Forum 1

Forum 1

Forum 1

Jumlah balasan: 33

Mahasiswa berikan pendapat kalian tentang model pengembangan pembelajaran PKN di SD.

1. jelaskan tentang model pembelajaran konstektual?

2. jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?

3. jelaskan tentang model pembelajarn portofolio?

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh Niken Larasati -
Nama : Niken Larasati
NPM : 2113053013
Kelas/Prodi : 5G/PGSD

1. Jelaskan tentang model pembelajaran konstektual?
Jawab: Model pembelajaran kontekstual adalah pembelajaran dimana siswa dapat melihat dan menghubungkan bidang akademik yang dipelajarinya dengan kehidupan nyata yang beritan dengan sosial dan budaya. Dalam pembelajaran kontekstual, terdapat 7 prinsip utama yaitu: Kontruktivisme (Contructivism), Menemukan (Inquiry), Bertanya (Questioning), Masyarakat Belajar (Learning Community), Pemodelan (Modeling), Refleksi (Reflecsion), dan Penilaian yang Sebenarnya (Authentic Assesment). Jadi model pembelajaran kontekstual merupakan pembelajaran yang menekankan siswa untuk bisa aktif dalam belajar dan bisa untuk mengkonstruksikan informasi, pengetahuan, materi pelajaran, dengan keadaan teraktual diri dan lingkungannya.

2. Jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
Jawab: Model pembelajaran kooperatif adalah konsep yang lebih luas meliputi semua jenis kerja kelompok termasuk bentuk-bentuk yang lebih dipimpin oleh guru atau diarahkan oleh guru. Proses pembelajaran kooperatif dianggap lebih diarahkan oleh guru, dimana guru menetapkan tugas dan pertanyaan serta menyediakan bahan-bahan informasi yang dirancang untuk membantu peserta didik menyelesaikan masalah yang dimaksud. Selain itu pembelajaran kooperatif merupakan bentuk pembelajaran dengan cara siswa belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif yang anggotanya terdiri dari empat sampai enam orang dengan struktur kelompok yang bersifat heterogen. Jadi model pembelajaran kooperatif, interaksi ditandai dengan tujuan saling tergantung dengan individu yang lain. Kelompok kooperatif mempunyai rasa tanggung jawab pribadi.

3. Jelaskan tentang model pembelajarn portofolio?
Jawab: Model pembelajaran berbasis portofolio adalah salah satu bentuk pembelajaran praktik langsung, khususnya bentuk inovasi pembelajaran yang dirancang untuk membantu siswa memahami teori secara mendalam melalui pengalaman belajar praktik langsung. Model pembelajaran berbasis portofolio merupakan teori pembelajaran konstruktivis dimana siswa berinteraksi dengan lingkungan baik di luar kelas maupun sekolah dalam mengkonstruksi dan memperoleh pengetahuan. Pada model pembelajaran berbasis portofolio, siswa diharapkan berpikir cerdas, kreatif, partisipatif, berwawasan ke depan, dan bertanggung jawab.
Jadi diharapkan dengan adanya model pembelajaran portofolio ini ilmu yang diperoleh dapat tersimpan secara mendalam, karena siswa secara langsung menerima informasi dan memperoleh pengalaman jasmani dan rohani.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh ANNISA INDAH SAPUTRI -
Nama: Annisa Indah Saputri
NPM: 2113053105
Kelas/Prodi: 5G/PGSD

1. Jelaskan tentang model pembelajaran konstektual?
Pembelajaran kontekstual atau disebut juga CTL (Contextual Teaching and Learning) adalah suatu pendekatan dalam pembelajaran yang memfokuskan pada proses keikutsertaan siswa secara utuh agar bisa menemukan materi yang dipelajari kemudian menghubungkannya dengan situasi kehidupan real atau nyata sehingga memotivasi siswa agar dapat mengimplementasikannya pada kehidupan mereka (Kusniadi Dede et al., 2021).

2. Jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
Cooperative Learning merupakan suatu model pembelajaran yang membuat siswa belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil dengan anggota sebanyak 4 - 6 siswa secara berkolaborasi dengan komposisi anggota kelompok yang merata (heterogen). Prosedur pembelajaran kooperatif didesain untuk membuat siswa lebih aktif melalui pencarian dan penemuan melalui proses berpikir (inkuiri) dan diskusi dalam kelompok kecil.

3. Jelaskan tentang model pembelajaran portofolio?
Model pembelajaran portofolio merupakan pendekatan yang menekankan pengumpulan, dokumentasi, dan refleksi atas karya atau proyek yang telah dilakukan oleh peserta didik. Pembelajaran ini bertujuan untuk memberikan gambaran holistik tentang kemampuan, pencapaian, dan perkembangan peserta didik selama proses pembelajaran. Sehingga, model pembelajaran portofolio memiliki potensi untuk lebih mendekati pengalaman nyata dan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang kemampuan dan perkembangan peserta didik dibandingkan dengan metode penilaian tradisional.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh Ernawati.21 Ernawati.21 -
Nama : Ernawati
NPM : 2113053203
Kelas : 5G

1. Jelaskan tentang model pembelajaran konstektual?
Model pembelajaran kontekstual adalah model yang mengaitkan materi pembelajaran dengan dunia nyata atau situasi yang terjadi di kehidupan sehari-hari siswa untuk mendorong terjadinya hubungan antara pengetahuan yang dimiliki oleh siswa dengan penerapannya dalam kehidupan sebagai seorang individu, anggota keluarga dan warga negara. Model pembelajaran kontekstual ini dapat melatih siswa untuk menalar dan berpikir secara kritis dengan kegiatan inquiri atau menemukan masalah sehingga memberikan pengalaman bermakna kepada siswa.

2. Jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
Model pembelajaran kooperatif ini berfokus agar siswa dapat bekerja sama untuk memaksimalkan kondisi belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran. Selain itu model kooperatif dapat meningkatkan belajar siswa dan sikap saling tolong menolong dalam perilaku sosial. Model pembelajaran kooperatif adalah model yang dalam proses kegiatan belajar mengajar siswa belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif dan berstruktur heterogen.

3. Jelaskan tentang model pembelajaran portofolio?
Model pembelajaran portofolio adalah wujud nyata dari pembelajaran kontekstual dengan mengandalkan keaktifan siswa untuk praktik dan turun langsung ke lapangan dengan menghubungkan antara tekstual dengan kontekstual agar siswa mendapatkan pengalaman langsung dan nyata. Model portofolio melatih siswa untuk mendapatkan pengetahuan sendiri dan berinteraksi seluas luasnya dengan lingkungan sehingga dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh ANI NURYANI -
Nama: Ani Nuryani
NPM : 2113053126

Izin memberikan pendapat tentang model pengembangan pembelajaran PKN di SD.

1. jelaskan tentang model pembelajaran konstektual?
Model pembelajaran konstektual memiliki tujuan membantu siswa untuk memahami materi ajar dan mengakaitkannya dengan konteks kehidupan siswa sehari hari. Sintak pembelajaran model konstektual yaitu :
1. Modeling; guru berperan sebagai model bagi peserta didik.
2. Inquiry; identifikasi, analisis, observasi.
3. Questioning; tanya jawab dengan peserta didik.
4. Learning community; siswa dibagi dalam beberapa kelompok belajar.
5. Constructivisme; konstruksi teori dan pemahaman.
6. Reflection; siswa mengulas dan merangkum materi di akhir pertemuan.
7. Authentic Assessment; siswa dinilai dan menilai secara objektif.
Model konstektual merupakan model pembelajaran yang menekankan kepada proses keterlibatan siswa secara
penuh untuk dapat menemukan materi yang
dipelajari dan menghubungkannya dengan
situasi kehidupan nyata sehingga mendorong siswa untuk dapat menerapkannya dalam kehidupan mereka


2. jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
Model pembelajaran bantuan teman sebaya dalam proses belajar. kooperatif merupakan model pembelajaran yang menggunakan
Model pembelajaran kooperatif bertujuan untuk mengembangkan prestasi akademik, tolerasi, serta pengembangan keterampilan sosial. Ciri model pembelajaran kooperatif adalah siswa berkerja sama tim untuk mencapai tujuan pembelajaran, kelompok belajar siswa bersifat heterogen, menggunakan sistem reward.

3. jelaskan tentang model pembelajarn portofolio?
Model pembelajaran portofolio dalam pembelajaran PKN merupakan upaya siswa untuk belajar, bereksplorasi, berkolaborasi, mengadakan observasi, dan menilai diri sendiri dalam refleksi akan mendorong siswa membangun pengetahuannya sendiri. Prinsip model pembelajaran portofolio yaitu belajar siswa aktif, belajar kooperatif, pembelajaran partisipatorik, reactive teaching. Langkah-langkah model pembelajaran portofolio yakni 1. mengidentifikasi tujuan dan fokus portofolio. 2. Merencanakan aspek konten yang dinilai. 3. Menentukan bentuk dan susunan portofolio. 4. Menentukan penggunaan portofolio, menentukan cara penilaian, menentukan bentuk penilaian.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh ADINDA RAHMADHINA -
Nama : Adinda Rahmadhina
NPM : 211305306
Kelas : 5G

1. jelaskan tentang model pembelajaran konstektual?
Jawab :
- Model pembelajaran konstektual adalah model pembelajaran yang menekankan pada penggunaan konteks atau situasi nyata dalam pembelajaran untuk membantu siswa memahami konsep dan meningkatkan keterampilan mereka. Beberapa ciri dari model pembelajaran konstektual adalah:
- Menggunakan situasi nyata atau konteks sebagai dasar pembelajaran
- Mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan sehari-hari siswa
- Mendorong siswa untuk berpikir kritis dan kreatif
- Menggunakan berbagai media dan sumber daya untuk membantu siswa memahami konsep
Model pembelajaran konstektual telah terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi siswa dalam berbagai mata pelajaran, termasuk matematika, seni tari, IPA, bahasa, dan lain-lain. Dalam model pembelajaran konstektual, guru berperan sebagai fasilitator dan siswa lebih aktif terlibat dalam pembelajaran

2. jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
Jawab :
Model pembelajaran kooperatif adalah suatu model pembelajaran yang melibatkan kerja sama antara siswa dalam kelompok kecil untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu. Terdapat juga model pembelajaran kooperatif seperti model pembelajaran STAD, tutor sebaya, model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, dan model pembelajaran kooperatif tipe TGT. Model-model tersebut memiliki karakteristik dan langkah-langkah yang berbeda-beda, namun tujuannya sama yaitu meningkatkan hasil belajar siswa melalui kerja sama dan kolaborasi dalam kelompok kecil

3. jelaskan tentang model pembelajaran portofolio?
Jawab :
Model pembelajaran portofolio adalah salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Model pembelajaran portofolio dapat dikembangkan dengan berbagai pendekatan, seperti berbasis HOTS, berbasis media interaktif, dan sebagainya. Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa model pembelajaran portofolio dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada berbagai mata pelajaran.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh A. ZAHRA INTAN SUCIA -
Nama: A. Zahra Intan Sucia
NPM : 2153053020

Izin memberikan pendapat tentang model pengembangan pembelajaran PKN di SD.

