Mahasiswa semua silakan diskusikan hal-hal penting mengenai materi pendekatan Penilaian Acuan Patokan
Forum Diskusi
Nama : Subhan Al Qodri
NPM : 2113033072
Izin Berdiskusi, Bu
Tujuan penilaian acuan patokan menurut saya untuk mengukur secara pasti tujuan atau kompetensi yang ditetapkan sebagai kriteria keberhasilannya. Pendekatan penilaian acuan patokan (PAP) pada umumnya digunakan untuk menafsirkan hasil tes formatif, sedangkan penilaian acuan norma.
NPM : 2113033072
Izin Berdiskusi, Bu
Tujuan penilaian acuan patokan menurut saya untuk mengukur secara pasti tujuan atau kompetensi yang ditetapkan sebagai kriteria keberhasilannya. Pendekatan penilaian acuan patokan (PAP) pada umumnya digunakan untuk menafsirkan hasil tes formatif, sedangkan penilaian acuan norma.
Nama : Satya Duta Pratama
NPM : 2113033048
Izin berdiskusi bu,
Pendekatan Penilaian Acuan Patokan (PAP) adalah suatu pendekatan dalam penilaian hasil belajar yang mengacu pada kriteria pencapaian tujuan pembelajaran atau indikator pembelajaran yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam PAP, nilai yang diperoleh siswa dihubungkan dengan tingkat pencapaian penguasaan siswa terhadap materi pembelajaran sesuai dengan indikator pembelajaran atau tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan PAP juga dikenal sebagai penilaian kriteria kriteria, di mana siswa yang telah memenuhi atau melampaui kriteria atau patokan keberhasilan dinyatakan lulus atau persyaratan
NPM : 2113033048
Izin berdiskusi bu,
Pendekatan Penilaian Acuan Patokan (PAP) adalah suatu pendekatan dalam penilaian hasil belajar yang mengacu pada kriteria pencapaian tujuan pembelajaran atau indikator pembelajaran yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam PAP, nilai yang diperoleh siswa dihubungkan dengan tingkat pencapaian penguasaan siswa terhadap materi pembelajaran sesuai dengan indikator pembelajaran atau tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan PAP juga dikenal sebagai penilaian kriteria kriteria, di mana siswa yang telah memenuhi atau melampaui kriteria atau patokan keberhasilan dinyatakan lulus atau persyaratan
Nama: Wahyu Fitir Rahim
NPM:2113033052
Izin Berdiskusi bu
Pendekatan Penilaian Acuan Patokan (PAP) adalah suatu metode penilaian yang menggunakan standar atau patokan tertentu sebagai dasar perbandingan untuk menilai pencapaian individu. Patokan tersebut dapat berupa kriteria, standar, atau tingkat prestasi yang telah ditetapkan sebelumnya.
Pendekatan Penilaian Acuan Patokan memberikan kerangka kerja yang jelas untuk mengevaluasi pencapaian individu dengan mengacu pada standar yang telah ditetapkan sebelumnya. Hal ini membantu dalam memberikan umpan balik konstruktif dan mendukung pengambilan keputusan yang informatif
NPM:2113033052
Izin Berdiskusi bu
Pendekatan Penilaian Acuan Patokan (PAP) adalah suatu metode penilaian yang menggunakan standar atau patokan tertentu sebagai dasar perbandingan untuk menilai pencapaian individu. Patokan tersebut dapat berupa kriteria, standar, atau tingkat prestasi yang telah ditetapkan sebelumnya.
Pendekatan Penilaian Acuan Patokan memberikan kerangka kerja yang jelas untuk mengevaluasi pencapaian individu dengan mengacu pada standar yang telah ditetapkan sebelumnya. Hal ini membantu dalam memberikan umpan balik konstruktif dan mendukung pengambilan keputusan yang informatif
Nama: Wahyu Agil Permana
NPM: 2113033066
Izin berdiskusi bu,
Pendekatan Penilaian Acuan Patokan (PAP) adalah suatu pendekatan dalam penilaian hasil belajar yang mengacu pada kriteria pencapaian tujuan pembelajaran atau indikator pembelajaran yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam PAP, nilai yang diperoleh siswa dihubungkan dengan tingkat pencapaian penguasaan siswa terhadap materi pembelajaran sesuai dengan indikator pembelajaran atau tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan PAP juga dikenal sebagai penilaian kriteria kriteria, di mana siswa yang telah memenuhi atau melampaui kriteria atau patokan keberhasilan dinyatakan lulus atau persyaratan.
