Forum 2

Forum 2

Number of replies: 33

Secara umum, model desain pembelajaran dapat diklasifikasikan ke dalam model berorientasi kelas, model berorientasi sistem, model berorientasi produk, model berorientasi prosedural dan model melingkar. jelaskan pengertian tersebut menurut pendapat kalian. 

In reply to First post

Re: Forum 2

by Niken Larasati -
Nama: Niken Larasati
NPM: 2113053013
Kelas/Prodi: 5G/PGSD

Izin memberikan pendapat, menurut saya:
1. Model berorientasi kelas adalah model pembelajaran yang mencakup kegiatan di dalam kelas sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Dalam model berorientasi kelas ini pendidik harus memilih materi pelajaran yang tepat, merencanakan strategi pembelajaran, menyampaikan isi/materi pelajaran, dan mengevaluasi hasil belajar.
2. Model berorientasi sistem adalah model pembelajaran yang dilakukan untuk mengembangkan sistem dalam skala besar seperti keseluruhan mata pelajaran atau kurikulum. Pada tahapan model ini diawali dengan pengumpulan data hingga mendapatkan solusi yang tepat.
3. Model berorientasi produk adalah model pembelajaran yang memperhatikan program pembelajaran yang diperlukan, program pembelajaran yang diproduksi, program pembelajaran yang harus diuji coba dan revisi, dan program pembelajaran yang membutuhkan bimbingan/fasilitator.
4. Model berorientasi prosedural adalah model pembelajaran yang digunakan untuk menggambarkan kontrol yang mengarahkan tindakan peralatan untuk melakukan beberapa tugas berorientasi proses. Dalam model berorientasi prosedural ini komponen-komponen penyusun program secara konseptual akan dipecahkan menjadi bagian-bagian tersendiri.
5. Model melingkar adalah model pembelajaran yang menggambarkan bahwa pelajar dan pendidik perlu melihat tindakan mereka secara teratur dari posisi meta observasional, untuk mendefinisikan dan mengatasi tantangan mereka. Keberhasilan pembelajaran dari sudut pandang seumur hidup bergantung pada bagaimana pembelajar dan fasilitator dapat menerapkan refleksi dalam situasi yang kompleks, unik, dan terbuka sebagai bagian dari kompetensi belajar untuk belajar.
In reply to First post

Re: Forum 2

by ANNISA INDAH SAPUTRI -
Nama: Annisa Indah Saputri
NPM: 2113053105
Kelas/Prodi: 5G/PGSD

Izin menjawab menurut pandangan saya,
1) Model berorientasi pada kelas, adalah model yang menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung secara kolektif sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan
2) Model berorientasi pada sistem, model ini memandang kelas sebagai suatu sistem yang kompleks di mana berbagai elemen saling terkait dan memengaruhi satu sama lain.
3) Model berorientasi pada produk, model ini menempatkan penekanan pada hasil akhir sebagai bukti pencapaian pembelajaran, dan hal ini dapat meningkatkan motivasi peserta didik karena mereka melihat nilai dan relevansi dari apa yang mereka pelajari. Pendekatan ini juga menciptakan kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan praktis yang dapat mereka gunakan di masa depan.
4) Model berorientasi procedural, model ini berfokus pada proses atau tindakan yang harus diikuti oleh peserta didik untuk mencapai hasil yang diinginkan. Sehingga pendekatan ini memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan keahlian praktis yang dapat diterapkan dalam berbagai konteks.
5) Model melingkar, model ini disebut juga (circular model) adalah pendekatan pembelajaran yang menekankan pada hubungan dan keterkaitan antara berbagai elemen atau konsep dalam suatu siklus yang berulang. Sehingga model melingkar menciptakan landasan pembelajaran yang berkelanjutan dan menyajikan pembelajaran sebagai suatu perjalanan yang terus berlanjut.
In reply to First post

Re: Forum 2

by ANI NURYANI -
Nama: Ani Nuryani
NPM: 2113053126

Izin menyampai pendapat mengenai
1. model berorientasi kelas merupakan model desain pembelajaran yang hanya dilakukan setiap dua jam pelajaran atau lebih. Model ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pendidik dan peserta
didik akan aktivitas pembelajaran yang efektif, efisien, produktif dan menarik. Contohnya adalah model ASSURE.

2. model berorientasi sistem merupakan yaitu model desain pembelajaran untuk menghasilkan suatu sistem pembelajaran yang cakupannya luas, seperti desain sistem suatu pelatihan, kurikulum sekolah, dll. Model desain sistem pembelajaran yang berorientasi pada sistem
dilakukan untuk mengembangkan sistem dalam skala besar seperti
keseluruhan mata pelajaran atau kurikulum.
Contohnya adalah model ADDIE.

3. model desain pembelajaran untuk menghasilkan suatu produk, biasanya media pembelajaran, misalnya video pembelajaran, multimedia pembelajaran, atau modul.
Model-model yang berorientasi pada produk biasanya ditandai dengan
empat asumsi pokok, yaitu: 1) Produk atau program pembelajaran memang
sangat diperlukan, 2) Produk atau program pembelajaran baru perlu
diproduksi, 3) Produk atau program pembelajaran memerlukan proses uji
coba dan revisi, 4) Produk atau program pembelajaran dapat digunakan
walaupun hanya dengan bimbingan dari fasilitator. Contoh modelnya adalah model Hannafin and Peck.

4. model berorientasi prosedural dan model melingkar.Contoh dari model prosedural adalah model Dick and Carey sementara contoh model melingkar adalah model Kemp.
In reply to First post

Re: Forum 2

by Ernawati.21 Ernawati.21 -
Nama : Ernawati
NPM : 2113053203

1. Model berorientasi kelas
Model ini disusun secara sistematis yang digunakan untuk mendesain perencanaan dan bimbingan pembelajaran di ruang kelas yang mengkombinasikan antara materi, metode, dan bahan ajar dalam proses pembelajaran. Model ini dibentuk untuk menciptakan program pembelajaran yang efektif, efisien, dan menarik.
2. Model berorientasi sistem
Model berorientasi pada sistem ini mengembangkan sistem dalam skala yang besar sehingga menghasilkan suatu sistem pembelajaran yang cakupannya luas seperti keseluruhan mata pelajaran di sekolah atau kurikulum sekolah. Model ini didasarkan dengan asumsi penggunaan perangkat teknologi untuk mewujudkan tujuan atau sasaran.
3. Model berorientasi produk
Model desain pembelajaran ini bertujuan untuk menghasilkan suatu produk seperti media pembelajaran misalnya video pembelajaran atau modul ajar. Model ini berasumsi bahwa produk atau program pembelajaran memang sangat diperlukan dan harus melalui proses uji coba dan revisi.
4. Model berorientasi prosedural
Model ini memiliki tahapan-tahapan yang saling terkait dan bergantung sama lain. Model ini menyarankan agar penerapan prinsip desain atau rancangan instruksional disesuaikan dengan tahapan-tahapan yang harus dijalani secara berurutan. Tahapan dalam model prosedural menunjukkan hubungan yang jelas, memiliki sistem ringkas namun padat.
5. Model berorientasi melingkar
Model ini umumnya memiliki alur rancangan pembelajaran melingkar yang dijadikan sebagai pedoman dalam penyusunan perencanaan program. Dimana alur tersebut merupakan rangkaian yang sistematis menghubungkan tujuan hingga tahap evaluasi.
In reply to First post

Re: Forum 2

by ADINDA RAHMADHINA -
Nama : Adinda Rahmadhina
NPM : 2113053096
Kelas : 5G

Desain pembelajaran dapat dimaknai dari berbagai sudut pandang, misalnya sebagai disiplin, disiplin ilmu, sebagai sistem, dan sebagai proses.
Dalam desain pembelajaran dikenal beberapa model yang dikemukakan oleh para ahli. Secara umum, model desain pembelajaran dapat diklasifikasikan ke dalam lima model, yaitu:
Model berorientasi kelas: Menurut saya model ini menekankan pada peran guru sebagai pengajar dan siswa sebagai penerima informasi. Model ini lebih menekankan pada pengajaran daripada pembelajaran.
Model berorientasi sistem: Menurut saya, model ini menekankan pada pengembangan sistem pembelajaran yang cakupannya luas, seperti desain sistem suatu pelatihan, kurikulum sekolah, dll.
Model berorientasi produk: Menurut saya, model ini didasarkan pada asumsi adanya program pembelajaran yang dikembangkan dalam kurun waktu tertentu. Model-model desain sistem pembelajaran ini menerapkan proses analisis kebutuhan yang sangat ketat.
Model berorientasi prosedural: Menurut saya, model ini menekankan pada proses pembelajaran yang melibatkan guru dan siswa. Model ini lebih menekankan pada pembelajaran daripada pengajaran.
Model melingkar: Menurut saya model ini menekankan pada interaksi antara guru dan siswa dalam proses pembelajaran. Model ini lebih menekankan pada pembelajaran daripada pengajaran
In reply to First post

Re: Forum 2

by Lisa Ariyanti -
Nama: Lisa Ariyanti
NPM: 2113053083
Kelas: 5G

Desain pembelajaran dapat dimaknai dari berbagai sudut pandang, misalnya sebagai disiplin, disiplin ilmu, sebagai sistem dan sebagai proses.

