Weekly outline
General
Pertemuan 1. Pengertian dan Hakikat Pengembangan Pembelajaran IPS SD
Bahan Kajian: Pengertian dan Hakikat Pengembangan Pembelajaran IPS SDBahan kajian ini membahas pengertian, ruang lingkup, tujuan, fungsi, dan hakikat pengembangan pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Mahasiswa mempelajari kedudukan IPS dalam pendidikan dasar, karakteristik IPS sebagai pembelajaran terpadu yang bersumber dari berbagai ilmu sosial, serta hubungan pembelajaran IPS dengan kehidupan nyata peserta didik. Kajian juga menekankan pentingnya pengembangan pembelajaran IPS yang disesuaikan dengan karakteristik perkembangan anak SD, lingkungan sosial-budaya, kebutuhan peserta didik, serta tuntutan kompetensi abad ke-21. Melalui kajian ini, mahasiswa diharapkan mampu memahami landasan pengembangan pembelajaran IPS dan menjelaskan prinsip-prinsip dasar yang menjadi acuan dalam merancang pembelajaran IPS SD yang bermakna dan kontekstual.
Silahkan anda simak Link buku di atas
Materi Tambahan
Simak materi diskusi berikut ini:
1. Mengapa pembelajaran IPS di SD perlu terus dikembangkan dan disesuaikan dengan karakteristik peserta didik serta perkembangan kehidupan sosial masyarakat? Jelaskan dengan contoh konkret.
2. Bagaimana hakikat pembelajaran IPS SD dapat membantu peserta didik tidak hanya memahami konsep sosial, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari? Berikan contoh situasi yang relevan.
3. Menurut Anda, apa dampaknya apabila pembelajaran IPS SD hanya berorientasi pada hafalan materi tanpa memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengamati, menganalisis, dan memecahkan masalah sosial di lingkungan sekitarnya? Jelaskan alasan Anda.
Silahkan anda clik
Pertemuan 2. Struktur Pembelajaran IPS SD dalam kurikulum

Deskripsi Bahan Kajian: Struktur Pembelajaran IPS SD dalam Kurikulum
Bahan kajian Struktur Pembelajaran IPS SD dalam Kurikulum membahas kedudukan, struktur, ruang lingkup, dan pengorganisasian pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial pada jenjang Sekolah Dasar dalam kurikulum yang berlaku. Mahasiswa diarahkan untuk memahami keterkaitan antara tujuan pendidikan, capaian pembelajaran, materi IPS, karakteristik peserta didik, serta proses pembelajaran yang dikembangkan di sekolah dasar. Kajian mencakup analisis struktur dan muatan IPS dalam kurikulum, keterkaitan berbagai konsep ilmu sosial dengan pembelajaran IPS SD, serta pengorganisasian materi berdasarkan lingkungan sosial, budaya, ekonomi, sejarah, geografi, dan kehidupan bermasyarakat. Mahasiswa juga mempelajari bagaimana struktur kurikulum diterjemahkan ke dalam perencanaan pembelajaran melalui tujuan pembelajaran, materi, aktivitas belajar, asesmen, dan pengembangan pengalaman belajar yang kontekstual. Melalui kajian ini, mahasiswa diharapkan mampu menganalisis struktur pembelajaran IPS dalam kurikulum dan menggunakannya sebagai dasar dalam merancang pembelajaran IPS SD yang sistematis, bermakna, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan peserta didik.
bacalah buku berikut guna menambah wawasan anda
Simak materi diskusi berikut ini:
1. Bagaimana struktur pembelajaran IPS SD dalam kurikulum dapat membantu guru mengembangkan pengetahuan, keterampilan sosial, dan sikap peserta didik secara seimbang? Jelaskan dengan memberikan contoh penerapannya dalam pembelajaran.
2. Menurut Anda, apa yang akan terjadi apabila guru hanya berfokus pada penyampaian materi IPS tanpa memperhatikan keterkaitan antara tujuan pembelajaran, materi, proses pembelajaran, dan asesmen? Berikan alasan dan contoh konkret.