NPM: 2113033066
Izin berdiskusi bu,
Pendekatan Penilaian Acuan Patokan (PAP) adalah suatu pendekatan dalam penilaian hasil belajar yang mengacu pada kriteria pencapaian tujuan pembelajaran atau indikator pembelajaran yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam PAP, nilai yang diperoleh siswa dihubungkan dengan tingkat pencapaian penguasaan siswa terhadap materi pembelajaran sesuai dengan indikator pembelajaran atau tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan PAP juga dikenal sebagai penilaian kriteria kriteria, di mana siswa yang telah memenuhi atau melampaui kriteria atau patokan keberhasilan dinyatakan lulus atau persyaratan.
Nama: Muhammad Sahrul Dwi Wantoro
NPM : 2113033030
Izin berdiskusi Ibu,
Penilaian acuan patokan (PAP) adalah suatu penilaian yang menunjukkan sampai batas mana kemampuan siswa mencapai kriteria kemampuan atau keberhasilan yang telah ditentukan, dan skor yang demikian tidak tergantung dari kemampuan siswa-siswa lain. PAP berasumsi bahwa hampir semua siswa bisa belajar apa saja, tetapi waktunya berbeda.
Konsekuensi acuan ini adalah adanya program remedial dan pengayaan. Siswa yang belum memiliki kemampuan minimal seperti yang disyaratkan harus belajar lagi atau mengulang lagi kegiatan belajarnya sampai kemampuannya mencapai standar minimal yang telah ditetapkan. Sedangkan bagi siswa yang telah mencapai standar minimal, dapat menempuh pelajaran selanjutnya atau diberi pelajaran tambahan yang dikenal dengan istilah pengayaan.
PAP menunjukkan bahwa pengukuran yang dilakukan harus berdasarkan patokan atau kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu. Patokan atau kriteria yang ditentukan sebagai batas lulus atau tingkat penguasaan minimal yang akan digunakan dalam membandingkan hasil pengukuran.
Patokan yang digunakan pada PAP bersifat tetap atau mutlak, artinya patokan tersebut dibuat berdasarkan berbagai pertimbangan sehingga tidak dapat lagi diubah-ubah. Pemakaian PAP sangat mudah, sebab tidak memerlukan perhitungan statistik, tetapi yang menjadi hambatan adalah sukarnya menetapkan patokan terutama patokan yang benar-benar tuntas.
NPM : 2113033030
Izin berdiskusi Ibu,
Penilaian acuan patokan (PAP) adalah suatu penilaian yang menunjukkan sampai batas mana kemampuan siswa mencapai kriteria kemampuan atau keberhasilan yang telah ditentukan, dan skor yang demikian tidak tergantung dari kemampuan siswa-siswa lain. PAP berasumsi bahwa hampir semua siswa bisa belajar apa saja, tetapi waktunya berbeda.
Konsekuensi acuan ini adalah adanya program remedial dan pengayaan. Siswa yang belum memiliki kemampuan minimal seperti yang disyaratkan harus belajar lagi atau mengulang lagi kegiatan belajarnya sampai kemampuannya mencapai standar minimal yang telah ditetapkan. Sedangkan bagi siswa yang telah mencapai standar minimal, dapat menempuh pelajaran selanjutnya atau diberi pelajaran tambahan yang dikenal dengan istilah pengayaan.
PAP menunjukkan bahwa pengukuran yang dilakukan harus berdasarkan patokan atau kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu. Patokan atau kriteria yang ditentukan sebagai batas lulus atau tingkat penguasaan minimal yang akan digunakan dalam membandingkan hasil pengukuran.
Patokan yang digunakan pada PAP bersifat tetap atau mutlak, artinya patokan tersebut dibuat berdasarkan berbagai pertimbangan sehingga tidak dapat lagi diubah-ubah. Pemakaian PAP sangat mudah, sebab tidak memerlukan perhitungan statistik, tetapi yang menjadi hambatan adalah sukarnya menetapkan patokan terutama patokan yang benar-benar tuntas.