1. Jelaskan tentang model pembelajaran konstektual?
Model pembelajaran kontekstual cocok digunakan sebagai sarana pendidikan nilai dalam pendidikan kewarganegaraan. Pembelajaran kontekstual merupakan model pembelajaran yang idenya menghubungkan materi pelajaran dengan situasi nyata. Hal ini mendorong siswa untuk membuat hubungan antara pengetahuan dan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan anggota masyarakat. Pengajaran dan pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) membantu siswa menghubungkan materi yang dipelajari di kelas dengan kehidupan sehari-hari. Siswa menemukan makna materi yang dipelajari sebagai pengalaman untuk membangun pengetahuan yang ada. Dalam konteks ini peserta didik harus memahami apa yang dimaksud dengan belajar, apa manfaatnya, apa kedudukannya, dan bagaimana cara mencapainya. Hal ini membantu siswa memahami bahwa apa yang mereka pelajari di kelas akan berguna di kemudian hari dalam kehidupan mereka. Dengan konsep ini, hasil belajar diharapkan lebih bermakna bagi siswa.
Menurut Trianto (2011) sebuah kelas dikatakan menggunakan pendekatan kontekstual, jika menerapkan tujuh komponen utama Contextual Teaching and Learning berikut, yaitu: 1) Konstruktivistik (constructivism), yaitu siswa bekerja dan rekonstruksi pengetahuan secara mandiri yang bersumber dari lingkunganya; 2) Menemukan (inquiry), yaitu siswa mencari informasi secara sistematis dengan tahapan- tahapan yang telah di siapkan; 3) Bertanya (questioning), kembangkan sifat ingin tahu siswa dengan bertanya.; 4) Komunitas belajar (learning community), merupakan kelompok–kelompok kecil yang heterogen yang mampu bekerjasama; 5) Pemodelan (modeling), siswa dibantu melalui model yang disediakan sehingga peserta didik lebih mudah untuk menerima pengetahuan; 6) Refleksi (reflection), lakukan refleksi di akhir pertemuan agar tujuan dari pembelajaran dapat tercapai dengan baik; 7) Penilaian yang riil (authentic assessment), lakukan penilaian yang sebenarnya dengan berbagai cara.
Referensi :
Ramdani, E. (2018). Model pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal sebagai penguatan pendidikan karakter. JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 10(1), 1-10.

2. Jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
Pembelajaran kooperatif merupakan sebuah strategi pembelajaran yang melibatkan siswa yang bekerja secara kolaborasi untuk mencapai tujuan bersama. Pembelajaran kooperatifdisusun dalam sebuah usaha untuk meningkatkan partisipasi siswa, menfasilitasi siswa dengan pengalaman sikap kepemimpinan dan membuat keputusan dalam kelompok serta memberikan kesempatan pada siswa untuk berinteraksi dan belajar bersama-sama yang berbeda latar belakangnya. Dengan demikian karakteristik pembelajaran kooperatif dijelaskan sebagai berikut: Pembelajaran secara tim, Didasarkan pada manajemen kooperatif, Kemampuan untuk bekerja sama, dan Keterampilan untuk bekerja sama. Prinsip-Prinsip Model Pembelajaran Kooperatif yaitu: Prinsip ketergantungan positif, Tanggung jawab perseorangan, Interaksi tatap muka, dan Partisipasi dan komunikasi.
Referensi:
Hasanah, Z., & Himami, A. S. (2021). Model pembelajaran kooperatif dalam menumbuhkan keaktifan belajar siswa. Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan, 1(1), 1-13.

3. Jelaskan tentang model pembelajarn portofolio?
Model pembelajaran berbasis portofolio merupakan model pembelajaran yang dirancang untuk membantu siswa memahami keseluruhan materi dengan mengembangkan materi yang dipelajari menggunakan berbagai sumber belajar. Model pembelajaran portofolio merupakan suatu pendekatan yang berfokus pada pengumpulan, pendokumentasian, dan refleksi terhadap pekerjaan dan proyek yang telah diselesaikan siswa. Dengan menerapkan model pembelajaran portofolio, guru dapat memantau peningkatan pembelajaran siswa secara berkala. Model portofolio dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran, karena melatih siswa memperoleh pengetahuannya sendiri dan berinteraksi dengan lingkungan semaksimal mungkin. Oleh karena itu, guru mempunyai tugas untuk mendorong, memotivasi, membimbing, dan memberikan umpan balik agar siswa merasa bahwa pembelajarannya diperlukan dan diperhatikan.
Referensi :
Azizah, N. (2022). Implementasi Model Pembelajaran Portofolio Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Akidah Akhlak. BASICA: Journal of Primary Education, 2(2), 70-80.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh Lisa Ariyanti -
Nama: Lisa Ariyanti
NPM: 2113053083

Izin menjawab;
1. Pembelajaran kontekstual adalah konsep belajar yang membantu guru mengkaitkan antara materi yang diajarkanya dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapan dalam kehidupan sehari-hari. contoh pembelajaran kontekstual di kelas adalah sebagai berikut. Guru mempraktikkan renang gaya kupu-kupu di hadapan para peserta didik. Guru menampilkan gambar rangka manusia untuk menunjukkan bagian-bagian rangka manusia. Guru membawa bahan ajar berupa perkecambahan untuk menunjukkan proses pertumbuhan biji. Karakteristik dalam pembelajaran kontekstual yaitu membuat keterkaitan, pekerjaan yang berarti dan diatur secara individu, bekerjasama, berpikir kritis dan kreatif, dan membantu individu untuk tumbuh dan berkembang, serta menggunakan penilaian otentik.

2. Cooperative learning adalah model pembelajaran dengan memberikan tugas kepada siswa yang lebih pandai dalam sebuah kelompok kecil yang hasilnya akan dipresentasikan kepada kelompok lain di dalam kelas. Hasil kelompok tersebut kemudian didalami dan ditanggapi sehingga terjadi proses belajar yang aktif dan dinamis.
Tujuan model pembelajaran kooperatif adalah sebagai berikut.

Membentuk peserta didik menjadi pribadi yang lebih kuat dan peduli pada sesama.
Menciptakan keaktifan serta keterlibatan semua peserta didik dalam pembelajaran.
Meningkatkan nilai akademik pembelajaran melalui kerja sama dalam kelompok.
Mengembangkan kepekaan sosial peserta didik.
Melatih peserta didik untuk bijak dalam menerima perbedaan peserta didik lain.

3. Dalam model pembelajaran portofolio siswa aktif mencari data secara langsung mulai dari identifikasi masalah sampai pelaksanaan gelar kasus, show-case, sehingga siswa lebih paham dan dekat dengan objek yang dipelajari, sehingga pembelajaran menjadi aktif, komunikatif, inovatif, dan menyenangkan.
Tujuan dari guru menerapkan model ini adalah untuk mengetahui perkembangan nilai kemajuan peserta didik, kemudian untuk berkomunikasi dengan orang tua peserta didik.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh PUTRI ADELIA RIZALDY -
Nama: Putri Adelia Rizaldy
NPM: 2113053021
Kelas: 5G/PGSD

1. Jelaskan tentang model pembelajaran konstektual?
Model Pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning (CTL)) merupakan konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkannya dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga, masyarakat, dan dunia kerja nantinya. pembelajaran kontekstual pada dasarnya adalah usaha memperkenalkan siswa terhadap konteks secara luas yang meliputi situasi-situasi yang berhubungan dengan kehidupannya, fenomena nyata, isu-isu sosial, aplikasi teknologi yang kesemuanya dipahami benar oleh siswa baik pada masa kini maupun pada masa yang akan datang.

2. Jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
Pembelajaran kooperatif adalah pembelajaran yang menekankan keterlibatan semua peserta didik melalui kegiatan diskusi kelompok kecil. Kelompok kecil tersebut terdiri dari beberapa peserta didik yang kemampuan berbeda. Dengan demikian, akan terjalin kerja dan sikap saling membantu dalam menyelesaikan permasalahan yang ditugaskan. Oleh sebab itu, pembelajaran ini biasa disebut sebagai pembelajaran gotong royong.

3. Jelaskan tentang model pembelajaran portofolio?
Model pembelajaran berbasis portofolio merupakan alternatif cara belajar siswa aktif (CBSA) dan cara mengajar guru aktif (CMGA). Karena sebelum, selama, dan sesudah proses belajar mengajar guru dan siswa dihadapkan pada sejumlah kegiatan. Portofolio ini biasanya merupakan karya terpilih dari seorang siswa atau kelompok, atau karya satu kelas secara keseluruhan yang bekerja secara kooperatif. Sehingga dapat dikatakan bahwa pembelajaran portofolio di samping memperoleh pengalaman fisik terhadap objek dalam pembelajaran, siswa juga memperoleh pengalaman atau terlibat secara mental. Pengalaman fisik berarti melibatkan siswa atau mempertemukan siswa dengan objek pembelajaran. Pengalaman mental dalam arti memperhatikan informasi awal yang telah ada pada diri siswa dan memberikan kebebasan kepada siswa untuk menyusun (merekonstruksi) sendiri informasi yang diperolehnya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh mesy arsita -
Nama: Mesy Arsita
Npm : 2113053300

1. Model pembelajaran kontektual (contekstual theaching and learning) merupakan proses pembelajaran yang holistik, bertujuan membantu siswa untuk memahami materi ajar dan mengakaitkannya dengan konteks kehidupan siswa sehari hari ( kontek pribadi, sosial dan kultural) sehingga mereka berpengetahuan, berketrampilan yang dinamis dan fleksibel untuk mengkontruksi sendiri secara aktif pemahamannya. Siswa bisa belajar dengan baik bila materi ajar terkai dengan penngetahuan dan kegiatan yang terlah diketahuinya dan terjadi di sekelilingnya.
2. Pembelajaran kooperatif adalah pembelajaran yang menekankan keterlibatan semua peserta didik melalui kegiatan diskusi kelompok kecil. Kelompok kecil tersebut terdiri dari beberapa peserta didik yang kemampuan berbeda.