A. Model berorientasi kelas ini biasanya ditujukan untuk mendesain pembelajaran level mikro (kelas) yang hanya dilakukan setiap dua jam pelajaran atau lebih. Ini berkaitan dengan hubungan guru dengan peserta didik, dimana guru menjadi fasilitator bagi peserta didik untuk meningkatkan keterampilan dsb.
B. Model berorientasi produk merupakan model desain pembelajaran untuk menghasilkan suatu produk. Biasanya media pembelajaran seperti video pembelajaran, multimedia pembelajaran, atau modul. Dalam pembelajaran tentu tidak bisa lepas dari yang namanya media pembelajaran, baik itu berupa teknologi ataupun bersumber dari lingkungan sekitar.
C. Model berorientasi sistem adalah model desain pembelajaran untuk menghasilkan suatu sistem pembelajaran cakupannya luas, seperti desain sistem suatu pelatihan, kurikulum sekolah, dll. Model ini tentunya berkaitan dengan media pembelajaran yang berhubungan dengan teknologi ataupun manual.
D. Model prosedural dan model melingkar. Model dimana pembelajarannya selalu berulang. Dengan saling berkaitan satu sama lain.
In reply to First post

Re: Forum 2

by DANIEL DWI SAPUTRA 2113053110 -
Nama: Daniel Dwi Saputra
NPM: 2113053110
Kelas: 5G

Izin menjawab dan memberikan pendapat terkait model desain pembelajaran

Model desain pembelajaran dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa jenis, yaitu:
1. Model berorientasi kelas
Model ini biasanya ditujukan untuk mendesain pembelajaran level mikro (kelas) yang hanya dilakukan setiap dua jam pelajaran atau lebih.
2. Model berorientasi sistem
Model ini ditujukan untuk menghasilkan suatu sistem pembelajaran yang cakupannya luas, seperti desain sistem suatu pelatihan, kurikulum sekolah, dll.
3. Model berorientasi produk
Model ini ditujukan untuk menghasilkan suatu produk, biasanya media pembelajaran, misalnya video pembelajaran, multimedia pembelajaran, atau modul.
4. Model berorientasi prosedural
Model ini menekankan pada prosedur atau langkah-langkah yang harus dilakukan dalam proses pembelajaran.
5. Model melingkar
Model ini menekankan pada siklus atau lingkaran yang terus berulang dalam proses pembelajaran.
In reply to First post

Re: Forum 2

by ARIS PURNAMA PUTRA -
Nama: Aris Purnama Putra
NPM: 2113053112
Kelas/Prodi: 5G/PGSD

Izin memberikan pendapat, menurut saya:
1. Model Berorientasi Kelas. Model ini fokus pada pengalaman pembelajaran di dalam kelas. Ini mencakup bagaimana guru mengajar dan bagaimana siswa belajar di lingkungan kelas mereka.
2. Model Berorientasi Sistem. Model ini melibatkan seluruh sistem pendidikan, termasuk kebijakan, kurikulum, dan struktur organisasi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pendidikan secara keseluruhan.
3. Model Berorientasi Produk. Model ini menekankan pada hasil atau produk dari pembelajaran, seperti ujian, proyek, atau presentasi. Fokusnya adalah pada apa yang siswa hasilkan sebagai bukti kemajuan mereka.
4. Model Berorientasi Prosedural. Model ini berfokus pada langkah-langkah atau prosedur yang digunakan dalam pengajaran dan pembelajaran. Ini mencakup strategi pengajaran dan metode pembelajaran yang digunakan oleh guru.

Model Melingkar. Model ini menciptakan siklus pembelajaran yang berkelanjutan. Siswa mengalami pembelajaran, refleksi, evaluasi, dan kemudian kembali ke pembelajaran yang lebih mendalam. Ini membantu siswa terus meningkatkan pemahaman mereka.
In reply to First post

Re: Forum 2

by PUTRI ADELIA RIZALDY -
Nama: Putri Adelia Rizaldy
NPM: 2113053021
Kelas: 5G/PGSD

izin menyampaikan pendapat saya
1. model berorientasi kelas, Penggunaan model berorientasi kelas ini didasarkan pada asumsi adanya sejumlah aktivitas pembelajaran yang diselenggarakan di dalam kelas dengan waktu belajar yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam hal ini, tugas pendidik memilih isi/materi pelajaran yang tepat, merencanakan strategi
pembelajaran, menyampaikan isi/materi pelajaran, dan mengevaluasi hasil belajar

2. model berorientasi sistem, Model desain sistem pembelajaran yang berorientasi pada sistem dilakukan untuk mengembangkan sistem dalam skala besar seperti keseluruhan mata pelajaran atau kurikulum. Implementasi model desain sistem pembelajaran yang berorientasi pada sistem memerlukan dukungan sumber daya besar dan tenaga ahli yang berpengalaman.

3. model berorientasi produk, Model desain sistem pembelajaran yang berorientasi pada produk, pada umumnya didasarkan pada asumsi adanya program pembelajaran yang dikembangkan dalam kurun waktu tertentu. Model-model desain sistem pembelajaran ini menerapkan proses analisis kebutuhan yang sangat ketat. Model-model yang berorientasi pada produk biasanya ditandai dengan empat asumsi pokok, yaitu: 1) Produk atau program pembelajaran memang sangat diperlukan, 2) Produk atau program pembelajaran baru perlu diproduksi, 3) Produk atau program pembelajaran memerlukan proses uji coba dan revisi, 4) Produk atau program pembelajaran dapat digunakan walaupun hanya dengan bimbingan dari fasilitator.

4. model berorientasi prosedural, Model prosedural yaitu model yang bersifat deskriptif, yaitu menggariskan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan produk.

5. model melingkar, Model Kemp termasuk kedalam contoh model melingkar jika ditunjukkan dalam sebuah diagram.
In reply to First post

Re: Forum 2

by YUSUF BARRULY -
Nama : Yusuf Barruly
NPM : 2113053103
Kelas : 5G

1. Model berorientasi kelas merupakan model yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pendidik dan peserta didik akan aktivitas pembelajaran yang efektif, efisien, produktif dan menarik. Model-model desain sistem pembelajaran yang termasuk klasifikasi ini dapat diimplementasikan mulai dari jenjang sekolah dasar sampai jenjang pendidikan tinggi.
2. Model berorientasi sistem merupakan model pembelajaran yang dilakukan untuk mengembangkan sistem dalam skala besar seperti keseluruhan mata pelajaran atau kurikulum.
3. Model berorientasi pada produk merupakan model yang didasarkan pada asumsi adanya program pembelajaran yang dikembangkan dalam kurun waktu tertentu.
4. Model berorientasi prosedural adalah model yang dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang menekankan pada prosedur, langkah-langkah, dan metode yang harus diikuti dalam proses pembelajaran.
5. Model melingkar adalah model yang dalam perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang menekankan pada siklus berkelanjutan dari perencanaan, pengajaran, evaluasi, refleksi, dan peningkatan pembelajaran, dan kembali lagi kelangkah awal.
In reply to First post

Re: Forum 2

by INDIKA SALSABILA -
Nama : Indika Salsabila
NPM : 2113053276
Kelas/Prodi : 5G/PGSD