NAMA : Raihan Sita Martanti
NPM : 2113033014
Izin berdiskusi, Bu.
Penilaian Acuan Patokan (PAP) adalah pendekatan penilaian yang membandingkan hasil belajar siswa dengan patokan yang telah ditetapkan sebelumnya. PAP merupakan cara menentukan kelulusan siswa dengan menggunakan sejumlah patokan. PAP umumnya digunakan untuk menafsirkan hasil tes formatif, sedangkan penilaian acuan norma (PAN) digunakan untuk menafsirkan hasil tes sumatif. PAP juga disebut dengan penilaian acuan kriteria. Asumsi PAP adalah semua orang bisa belajar apa saja namun memerlukan jumlah waktu yang berbeda. Dengan demikian, variabel pada acuan ini adalah waktu. PAP cenderung menekankan pada hal apa yang dapat dilakukan oleh peserta didik. Kriteria dalam penilaian ini adalah tingkat pengalaman belajar yang telah dicapai.
NPM : 2113033014
Izin berdiskusi, Bu.
Penilaian Acuan Patokan (PAP) adalah pendekatan penilaian yang membandingkan hasil belajar siswa dengan patokan yang telah ditetapkan sebelumnya. PAP merupakan cara menentukan kelulusan siswa dengan menggunakan sejumlah patokan. PAP umumnya digunakan untuk menafsirkan hasil tes formatif, sedangkan penilaian acuan norma (PAN) digunakan untuk menafsirkan hasil tes sumatif. PAP juga disebut dengan penilaian acuan kriteria. Asumsi PAP adalah semua orang bisa belajar apa saja namun memerlukan jumlah waktu yang berbeda. Dengan demikian, variabel pada acuan ini adalah waktu. PAP cenderung menekankan pada hal apa yang dapat dilakukan oleh peserta didik. Kriteria dalam penilaian ini adalah tingkat pengalaman belajar yang telah dicapai.
Nama: Merlinda
NPM: 21130338
Kelas: B
Izin berdiskusi bu
Materi pendekatan Penilaian Acuan Patokan (PAP) melibatkan beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan dalam proses penilaian. Berikut adalah beberapa hal-hal penting terkait materi pendekatan PAP:
1. Tujuan Instruksional:m Penilaian Acuan Patokan (PAP) merupakan penilaian yang diacukan pada tujuan instruksional yang harus dikuasai oleh siswa. Tujuan ini adalah untuk menilai kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan atau tugas yang diberikan dalam konteks pembelajaran.
2. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM): Dalam penilaian PAP, KKM dapat digunakan untuk menentukan batas mana kemampuan siswa mencapai kriteria kelulusan. KKM ini menunjukkan tingkat kemampuan yang diharapkan untuk siswa untuk lulus.
3. Pengujian dan Pengujihan: Penilaian PAP melibatkan pengujian dan pengujihan siswa dalam menjawab pertanyaan atau tugas yang diberikan. Pengujian adalah proses evaluasi yang dilakukan oleh guru untuk menilai kemampuan siswa, sedangkan pengujihan adalah proses evaluasi yang dilakukan oleh siswa itu sendiri.
4. Keterampilan Tertentu: Penilaian PAP juga mempersyaratkan keterampilan tertentu yang harus dimiliki oleh siswa untuk dinyatakan tuntas atau belum dengan nilai yang ia dapatkan. Keterampilan ini dapat berupa kemampuan mengenali materi, kemampuan berpikir kritis, atau kemampuan berkomunikasi.
5. Keselarasan Pengujian: Penilaian PAP mungkin dilakukan secara keselarasan, di mana setiap siswa diberikan skor berdasarkan kemampuan yang dimiliki. Keselarasan ini memungkinkan guru untuk menilai kemampuan siswa secara bersama dan mengidentifikasi siswa yang memiliki kemampuan yang bersama.
Dalam melaksanakan materi pendekatan Penilaian Acuan Patokan (PAP), penting untuk memastikan bahwa proses penilaian dilakukan secara transparan dan objektif, serta memperhatikan konteks pembelajaran dan keterampilan siswa.