3. Bagaimana seharusnya guru menyusun pembelajaran IPS SD agar struktur kurikulum tidak hanya dipahami sebagai dokumen administratif, tetapi benar-benar mampu mengaitkan materi IPS dengan kehidupan sosial dan permasalahan yang dihadapi peserta didik sehari-hari?
Silahkan anda clik
Pertemuan 3. Pendekatan, model dan strategi pembelajaran IPS yang inovatif

Deskripsi Bahan Kajian:Pendekatan, model dan strategi pembelajaran IPS yang inovatif
Mata kuliah ini membahas konsep, pendekatan, model, dan strategi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) yang inovatif dan efektif untuk tingkat Sekolah Dasar (SD). Peserta akan mempelajari berbagai pendekatan pembelajaran yang relevan dengan karakteristik siswa SD dan konteks pembelajaran IPS, serta mengembangkan kemampuan dalam merancang dan mengimplementasikan model-model pembelajaran yang kreatif dan menarik. Pembelajaran diarahkan agar siswa bukan hanya menguasai pengetahuan sosial, tetapi juga mampu mengaplikasikan pemahaman tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, mata kuliah ini menekankan pentingnya inovasi dalam strategi pengajaran guna meningkatkan motivasi, partisipasi aktif, dan hasil belajar siswa. Pada akhir perkuliahan, peserta diharapkan mampu mengembangkan dan menerapkan pendekatan pembelajaran IPS yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan peserta didik di SD.
Silahkan anda clik
Simak materi diskusi berikut ini:
1. Mengapa guru IPS SD perlu menggunakan pendekatan, model, dan strategi pembelajaran yang inovatif dalam menghadapi karakteristik peserta didik yang beragam? Berikan contoh penerapan yang sesuai dengan materi IPS.
2. Bagaimana guru dapat memilih model dan strategi pembelajaran IPS yang inovatif agar peserta didik tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu berpikir kritis, bekerja sama, dan memecahkan masalah sosial di lingkungan sekitarnya?
3. Jika Anda menjadi guru IPS SD, pendekatan, model, atau strategi pembelajaran inovatif apa yang akan Anda gunakan untuk mengajarkan suatu permasalahan sosial di lingkungan peserta didik? Jelaskan alasan pemilihan dan gambarkan bagaimana penerapannya dalam pembelajaran.
- This week
Pertemuan 4. Keterampilan Sosial dalam Pembelajaran IPS SD

Bahan Kajian: Keterampilan Sosial dalam Pembelajaran IPS SD
Keterampilan sosial dalam pembelajaran IPS SD merupakan kajian yang membahas kemampuan peserta didik dalam membangun hubungan dan berinteraksi secara positif dengan lingkungan sosialnya melalui proses pembelajaran IPS. Kajian ini mencakup pemahaman tentang hakikat, fungsi, dan peran keterampilan sosial dalam membentuk peserta didik yang mampu berkomunikasi secara efektif, bekerja sama, menghargai keberagaman, menunjukkan empati, bertanggung jawab, serta menyelesaikan permasalahan sosial secara bijaksana. Melalui pembelajaran IPS SD, keterampilan sosial dikembangkan melalui berbagai aktivitas pembelajaran yang melibatkan interaksi antarpeserta didik, seperti diskusi kelompok, kerja sama dalam pemecahan masalah, simulasi kehidupan sosial, dan pembelajaran berbasis pengalaman. Kajian ini juga membahas strategi dan model pembelajaran IPS yang dapat digunakan guru untuk menciptakan lingkungan belajar yang demokratis, inklusif, dan kontekstual sehingga peserta didik mampu menerapkan nilai-nilai sosial dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, mahasiswa diarahkan untuk memahami cara merancang dan mengevaluasi pembelajaran IPS yang berorientasi pada pengembangan keterampilan sosial sebagai bagian dari pembentukan karakter dan kecakapan hidup peserta didik sekolah dasar.