Izin menyampaikan pendapat
a. Model Berorientasi Kelas
Model berorientasi kelas adalah model yang biasanya ditujukan untuk mendesain pembelajaran level mikro ( kelas ) yang hanya dilakukan setiap dua jam pelajaran atau lebih. Contohnya model ASSURE
b. Model Berorientasi Sistem
Adalah model desain pembelajaran untuk menghasilkan suatu sistem pembelajaran yang cakupannya luas, seperti desain sistem pelatihan, kurikulum, dan lain – lain. contohnya model. Contohnya model ADDIE
c. Model Berorientasi Produk
Adalah model desain pembelajaran untuk menghasilkan produk, misalnya media pembelajaran, video pembelajaran, ataupun modul pembelajaran. Contohnya model Hannafin and Peck
d. Model Berorientasi Prosedural
Model berorientasi prosedural adalah model yang berisi langkah – langkah pembelajaran, dimana setiap langkah yang yang dilakukan harus sesuai urutan tidak boleh asal. Karena model ini setiap langkahnya memiliki hubungan yang jelas. Contohnya model Dick and Carrey
e. Model Melingkar
Model melingkar adalah model desain pembelajaran yang jika dibuat dengan diagram akan berbentuk melingkar. Model ini sendiri adalah model yang berisi langkah – langkah dalam menyusun bahan ajar. Contohnya model Kemp
In reply to First post

Re: Forum 2

by Lia Nanda Agustina -
Nama : Lia Nanda Agustina
NPM : 2113053077
Kelas : 5G/PGSD

Izin memberikan pendapat
1. Model berorientasi kelas merupakan model pembelajaran yang memfokuskan guru sebagai pengajar utama didalam kelas untuk menyampaikan materi pembelajaran. Siswa menjadi penerima informasi dari guru dan berpartisipasi dalam kegiatan pembelajaran.
2. Model berorientasi sistem merupakan model pembelajaran yang menekankan pada pengembangan sistem pembelajaran yang cakupannya luas, tidak hanya mencakup kegiatan kelas atau proses belajar saja, melainkan ditinjau dari beragam sudut pandang.
3. Model berorientasi produk merupakan mpdel yang menekankan pada hasil akhir atau produk yang dihasilkan oleh siswa sebagai bukti keberhasilan pembelajaran. Siswa diarahkan untuk mencapai tujuan pembelajaran dan menghasilkan produk yang dapat dinilai.
4. Model Berorientasi Prosedural Model ini berfokus pada langkah-langkah atau prosedur yang harus diikuti dalam merancang pembelajaran. Proses desain pembelajaran diatur secara sistematis, dimulai dari analisis kebutuhan, pengembangan materi, implementasi, hingga evaluasi.
5. Model Melingkar Model ini melihat pembelajaran sebagai suatu siklus yang berulang. Proses pembelajaran dimulai dengan perencanaan, implementasi, evaluasi, dan kemudian dilanjutkan dengan tahapan perbaikan dan penyempurnaan. Model ini menekankan pada refleksi dan pengembangan berkelanjutan.
In reply to First post

Re: Forum 2

by Angelia Agustin -
Nama : Angelia Agustin
NPM : 2113053162
Kelas/Prodi : 5G/PGSD

1. Model berorientasi kelas
Model berorientasi kelas adalah pendekatan dalam pembelajaran yang menekankan pentingnya memahami dan memenuhi kebutuhan individu siswa dalam konteks kelas. Pendekatan ini berfokus pada pengajaran yang disesuaikan dengan karakteristik, minat, dan tingkat keterampilan masing-masing siswa. Model ini mengakui bahwa setiap siswa memiliki gaya belajar yang berbeda dan memerlukan dukungan khusus. Dengan demikian, guru berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa mencapai potensi mereka dengan memberikan pengajaran yang sesuai dengan kebutuhan individual dan memungkinkan partisipasi aktif dalam pembelajaran.

2. Model berorientasi sistem
Model berorientasi sistem adalah pendekatan dalam pendidikan yang menganggap seluruh sistem pendidikan sebagai entitas yang saling terkait dan kompleks. Dalam model ini, pendidikan dilihat sebagai bagian dari sistem yang melibatkan guru, siswa, kurikulum, metode pengajaran, lingkungan sekolah, dan faktor-faktor lain yang saling mempengaruhi. Pendekatan ini menekankan perlunya memahami hubungan antara komponen-komponen ini untuk mengoptimalkan pembelajaran. Pemikiran sistem membantu dalam perencanaan, pengambilan keputusan, dan perbaikan sistem pendidikan secara menyeluruh.

3. Model berorientasi produk
Model berorientasi produk adalah pendekatan dalam pendidikan yang menekankan pada hasil atau produk yang diinginkan sebagai tujuan akhir pembelajaran. Dalam model ini, perhatian utama adalah pada apa yang siswa pelajari dan hasil konkret yang dihasilkan dari pembelajaran. Guru merancang pengajaran dengan fokus pada tujuan pembelajaran yang jelas dan pengukuran hasil yang terukur. Model ini mendorong evaluasi berdasarkan pencapaian siswa terhadap tujuan pembelajaran yang ditentukan sebelumnya.

4. Model berorientasi prosedural dan melingkar adalah pendekatan dalam pendidikan yang menekankan pentingnya proses pembelajaran yang berkelanjutan dan terus-menerus. Model ini menganggap bahwa pembelajaran tidak hanya tentang mencapai tujuan akhir, tetapi juga tentang bagaimana siswa mencapai pemahaman dan keterampilan tersebut. Pendekatan ini menekankan iterasi atau pengulangan dalam pembelajaran, di mana siswa secara berkelanjutan mengidentifikasi masalah, merancang strategi, melaksanakan tindakan, dan merefleksikan hasilnya. Dengan pendekatan melingkar, siswa terus-menerus mengembangkan pemahaman mereka melalui proses belajar yang berulang-ulang dan berpusat pada proses pembelajaran itu sendiri.
In reply to First post

Re: Forum 2

by A. ZAHRA INTAN SUCIA -
Nama: A. Zahra Intan Sucia
NPM : 2153053020
Kelas/Prodi: 5G/PGSD

Izin memberikan pendapat mengenai model berorientasi kelas, model berorientasi sistem, model berorientasi produk, model berorientasi prosedural dan model melingkar :

1. Model Berorientasi Kelas adalah Model berorientasi kelas biasanya dirancang untuk merancang pembelajaran di kelas yang terjadi hanya setiap dua jam atau lebih. Model ini disusun secara sistematis dan digunakan untuk merencanakan dan memandu pembelajaran di dalam kelas, yang mengintegrasikan materi, metode, dan bahan ajar dalam proses pembelajaran. Model ini diciptakan untuk menciptakan program pembelajaran yang efektif dan menarik sehingga siswa tidak merasa bosan. Contohnya adalah model ASSURE.

2. Model Berorientasi Sistem adalah Model sistem pembelajaran berorientasi sistem digunakan untuk mengembangkan sistem pembelajaran berskala besar, seperti seluruh departemen atau kurikulum. Penerapan model perancangan sistem pembelajaran berpusat pada sistem memerlukan dukungan sumber daya yang besar dan tenaga ahli yang berpengalaman. Model perancangan pembelajaran berorientasi sistem biasanya dimulai pada tahap pengumpulan data, ketika diselidiki kemungkinan-kemungkinan penerapan solusi yang diperlukan untuk menyelesaikan permasalahan yang terdapat dalam sistem pembelajaran yang akan dipelajari. Contohnya adalah model ADDIE.

3. Model Berorientasi Produk adalah Model berorientasi produk adalah model desain pembelajaran untuk menghasilkan suatu produk, biasanya media pembelajaran, misalnya video pembelajaran, multimedia pembelajaran, atau modul. Contohnya adalah Model Hannafin and Peck.

4. Model Berorientasi Prosedural adalah Model ini terdiri dari fase-fase yang saling berhubungan dan saling bergantung dengan yang lain. Model ini berfokus pada proses dan tindakan yang harus diikuti siswa untuk mencapai hasil yang ingin dicapai. Pendekatan model ini memungkinkan siswa agar terus mengembangkan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi. Setiap tahapan model prosedural menunjukkan keterkaitan yang jelas dan memiliki sistem yang sederhana namun ringkas. Contoh dari model prosedural adalah model Dick and Carrey.

