Forum Diskusi

Forum Diskusi

Forum Diskusi

Number of replies: 9

Menganalisis instrumen Non-Tes (bagan partisipasi, check list, rating scale, skala sikap)

In reply to First post

Re: Forum Diskusi

by RIZKY.MAULANA21 RIZKY.MAULANA21 -
Nama : Rizky Maulana Putra
NPM : 2113033050

Izin berdiskusi, Ibu
Instrumen non-tes seperti bagan partisipasi, checklist, rating scale, dan skala sikap memiliki kegunaan unik. Bagan partisipasi memvisualisasikan data partisipasi, checklist memastikan penyelesaian tugas, rating scale mengukur tingkat atau kualitas, dan skala sikap menilai pandangan subjektif. Penting untuk memastikan kejelasan instruksi, validitas, reliabilitas, objektivitas, dan praktisitas instrumen.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

by SUBHAN.AL21 SUBHAN.AL21 -
Nama : Subhan Al Qodri
NPM : 2113033072

Izin Berdiskusi, Bu

Beberapa aspek yang perlu dianalisis terkait instrumen-instrumen tersebut:

Validitas: Evaluasi sejauh mana instrumen mencakup aspek atau variabel yang ingin diukur. Pastikan bahwa instrumen tersebut dapat memberikan informasi yang akurat dan relevan.

Reliabilitas: Periksa sejauh mana instrumen dapat memberikan hasil yang konsisten jika diulang. Tingkat reliabilitas yang tinggi menunjukkan bahwa instrumen dapat diandalkan.

Objektivitas: Pastikan bahwa instrumen memberikan hasil yang objektif dan tidak tergantung pada penilaian subyektif yang berlebihan. Objektivitas penting untuk menjaga konsistensi antar penilai.

Keterukuran (Measurability): Tinjau sejauh mana instrumen mampu mengukur variabel atau aspek tertentu secara akurat.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

by SATYA.DUTA21 SATYA.DUTA21 -
Nama : Satya Duta Pratama
NPM : 2113033048

Izin berdiskusi bu,
Untuk memilih instrumen penilaian non tes yang tepat, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut
1. Tentukan tujuan penilaian dan kompetensi yang akan diukur.
2. Pilih teknik penilaian yang sesuai dengan tujuan penilaian dan kompetensi yang akan dinilai, misalnya observasi, pengugasan, wawancara, atau kuesioner.
3. Sesuaikan bentuk instrumen non tes dengan teknik penilaian yang dipilih, misalnya checklist, skala, atau catatan pengamatan.
4. Pastikan instrumen yang dikembangkan relevan dengan kompetensi yang akan diukur dan dapat mengukur secara akurat.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

by WAHYU FITIR RAHIM 2113033052 -
Nama: Wahyu Fitir Rahim
NPM :2113033052
izin berdiskusi bu

Instrumen non-tes, seperti bagan partisipasi, checklist, rating scale, dan skala sikap, digunakan untuk mengumpulkan data kualitatif atau kuantitatif yang tidak melibatkan ujian atau pertanyaan langsung. Berikut beberapa poin umum untuk menganalisis instrumen tersebut:

1. Tujuan Instrumen:
Identifikasi tujuan utama instrumen tersebut, apakah untuk mengukur partisipasi, mengamati perilaku, atau menilai sikap.

2. Validitas:
Evaluasi sejauh mana instrumen mengukur apa yang seharusnya diukur. Apakah instrumen tersebut benar-benar mencerminkan konsep atau perilaku yang ingin diukur?

3. Reliabilitas:
Tinjau seberapa konsisten instrumen dalam mengukur suatu konsep atau perilaku. Seberapa handal instrumen tersebut dalam memberikan hasil yang serupa pada pengukuran berulang.

4. Konsistensi Intern:
Periksa apakah item-item dalam instrumen saling terkait dengan baik atau tidak. Konsistensi internal dapat mengindikasikan sejauh mana instrumen mengukur konsep atau perilaku yang sama.

5. Ketepatan Waktu dan Efisiensi:
Pertimbangkan sejauh mana instrumen tersebut dapat diterapkan dengan efisien dan apakah penggunaannya sesuai dengan waktu yang tersedia.