Dengan demikian, akan terjalin kerja dan sikap saling membantu dalam menyelesaikan permasalahan yang ditugaskan. Oleh sebab itu, pembelajaran ini biasa disebut sebagai pembelajaran gotong royong.
3. Model pembelajaran portofolio adalah suatu pendekatan pembelajaran di mana siswa akan berfokus pada pembuatan portofolio, yakni kumpulan hasil kerja yang telah siswa lakukan selama periode waktu tertentu. Kumpulan hasil kerja atau portofolio yang dibuat tersebut digunakan untuk menunjukkan kemajuan siswa dalam suatu subjek atau keterampilan.

Biasanya, periode waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan dan menyimpan contoh kerja tersebut adalah selama satu semester atau satu tahun akademik. Portofolio ini dapat mencakup berbagai jenis tugas atau proyek, misalnya seperti karya seni, laporan, esai, atau hasil kerja lainnya.

Portofolio yang dihasilkan juga bisa digunakan sebagai bahan evaluasi keterampilan dan pemahaman siswa. Evaluasi ini dapat dilakukan oleh guru maupun oleh siswa sendiri, karena dalam model pembelajaran portofolio, siswa juga diminta untuk berpartisipasi dalam proses refleksi dan evaluasi terhadap karya mereka sendiri. Mereka juga akan diminta untuk menyusun rencana pembelajaran di masa depan berdasarkan hasil evaluasi portofolio tersebut.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh DANIEL DWI SAPUTRA 2113053110 -
Nama: Daniel Dwi Saputra
NPM: 2113053110
Kelas: 5G

Izin menjawab dan memberikan pendapat terkait model pengembangan PKN di SD.

1. Jelaskan tentang model pembelajaran konstektual?
Jawaban: Model pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) adalah suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan pada proses keterlibatan siswa secara penuh untuk menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkannya dengan situasi kehidupan nyata sehingga mendorong siswa untuk menerapkannya pada kehidupan mereka. Dalam pembelajaran kontekstual, terdapat 7 prinsip utama yaitu: Kontruktivisme (Contructivism), Menemukan (Inquiry), Bertanya (Questioning), Masyarakat Belajar (Learning Community), Pemodelan (Modeling), Refleksi (Reflecsion), dan Penilaian yang Sebenarnya (Authentic Assesment)

2. Jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
Jawaban: Model pembelajaran kooperatif adalah suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan pada kerjasama dan interaksi antara siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran bersama. Model pembelajaran kooperatif adalah suatu strategi pembelajaran dimana siswa belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif yang anggotanya terdiri dari 2 sampai 5 orang, dengan struktur kelompok yang secara heterogen.

3. Jelaskan tentang model pembelajarn portofolio?
Jawaban: Model pembelajaran portofolio adalah suatu inovasi pembelajaran yang dirancang untuk membantu peserta didik memahami materi secara mendalam melalui pengalaman belajar praktik-empirik. Portofolio dalam model pembelajaran ini berisi karya terpilih dari satu kelas siswa secara keseluruhan yang bekerja secara kooperatif memilih dan mengumpulkan hasil karya siswa yang menggambarkan ketercapaian Kompetensi Dasar dari mata pelajaran tertentu. Isi portofolio terdiri dari hasil karya siswa yang menggambarkan ketercapaian Kompetensi Dasar dari mata pelajaran tertentu. Hasil pengukuran portofolio (bersama hasil pengukuran aspek kognitif, afektif, dan psikomotor) dijadikan dasar untuk menentukan apakah siswa tersebut masuk program akselerasi, pengayaan, atau remidiasi.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh ARIS PURNAMA PUTRA -
Nama : Aris Purnama Putra
NPM : 2113053112
Kelas/Prodi : 5G/PGSD

1. Model Pembelajaran Kontekstual adalah pendekatan pembelajaran di mana materi diajarkan dengan menghubungkannya dengan konteks dunia nyata atau situasi yang relevan bagi siswa. Tujuannya adalah membuat pembelajaran lebih bermakna dan membantu siswa memahami bagaimana pengetahuan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

2. Model Pembelajaran Kooperatif adalah pendekatan pembelajaran di mana siswa bekerja sama dalam kelompok kecil untuk mencapai tujuan bersama. Mereka saling mendukung, berbagi ide, dan belajar dari satu sama lain. Tujuannya adalah mengembangkan keterampilan sosial, kerja sama, dan pemahaman yang lebih mendalam tentang materi.

3. Model Pembelajaran Portofolio adalah pendekatan pembelajaran di mana siswa menyusun dan menyimpan kumpulan karya atau bukti pencapaian mereka selama periode waktu tertentu. Portofolio ini dapat berupa tugas, proyek, atau refleksi pribadi. Tujuannya adalah untuk memonitor perkembangan siswa dan memungkinkan mereka merenungkan perkembangan dan pencapaian mereka seiring waktu.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh YUSUF BARRULY -
Nama : Yusuf Barruly
NPM : 2113053103

1. jelaskan tentang model pembelajaran konstektual?
Model pembelajaran konstektual model pembelajaran yang memiliki konsep menghubungkan materi pelajaran dengan situasi dunia nyata. Hal ini akan memotivasi siswa untuk membuat hubungan antara pengetahuan dan penerapannya terhadap kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat (Berns & Erickson, 2001: 3). Pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) membantu siswa menghubungkan materi yang pelajari di kelas dengan apa yang ada dalam kehidupannya sehari-hari. Dengan ini siswa akan menyadari bahwa apa yang mereka pelajari di kelas akan berguna bagi kehidupanya nanti.

2. jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
Model pembelajaran kooperatif adalah kegiatan pembelajaran dengan cara berkelompok untuk bekerja sama saling membantu mengkontruksu konsep, menyelesaikan persoalan, atau inkuiri. Beberapa hasil penelitian membuktikan bahwa penggunaan pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan prestasi belajar siswa sekaligus dapat meningkatkan kemampuan hubungan sosial, menumbuhkan sikap menerima kekurangan diri dan orang lain, serta dapat meningkatkan harga diri. pembelajaran kooperatif dapat merealisasikan kebutuhan siswa dalam belajar berpikir, memecahkan masalah, dan mengintegrasikan pengetahuan dengan keterampilan.

3. jelaskan tentang model pembelajarn portofolio?
Model pembelajaran portofolio adalah pendekatan pendidikan yang berfokus pada pengumpulan, dokumentasi, refleksi, dan penilaian atas karya atau proyek yang telah dikerjakan oleh siswa selama suatu periode waktu tertentu. Model ini menempatkan penekanan pada proses pembelajaran seiring dengan hasil akhir, dengan tujuan untuk mengembangkan pemahaman yang mendalam, keterampilan, dan penerapan pengetahuan dalam konteks nyata.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh Lia Nanda Agustina -
Nama : Lia Nanda Agustina
NPM : 2113053077
Kelas : 5G/PGSD

1. jelaskan tentang model pembelajaran konstektual?
Model pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) merupakan salah satu pendekatan pembelajaran yang menekankan kaitan antara materi yang dipelajari dengan situasi dunia nyata siswa . Pendekatan ini mengacu pada ide bahwa siswa akan lebih baik memahami dan mengaplikasikan pengetahuan jika mereka dapat melihat relevansinya dalam kehidupan sehari-hari. Tujuannya adalah untuk membantu siswa memahami dan menerapkan pengetahuan dengan lebih baik, serta memotivasi mereka untuk belajar dengan lebih baik. Pembelajaran kontekstual memiliki karakteristik sebagai berikut: berbasis masalah (problem-based), menggunakan berbagai konteks (using multiple contexts), menggambarkan keanekaragaman siswa (drawing upon student diversity), mendukung pembelajaran mandiri (supporting self-regulated learning), dan menggunakan kelompok belajar dalam suasana saling ketergantungan (using independent learning groups).

2. jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
Model pembelajaran kooperatif adalah model pembelajaran yang mengutamakan kerja sama peserta didik dalam kegiatan belajar. Pembelajaran kooperatif mengacu pada metode pembelajaran di mana siswa bekerja sama dalam kelompok kecil dan saling membantu dalam belajar. Pembelajaran kooperatif atau cooperative learning merupakan bentuk pembelajaran dengan cara siswa belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif dengan struktur kelompok yang bersifat heterogen. Kelompok belajar yang disusun haruslah beragam dan tidak pandang bulu. Dalam kaitannya dengan keberagaman kelompok pada model pembelajaran kooperatif, hal yang dapat dilakukan untuk memastikannya adalah melakukan sistem pengacakan dalam menentukan kelompok. Pembelajaran kooperatif memiliki karakteristik sebagai berikut: berbasis masalah (problem-based), menggunakan berbagai konteks (using multiple contexts), menggambarkan keanekaragaman siswa (drawing upon student diversity), mendukung pembelajaran mandiri (supporting self-regulated learning), dan menggunakan kelompok belajar dalam suasana saling ketergantungan (using independent learning groups).

3. jelaskan tentang model pembelajarn portofolio?
Model pembelajaran portofolio adalah suatu pendekatan pembelajaran di mana siswa akan berfokus pada pembuatan portofolio, yakni kumpulan hasil kerja yang telah siswa lakukan selama periode waktu tertentu. Portofolio tersebut digunakan untuk menunjukkan kemajuan siswa dalam suatu subjek atau keterampilan. Dalam model pembelajaran berbasis portofolio, siswa dituntut untuk berpikir cerdas, kreatif, partisipatif, prospektif dan bertanggung jawab. Siswa juga diajarkan bagaimana cara yang lebih kooperatif dengan orang lain untuk memecahkan masalah dan meningkatkan keterampilan dalam meneliti. Pembelajaran berbasis portofolio dapat membantu siswa memperoleh pengalaman yang lebih besar tentang masalah yang dikaji dan memperoleh pemahaman yang lebih baik.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh Liyana Qayyimah -
Nama : Liyana Qayyimah
NPM : 2113053189
Kelas : 5G

1. Jelaskan model pembelajaran kontekstual?
Model pembelajaran kontekstual adalah konsep belajar yang membantu pendidik mengkaitkan antara materi yang diajarkanya dengan situasi dunia nyata peserta didik dan mendorong peserta didik membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Pada hakikatnya pembelajaran kontekstual memang mengharuskan peserta didik dapat menangkap dan mengaitkan dengan kehidupan mereka Suatu yang baru bukan diberikan pendidik tetap ditemukan sendiri oleh peserta didik. Sehingga, pada hakikatnya pembelajaran kontekstual (CTL) memiliki tujuh komponen utama, yaitu konstruktivisme (constructivism), menemukan (inquiry), bertanya (questioning) masyarakat belajar (learning community), pemodelan (modeling), refleksi (reflection), dan penilaian sebenarnya (authentic assessment)

2. Jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
Model pembelajaran kooperatif adalah model pembelajaran yang mengutamakan kerja sama peserta didik dalam kegiatan belajar dengan cara membentuk kelompok-kelompok kecil yang beranggotakan 2-4 orang. Tujuan pembelajaran kooperatif yaitu peserta didik mampu belajar secara bekerjasama guna meningkatkan pemahaman baik secara individu maupun kelompok,dan pembelajaran kooperatif ini pun dapat memberikan peluang kepada peserta didik yang mempunyai perbedaan latar belakang dan kondisi untuk bekerja dan saling bertanggung jawab satu sama lain atas tugas- tugas bersama.