5. Model Melingkar adalah Memiliki alur rancangan pembelajaran dengan pola alur melingkar yang digunakan sebagai panduan dalam mempersiapkan desain penyusunan program. Jika alurnya merupakan suatu urutan sistematis yang menghubungkan tujuan dengan tahap evaluasi. Suatu cara pembelajaran yang menekankan pada hubungan yang memiliki keterkaitan antar konsep dalam suatu siklus yang terjadi secara berulang melingkar jika ditunjukkan dalam sebuah diagram. Contoh model melingkar adalah model Kemp.
In reply to First post

Re: Forum 2

by Liyana Qayyimah -
Nama : Liyana Qayyimah
NPM : 2113053189
Kelas : 5G
1. Model berorientasi kelas adalah model ditujukan untuk mendesain pembelajaran level mikro (kelas) yang hanya dilakukan setiap dua jam pelajaran atau lebih. Contohnya adalah model ASSURE.
2. Model berorientasi sistem yaitu model desain pembelajaran untuk menghasilkan suatu sistem pembelajaran yang cakupannya luas, seperti desain sistem suatu pelatihan, kurikulum sekolah, dll. Contohnya adalah model ADDIE.
3. Model berorientasi produk adalah model desain pembelajaran untuk menghasilkan suatu produk, biasanya media pembelajaran, misalnya video pembelajaran, multimedia pembelajaran, atau modul. Contoh modelnya adalah model Hannafin and Peck.
4. Model prosedural dan model melingkar. Contoh dari model prosedural adalah model Dick and Carey . Model yang bersifat deskriptif, menunjukkan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan produk.
5. Model melingkar adalah model Kemp sebuah model yang mengutamakan sebuah alur yang dijadikan pedoman dalam penyusunan perencanaan program. Alur tersebut merupakan rangkaian sistematis yang menghubungkan tujuan hingga tahap evaluasi.
In reply to First post

Re: Forum 2

by DIVA DZAKYRANI SHALIHA DIVA DZAKYRANI SHALIHA -
Nama : Diva Dzakyrani Shaliha
Npm : 2113053251

-Model berorientasi kelas adalah salah satu jenis model desain pembelajaran yang diklasifikasikan berdasarkan aktivitas pembelajaran yang diselenggarakan di dalam kelas dengan waktu belajar yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam model ini, tugas pendidik adalah memilih isi/materi pelajaran yang tepat, merencanakan strategi pembelajaran, menyampaikan isi/materi pelajaran, dan mengevaluasi hasil belajar. Contoh model desain pembelajaran berorientasi kelas adalah model ASSURE, Model ini biasanya ditujukan untuk mendesain pembelajaran level mikro (kelas) yang hanya dilakukan setiap dua jam pelajaran atau lebih

-Model berorientasi sistem adalah salah satu jenis model desain pembelajaran yang diklasifikasikan berdasarkan pengembangan sistem pembelajaran dalam skala besar seperti keseluruhan mata pelajaran atau kurikulum. Implementasi model desain sistem pembelajaran yang berorientasi pada sistem memerlukan dukungan sumber daya besar dan tenaga ahli yang berpengalaman

-Model berorientasi produk adalah salah satu jenis model desain pembelajaran yang bertujuan untuk menghasilkan suatu produk, biasanya media pembelajaran seperti video pembelajaran, multimedia pembelajaran, atau modul. Model desain pembelajaran berorientasi produk biasanya didasarkan pada empat asumsi pokok, yaitu
Produk atau program pembelajaran memang sangat diperlukan.
Produk atau program pembelajaran baru perlu diproduksi.
Produk atau program pembelajaran memerlukan proses uji coba dan revisi.
Produk atau program pembelajaran dapat digunakan walaupun hanya dengan bimbingan dari fasilitator.

-Model berorientasi prosedural dan model melingkar adalah dua jenis model desain pembelajaran yang diklasifikasikan berdasarkan proses rincian dan penciptaan situasi lingkungan yang memungkinkan siswa berinteraksi sehingga terjadi perubahan atau perkembangan pada diri siswa.
Model berorientasi prosedural: Model ini menekankan pada proses rincian dan penciptaan situasi lingkungan yang memungkinkan siswa berinteraksi sehingga terjadi perubahan atau perkembangan pada diri siswa. Contoh dari model ini adalah model Dick and Carey
Model melingkar: Model ini menekankan pada proses iteratif yang melibatkan beberapa tahap, yaitu perencanaan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Contoh dari model ini adalah model Kemp
In reply to First post

Re: Forum 2

by Kadek Asih Septiyani -
Nama : Kadek Asih Septiyani
NPM : 2113053213
Kelas : 5G

1. Model berorientasi kelas merupakan bentuk desain dari kegiatan atau aktivitas yang dilakukan di dalam kelas sesuai waktu yang telah ditetapkan. Fokus utamanya yaitu interaksi antar guru dan siswa dengan memperhatikan materi pelajaran yang tepat, strategi yang digunakan, proses penyampaian materinya, serta evaluasi terhadap hasil belajar.
2. Model berorientasi sistem yaitu model desain yang memandang pembelajaran sebagai bagian dari sistem dengan skala lebih besar, termasuk faktor-faktor seperti kurikulum, kebijakan, lingkungan belajar.
3. Model berorientasi produk merupakan model yang bertujuan untuk menghasilkan suatu produk, dimana produk ini digunakan untuk penilaian akhir sebagai indikator keberhasilan siswa.
4. Model berorientasi prosedural yaitu model desain yang memandang pembelajaran sebagai proses berkelanjutan dengan langkah tertentu yang menekankan pada tahapan pembelajaran, strategi, serta prosedur pembelajaran yang harus diikuti atau dilaksanakan siswa.
5. Model melingkar yaitu model yang menganggap bahwa pembelajaran sebagai siklus yang berulang, artinya siswa akan kembali pada tahap tertentu untuk memperdalam pemahaman mereka pada siklus itu.
In reply to First post

Re: Forum 2

by INDAH NUR SAPITRI -
Nama: Indah Nur Sapitri
NPM: 2113053299
Kelas/Prodi: 5G/PGSD

1. Model Berorientasi Kelas
Model berorientasi kelas (Class-oriented model) adalah istilah yang dapat merujuk kepada berbagai konsep dalam berbagai konteks. Namun, dalam konteks pemrograman, istilah ini dapat mengacu pada konsep pemrograman berorientasi objek (Object-Oriented Programming atau OOP). Pemrograman berorientasi objek adalah paradigma pemrograman yang menggunakan konsep "kelas" untuk mengorganisasi kode. Kelas adalah blueprint atau cetak biru yang digunakan untuk membuat objek. Objek, di sisi lain, adalah instansi dari kelas yang memiliki atribut dan metode yang didefinisikan dalam kelas tersebut.

2.  Model Berorientasi Sistem
Model berorientasi sistem (system-oriented model) adalah istilah yang dapat merujuk kepada berbagai konsep dalam berbagai konteks, terutama dalam ilmu komputer dan teknologi informasi. Konsep ini berkaitan dengan cara pandang atau pendekatan terhadap sistem atau perangkat yang kompleks. pendekatan berorientasi sistem melibatkan pemahaman yang komprehensif tentang bagaimana komponen-komponen dalam suatu sistem berinteraksi dan bagaimana sistem tersebut dapat dikelola atau ditingkatkan. Ini merupakan pendekatan yang penting dalam pengembangan dan pengelolaan teknologi informasi, serta dalam pengembangan sistem yang kompleks.

3. Model Berorientasi Produk
Model berorientasi produk (product-oriented model) adalah suatu pendekatan atau filosofi yang menempatkan produk sebagai pusat perhatian dalam pengembangan, desain, dan pemasaran suatu produk atau layanan. Pendekatan ini mengutamakan penciptaan produk yang berkualitas tinggi, memenuhi kebutuhan pelanggan, dan dapat memberikan nilai tambah yang signifikan. Model berorientasi produk sangat relevan dalam industri seperti teknologi, manufaktur, dan banyak sektor lainnya di mana produk fisik atau digital merupakan elemen utama dari bisnis. Fokus pada pengembangan produk yang unggul dan berorientasi pada pelanggan dapat membantu perusahaan mencapai kesuksesan jangka panjang.