Analisis ini membantu memastikan bahwa instrumen non-tes tersebut dapat memberikan data yang akurat dan relevan sesuai dengan tujuan pengukuran yang diinginkan.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

by WAHYU AGIL PERMANA 2113033066 -
Nama: Wahyu Agil Permana
NPM: 2113033066

Izin berdiskusi, Ibu
Instrumen non-tes seperti bagan partisipasi, checklist, rating scale, dan skala sikap memiliki kegunaan unik. Bagan partisipasi memvisualisasikan data partisipasi, checklist memastikan penyelesaian tugas, rating scale mengukur tingkat atau kualitas, dan skala sikap menilai pandangan subjektif. Penting untuk memastikan kejelasan instruksi, validitas, reliabilitas, objektivitas, dan praktisitas instrumen.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

by MUHAMMAD.SAHRUL21 MUHAMMAD.SAHRUL21 -
Nama: Muhammad Sahrul Dwi Wantoro
NPM : 2113033030
Izin berdiskusi Ibu,

Instrumen non-tes adalah instrumen selain tes prestasi belajar, cara mengumpulkan kemajuan pembelajran dalam pengukuran dengan cara non-tes, instrumen non-tes digunakan untuk mengevaluasi hasil belajar aspek psikomotorik, dan sikap atau nilai. Hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan instrumen evaluasi adalah jumlah butir pernyataan dari suatu instrumen, karena semakinbanyak jumlah butir pernyataan atau unsur yang dievaluasi, maka semakin baik kualitasnya.
Pada prinsipnya prosedur penulisan untuk instrumen non-tes adaah sama dengan prosedur penulisan tes pada tes prestasi belajar, yaitu menyusun kisi-kisi tes, menuliskan butir soal berdasarkan kisi-kisi, telaah, validasi butir, uji coba butir, perbaikan butir berdasarkan hasil uji coba.

1) Bagan partisipasi pada pelaksanaannya belum dapat memberi informasi tentang alasan seseorang untuk ikut serta dalam suatu kegiatan, tetapi pola keikutsertaan dalam suatu kegiatan sudah dapat menjelaskan sebagai hasil belajar yang penting yang bersifat non-kognitif, dan lebih bersifat afektif, yaitu keinginan untuk ikut serta. Bagan partisipasi ini berguna untuk mengamati kegiatan diskusi kelas.
2) Pada dasarnya, daftar cek memiliki kemiripan dengan skala lanjutan. Kedua instrumen tersebut sama-sama mengungkap komponen yang kompleks dalam proses pembelajaran. Skala lanjutan lebih menekankan pada menentukan pemeringkatan komponen yang paling dominan dalam aktifitas peserta didik. Sedangkan daftar cek lebih pada menyatakan ada atau tidaknya suatu komponen dalam proses pembelajaran masing-masing peserta didik.
3) Skala Bertingkat atau rating scale merupakan skala yang menggambarkan suatu nilai yang berbentuk angka terhadap sesuatu hasil pertimbangan. Misalnya, untuk menggambarkan tingkat prestasi belajar siswa, bagi siswa yang mendapat skor 8 digambarkan berada di tempat yag lebih ke kanan dalam skala, dibandingkan penggambaran skor 5. Biasanya angka-angka yang digunakan untuk diterapkan pada skala dengan jarak yang sama. Meletakkannya secara bertingkat dari yang rendah ke yang tinggi, sehingga skala ini dinamakan skala bertingkat. Kita dapat menilai segala sesuatu dengan skala, yang maksudnya merupakan agar pencatatannya dapat objektif, maka penilaian terhadap penampilan atau penggambaran kepribadian seseorang disajikan dalam bentuk skala.
4) Penilaian sikap dapat dilakukan melalui pengamatan respon yang ditunjukkan peserta didik. Ada tiga klasifikasi respon sikap, respon kognitif, respon afektif, dan respon tindakan. Respon kognitif berkaitan dengan apa yang diketahui peserta didik terhadap objek. Respon afektif berkaitan dengan perasaan atau emosi seseorang terhadap obyek. Respon tindakan berkaitan dengan tindakan yang muncul dari seseorang dlaam menghadapi suatu objek. Berdasarkan uraian tersebut, tindakan yang dilakukan seseorang berasal dari perasaan yang timbul dari pengetahuan yang dimilikinya. Sehingga penilaian sikap penting untuk dilakukan karena mengungkap sisi lain berkaitan dengan perasaan dan pengetahuan yang dimilikinya.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

by RAIHAN.S.MARTANTI RAIHAN.S.MARTANTI -
NAMA : Raihan Sita Martanti
NPM : 2113033014