NPM: 21130338
Kelas: B
Izin berdiskusi bu
Materi pendekatan Penilaian Acuan Patokan (PAP) melibatkan beberapa aspek penting yang perlu diperhatikan dalam proses penilaian. Berikut adalah beberapa hal-hal penting terkait materi pendekatan PAP:
1. Tujuan Instruksional:m Penilaian Acuan Patokan (PAP) merupakan penilaian yang diacukan pada tujuan instruksional yang harus dikuasai oleh siswa. Tujuan ini adalah untuk menilai kemampuan siswa dalam menjawab pertanyaan atau tugas yang diberikan dalam konteks pembelajaran.
2. Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM): Dalam penilaian PAP, KKM dapat digunakan untuk menentukan batas mana kemampuan siswa mencapai kriteria kelulusan. KKM ini menunjukkan tingkat kemampuan yang diharapkan untuk siswa untuk lulus.
3. Pengujian dan Pengujihan: Penilaian PAP melibatkan pengujian dan pengujihan siswa dalam menjawab pertanyaan atau tugas yang diberikan. Pengujian adalah proses evaluasi yang dilakukan oleh guru untuk menilai kemampuan siswa, sedangkan pengujihan adalah proses evaluasi yang dilakukan oleh siswa itu sendiri.
4. Keterampilan Tertentu: Penilaian PAP juga mempersyaratkan keterampilan tertentu yang harus dimiliki oleh siswa untuk dinyatakan tuntas atau belum dengan nilai yang ia dapatkan. Keterampilan ini dapat berupa kemampuan mengenali materi, kemampuan berpikir kritis, atau kemampuan berkomunikasi.
5. Keselarasan Pengujian: Penilaian PAP mungkin dilakukan secara keselarasan, di mana setiap siswa diberikan skor berdasarkan kemampuan yang dimiliki. Keselarasan ini memungkinkan guru untuk menilai kemampuan siswa secara bersama dan mengidentifikasi siswa yang memiliki kemampuan yang bersama.
Dalam melaksanakan materi pendekatan Penilaian Acuan Patokan (PAP), penting untuk memastikan bahwa proses penilaian dilakukan secara transparan dan objektif, serta memperhatikan konteks pembelajaran dan keterampilan siswa.
Nama: M.Fauzan Akbar
NPM: 2113033054
Izin berdikusi bu,
PAP adalah penilaian yang sesuai dengan target yang tergantung pada tujuan belajar awal yang sudah dipatok. PAP pada umumnya digunakan untuk menafsirkan hasil tes formatif. Pendekatan ini lebih menitikberatkan pada apa yang dapat dilakukan oleh peserta didik. Dengan kata lain, kemampuan-kemampuan apa yang telah dicapai oleh peserta didik sesudah menyelesaikan satu bagian kecil dari suatu keseluruhan program. Tujuan penilaian acuan patokan adalah untuk mengukur secara pasti tujuan atau kompotensi yang ditetapkan sebagai kriteria keberhasilannya. Dengan PAP, apa yang telah dan belum dikuasai setiap individu dapat diketahui. Bimbingan individual untuk meningkatkan penguasaan siswa terhadap materi pelajaran dapat dirancang.
NPM: 2113033054
Izin berdikusi bu,
PAP adalah penilaian yang sesuai dengan target yang tergantung pada tujuan belajar awal yang sudah dipatok. PAP pada umumnya digunakan untuk menafsirkan hasil tes formatif. Pendekatan ini lebih menitikberatkan pada apa yang dapat dilakukan oleh peserta didik. Dengan kata lain, kemampuan-kemampuan apa yang telah dicapai oleh peserta didik sesudah menyelesaikan satu bagian kecil dari suatu keseluruhan program. Tujuan penilaian acuan patokan adalah untuk mengukur secara pasti tujuan atau kompotensi yang ditetapkan sebagai kriteria keberhasilannya. Dengan PAP, apa yang telah dan belum dikuasai setiap individu dapat diketahui. Bimbingan individual untuk meningkatkan penguasaan siswa terhadap materi pelajaran dapat dirancang.