4. Model Berorientasi Prosedural
Model berorientasi prosedural (procedural-oriented model) adalah pendekatan pemrograman yang berfokus pada eksekusi urutan instruksi atau prosedur dalam program komputer. Dalam model ini, program dibangun dengan cara mendefinisikan serangkaian langkah atau prosedur yang akan dijalankan secara berurutan, dan eksekusi program dimulai dari awal dan berlanjut hingga akhir. Pendekatan ini seringkali digunakan dalam pemrograman berbasis prosedur, dan berbeda dengan pemrograman berorientasi objek (OOP) yang lebih berfokus pada objek dan metode. Meskipun pemrograman berorientasi objek (OOP) telah menjadi pendekatan yang lebih populer dalam beberapa tahun terakhir, pemrograman berorientasi prosedural masih digunakan dalam berbagai kasus, terutama ketika program lebih sederhana atau ketika kinerja eksekusi yang sangat efisien diperlukan. Keputusan untuk menggunakan model berorientasi prosedural atau OOP akan tergantung pada kebutuhan dan kompleksitas proyek yang sedang dihadapi.

5. Model Melingkar
Pembelajaran model melingkar (circular learning model) adalah pendekatan dalam proses pembelajaran di mana materi atau konsep yang dipelajari dipertimbangkan kembali atau diperdalam dalam siklus berulang-ulang. Dalam model ini, siswa tidak hanya belajar suatu konsep sekali dan selesai, tetapi mereka secara berkala mengulangi dan mempertimbangkan kembali konsep-konsep yang telah mereka pelajari sebelumnya. Pendekatan ini mirip dengan konsep pengulangan atau revisi, tetapi fokusnya adalah pada pemahaman yang lebih mendalam dan mengenai materi yang sudah dipelajari sebelumnya. Pembelajaran model melingkar dapat diterapkan dalam berbagai konteks pendidikan, baik di tingkat sekolah, universitas, atau pelatihan profesional. Ini adalah strategi yang berguna untuk membantu siswa memahami dan mengingat materi dengan lebih baik dan meningkatkan pemahaman mereka dalam jangka panjang.
In reply to First post

Re: Forum 2

by FADHILA OCTAVIANA -
Nama : Fadhila Octaviana
NPM : 2153053030
Kelas : 5G

1. Jelaskan Model Berorientasi Kelas
Jawab :
Model berorientasi kelas biasanya ditujukan untuk mendesain pembelajaran level mikro (kelas) yang hanya dilakukan setiap dua jam pelajaran atau lebih. Contohnya adalah model ASSURE.

2. Jelaskan Model Berorientasi Sistem
Jawab :
Model Berorientasi Sistem yaitu model desain pembelajaran untuk menghasilkan suatu sistem pembelajaran yang cakupannya luas, seperti desain sistem suatu pelatihan, kurikulum sekolah, dll. contohnya adalah model ADDIE.

3. Jelaskan Model Berorientasi Produk
Jawab :
Model Berorientasi Produk adalah model desain pembelajaran untuk menghasilkann suatu produk, biasanya media pembelajaran, misalnya video pembelajaran, multimedia pembelajaran, atau modul. Contoh modelnya adalah model hannafin and peck.

4. Jelaskan Berorientasi Prosedural dan Model Melingkar
Jawab :
Model prosedural yaitu model yang bersifat deskriptif, yaitu menggariskan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan produk. Contoh dari model prosedural adalah model Dick and Carey.
Selain model prosedural, terdapat model desain pembelajaran melingkar. Karena bentuknya yang melingkar maka tahapan awal dan akhir desain pembelajarannya tidak ditentukan. Contoh model melingkar adalah model Kemp.
In reply to First post

Re: Forum 2

by SILFIA MARCA ATIKA APRILIANA -
Nama:Silfia Marca Atika Apriliana
NPM:2113053095
Kelas:5G

1. Model Berorientasi Kelas, model ini fokus pada interaksi antara guru dan siswa di dalam kelas. Model ini menekankan pada strategi mengajar, pengelolaan kelas, dan dinamika pembelajaran yang terjadi di ruang kelas. Guru memegang peran utama sebagai pengajar dan siswa sebagai penerima pengetahuan.

2. Model Berorientasi Sistem, model ini melibatkan seluruh sistem pendidikan, termasuk guru, siswa, kurikulum, metode pembelajaran, serta faktor-faktor eksternal seperti budaya dan lingkungan sosial. Pendekatan ini mengakui bahwa pendidikan tidak hanya terjadi di dalam kelas, melainkan juga dipengaruhi oleh sejumlah variabel sistemik.

3. Model Berorientasi Produk, model ini menekankan pada hasil akhir atau produk pembelajaran yang diharapkan dari proses pembelajaran. Fokusnya adalah pada pengukuran hasil, evaluasi, dan pencapaian tujuan pembelajaran. Guru dan siswa bekerja sama untuk mencapai hasil yang diinginkan.

4. Model Berorientasi Prosedural, model ini menitikberatkan pada proses pembelajaran itu sendiri. Ini mencakup metode, strategi, dan teknik pengajaran yang digunakan untuk menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa. Fokus utamanya adalah pada bagaimana pembelajaran terjadi, menggali berbagai pendekatan yang paling efektif.

5. Model Melingkar, melibatkan proses berkelanjutan di mana hasil pembelajaran digunakan sebagai dasar untuk pengembangan pembelajaran berikutnya. Siswa dan guru melibatkan refleksi terus-menerus pada hasil dan pengalaman pembelajaran sebelumnya untuk memperbaiki pengajaran di masa depan, menciptakan lingkaran pembelajaran yang terus berkembang.
In reply to First post

Re: Forum 2

by DWI NUR AZIZAH -
Nama : Dwi Nur Azizah
NPM : 2113053178

1. Penggunaan model berorientasi kelas ini didasarkan pada asumsi adanya sejumlah aktivitas pembelajaran yang diselenggarakan di dalam kelas
dengan waktu belajar yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam hal ini, tugas pendidik memilih isi/materi pelajaran yang tepat, merencanakan strategi pembelajaran, menyampaikan isi/materi pelajaran, dan mengevaluasi hasil
belajar.

2. Model desain sistem pembelajaran yang berorientasi pada sistem dimulai
dari tahap pengumpulan data untuk menentukan kemungkinan-kemungkinan implementasi solusi yang diperlukan untuk mengatasi masalah yang terdapat dalam suatu sistem pembelajaran. Analisis kebutuhan dan analysis dilakukan secara intensif untuk mencari solusi yang akurat. Perbedaan pokok antara model yang berorientasi sistem dengan produk terletak pada tahap atau fase desain, pengembangan, dan evaluasi. Ketiga fase ini dilakukan dalam skala yang lebih besar pada model desain sistem pembelajaran yang berorientasi pada sistem.

3. Model desain sistem pembelajaran yang berorientasi pada produk, pada umumnya didasarkan pada asumsi adanya program pembelajaran yang dikembangkan dalam kurun waktu tertentu. Model-model desain sistem pembelajaran ini menerapkan proses analisis kebutuhan yang sangat ketat. Para pengguna produk/program pembelajaran yanga dihasilkan melalui penerapan desain sistem pembelajaran pada model ini biasanya tidak memiliki
kontak langsung dengan pengembang programnya. Kontak langsung antara
pengguna program dan pengembang program hanya terjadi pada saat proses
evaluasi terhadap prototipe program.

4. Salah satu model desain pembelajaran adalah model Dick and Carey (1985). Model ini termasuk ke dalam model prosedural. Penggunaan model Dick and Carey dalam pengembangan suatu mata pelajaran dimaksudkan agar : Pada awal proses pembelajaran anak didik atau siswa dapat mengetahui di mampu melakukan hal–hal yang berkaitan dengan materi pada akhir pembelajaran, adanya pertautan antara tiap komponen khususnya strategi pembelajaran dan hasil pembelajaran yang dikehendaki, menerangkan langkah–langkah yang perlu dilakukan dalam melakukan perencanaan desain pembelajaran.

