Rika Rahayu
NPM: 2313031052
NPM: 2313031052
Nama:Daffa Raihan
Npm:2313031039
2023B
Nama : Igha Mawardhani
NPM : 2313031043
Nama : Fani Dimas Prasetyo
NPM : 2313031047
Bab 2 membahas bagaimana peneliti merumuskan masalah, menentukan tujuan, dan menyusun manfaat penelitian secara sistematis. Pada dasarnya, rumusan masalah menjadi fondasi utama dalam penelitian karena menentukan arah dan fokus kajian. Peneliti perlu mendefinisikan fenomena yang dianggap sebagai masalah dan merumuskannya dalam bentuk pertanyaan penelitian. Latar belakang masalah disusun berdasarkan fenomena empiris maupun teori, dengan memperhatikan urgensi, relevansi, serta dukungan data dan teori. Sumber masalah dapat berasal dari kepustakaan, hasil penelitian terdahulu, observasi lapangan, maupun pengalaman pribadi.
Rumusan masalah harus memenuhi kriteria tertentu: feasible (dapat diteliti), jelas, signifikan, dan etis. Jenis rumusan masalah dibagi menjadi tiga, yaitu deskriptif (menggambarkan kondisi variabel tertentu), komparatif (membandingkan dua atau lebih kondisi), dan asosiatif (menjelaskan hubungan antarvariabel baik yang bersifat simetris, kausal, maupun timbal balik).
Selanjutnya, tujuan penelitian merupakan jawaban atas rumusan masalah yang dinyatakan dalam bentuk pernyataan. Tujuan bisa bersifat eksploratif, verifikatif, atau pengembangan metode. Tujuan membantu peneliti menjaga arah penelitian agar tetap fokus pada permasalahan yang dikaji.
Sementara itu, manfaat penelitian menjelaskan kontribusi penelitian baik secara teoritis (pengembangan ilmu pengetahuan dan pengujian teori) maupun praktis (pemecahan masalah nyata di lapangan). Penulisan manfaat penelitian harus rasional, sistematis, dan berdasarkan hasil penelitian, bukan asumsi pribadi. Fungsi manfaat penelitian antara lain menjadi dasar penelitian lanjutan, inspirasi kebijakan, dan penerapan praktis di dunia nyata.
NPM : 2313031047
Bab 2 membahas bagaimana peneliti merumuskan masalah, menentukan tujuan, dan menyusun manfaat penelitian secara sistematis. Pada dasarnya, rumusan masalah menjadi fondasi utama dalam penelitian karena menentukan arah dan fokus kajian. Peneliti perlu mendefinisikan fenomena yang dianggap sebagai masalah dan merumuskannya dalam bentuk pertanyaan penelitian. Latar belakang masalah disusun berdasarkan fenomena empiris maupun teori, dengan memperhatikan urgensi, relevansi, serta dukungan data dan teori. Sumber masalah dapat berasal dari kepustakaan, hasil penelitian terdahulu, observasi lapangan, maupun pengalaman pribadi.
Rumusan masalah harus memenuhi kriteria tertentu: feasible (dapat diteliti), jelas, signifikan, dan etis. Jenis rumusan masalah dibagi menjadi tiga, yaitu deskriptif (menggambarkan kondisi variabel tertentu), komparatif (membandingkan dua atau lebih kondisi), dan asosiatif (menjelaskan hubungan antarvariabel baik yang bersifat simetris, kausal, maupun timbal balik).
Selanjutnya, tujuan penelitian merupakan jawaban atas rumusan masalah yang dinyatakan dalam bentuk pernyataan. Tujuan bisa bersifat eksploratif, verifikatif, atau pengembangan metode. Tujuan membantu peneliti menjaga arah penelitian agar tetap fokus pada permasalahan yang dikaji.
Sementara itu, manfaat penelitian menjelaskan kontribusi penelitian baik secara teoritis (pengembangan ilmu pengetahuan dan pengujian teori) maupun praktis (pemecahan masalah nyata di lapangan). Penulisan manfaat penelitian harus rasional, sistematis, dan berdasarkan hasil penelitian, bukan asumsi pribadi. Fungsi manfaat penelitian antara lain menjadi dasar penelitian lanjutan, inspirasi kebijakan, dan penerapan praktis di dunia nyata.