Simak materi diskusi berikut ini:
1. Mengapa keterampilan sosial penting dikembangkan melalui pembelajaran IPS SD, dan bagaimana keterampilan tersebut dapat membantu peserta didik menghadapi kehidupan sosial di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat?
2. Bagaimana guru dapat merancang aktivitas pembelajaran IPS yang tidak hanya meningkatkan pemahaman materi, tetapi juga melatih kemampuan peserta didik dalam berkomunikasi, bekerja sama, menghargai perbedaan, dan menyelesaikan konflik?
3. Apa yang mungkin terjadi apabila pembelajaran IPS SD lebih banyak menekankan penguasaan pengetahuan daripada pengembangan keterampilan sosial? Jelaskan dampaknya terhadap perilaku dan kemampuan peserta didik dalam berinteraksi dengan orang lain.
Silahkan anda clik
Pertemuan 5. Pengajaran Nilai dalam Pembelajaran IPS SD

Bahan Kajian: Pengajaran Nilai dalam Pembelajaran IPS SD
Pengajaran nilai dalam pembelajaran IPS SD merupakan kajian yang membahas proses penanaman, pengembangan, dan penguatan nilai-nilai sosial, budaya, moral, serta kewarganegaraan melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di sekolah dasar. Kajian ini mencakup pemahaman tentang hakikat nilai dalam pendidikan IPS, jenis-jenis nilai yang perlu dikembangkan pada peserta didik, seperti tanggung jawab, kejujuran, kerja sama, toleransi, kepedulian sosial, cinta tanah air, dan penghargaan terhadap keberagaman. Melalui pembelajaran IPS, nilai-nilai tersebut diintegrasikan dalam materi, aktivitas, dan pengalaman belajar yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat sehingga peserta didik mampu memahami serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kajian ini juga membahas strategi, pendekatan, dan metode pembelajaran yang dapat digunakan guru dalam mengembangkan kesadaran nilai peserta didik, seperti diskusi nilai, pembelajaran berbasis masalah sosial, studi kasus, keteladanan, dan pembelajaran kontekstual. Selain itu, mahasiswa diarahkan untuk mampu merancang pembelajaran IPS SD yang tidak hanya berfokus pada penguasaan pengetahuan sosial, tetapi juga membentuk sikap dan karakter peserta didik sebagai individu yang memiliki kepedulian, tanggung jawab, dan kemampuan berpartisipasi secara positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Simak materi diskusi berikut ini:
1. Mengapa pengajaran nilai penting diintegrasikan dalam pembelajaran IPS SD, dan bagaimana nilai tersebut dapat membantu peserta didik memahami kehidupan sosial di lingkungan sekitarnya?
2. Bagaimana guru dapat mengajarkan nilai seperti tanggung jawab, toleransi, kejujuran, gotong royong, dan kepedulian sosial melalui pembelajaran IPS tanpa sekadar meminta peserta didik menghafalkan nilai-nilai tersebut?
3. Bagaimana pembelajaran IPS SD dapat dirancang agar peserta didik mampu menghubungkan nilai yang dipelajari dengan situasi nyata dan mengambil keputusan yang mencerminkan nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari?
Silahkan anda clik
Pertemuan 6. Keterampilan Berpikir dalam Pembelajaran IPS SD

Bahan Kajian: Keterampilan Berpikir dalam Pembelajaran IPS SD
Keterampilan berpikir dalam pembelajaran IPS SD merupakan kajian yang membahas kemampuan peserta didik dalam memahami, menganalisis, mengevaluasi, dan mengambil keputusan terhadap berbagai fenomena sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Kajian ini mencakup pengembangan keterampilan berpikir tingkat rendah hingga tingkat tinggi (higher order thinking skills/HOTS) melalui proses pembelajaran IPS, seperti kemampuan mengidentifikasi masalah sosial, menginterpretasikan informasi, membandingkan berbagai peristiwa sosial, menganalisis hubungan sebab akibat, memberikan argumentasi, serta merumuskan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitar. Melalui pembelajaran IPS yang kontekstual, peserta didik diarahkan untuk membangun kemampuan berpikir kritis, kreatif, reflektif, dan rasional dalam memahami berbagai aspek kehidupan sosial, budaya, ekonomi, sejarah, dan kewarganegaraan. Kajian ini juga membahas strategi, model, dan metode pembelajaran yang dapat mengembangkan keterampilan berpikir peserta didik, seperti pembelajaran berbasis masalah (problem based learning), pembelajaran berbasis proyek (project based learning), inkuiri sosial, diskusi analitis, dan studi kasus. Selain itu, mahasiswa diarahkan untuk mampu merancang pembelajaran IPS SD yang mendorong aktivitas berpikir aktif sehingga peserta didik tidak hanya menguasai konsep sosial, tetapi juga mampu menggunakan pengetahuan tersebut untuk memahami dan menyelesaikan persoalan dalam kehidupan sehari-hari.