5. Model Kemp termasuk ke dalam contoh model melingkar jika ditunjukkan dalam sebuah diagram. Secara singkat, menurut model ini terdapat beberapa langkah dalam penyusunan sebuah bahan ajar, yaitu: Menentukan tujuan dan daftar topik ,menetapkan tujuan umum untuk pembelajaran tiap topiknya; Menganalisis karakteristik pelajar, untuk siapa pembelajaran tersebut didesain; Menetapkan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dengan syarat dampaknya dapat dijadikan tolak ukur perilaku pelajar; Menentukan isi materi pelajaran yang dapat mendukung tiap tujuan; Pengembangan pra penilaian/ penilaian awal untuk menentukan latar belakang pelajar dan pemberian level pengetahuan terhadap suatu topik; Memilih aktivitas pembelajaran dan sumber pembelajaran yang menyenangkan atau menentukan strategi belajar-mengajar.
In reply to First post

Re: Forum 2

by Erina Prihatmi -
Nama : Erina Prihatmi
NPM : 2113053176
Kelas : 5G/PGSD

1. Model berorientasi kelas adalah suatu model pembelajaran yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan dan karakteristik kelas tertentu dengan menggunakan berbagai metode dan teknik pembelajaran yang sesuai.
2. Model berorientasi sistem adalah model desain pembelajaran untuk menghasilkan sistem pembelajaran yang mempunyai cakupan luas, seperti desain sistem pelatihan, kurikulum sekolah, dan lain-lain. Model desain sistem pembelajaran berorientasi sistem dilakukan untuk mengembangkan sistem dalam skala besar, seperti seluruh mata pelajaran atau program studi.
3. Model berorientasi produk adalah suatu model pembelajaran dalam pengembangan produk atau pembelajaran yang menempatkan fokus pada produk itu sendiri. Dalam konteks pembelajaran, model berorientasi produk menekankan pada pengembangan keterampilan peserta didik dalam menghasilkan produk yang berkualitas dan bermanfaat. Beberapa penelitian telah dilakukan dalam pengembangan desain pembelajaran berorientasi produk, seperti pengembangan desain pembelajaran bersama orang tua tema benda, hewan, dan tanaman di sekitarku berorientasi produk bernilai kearifan lokal dengan integrasi karakter dalam konteks merdeka belajar di rumah untuk SD kelas 1.
4. Model pembelajaran berorientasi prosedural adalah model pembelajaran yang bersifat prosedural dan deklaratif. Model ini lebih berorientasi pada aktivitas peserta didik dan pembelajaran diawali dengan permasalahan nyata. Contoh model pembelajaran berorientasi prosedural adalah Concept Attainment Model (CAM). Model pembelajaran berorientasi prosedural dapat meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap konsep yang dipelajari.
5. Model melingkar, disebut juga model sirkular, adalah suatu pendekatan pembelajaran yang menekankan pada hubungan dan keterkaitan antar unsur atau konsep yang berbeda dalam suatu siklus yang berulang. Oleh karena itu, model sirkular menciptakan landasan pembelajaran berkelanjutan dan menyajikan pembelajaran sebagai perjalanan berkelanjutan.
In reply to First post

Re: Forum 2

by VINKA VRISILIA -
Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Nama : Vinka Vrisilia
Npm: 2153053025
Kelas : 5G
Izin menjawab terkait model desain pembelajaran dapat diklasifikasikan ke dalam model berorientasi kelas, model berorientasi sistem, model berorientasi produk, model berorientasi prosedural dan model melingkar.
1. Model desain pembelajaran yang berorientasi pada kelas
model ini berfokus pada desain pembelajaran yang dilakukan di kelas. Model ini biasanya digunakan oleh guru untuk mendesain pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik dikelasnya.
2. Model desain pembelajaran yang berorientasi pada sistem
model ini berfokus pada desain pembelajaran yang lebih luas jangkaunnya, seperti kurikulum, mata pelajaran. model ini dugunakan para hali pendidikan untuk mendesain pembelajaran yang efektif dan efisien.
3. Model desain pembelajaran yang berfokus pada produk
model ini berfokus pada desain media pembelajaran. Model ini biasanya digunakan oleh tenaga ahli media pembelajaran untuk mendesain media pembelajaran. Jadi bisa disimpulkan di dalam model ini lebih di fokuskan kedalam medianya.
4. Model desain pembelajaran yang berorientasi pada prosedural
model ini berfokus pada langkah-langkah atau prosedur yang harus diikuti dalam mendesainnya. Model ini didesain dengan mengikuti langkah -langkah yang sistematis.
5. Model desain pembealajran yang melingkar
yaitu model yang berfokus pada proses pengulangan dalam mendesain pembelajaran. Model ini biasanya digunakan oleh tenaga ahli pendidik dalam mendesain pembelajaran yang efektif dan efesien.
In reply to First post

Re: Forum 2

by Ummu Darda Azzahra -
Nama : Ummu Darda Azzahra
NPM : 2113053214

1. Model berorientasi kelas, yaitu model yang dilakukan dengan menganalisis peserta didik, mentukan tujuan pembelajaran sesuai dengan kurikulum, menentukan metode sesuai tujuan pembelajaran, memilih media sesuai metode, mendesain media, lalu menyediakan bahan belajar, dalam model berorientasi kelas ini peserta didik harus dilibatkan dalam aktivitas pembelajaran secara aktif.

2. Model berorientasi sistem, yaitu kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan menganalisis kebutuhan untuk menentukan masalah dan sulusi yang tepat, selanjutnya menentukan kompetensi khusus selanjutnya mengembangkan produksi program dan bahan ajar yang akan digunakan, trakhir langsung saja implementasikan medel berorientasi sistem dengan melaksanakan program pembelajaran yang sudah dibuat.

3. Model berorientasi produk, yaitu merancang media dan bahan ajar lalu dikembangkan dengan Langkah yang berisi kegiatan program bahajn ajar yang dibutuhkan trakhir implementasikan bahan ajar yang sudah dibuat.

4. Model berorientasi procedural, yaitu mengidentifikasi tingkah laku masukan dan karakteristik siswa, lalu mengembangkan butir-butir tes acuan patokan, mengembangkan strategi pembelajaran.

5. Model melingkar, yaitu menentukan tujuan intruksional umum atau standar kompetensi, selanjutnya menetapkan pre-test, mengkoordinasi sarana penunjang seperti fasilitas, alat, waktu, dan tenaga
In reply to First post

Re: Forum 2

by mesy arsita -
Nama : Mesy Arsita
Npm : 2113053300

model beroreintasi sistem yaitu model desain pembelajaran untuk menghasilkan suatu sistem pembelajaran yang cakupannya luas, seperti desain sistem suatu pelatihan, kurikulum sekolah, dll. contohnya adalah model ADDIE. Selain itu ada pula yang biasa kita sebut sebagai model prosedural dan model melingkar. Contoh dari model prosedural adalah model Dick and Carrey, sementara contoh model melingkar adalah model Kemp.

Adanya variasi model yang ada ini sebenarnya juga dapat menguntungkan kita, beberapa keuntungan itu antara lain adalah kita dapat memilih dan menerapkan salah satu model desain pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik yang kita hadapi di lapangan, selain itu juga, kita dapat mengembangkan dan membuat model turunan dari model-model yang telah ada, ataupun kita juga dapat meneliti dan mengembangkan desain yang telah ada untuk dicobakan dan diperbaiki.
Model desain sistem pembelajaran yang berorientasi pada produk, pada umumnya
didasarkan pada asumsi adanya program pembelajaran yang dikembangkan dalam kurun
waktu tertentu. Model-model desain sistem pembelajaran ini menerapkan proses analisis
kebutuhan yang sangat ketat.
Para pengguna produk/program pembelajaran yanga dihasilkan melalui penerapan desain
sistem pembelajaran pada model ini biasanya tidak memiliki kontak langsung dengan pengembang programnya. Kontak langsung antara pengguna program dan pengembang
program hanya terjadi pada saat proses evaluasi terhadap prototipe program.
Model-model yang berorientasi pada produk biasanya ditandai dengan empat asumsi
pokok, yaitu: 1) Produk atau program pembelajaran memang sangat diperlukan, 2) Produk atau
program pembelajaran baru perlu diproduksi, 3) Produk atau program pembelajaran
memerlukan proses uji coba dan revisi, 4) Produk atau program pembelajaran dapat digunakan
walaupun hanya dengan bimbingan dari fasilitator.Model desain sistem pembelajaran yang berorientasi pada produk, pada umumnya
didasarkan pada asumsi adanya program pembelajaran yang dikembangkan dalam kurun
waktu tertentu. Model-model desain sistem pembelajaran ini menerapkan proses analisis
kebutuhan yang sangat ketat.
Para pengguna produk/program pembelajaran yanga dihasilkan melalui penerapan desain
sistem pembelajaran pada model ini biasanya tidak memiliki kontak langsung dengan pengembang programnya. Kontak langsung antara pengguna program dan pengembang
program hanya terjadi pada saat proses evaluasi terhadap prototipe program.
Model-model yang berorientasi pada produk biasanya ditandai dengan empat asumsi
pokok, yaitu: 1) Produk atau program pembelajaran memang sangat diperlukan, 2) Produk atau
program pembelajaran baru perlu diproduksi, 3) Produk atau program pembelajaran
memerlukan proses uji coba dan revisi, 4) Produk atau program pembelajaran dapat digunakan
walaupun hanya dengan bimbingan dari fasilitator.model yang bersifat deskriptif, yaitu menggariskan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan produk. Mengacu pada model yang digunakan tersebut, maka prosedur yang digunakan merujuk produk yang digunakan merujuk dari Borg and Gall.
In reply to First post