3. Jelaskan tentang model pembelajaran portofolio?
Model pembelajaran berbasis portofolio merupakan alternatif cara belajar siswa aktif (CBSA) dan cara mengajar guru aktif (CMGA). Dalam model pembelajaran portofolio dan pendidik tidak lagi hanya bertugas memberikan informasi kepada peserta didik tetapi tugas pendidik diharapkan dapat memotivasi peserta didik untuk mencari informasi baru di luar kelas sekolah. Kemudian siswa aktif mencari data secara langsung mulai dari identifikasi masalah sampai pelaksanaan gelar kasus, show-case, sehingga peserta didik lebih paham dan dekat dengan objek yang dipelajari, sehingga pembelajaran menjadi aktif, komunikatif, inovatif, dan menyenangkan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh INDIKA SALSABILA -
Nama : Indika Salsabila
NPM : 2113053276
Kelas/Prodi : 5G/PGSD

1. Jelaskan tentang model pembelajaran konstektual?
Jawab :
Model pembelajaran kontesktual adalah model pembelajaran yang dimana dalam pembelajarannya guru mengaitkan materi pembelajaran dengan kehidupan nyata atau sehari – hari peserta didik, dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimiliki dengan penerapan dalam kehidupan mereka sebagai anggota keluarga dan masyarakat. Dalam hal ini siswa perlu mengerti apa makna belajar, manfaatnya, dalam status apa mereka dan bagaimana mencapainya. Dengan ini siswa akan menyadari bahwa apa yang mereka pelajari di kelas akan berguna bagi kehidupanya nanti. Dengan konsep ini, hasil pembelajaran diharapkan lebih bermakna bagi siswa. Sebagai implementasi dari konsep ini, hasil pembelajaran yang diharapkan adalah siswa dapat memberikan makna dari pembelajaran yang di lakukan untuk kehidupannya sehari-hari. Proses pembelajaran tidak berupa transfer pengetahuan melalui guru ke siswa, tetapi lebih kepada bekerja dan mengalami. Menurut Trianto (2011) sebuah kelas dikatakan menggunakan pendekatan kontekstual, jika menerapkan tujuh komponen utama Contextual Teaching and Learning berikut, yaitu: 1) Konstruktivistik (constructivism), yaitu siswa bekerja dan rekonstruksi pengetahuan secara mandiri yang bersumber dari lingkunganya; 2) Menemukan (inquiry), yaitu siswa mencari informasi secara sistematis dengan tahapan- tahapan yang telah di siapkan; 3) Bertanya (questioning), kembangkan sifat ingin tahu siswa dengan bertanya.; 4) Komunitas belajar (learning community), merupakan kelompok–kelompok kecil yang heterogen yang mampu bekerjasama; 5) Pemodelan (modeling), siswa dibantu melalui model yang disediakan sehingga peserta didik lebih mudah untuk menerima pengetahuan; 6) Refleksi (reflection), lakukan refleksi di akhir pertemuan agar tujuan dari pembelajaran dapat tercapai dengan baik; 7) Penilaian yang riil (authentic assessment), lakukan penilaian yang sebenarnya dengan berbagai cara.
Referensi :
Ramdani, E. (2018). Model pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal sebagai penguatan pendidikan karakter. JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 10(1), 1-10.

2. Jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
Jawab :
Model pembelajaran kooperatif adalah model pembelajaran yang dilakukan secara bekerja sama. Jadi model ini tidak hanya fokus pada tujuan akademiknya saja melainkan melatih peserta didik untuk kerja sama dalam menguasai materi. Modek kooperatif ini memiliki beberapa karakteristik yaitu, pembelajaran secara tim, didasarkan pada manajemen kooperatif, kemampuan untuk bekerja sama, dan keterampilan dalam bekerja sama. Sedangkan ciri – ciri dari model pembelajaran ini adalah, siswa dalam kelompok menyelesaikan materi pembelajaran berdasarkan KD. Yang dicapai, kelompok dibentuk dengan kemampuan siswa yang berbeda- beda, pembelajaran lebih menekankan secara kelompok bukan individu. Berikut langkah – langkah pembelajaran dalam model kooperatif :
1. Menyampaikan tujuan dan memberikan motivasi
2. Menyajikan informasi
3. Mengorganisasikan siswa kedalam bentuk kelompok
4. Pembimbingan tugas kelompok
5. Evaluasi hasil belajar
6. Memberikan penghargaan

Referensi :
Hasanah, Z., & Himami, A. S. (2021). Model pembelajaran kooperatif dalam menumbuhkan keaktifan belajar siswa. Irsyaduna: Jurnal Studi Kemahasiswaaan, 1(1), 1-13.

3. Jelaskan tentang model pembelajarn portofolio?
Jawab :
Model pembelajaran portofolio adalah model pembelajaran yang dalam mempelajari suatu materi tertentu yang prosesnya dari awal sampai akhir, dan kumpulan hasil pekerjaan siswa tersebut dikumpulkan jadi satu dan disimpan dalam satu bendel. Model pembelajaran portofolio memungkinkan siswa untuk lebih aktif karena penyelidikan atau pencarian informasi yang lebih luas. Pencarian informasi tidak hanya dilakukan di dalam kelas saja tetapi juga di luar kelas baik dari media cetak dan elektronik, tokoh atau pakar, maupun kunjungan pada tempat-tempat yang dapat dijadikan sebagai sumber informasi. Model pembelajaran portofolio bertujuan agar siswa memiliki kemampuan untuk mencari dan mengorganisir informasi yang ditemukan, menuliskan apa yang ada dalam pikiranya, dan selanjutnya dituangkan secara penuh dalam pekerjaanya baik dalam portofolio dokumentasi maupun portofolio tayangan. Langkah – langkah model pembelajaran portofolio yaitu, guru membentuk beberapa kelompok dikelas, mengidentifikasi masalah, memilih masalah untuk kajian kelas, mengumpulkan informasi tentang masalah yang dikaji, membuat portofolio, penyajian portofolio.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh Angelia Agustin -
Nama : Angelia Agustin
NPM : 2113053162
Kelas/Prodi : 5G/PGSD

Model pengembangan pembelajaran PKN di SD
1. Jelaskan tentang model pembelajaran konstektual?
Jawab : Model pembelajaran kontekstual adalah salah satu pendekatan dalam pembelajaran yang bertujuan untuk mengaitkan pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata siswa. Pendekatan ini menekankan pentingnya membuat pembelajaran relevan, bermakna, dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN), model pembelajaran kontekstual dapat diterapkan dengan berbagai cara untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa dalam materi-materi yang diajarkan. Penting untuk diingat bahwa model pembelajaran kontekstual bertujuan untuk mengaktifkan siswa secara kognitif dan emosional dengan mengaitkan materi pembelajaran dengan pengalaman dan situasi yang nyata dalam kehidupan mereka. Hal ini dapat meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa dalam mata pelajaran PKN.Berikut adalah beberapa cara menerapkan model pembelajaran kontekstual dalam mata pelajaran PKN: 1) Kaitkan dengan Masalah Sosial Aktual 2) Simulasikan Proses Kewarganegaraan 3)Studi Kasus Lokal 4)Diskusi dan Debat 5)Proyek Berbasis Masyarakat 6)Koneksi dengan Sejarah dan Budaya Lokal 7)Penggunaan Teknologi.

2. Jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
Jawab : Model pembelajaran kooperatif adalah pendekatan yang mendorong siswa untuk bekerja sama dalam kelompok untuk mencapai tujuan pembelajaran bersama. Dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN), model pembelajaran kooperatif dapat digunakan untuk membantu siswa memahami konsep-konsep kewarganegaraan, demokrasi, hak asasi manusia, dan isu-isu sosial lainnya dengan lebih baik. Dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif dalam mata pelajaran PKN, Anda dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, kerja sama, dan pemahaman yang lebih dalam tentang isu-isu kewarganegaraan yang kompleks. Selain itu, model ini juga mempromosikan nilai-nilai demokrasi dan partisipasi aktif dalam Masyarakat. Berikut adalah beberapa cara menerapkan model pembelajaran kooperatif dalam mata pelajaran PKN: 1) Diskusi Kelompok 2) Proyek Kolaboratif 3) Debat Tim 4) Jigsaw Learning 5) Simulasi Pemerintahan atau Organisasi Sosial 6) Diskusi Etika 7) Penilaian Berdasarkan Kelompok.