Izin berdiskusi, Bu.
Instrumen non-tes adalah teknik evaluasi yang digunakan untuk menilai hasil belajar siswa tanpa menggunakan tes. Instrumen non-tes dapat berupa :
  1. Bagan partisipasi adalah salah satu alat evaluasi yang digunakan untuk melihat tingkat kemampuan atau perkembangan peserta didik melalui daftar keikutsertaan.
  2. Checklist adalah pedoman observasi yang berisi aspek-aspek yang dapat diamati.
  3. Rating scale digunakan untuk asesmen perilaku atau produk yang susah untuk diukur secara langsung.
  4. Skala sikap adalah salah satu instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data mengenai sikap individu terhadap suatu objek.
Instrumen non-tes digunakan untuk menilai keterampilan siswa dalam pembelajaran. Teknik evaluasi non-tes umumnya digunakan untuk menilai kepribadian siswa secara menyeluruh, seperti sikap, tingkah laku, sifat, sikap sosial, ucapan, dan riwayat hidup.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

by MERLINDA 2113033038 -
Nama: Merlinda
NPM: 2113033038
Kelas: B

Izin berdiskusi bu

Instrumen non-tes meliputi berbagai jenis, seperti skala bertingkat (rating scale), kuesioner (questionnaire), daftar cek (checklist), wawancara (interview), dan pengamatan (observation). Berikut adalah analisis singkat untuk masing-masing instrumen non-tes:

1. Skala Bertingkat (Rating Scale): Instrumen ini menggambarkan suatu nilai terhadap sesuatu hasil pertimbangan. Biasanya, angka-angka yang digunakan diterapkan pada skala dengan jarak yang sama, secara bertingkat dari yang rendah ke tinggi.

2.Kuesioner (Questionnaire): Merupakan alat untuk mengumpulkan data yang bersifat komprehensif. Instrumen ini dapat digunakan untuk menilai berbagai aspek dari responden, termasuk aspek afektif dan psikomotorik[3].

3. Daftar Cek (Checklist): Digunakan untuk mencatat keberadaan atau ketiadaan suatu perilaku atau karakteristik tertentu.

4.Wawancara (Interview): Instrumen ini melibatkan interaksi langsung antara pewawancara dan responden untuk mendapatkan informasi.

5. Pengamatan (Observation): Melibatkan pengamatan langsung terhadap perilaku atau kejadian yang diamati.

Instrumen non-tes memiliki peran penting dalam mengukur aspek afektif dan psikomotorik dari peserta didik, serta dapat digunakan untuk mengungkap fakta dan mengumpulkan data yang komprehensif.
In reply to First post

Re: Forum Diskusi

by M.Fauzan Akbar 2113033054 -
Nama: M.Fauzan Akbar
NPM: 2113033054

Izin berdikusi bu,
1. Bagan partisipasi adalah salah salah satu bemtuk teknik evaluasi yang digunakan untuk mengetahui tingkat kemampuan atau perkembangan peserta didik melalui daftar keikutsertaan atau keaktifan pada saat proses pembelajaran berlangsung.
2. Check List merupakan salah satu bentuk penilaian yang berisi daftar-datar perilaku atau kegiatan yang biasa dilakukan seorang peserta didik, kemudian guru meniainya dengan memberikan tanda centang terhadap aspek-aspek perilaku tersebut sesuai dengan fakta yang ada pada diri peserta didik
3. Rating Scale (skala lajuan) atau bisa disebut juga dengan skala bertingkat adalah alat penilaian yang digunakan evaluator untuk menggolongkan, menilai individu atau situasi. Rating scale merupakan skala penilaian yang bertujuan untuk menggolongkan atau individu, dengan meminta responden untuk memilih salah satu alternative jawaban yang berbentuk angka atau kuantitatif, dan kemudian evaluator menafsirkan angka-angka tersebut kedalam bentuk deskripsi kualitatif
4. Skala sikap adalah salah satu alat evaluasi yang digunakan untuk mengukur sikap seseorang terhadap suatu objek tertentu, yang hasilnya berupa kategori sikap, yakni menyetujui (positif) atau tidak menyetujui (negative).