Re: Forum 2

by Vivia Febbrilian 2113053050 -
Nama: Vivia Febbrilian Agrifina
NPM: 2113053050

• Model orientasi kelas adalah model yang penerapannya disesuaikan dengan kondisi kelas, yang mana berkaitan dengan peserta didik, tujuan pembelajaran, metode dan media yang digunakan berdasarkan karakteristik peserta didik dalam kelas tersebut, model ini ditunjukan untuk mendesain pembelajaran level mikro.
• Model berorientasi sistem adalah model yang penerapannya mengarah kepada desain pembelajaran untuk menghasilkan suatu sistem pembelajaran yang cakupannya luas seperti kurikulum sekolah yang digunakan untuk menjalankan manajemen pendidikan dan kegiatan pembelajaran di suatu sekolah. model ini ditunjukan untuk mendesain pembelajaran level makro.
• Model berorientasi produk adalah model yang penerapannya di desain untuk menghasilkan suatu produk, biasanya media pembelajaran misalnya video, multimedia pembelajaran atau modul.
• Model berorientasi prosedural adalah model yang penerapannya berfokus pada Langkah-langkah atau prosedur sistematis yang harus diikuti untuk menghasilkan suatu produk atau output yang ingin dihasilkan. Contohnya pada proses pembelajaran yang harus dilakukan secara sistematis misal dari orientasi, kegiatan inti , evaluasi kemudian kesimpulan, hal ini dilakukan untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran.
• Model melingkar adalah model yang merujuk pada pengalaman sebelumnya serta dikaitkan dengan hasil pembelajaran, atau bisa juga disebut rmelakukan refleksi dan improvisasi untuk mengatasi tantangan mereka, skema model ini berupa Tindakan, konseptualisasi dan evaluasi.
In reply to First post

Re: Forum 2

by Yoga Ananta -
Nama: Yoga Ananta
NPM: 2153053002
Kelas/Prodi: 5G/PGSD

Izin menjawab menurut saya
1) Model berorientasi pada kelas, adalah model yang menciptakan lingkungan pembelajaran yang mendukung secara kolektif sesuai dengan waktu yang sudah ditetapkan
2) Model berorientasi pada sistem, model ini memandang kelas sebagai suatu sistem yang kompleks di mana berbagai elemen saling terkait dan memengaruhi satu sama lain.
3) Model berorientasi pada produk, model ini menempatkan penekanan pada hasil akhir sebagai bukti pencapaian pembelajaran, dan hal ini dapat meningkatkan motivasi peserta didik karena mereka melihat nilai dan relevansi dari apa yang mereka pelajari. Pendekatan ini juga menciptakan kesempatan bagi peserta didik untuk mengembangkan keterampilan praktis yang dapat mereka gunakan di masa depan.
4) Model berorientasi procedural, model ini berfokus pada proses atau tindakan yang harus diikuti oleh peserta didik untuk mencapai hasil yang diinginkan. Sehingga pendekatan ini memungkinkan peserta didik untuk mengembangkan keahlian praktis yang dapat diterapkan dalam berbagai konteks.
5) Model melingkar, model ini disebut juga (circular model) adalah pendekatan pembelajaran yang menekankan pada hubungan dan keterkaitan antara berbagai elemen atau konsep dalam suatu siklus yang berulang. Sehingga model melingkar menciptakan landasan pembelajaran yang berkelanjutan dan menyajikan pembelajaran sebagai suatu perjalanan yang terus berlanjut.
In reply to First post

Re: Forum 2

by DEVARA TRIAMONICA -
Nama : Devara Triamonica
NPM : 2113053030
Kelas/ Prodi : 5G/ PGSD

Izin memberikan pendapat menurut saya tentang:
1. Model berorientasi kelas
Model berorientasi kelas biasanya ditujukan untuk mendesain pembelajaran level mikro (kelas) yang hanya dilakukan setiap dua jam pelajaran atau lebih. Contohnya adalah model ASSURE.

2. Model berorientasi sistem
model berorientasi sistem yaitu model desain pembelajaran untuk menghasilkan suatu sistem pembelajaran yang cakupannya luas, seperti desain sistem suatu pelatihan, kurikulum sekolah, dll. Contohnya adalah model ADDIE.

3. Model berorientasi produk
Model berorientasi produk adalah model desain pembelajaran untuk menghasilkan suatu produk, biasanya media pembelajaran, misalnya video pembelajaran, multimedia pembelajaran, atau modul. Contoh modelnya adalah model Hannafin and Peck.

4. Model berorientasi prosedural
Model prosedural yaitu model yang bersifat deskriptif, yaitu menggariskan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan produk. Langkah-langkah:
a. Mengidentifikasikan tujuan umum pembelajaran.
b. Melaksanakan analisi pembelajaran
c. Mengidentifikasi tingkah laku masukan dan karakteristik siswa
d. Merumuskan tujuan kinerja
e. Menyebutkan butir–butir tes acuan patokan
f. Menjelaskan strategi pembelajaran
g. Menjelaskan dan memilih materi pembelajaran
h. Mendesain dan melaksanakan evaluasi formatif
i. Merevisi bahan pembelajaran
j. Mendesain dan melaksanakan evaluasi sumatif

5. Model melingkar.
Model Kemp termasuk ke dalam contoh model melingkar jika ditampilkan dalam sebuah diagram. Dalam model ini melihat pembelajaran sebagai suatu siklus yang berulang. Proses pembelajaran dimulai dengan perencanaan, implementasi, evaluasi, dan kemudian dilanjutkan dengan tahapan perbaikan dan penyempurnaan.
In reply to First post

Re: Forum 2

by Mutiara Astuti -
Nama: Mutiara Astuti
Nomor: 2113053280
Kelas: PGSD 5G
• Model orientasi kelas atau model desain pembelajaran navale mikro yang dilakukan di kelas setiap 2 jam pelajaran atau lebih Contohnya yaitu model ASSURE
•Model berorientasi sistem yaitu model desain pembelajaran untuk menghasilkan suatu sistem pembelajaran yang cakupannya luas seperti desain sistem suatu pelatihan kurikulum sekolah dan lain-lain. Contoh modelnya adalah model ADDIE
•Model berorientasi produk adalah model desain pembelajaran untuk menghasilkan suatu produk, biasanya media pembelajarannya seperti video pembelajaran, multimedia pembelajaran, atau modul. Contoh modelnya adalah model Hanaffin and Pack
• Model berorientasi prosedural yaitu model yang bersifat deskriptif yang memaparkan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan produk
• Model berorientasi melingkar yaitu model yang biasanya ditunjukkan dalam bentuk diagram Contohnya yaitu model Kemp
In reply to First post

Re: Forum 2

by FRENIKA SUPIYATI -
Nama: Frenika Supiyati
NPM:2113053075
Model berorientasi produk adalah model desain pembelajaran untuk menghasilkann suatu produk, biasanya media pembelajaran, misalnya video pembelajaran, multimedia pembelajaran, atau modul. Contoh modelnya adalah model hannafin and peck. Satu lagi adalah model beroreintasi sistem yaitu model desain pembelajaran untuk menghasilkan suatu sistem pembelajaran yang cakupannya luas, seperti desain sistem suatu pelatihan, kurikulum seiolah, dan lain- lain. contohnya adalah model addie. Selain itu ada pula yang biasa kita sebut sebagai model prosedural dan model melingkar. Contoh dari model prosedural adalah model Dick and Carrey, sementara contoh model melingkar adalah model Kemp. Adanya variasi model yang ada ini sebenarnya juga dapat menguntungkan,
beberapa keuntungan itu antara lain adalah dapat memilih dan menerapkan salah satu model desain pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik yang dihadapi di lapangan, selain itu juga, dapat dikembangkan dan dibuat model turunan dari mode -model yang telah ada, ataupun juga dapat diteliti dan dikembangkan desain yang telah ada untuk dicobakan dan diperbaiki.
In reply to First post