3. Jelaskan tentang model pembelajaran portofolio?
Jawab : Model pembelajaran portofolio adalah pendekatan pembelajaran yang memungkinkan siswa untuk mengumpulkan, merefleksikan, dan mengevaluasi karya mereka sepanjang waktu. Dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN), penggunaan portofolio dapat membantu siswa memantau perkembangan mereka dalam memahami konsep-konsep kewarganegaraan, demokrasi, hak asasi manusia, dan isu-isu sosial lainnya. Penggunaan model pembelajaran portofolio dalam mata pelajaran PKN tidak hanya membantu siswa mengembangkan pemahaman yang lebih dalam tentang kewarganegaraan, tetapi juga membantu mereka mengembangkan keterampilan pemantauan diri, refleksi, dan penilaian diri. Portofolio juga memberikan bukti konkret tentang pencapaian siswa selama pembelajaran. Berikut adalah langkah-langkah dalam menerapkan model pembelajaran portofolio dalam mata pelajaran PKN: 1) Pemilihan Tujuan Pembelajaran 2) Identifikasi Kriteria Penilaian 3) Desain Tugas dan Aktivitas 4) Pengumpulan Materi 5) Merefleksikan Karya 6) Penilaian Formatif 7) Penilaian Sumatif 8) Presentasi Portofolio 9) Evaluasi Diri 10) Refleksi Akhir.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh DIVA DZAKYRANI SHALIHA DIVA DZAKYRANI SHALIHA -
Nama : Diva Dzakyrani Shaliha
Npm: 2113053251
1. Model pembelajaran kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) adalah suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan pada proses keterlibatan siswa secara penuh untuk menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkannya dengan situasi kehidupan nyata sehingga mendorong siswa untuk menerapkannya pada kehidupan mereka
Model pembelajaran ini memiliki beberapa karakteristik khas yang membedakannya dengan model pembelajaran yang lain, yaitu
Pemberian konteks atau situasi kehidupan nyata dalam pembelajaran.
Pemberian kesempatan pada siswa untuk berpartisipasi aktif dalam pembelajaran.
Pemberian kesempatan pada siswa untuk berkolaborasi dengan teman sekelas dalam pembelajaran.
Pemberian kesempatan pada siswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif dalam pembelajaran.
Kelebihan dari model pembelajaran kontekstual antara lain suasana belajar yang lebih menyenangkan dan siswa lebih peka terhadap pembelajaran
Namun, setiap model pembelajaran pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing dalam proses pembelajarannya

2. Model pembelajaran kooperatif adalah suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan pada kerja sama antar siswa dalam kelompok-kelompok kecil untuk mencapai tujuan bersama. Tujuan dari model pembelajaran kooperatif antara lain adalah membentuk peserta didik menjadi pribadi yang lebih kuat dan peduli pada sesama, menciptakan keaktifan serta keterlibatan semua peserta didik dalam pembelajaran, mempererat tali pertemanan dan persaudaraan, serta meningkatkan hasil akademik pembelajaran karena setiap peserta didik selalu dilibatkan dalam pembelajaran. Terdapat beberapa jenis model pembelajaran kooperatif yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran, antara lain metode STAD (Student Team Achievement Division), metode Jigsaw, metode TGT (Team Game Tournament), dan metode GI (Group Investigation). Kelemahan dari model pembelajaran kooperatif adalah memerlukan persiapan yang matang, lebih banyak tenaga, pemikiran, dan waktu, serta membutuhkan dukungan fasilitas, alat, dan biaya yang cukup memadai

3. Model pembelajaran berbasis portofolio adalah suatu inovasi pembelajaran yang dirancang untuk membantu peserta didik memahami materi secara mendalam melalui pengalaman belajar praktik-empirik
Dalam model pembelajaran ini, siswa membuat portofolio yang berisi hasil karya mereka yang menggambarkan ketercapaian Kompetensi Dasar dari mata pelajaran tertentu. Hasil pengukuran portofolio bersama hasil pengukuran aspek kognitif, afektif, dan psikomotor dijadikan dasar untuk menentukan apakah siswa tersebut masuk program akselerasi, pengayaan, atau remidiasi. Kelemahan dari penilaian portofolio adalah memerlukan waktu dan kerja keras, perubahan cara pandang guru, masyarakat dan orang tua, serta perubahan gaya belajar yang selama ini ditentukan
Namun, model pembelajaran berbasis portofolio juga memiliki kelebihan, seperti dapat mengembangkan maupun menambah pengetahuan peserta didik, serta dapat meningkatkan keaktifan peserta didik pada saat pembelajaran
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh Kadek Asih Septiyani -
Nama : Kadek Asih Septiyani
NPM : 2113053213
Kelas : 5G

1. Jelaskan tentang model pembelajaran konstektual?
Jawab:
Pembelajaran kontekstual merupakan model pembelajaran yang mempunyai konsep menghubungkan materi pelajaran dengan situasi dunia nyata. Hal ini tentunya akan memotivasi siswa untuk menghubungkan pengetahuan yang didapatnya dengan penerapan dalam kehidupan mereka sehari-hari sebagai keluarga maupun masyarakat. Dengan begitu mereka akan mengetahui bahwa yang mereka pelajari akan berguna pada kehidupannya nanti dan pembelajaran menjadi lebih bermakna. PKN seperti yang kita ketahui banyak mengajarkan tentang kehidupan sehari-hari berkeitan dengan nilai, moral, dan lain sebagainya, sehingga model ini cocok agar siswa lebih bisa menggambarkan pengetahuan dan pengimplementasiannya.
(Referensi: Ramdani, E. (2018). Model pembelajaran kontekstual berbasis kearifan lokal sebagai penguatan pendidikan karakter. JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 10(1), 1-10.)

2. Jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
Jawab:
Model kooperatif merupakan model yang menggunakan kelompok kecil siswa yang heterogen guna mempelajari materi maupun menyelesaikan masalah dengan guru sebagai fasilitatornya. Manfaatnya yaitu mendorong partisipasi aktif siswa, meningkatkan kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, serta tanggung jawab. Dalam PKN, model ini akan membantu siswa berlatih bekerja sama nantinya dalam kehidupan bermasyarakat.

3. Jelaskan tentang model pembelajarn portofolio?
Jawab:
Model portofolio ini berfokus pada pembuatan protofolio yaitu hasil kerja siswa pada waktu tertentu. Dalam PKN, model ini berfokus pada pengumpulan, penilaian, dan refleksi atas kinerja siswa selama proses pembelajaran. Portofolio ini dapat mencakup berbagai jenis tugas atau proyek, misalnya seperti karya seni, laporan, esai, atau hasil kerja lainnya. Portofolio juga bisa digunakan untuk bahan evaluasi keterampilan dan pemahaman siswa.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh INDAH NUR SAPITRI -

Nama : Indah Nur Sapitri
NPM : 2113053299
Kelas/Prodi : 5G/PGSD

1. Jelaskan tentang model pembelajaran konstektual? 

Model kontekstual merupakan suatu konsep pembelajaran berasumsi bahwa anak akan belajar lebih baik jika lingkungannya mendukung tercipta secara ilmiah, artinya pembelajaran akan lebih bermakna jika anak-anak “bekerja” dan “mengalami” sendiri apa yang mereka pelajari, bukan sekedar “mengetahuinya”. Belajar bukan sekedar sesuatu kegiatan mentransfer ilmu pengetahuan dari guru ke siswa, tapi bagaimana siswa mampu menafsirkan apa yang mereka pelajari. Oleh Oleh karena itu, strategi pembelajaran lebih penting dari sekedar hasil. Dalam hal ini siswa perlu memahami apa yang dimaksud dengan belajar manfaatnya, statusnya, dan cara mencapainya. Mereka menyadari bahwa apa yang mereka pelajari akan bermanfaat bagi mereka hidupnya nanti. Dengan demikian, mereka akan belajar lebih banyak antusias dan penuh kesadaran. Melalui model pembelajaran kontekstual, pengalaman belajar tidak hanya terjadi dan dimiliki pada saat siswa masuk di kelas, tapi yang lebih penting dari itu adalah caranya membawa pengalaman belajar ke luar kelas, yaitu pada ketika dia dituntut untuk merespons dan memecahkan masalah nyata yang kita hadapi setiap hari. Jadi belajar Konteks kontekstual ini idealnya menghubungkan permasalahan dengan dunia nyata terhadap teori yang akan diajarkan atau disampaikan kepada siswa, dan siswa secara aktif memecahkan masalah tersebut apa yang dia peroleh melalui pengalaman dan hubungannya teori yang dia pelajari di sekolah oleh gurunya.

2.  Jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?

Model pembelajaran kooperatif merupakan suatu strategi pembelajaran dimana siswa belajar dan bekerja dalam kelompok kecil kolaboratif yang anggotanya terdiri dari 2 sampai 5 orang, dengan struktur kelompok heterogen (Komalasari, 2010: 62). Pembelajaran kooperatif adalah belajar kelompok kecil untuk memaksimalkan pembelajaran dan pembelajaran mereka anggota lain dalam kelompok tersebut. Prosedur pembelajaran kooperatif dirancang untuk membuat siswa lebih aktif melalui pencarian dan penemuan melalui proses berpikir (inkuiri) dan diskusi dalam kelompok kecil. Pembelajaran Kooperatif adalah sebuah metode pembelajaran berdasarkan kerja kelompok dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu. Di samping itu Hal ini juga untuk memecahkan masalah dalam pemahaman sebuah konsep yang didasarkan pada rasa tanggung jawab dan percaya bahwa semua siswa mempunyai tujuan Sama. Kegiatan belajar komunikatif dan kesiswaan interaktif, terjadi dalam kelompok kecil.

3. Jelaskan tentang model pembelajarn portofolio?

Portofolio berasal dari bahasa Inggris “ portofolio " yang artinya dokumen atau surat dan dapat juga diartikan sebagai kumpulan kertas berharga dari suatu karya tertentu. Menurut Fajar, portofolio adalah kumpulan karya siswa dengan tujuan tertentu dan terpadu yang dipilih menurut pedoman yang ditentukan. Pedoman ini bervariasi tergantung pada subjek dan tujuan penilaian portofolio. Biasanya portofolio ini merupakan hasil karya siswa yang dipilih, namun dalam model pembelajaran ini setiap portofolio berisi karya siswa pilihan dari satu kelas secara keseluruhan yang bekerja secara kooperatif untuk memilih, mendiskusikan, mencari data, mengolah, menganalisis dan mencari solusi suatu masalah. sedang dipelajari.Menurut Poulson, portofolio diartikan sebagai kumpulan karya siswa yang menunjukkan usaha, pengembangan dan keterampilan siswa dalam satu kesatuan lapangan atau lebih. Koleksi ini harus mencakup partisipasi siswa dalam pemilihan konten, kriteria seleksi, dan bukti refleksi diri. Menurut Grounlund, portofolio mencakup berbagai contoh karya siswa yang tergantung pada luasnya tujuan. Yang mana tergantung subjek dan tujuannya Penggunaan portofolio. Portofolio berisi berbagai tugas, antara lain: draft, nilai, makalah, benda kerja, kritik dan ringkasan, lembar refleksi diri, pekerjaan rumah, jurnal, tanggapan, kelompok, grafik, lembar catatan dan catatan diskusi.

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh FADHILA OCTAVIANA -
Nama : Fadhila Octaviana
NPM : 2153053030
Kelas : 5G

1. jelaskan tentang model pembelajaran konstektual?
Jawab :
Pembelajaran kontekstual adalah konsep belajar yang membantu guru mengkaitkan antara materi yang diajarkanya dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapan dalam kehidupan sehari-hari.

2. jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
jawab :
Cooperative learning adalah model pembelajaran dengan memberikan tugas kepada siswa yang lebih pandai dalam sebuah kelompok kecil yang hasilnya akan dipresentasikan kepada kelompok lain di dalam kelas.


3. jelaskan tentang model pembelajarn portofolio?
Jawab :
Model Portofolio merupakan model pembelajaran yang dirancang agar peserta didik dapat memahami teori secara meluas melalui pengalaman belajar praktik empirik dengan mengaitkan konsep materi yang dipelajari. Dalam model pembelajaran portofolio siswa aktif mencari data secara langsung mulai dari identifikasi masalah sampai pelaksanaan gelar kasus, show-case, sehingga siswa lebih paham dan dekat dengan objek yang dipelajari, sehingga pembelajaran menjadi aktif, komunikatif, inovatif, dan menyenangkan.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh SILFIA MARCA ATIKA APRILIANA -
Nama: Silfia Marca Atika Apriliana
Npm:2113053095
Kelas:5G

1.Model Pembelajaran Kontekstual
Model pembelajaran kontekstual adalah model pembelajaran yang menekankan pada pengalaman belajar yang berpusat pada peserta didik dan lingkungan sekitarnya. Dalam model ini, peserta didik diajak untuk memahami materi pelajaran dengan cara mengaitkan dengan pengalaman dan lingkungan sekitarnya. Beberapa ciri dari model pembelajaran kontekstual adalah sebagai berikut:
A. Materi pelajaran disajikan dalam konteks yang relevan dengan kehidupan sehari-hari peserta didik.
B. Peserta didik diajak untuk aktif dalam proses pembelajaran.
C. Pembelajaran dilakukan secara kolaboratif antara peserta didik dan guru.
D. Guru berperan sebagai fasilitator dan pembimbing dalam proses pembelajaran.

2. Model Pembelajaran Kooperatif
Model pembelajaran kooperatif adalah model pembelajaran yang menekankan pada kerja sama antara peserta didik dalam mencapai tujuan pembelajaran. Dalam model ini, peserta didik diajak untuk bekerja sama dalam kelompok untuk menyelesaikan tugas atau masalah yang diberikan. Beberapa ciri dari model pembelajaran kooperatif adalah sebagai berikut:
A. Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mencapai tujuan pembelajaran.
B. Setiap anggota kelompok memiliki peran dan tanggung jawab yang jelas.
C. Pembelajaran dilakukan secara interaktif antara peserta didik dan guru.
D. Guru berperan sebagai fasilitator dan pembimbing dalam proses pembelajaran.

3. Model Pembelajaran Portofolio
Model pembelajaran portofolio adalah model pembelajaran yang menekankan pada pengumpulan dan penilaian karya peserta didik dalam bentuk portofolio. Dalam model ini, peserta didik diajak untuk mengumpulkan karya-karya yang telah mereka buat selama proses pembelajaran, seperti tugas, proyek, atau catatan. Karya-karya tersebut kemudian dinilai oleh guru berdasarkan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya. Beberapa ciri dari model pembelajaran portofolio adalah sebagai berikut:
A. Peserta didik diajak untuk mengumpulkan karya-karya yang telah mereka buat selama proses pembelajaran.
B. Karya-karya tersebut dinilai oleh guru berdasarkan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya.
C. Pembelajaran dilakukan secara individual antara peserta didik dan guru.
D. Guru berperan sebagai penilai dalam proses pembelajaran
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh Erina Prihatmi -
Nama : Erina Prihatmi
NPM : 2113053176
Kelas : 5G/PGSD

1. Jelaskan tentang model pembelajaran konstektual?
Model pembelajaran konstektual adalah suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan pada penggunaan konteks atau situasi nyata dalam pembelajaran. Dalam model ini, siswa diajak untuk memahami konsep-konsep pembelajaran melalui pengalaman langsung dalam situasi nyata, sehingga siswa dapat mengaitkan konsep-konsep tersebut dengan kehidupan sehari-hari.
2. Jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
Model pembelajaran kooperatif adalah suatu model pembelajaran yang menekankan pada kerja sama antar peserta didik dalam kelompok untuk mencapai tujuan pembelajaran bersama.
3. Jelaskan tentang model pembelajaran portofolio?
Model pembelajaran portofolio adalah suatu model pembelajaran yang memanfaatkan portofolio sebagai alat evaluasi dan penilaian hasil belajar peserta didik. Model pembelajaran portofolio dalam pembelajaran PKN yaitu upaya peserta didik untuk belajar, bereksplorasi, berkolaborasi, observasi, dan menilai diri sendiri dalam refleksi akan mendorong siswa membangun pengetahuannya sendiri.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh DWI NUR AZIZAH -
Nama : Dwi Nur Azizah
NPM : 2113053178

1. Model pembelajaran kontektual (contekstual theaching and learning) merupakan proses pembelajaran yang holistik, bertujuan membantu siswa untuk memahami materi ajar dan mengakaitkannya dengan konteks kehidupan siswa sehari hari ( kontek pribadi, sosial dan kultural) sehingga mereka berpengetahuan, berketrampilan yang dinamis dan fleksibel untuk mengkontruksi sendiri secara aktif pemahamannya. Siswa bisa belajar dengan baik bila materi ajar terkai dengan penngetahuan dan kegiatan yang terlah diketahuinya dan terjadi di sekelilingnya.
Pembelajaran ini lebih banyak memberikan kesempatan kepada siswa untuk melakukan, mencoba, dan mengalami sendiri (learning to do), siswa tidak sekedar pendengar pasif. Pembelajaran inimengutamakan pada pengetahuan dan pengalaman nyata (real word learning), berfikir tingkat tinggi, berpusat pada siswa, siswa aktif, kritis, kreatif, memecahkan masalah, siswa belajar menyenangkan, mengasikkan, tidak membosankan, (joyfull and quantum learning) dan menggunakan berbagai sumber belajar.

2. Model pembelajaran kooperatif atau sering disebut dengan cooperative learning merupakan metode pembelajaran yang menggunakan bantuan teman sebaya dalam proses belajar. Biasanya guru membentuk kelompok-kelompok kecil dengan jumlah anggota 4 siswa dengan kemampuan yang berbeda-beda ataupun berpasangan. Pembentukan kelompok bertujuan agar masing-masing siswa terlibat dalam menyelesaikan tugas dengan dibantu oleh teman dalam satu kelompok. Model pembelajaran ini menuntut adanya kerjasama dan interdependensi (saling ketergantungan) antar siswa dalam proses pengerjaan tugas, pencapaian tujuan dan reward yang didapat. Siswa dalam situasi pembelajaran kooperatif didorong untuk mengerjakan tugas bersama-sama dan mengkoordinasikan usaha menyelesaikan tugas tersebut bersama dengan anggota kelompok. Siswa dalam kelompok tersebut saling tergantung (interdependen) untuk mendapatkan reward, apabila mereka berhasil dalam kelompok.

3. Model Portofolio merupakan model pembelajaran yang dirancang agar peserta didik dapat memahami teori secara meluas melalui pengalaman belajar praktik empirik dengan mengaitkan konsep materi yang dipelajari. Dalam model pembelajaran portofolio siswa aktif mencari data secara langsung mulai dari identifikasi masalah sampai pelaksanaan gelar kasus, show-case, sehingga siswa lebih paham dan dekat dengan objek yang dipelajari, sehingga pembelajaran menjadi aktif, komunikatif, inovatif, dan menyenangkan.
Model pembelajaran berbasis portofolio memiliki prinsip dasar yang kuat seperti prinsip belajar siswa aktif, kelompok belajar kooperatif, pembelajaran partisipatorik, dan reactive teaching (Budimansyah, 2002:v). Di samping itu, model pembelajaran ini memiliki landasan pemikiran yang kuat, yaitu membelajarkan kembali (Re-edukasi), dan merefleksi pengalaman belajar
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh VINKA VRISILIA -
Assalamualiakum Warrahmatullahi wabarakatuh
Nama: Vinka Vrisilia
Npm: 2153053025
Kelas : 5G
1. Jelaskan tentang model pembelajaran konstektual? Model Pembelajaran Kontekstual ( Contextual Teaching Learning / CTL) model ini adalah model pembelajaran yang menekankan pada pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik. Dimana di dalam komponen utama dari model pembelajaran kontekstual ini yaitu : 1. Konteks: materi yang diajarkan peserta didik ini harus relevan dengan kehidupan sehari-hari, karena ini pengembangan pembelajaran PKN maka harus mengaitkan pembelajaran PKN dalam kehidupan sehari-hari. 2. Konstruktivisme: peserta didik diharuskan aktif dalam membangun pengetahuannya sendiri. 3. Kolaborasi : peserta didik harus bekerja sama dalam memecahkan masalah. 4. Tanya -jawab : peserta didik diajak untuk bertanya dan mencari jawaban sendiri. 5. Penghubung : materi harus dihubungkan dengan pengetahuan yang dimiliki peserta didik.

2. jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
model pembelajaran kooperatif adalah model pembelajaran yang menekan pada kerja sama antar peserta didik dalam memecahkan masalah. Prinsip dalam model ini yaitu peserta didik harus bekerja sama dalam kelompok untuk mencapai tujuan pembelajaran. Model ini juga membantu peserta didik untuk mengembangkan ketrampilan sosial, seperti komunikasi, bekerja sama dan memecahkan masalah bersama.

3. Model Pembelajaran Portofolio
model ini adalah model pembelajaran yang ditekankan pada pengumpulan karya terpilih dari satu kelas secara kesuluruhan yang bekerja secara kooperatif dan mengumpulkan karya-karya terbaik mereka. model ini mengembangkan ketraampilan berfikir kritis,kreativitas dan refleksi diri.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh Ummu Darda Azzahra -
Nama : Ummu Darda Azzahra
NPM : 2113053214

Jelaskan tentang model pembelajaran konstektual?
Model kontekstual merupakan konsep belajar yang beranggapan bahwa anak akan belajar lebih baik jika lingkungan diciptakan secara ilmiah, artinya belajar akan lebih bermakna jika anak “bekerja” dan “mengalami” sendiri apa yang dipelajarinya, bukan sekedar “mengetahuinya”. Pembelajaran tidak hanya sekedar kegiatan mentransfer pengetahuan dari guru kepada siswa, tetapi bagaimana siswa mampu memaknai apa yang dipelajari itu. Oleh karena itu, strategi pembelajaran lebih utama dari sekedar hasil. Dalam hal ini siswa perlu mengerti apa makna belajar, apa manfaatnya, dalam status apa mereka, dan bagaimana mencapainya. Mereka menyadari bahwa apa yang dipelajari akan berguna bagi hidupnya kelak. Dengan demikian, mereka akan belajar lebih semangat dan penuh kesadaran.
Sumber : Kadir, A. (2013). Konsep pembelajaran kontekstual di sekolah. Dinamika ilmu, 13(1).

Jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
Menurut Hamid Hasan cooperative mengandung pengertian bekerja bersama dalam mencapai tujuan bersama. dalam pembelajaran kooperatif, siswa secara individual mencari hasil yang menguntungkan bagi seluruh anggota kelompoknya. Jadi, pembelajaran kooperatif adalah pemanfaatan kelompok kecil dalam pengajaran yang memungkinkan siswa bekerja bekerja untuk memaksimalkan belajar mereka dan belajar anggota lainnya dalam kelompok tersebut.
Sumber : II, B. (2011). A. Model Pembelajaran Kooperatif.

Jelaskan tentang model pembelajarn portfolio?
Pembelajaran berbasis portofolio (portfolio based learning) mengupayakan berbagai keterampilan kepada siswa, terutama yang berkaitan dengan kepekaan dalam menemukan dan menentukan permasalahan yang mendesak untuk segera dipecahkan, merumuskan format permasalahan, menentukan berbagai sumber yang diperkirakan dapat membantu memecahkan permasalahan, melatih melakukan pengumpulan data atau informasi terhadap berbagai sumber yang berhubungan dengan kebijakan publik, merumuskan format laporan hasil pengumpulan data, dan menyajikan portofolio yang berisi upaya pemecahan masalah-masalah kemasyarakatan.
Sumber : Hamid, A. (2008). PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS PORTOFOLIO DAN KEMAMPUAN AWAL TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN. Jurnal Teknologi Pendidikan (JTP), 8(1), 29-42.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh Vivia Febbrilian 2113053050 -
Nama: Vivia Febbrilian Agrifina
NPM: 2113053050
Izin menjawab pertanyaan yang bapak berikan

1. jelaskan tentang model pembelajaran konstektual?
Menurut Suherman, pembelajaran kontekstual merupakan pembelajaran yang diawali dengan mencontoh kejadian di dunia nyata yang dialami peserta didik. Lalu diangkat menjadi pembahasan konsep yang diajarkan. Sedangkan tujuan pembelajaran kontekstual antara lain meningkatkan ketertarikan peserta didik untuk senantiasa belajar. Sehingga mereka bisa mendapatkan pengetahuan yang bersifat fleksibel dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini sesuai dengan karakteristik Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada CK dan CD. Karena pembelajaran PKn SD sangat dekat kaitannya dengan kejadian di dunia nyata yang dialami oleh peserta didik di lingkungannya.
2. jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
Menurut Rusman (2011:203) pembelajaran kooperatif merupakan bentuk pembelajaran dengan cara siswa belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif yang anggotanya terdiri dari empat sampai enam orang dengan struktur kelompok yang bersifat heterogen. Dalam pembelajaran ini akan tercipta sebuah interaksi yang lebih luas, yaitu interaksi yang di lakukan antara guru dengan siswa, dan siswa dengan guru. Pembelajaran kooperatif tidak sama dengan sekadar belajar dalam kelompok. Ada unsur dasar pembelajaran kooperatif yang membedakan dengan pembelajaran kelompok yang dilakukan asal-asalan. Dalam pembelajaran kooperatif kegiatan pembelajaran diarahkan oleh guru, adanya kerjasama diantara siswa, dan tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan sebelumnya.
3. jelaskan tentang model pembelajarn portofolio?
Model pembelajaran portofolio merupakan model pembelajaran dimana model pembelaharan ini menuntut peserta didik untuk aktif, kreatif, berpartisipasi juga dapat bekerja sama dengan siswa lainnya. Portofolio dalam pembelajaran PKn merupakan kumpulan informasi yang menggambarkan rencana kelas siswa berkenaan dengan suatu isu kebijakan publik yang telah diputuskan untuk dikaji mereka, baik dalam kelompok kecil maupun kelas secara keseluruhan. Berdasarkan definisi tersebut pembelajaran berbasis portofolio yang digunakan untuk pelajaran PKn yakni mengkaji suatu masalah tentang kebijakan pemerintah. Kemudian kelompok akan mendiskusikan masalah kebijakan yang ada di masyarakat.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh FRENIKA SUPIYATI -
Nama : Frenika Supiyati
NPM: 2113053075


model pembelajaran kontekstual adalah pembelajaran yang mendorong guru untuk menghubungkan antara materi pembelajaran yang diajarkan kepada siswa dengan keadaan nyata yang dialami siswa dalam kehidupan sehari-hari

Model Pembelajaran Kooperatif
Model pembelajaran kooperatif merupakan salah satu yang dapat diterapkan untuk mewujudkan kelas sebagai laboratorium demokrasi bagi siswa. Slavin (Isjoni, 2011:15) “In cooperative learning methods, students work together in four member teams to master material initially presented by the teacher”. Ini berarti bahwa cooperative learning atau pembelajaran kooperatif adalah suatu model pembelajaran dimana sistem belajar dan bekerja kelompok-kelompok kecil berjumlah 4-6 orang secara kolaboratif sehingga dapat merangsang peserta didik lebih bergairah dalam belajar. Dari beberapa pengertian menurut para ahli dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif adalah cara belajar dalam bentuk kelompok- kelompok kecil yang saling bekerjasama dan diarahkan oleh guru untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan”.

Portofolio dapat diartikan pula sebagai suatu wujud benda fisik, sebagaisuatu proses sosial pedagogis, maupun sebagai adjective. Winataputra (dalam Fathurrohman, 2012) mengemukakan bahwa portofolio merupakan suatu kumpulan pekerjaan siswa dengan maksud tertentu dan terpadu dan disleksi menurut panduan-panduan yang ditentukan. Panduan yang dipakai berdasarkan pada mata pelajaran dan tujuan penilaian portofolio. Dalam pembelajaran PKn portofolio merupakan kumpulan informasi yang disusun dengan baik, dan menggambarkan rencana kelas berkenaan dengan suatu isu kebijakan
public yang telah diputuskan untuk dikaji, baik dalam kelompok kecil
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh DEVARA TRIAMONICA -
Nama : Devara Triamonica
NPM : 2113053030
Kelas/ Prodi : 5G/ PGSD

1. Jelaskan tentang model pembelajaran konstektual?
Jawab:
Model pembelajaran kontektual (contekstual theaching and learning) merupakan proses pembelajaran yang holistik, bertujuan membantu siswa untuk memahami materi ajar dan mengakaitkannya dengan konteks kehidupan siswa sehari hari (kontek pribadi, sosial dan kultural) sehingga mereka berpengetahuan dan ber keterampilan. Pembelajaran kontekstual adalah konsep belajar yang membantu guru mengkaitkan antara materi yang diajarkanya dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pembelajaran ini guru dituntut untuk dapat memperagakan suatu materi agar siswa dapat mengerti mengenai materi yang dijelaskan. Saat kegiatan pembelajaran berlangsung peserta didik seolah bisa merasakan dan melihat langsung aplikasi nyata materi yang sedang dipelajari. Dengan begitu siswa akan teremotivasi sehingga dapat memahami makna dari semua materi yang sudah dipelajari, dengan menghubungkan materi tersebut dengan kehidupan sehari-hari mereka.

2. Jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
Jawab:
Model pembelajaran kooperatif atau sering disebut dengan cooperative learning merupakan metode pembelajaran yang menggunakan bantuan teman sebaya dalam proses belajar. Biasanya guru membentuk kelompok-kelompok kecil dengan jumlah anggota 4 siswa dengan kemampuan yang berbeda-beda ataupun berpasangan. Dapat diartikan juga model pembelajaran yang mengerjakan sesuatu secara bersama-sama dengan saling membantu satu sama lainnya sebagai satu kelompok atau satu tim. Tujuan Pembelajaran Kooperatif adalah agar siswa dapat belajar secara berkelompok bersama teman-temannya dengan cara saling menghargai pendapat dan dapat memberikan kesempatan kepada orang lain dalam menyampaikan pendepat mereka secara berkelompok.

3. Jelaskan tentang model pembelajaran portofolio?
Jawab:
Model pembelajaran portofolio siswa aktif mencari data secara langsung mulai dari identifikasi masalah sampai pelaksanaan gelar kasus, show-case, sehingga siswa lebih paham dan dekat dengan objek yang dipelajari, sehingga pembelajaran menjadi aktif, komunikatif, inovatif, dan menyenangkan. Dalam model pembelajaran portofolio siswa memperoleh pengalaman yang lebih besar tentang masalah yang dikaji. Belajar bagaimana cara yang lebih kooperatif dengan orang lain untuk memecahkan masalah. Meningkatkan keterampilan dalam meneliti.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh Mutiara Astuti -
Nama: Mutiara Astuti
NPM: 2113053280
Kelas: PGSD 5G

1. Model Pembelajaran konstektual
Pemelajaran Kontkstual adalah konsep belajar yang mendorong guru untuk menghubungkan antara materi yang diajarkan dan situasi dunia nyata siswa. Dan juga mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dan penerapannya dalam kehidupan mereka sendiri-sendiri. pengetahuan dan ketrampilan siswa diperoleh dari usaha siswa mengkonstruksi sendiri pengetahuan dan ketrampilan baru ketika ia belajarodel pembelajaran kontekstual
Karakteristik Pembelajaran kontekstual
1. Kerjasama.
2. Saling menunjang.
3. Menyenangkan, tidak membosankan.
4. Belajar dengan bergairah.
5. Pembelajaran terintegrasi.
6. Menggunakan berbagai sumber.
7. Siswa aktif.
8. Sharingdengan teman.
9. Siswa kritis guru kreatif
10. Dinding dan lorong-lorong penuh dengan hasil kerja siswa, peta-peta, gambar, artikel, humor dan lain-lain.
11. Laporan kepada orang tua bukan hanya rapor tetapi hasil karya siswa, laporan hasil pratikum, karangan siswadan lain-lain

2. Model pembelajaran kooperatif
Pembelajaran kooperatif adalah suatu pengajaran yang melibatkan siswa untuk bekerja dalam kelompok-kelompok untuk menetapkan tujuan bersama (Felder,1994:2). Wahyuni (2001:8) menyebutkan bahwa pembelajaran kooperatif merupakan strategi pembelajaran dengan cara menempatkan siswa dalam kelompok kecil yang memiliki kemampuan berbeda.Sependapat dengan pernyataan tersebut Setyaningsih (2001:8) mengemukakan bahwa model pembelajaran kooperatif memusatkan aktivitas di kelas pada siswa dengan cara pengelompokan siswa untuk bekerja sama dalam proses pembelajaran.
Keuntungan Penggunaan Pembelajaran diantaranya adalah:
1. Meningkatkan kepekaan dan kesetiakawanan social
2. Memungkinkan para siswa saling belajar mengenai sikap, ketrampilan, informasi, perilaku sosial dan pandangan-pandangan.
3. Memudahkan siswa melakukan penyesuaian social.
4. Memungkinkan terbentuk dan berkembangnya nilai-nilai sosial dan komitmen.
5. Menghilangkan sifat mementingkan diri sendiri atau egois.
6. Membangun persahabatan yang dapat berlanjut hingga masa dewasa
7. Berbagai ketrampilan sosial yang diperlukan untuk memelihara hubungan saling membutuhkan dapat diajarkan dan dipraktekan
8. Meningkatkan rasa saling percaya kepada sesama manusia.
9. Meningkatkan kemampuan memandang masalah dan situasi dari berbagai perspektif.
10. Meningkatkan kesediaan menggunakan ide orang lain yang dirasakan lebih baik
11. Meningkatkan kegemaran berteman tanpa memandang perbedaan kemampuan, jenis kelamin, normal atau cacat etnis, kelas sosial, agama dan orientasi tugas.

3. Model pembelajaran portofolio
Model pembelajaran berbasis portofolio (MPBP) atau disebut juga Portfolio Based Instruction (PBI) merupakan alternatif cara belajar siswa aktif (CBSA) dan cara mengajar guru aktif (CMGA). Menurut Fajar dalam model pembelajaran ini sebelum, selama dan sesudah proses belajar mengajar guru dan siswa dihadapkan pada sejumlah kegiatan.15Sedangkan menurut Budiono dalam Setiadi, model pembelajaran berbasis portofolio merupakan satu bentuk dari praktik belajar yaitu suatu inovasi pembelajaran yang dirancang untuk membantu peserta didik memahami teori secara mendalam melalui pengalaman belajar praktik-empirik.
Ciri-ciri portofolio adalah sebagai berikut:
1. Ada keterlibatan langsung hasil kerja/karya siswa secara nyata;
2. Mengumpulkan beberapa kasil kerja/karya yang terbaik;
3. Mengumpulkan dan menyimpan hasil kerja siswa;
4. Memilih kriteria untuk menilai portofolio hasil kerja siswa;
5. Mengharuskan siswa untuk menilai dirinya secara terus menerus berdasarkan hasil portofolionya;
6. Menentukan waktu untuk membahas portofolio;
7. Melibatkan orang tua dan masyarakat dalam proses penilaian portofolio
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh Yoga Ananta -
Nama : Yoga Ananta
NPM : 2153053002
Kelas : 5G

1. Menjelaskan tentang model pembelajaran konstektual?
Model pembelajaran kontekstual adalah model yang menyampaikan materi pembelajaran dengan dunia nyata atau situasi yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari siswa untuk mendorong terjadinya hubungan antara pengetahuan yang dimiliki oleh siswa dengan penerapannya dalam kehidupan sebagai seorang individu, anggota keluarga dan warga negara. Model pembelajaran kontekstual ini dapat melatih siswa untuk menalar dan berpikir secara kritis dengan kegiatan inquiri atau menemukan masalah sehingga memberikan pengalaman yang bermakna kepada siswa.

2. menjelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
Model pembelajaran kooperatif ini fokus agar siswa dapat bekerja sama untuk memaksimalkan kondisi belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran. Selain itu model kooperatif dapat meningkatkan belajar siswa dan sikap saling membantu membantu dalam perilaku sosial. Model pembelajaran kooperatif adalah model yang dalam proses kegiatan belajar mengajar siswa belajar dan bekerja dalam kelompok-kelompok kecil secara kolaboratif dan berstruktur heterogen.

3. menjelaskan tentang model pembelajaran portofolio?
Model pembelajaran portofolio adalah wujud nyata dari pembelajaran kontekstual dengan mengandalkan keaktifan siswa untuk praktik dan turun langsung ke lapangan dengan menghubungkan antara tekstual dengan kontekstual agar siswa mendapatkan pengalaman langsung dan nyata. Model portofolio melatih siswa untuk mendapatkan pengetahuan sendiri dan berinteraksi seluasnya dengan lingkungan sehingga dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam proses pembelajaran.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh ALIF KURNIADI HILABY21 -
Nama : Alif Kurniadi Hilaby
NPM : 2153053038
Kelas : 5G

1. jelaskan tentang model pembelajaran konstektual?
Pembelajaran kontekstual adalah suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan pada proses keterlibatan siswa secara penuh untuk menemukan materi yang dipelajari dan menghubungkannya dengan situasi kehidupan nyata sehingga mendorong siswa untuk menerapkannya pada kehidupan mereka

2. jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
Model pembelajaran kooperatif adalah sebuah pendekatan pembelajaran yang menekankan kerjasama dan interaksi antara siswa dalam mencapai tujuan pembelajaran bersama. Dalam model ini, siswa bekerja dalam kelompok kecil yang berbeda-beda, dan masing-masing anggota kelompok memiliki peran aktif dalam proses belajar.

3. jelaskan tentang model pembelajarn portofolio?
Model pembelajaran berbasis portofolio adalah suatu bentuk praktek belajar kewarganegaraan yang dirancang untuk membantu peserta didik memahami teori secara mendalam melalui pengalaman belajar praktik-empirik. Dalam model pembelajaran ini, siswa dituntut untuk berpikir cerdas, kreatif, partisipatif, prospektif, dan bertanggung jawab. Portofolio satu mata pelajaran disusun untuk satu mata pelajaran tertentu seperti matematika, sains, pengetahuan sosial, kesenian atau pendidikan jasmani. Isi portofolio terdiri dari hasil karya siswa yang menggambarkan ketercapaian Kompetensi Dasar dari mata pelajaran tertentu. Hasil pengukuran portofolio (bersama hasil pengukuran aspek kognitif, afektif, dan psikomotor) dijadikan dasar untuk menentukan apakah siswa tersebut masuk program akselerasi, pengayaan, atau remidiasi.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh DIAN FATUROHMI DIAN.FATUROHMI21 -
Assalamu’alaikum warohmatulloh wabarokatuh
Nama Dian Faturohmi
Npm 2113053038

1. jelaskan tentang model pembelajaran konstektual?
Pembelajaran kontekstual adalah konsep belajar yang membantu guru mengkaitkan antara materi yang diajarkanya dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapan dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun contoh pembelajaran kontekstual di kelas adalah sebagai berikut. Guru mempraktikkan renang gaya kupu-kupu di hadapan para peserta didik. Guru menampilkan gambar rangka manusia untuk menunjukkan bagian-bagian rangka manusia. Guru membawa bahan ajar berupa perkecambahan untuk menunjukkan proses pertumbuhan biji.
Langkah-langkah dalam model pembelajaran CTL adalah: 1. Modeling; guru berperan sebagai model bagi peserta didik. 2. Inquiry; identifikasi, analisis, observasi. 3. Questioning; tanya jawab dengan peserta didik. 4. Learning community; siswa dibagi dalam beberapa kelompok belajar.

2. jelaskan tentang model pembelajaran kooperatif?
Menurut David dan Rager Johnson
: Strategi pembelajaran dalam bentuk kelompok kecil di mana setiap peserta didik memiliki tingkat kemampuan berbeda dengan menggunakan berbagai aktivitas belajar untuk meningkatkan pemahaman terhadap materi.
Tujuan model pembelajaran kooperatif adalah sebagai berikut.
1. Membentuk peserta didik menjadi pribadi yang lebih kuat dan peduli pada sesama.
2. Menciptakan keaktifan serta keterlibatan semua peserta didik dalam pembelajaran.
3. Meningkatkan nilai akademik pembelajaran melalui kerja sama dalam kelompok.
4. Mengembangkan kepekaan sosial peserta didik.
5. Melatih peserta didik untuk bijak dalam menerima perbedaan peserta didik lain.


3. jelaskan tentang model pembelajarn portofolio?
Model Portofolio merupakan model pembelajaran yang dirancang agar peserta didik dapat memahami teori secara meluas melalui pengalaman belajar praktik empirik dengan mengaitkan konsep materi yang dipelajari.
langkah-langkah model pembelajaran portofolio, yaitu :
• Guru membentuk beberapa kelompok di kelas.
• Mengidentifikasi masalah.
• Memilih masalah untuk kajian kelas.
• Mengumpulkan informasi tentang masalah yang akan dikaji oleh kelas.
• Membuat portofolio kelas.
• Penyajian portofolio.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum 1

oleh Alifah Puji Astuti -
Nama: Alifah Puji Astuti
Npm: 2113053173

1. Pembelajaran kontekstual atau disebut juga CTL (Contextual Teaching and Learning) adalah suatu pendekatan dalam pembelajaran yang memfokuskan pada proses keikutsertaan siswa secara utuh agar bisa menemukan materi yang dipelajari kemudian menghubungkannya dengan situasi kehidupan real atau nyata sehingga memotivasi siswa agar dapat mengimplementasikannya pada kehidupan mereka

2. model pembelajaran kooperatif adalah model pembelajaran bantuan teman sebaya dalam proses belajar. kooperatif merupakan model pembelajaran yang menggunakan
Model pembelajaran kooperatif bertujuan untuk mengembangkan prestasi akademik, tolerasi, serta pengembangan keterampilan sosial. Ciri model pembelajaran kooperatif adalah siswa berkerja sama tim untuk mencapai tujuan pembelajaran, kelompok belajar siswa bersifat heterogen, menggunakan sistem reward.

3. Model pembelajaran berbasis portofolio merupakan model pembelajaran yang dirancang untuk membantu siswa memahami keseluruhan materi dengan mengembangkan materi yang dipelajari menggunakan berbagai sumber belajar. Model pembelajaran portofolio merupakan suatu pendekatan yang berfokus pada pengumpulan, pendokumentasian, dan refleksi terhadap pekerjaan dan proyek yang telah diselesaikan siswa.