Re: Forum 2

by ALIF KURNIADI HILABY21 -
Nama : Alif Kurniadi Hilaby
NPM : 2153053038
Kelas : 5G

Izin memberikan pendapat, menurut saya:
1. Model berorientasi kelas adalah model pembelajaran yang mencakup kegiatan di dalam kelas sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.
2. model berorientasi sistem merupakan yaitu model desain pembelajaran untuk menghasilkan suatu sistem pembelajaran yang cakupannya luas, seperti desain sistem suatu pelatihan, kurikulum sekolah. Model ini didasarkan dengan asumsi penggunaan perangkat teknologi untuk mewujudkan tujuan atau sasaran.
3. Model berorientasi produk merupakan model desain pembelajaran untuk menghasilkan suatu produk.
4. Model Berorientasi Prosedural. Model ini berfokus pada langkah-langkah atau prosedur yang digunakan dalam pengajaran dan pembelajaran.
5. Model melingkar adalah model desain pembelajaran yang jika dibuat dengan diagram akan berbentuk melingkar dan pelaksanaan pembelajaran yang menekankan pada siklus berkelanjutan dari perencanaan, pengajaran, evaluasi, refleksi, dan peningkatan pembelajaran, dan kembali lagi kelangkah awal.
In reply to First post

Re: Forum 2

by DIAN FATUROHMI DIAN.FATUROHMI21 -
Assalamu’alaikum warohmatulloh wabarokatuh
Nama : Dian Faturohmi
Npm : 2113053038

1. model berorientasi kelas,
Model ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pendidik dan peserta didik akan aktivitas pembelajaran yang efektif, efisien, produktif dan menarik. Model-model desain sistem pembelajaran yang termasuk klasifikasi ini dapat diimplementasikan mulai dari jenjang sekolah dasar sampai jenjang pendidikan tinggi. Pendidik, widyaiswara, instruktur, dan dosen perlu memiliki pemahaman yang baik tentang desain sistem pembelajaran yang efektif, efisien, dan menarik. Penggunaan model berorientasi kelas ini didasarkan pada asumsi adanya sejumlah aktivitas pembelajaran yang diselenggarakan di dalam kelas dengan waktu belajar yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam hal ini, tugas pendidik memilih isi/materi pelajaran yang tepat, merencanakan strategi pembelajaran, menyampaikan isi/materi pelajaran, dan mengevaluasi hasil belajar. Para pendidik biasanya menganggap bahawa model desain sistem pembelajaran pada dasarnya berisi langkah-langkah yang harus diikuti.

2. model berorientasi sistem,
Model desain sistem pembelajaran yang berorientasi pada sistem dilakukan untuk mengembangkan sistem dalam skala besar seperti keseluruhan mata pelajaran atau kurikulum. Implementasi model desain sistem pembelajaran yang berorientasi pada sistem memerlukan dukungan sumber daya besar dan tenaga ahli yang berpengalaman. Model desain sistem pembelajaran yang berorientasi pada sistem dimulai dari tahap pengumpulan data untuk menentukan kemungkinan-kemungkinan implementasi solusi yang diperlukan untuk mengatasi masalah yang terdapat dalam suatu sistem pembelajaran. Analisis kebutuhan dan front-end analysis dilakukan secara intensif untuk mencari solusi yang akurat. Perbedaan pokok antara model yang berorientasi sistem dengan produk terletak pada tahap atau fase desain, pengembangan, dan evaluasi. Ketiga fase ini dilakukan dalam skala yang lebih besar pada model desain sistem pembelajaran yang berorientasi pada sistem.

3. model berorientasi produk,

Model desain sistem pembelajaran yang berorientasi pada produk, pada umumnya didasarkan pada asumsi adanya program pembelajaran yang dikembangkan dalam kurun waktu tertentu. Model-model desain sistem pembelajaran ini menerapkan proses analisis kebutuhan yang sangat ketat. Para pengguna produk/program pembelajaran yanga dihasilkan melalui penerapan desain sistem pembelajaran pada model ini biasanya tidak memiliki kontak langsung dengan 8 pengembang programnya. Kontak langsung antara pengguna program dan pengembang program hanya terjadi pada saat proses evaluasi terhadap prototipe program. Model-model yang berorientasi pada produk biasanya ditandai dengan empat asumsi pokok, yaitu: 1) Produk atau program pembelajaran memang sangat diperlukan, 2) Produk atau program pembelajaran baru perlu diproduksi, 3) Produk atau program pembelajaran memerlukan proses uji coba dan revisi, 4) Produk atau program pembelajaran dapat digunakan walaupun hanya dengan bimbingan dari fasilitator.

4. model berorientasi prosedural
Model prosedural yaitu model yang bersifat deskriptif, yaitu menggariskan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan produk. Mengacu pada model yang digunakan tersebut, maka prosedur yang digunakan merujuk produk yang digunakan merujuk dari Borg and Gall (1983: 774-775).

5. model melingkar.
contoh model melingkar adalah model Kemp. Model Kemp termasuk ke dalam contoh model melingkar jika ditunjukkan dalam sebuah diagram. Secara singkat, menurut model ini terdapat beberapa langkah dalam penyusunan sebuah bahan ajar, yaitu: Menentukan tujuan dan daftar topik ,menetapkan tujuan umum untuk pembelajaran tiap topiknya; Menganalisis karakteristik pelajar, untuk siapa pembelajaran tersebut didesain; Menetapkan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai dengan syarat dampaknya dapat dijadikan tolak ukur perilaku pelajar; Menentukan isi materi pelajaran yang dapat mendukung tiap tujuan; Pengembangan pra penilaian/ penilaian awal untuk menentukan latar belakang pelajar dan pemberian level pengetahuan terhadap suatu topik; Memilih aktivitas pembelajaran dan sumber pembelajaran yang menyenangkan atau menentukan strategi belajar-mengajar, jadi siswa siswa akan mudah menyelesaikan tujuan yang diharapkan; Mengkoordinasi dukungan pelayanan atau sarana penunjang yang meliputi personalia, fasilitas-fasilitas, perlengkapan, dan jadwal untuk melaksanakan rencana pembelajaran; Mengevaluasi pembelajaran siswa dengan syarat mereka menyelesaikan pembelajaran serta melihat kesalahankesalahan dan peninjauan kembali beberapa fase dari perencanaan yang membutuhkan perbaikan yang terus menerus, evaluasi yang dilakukan berupa evaluasi formatif dan evaluasi sumatif.
In reply to First post

Re: Forum 2

by Alifah Puji Astuti -
Nama: Alifah Puji Astuti
NPM: 2113053173

Model Berorientasi Kelas. Model ini fokus pada pengalaman pembelajaran di dalam kelas. Ini mencakup bagaimana guru mengajar dan bagaimana siswa belajar di lingkungan kelas mereka.
model berorientasi sistem, Model desain sistem pembelajaran yang berorientasi pada sistem dilakukan untuk mengembangkan sistem dalam skala besar seperti keseluruhan mata pelajaran atau kurikulum.
Model berorientasi produk
Model berorientasi produk adalah pendekatan dalam pendidikan yang menekankan pada hasil atau produk yang diinginkan sebagai tujuan akhir pembelajaran. Dalam model ini, perhatian utama adalah pada apa yang siswa pelajari dan hasil konkret yang dihasilkan dari pembelajaran.
Model Berorientasi Prosedural adalah Model ini terdiri dari fase-fase yang saling berhubungan dan saling bergantung dengan yang lain. Model ini berfokus pada proses dan tindakan yang harus diikuti siswa untuk mencapai hasil yang ingin dicapai. Pendekatan model ini memungkinkan siswa agar terus mengembangkan keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi.
Model prosedural dan model melingkar. Contoh dari model prosedural adalah model Dick and Carey . Model yang bersifat deskriptif, menunjukkan langkah-langkah yang harus diikuti untuk menghasilkan produk.
Pembelajaran model melingkar (circular learning model) adalah pendekatan dalam proses pembelajaran di mana materi atau konsep yang dipelajari dipertimbangkan kembali atau diperdalam dalam siklus berulang-ulang. Dalam model ini, siswa tidak hanya belajar suatu konsep sekali dan selesai, tetapi mereka secara berkala mengulangi dan mempertimbangkan kembali konsep-konsep yang telah mereka pelajari sebelumnya. Pendekatan ini mirip dengan konsep pengulangan atau revisi