Silahkan anda clik
Simak materi diskusi berikut ini:
1. Mengapa keterampilan berpikir perlu dikembangkan dalam pembelajaran IPS SD, bukan hanya kemampuan mengingat dan memahami materi? Jelaskan kaitannya dengan kehidupan peserta didik sehari-hari.
2. Bagaimana guru dapat merancang pembelajaran IPS yang mendorong peserta didik untuk menganalisis permasalahan sosial, menemukan hubungan sebab-akibat, dan menyusun solusi berdasarkan informasi yang diperoleh?
3. Apa dampaknya terhadap kemampuan peserta didik dalam menghadapi persoalan sosial apabila pembelajaran IPS SD lebih banyak menggunakan pertanyaan yang menuntut hafalan daripada pertanyaan yang mendorong berpikir kritis, kreatif, dan pemecahan masalah?
Pertemuan 7. Pengembangan Penilaian HOTS dan Evaluasi Pembelajaran IPS SD

Bahan Kajian: Pengembangan Penilaian HOTS dan Evaluasi Pembelajaran IPS SD
Pengembangan penilaian HOTS (Higher Order Thinking Skills) dan evaluasi pembelajaran IPS SD merupakan kajian yang membahas konsep, prinsip, dan strategi pengembangan penilaian yang mampu mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik dalam memahami berbagai fenomena sosial. Kajian ini mencakup pemahaman tentang hakikat penilaian HOTS, karakteristik soal dan instrumen berbasis HOTS, serta penerapan aspek kognitif tingkat tinggi seperti menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta dalam pembelajaran IPS SD. Melalui kajian ini, mahasiswa mempelajari cara mengembangkan instrumen penilaian yang mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, kreatif, memecahkan masalah, dan mengambil keputusan berdasarkan konteks kehidupan sosial. Selain itu, kajian ini membahas proses evaluasi pembelajaran IPS yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, analisis hasil belajar, serta pemanfaatan hasil evaluasi untuk memperbaiki kualitas pembelajaran. Mahasiswa juga diarahkan untuk mampu merancang berbagai bentuk asesmen autentik, seperti tes berbasis masalah, studi kasus, proyek, portofolio, dan penilaian kinerja yang sesuai dengan karakteristik pembelajaran IPS SD. Dengan demikian, pengembangan penilaian HOTS dan evaluasi pembelajaran IPS SD tidak hanya berfokus pada pengukuran penguasaan konsep, tetapi juga pada kemampuan peserta didik dalam menerapkan pengetahuan sosial secara kritis dan bermakna dalam kehidupan sehari-hari.
Simak materi diskusi berikut ini:
1. Mengapa penilaian HOTS penting diterapkan dalam pembelajaran IPS SD, dan bagaimana penilaian tersebut dapat mengukur kemampuan peserta didik dalam menganalisis serta memecahkan masalah sosial?
2. Bagaimana guru dapat mengembangkan soal atau tugas HOTS dalam pembelajaran IPS SD yang tidak sekadar sulit, tetapi benar-benar mendorong peserta didik untuk berpikir kritis, kreatif, dan mengambil keputusan berdasarkan informasi?
3. Bagaimana hasil evaluasi pembelajaran IPS dapat dimanfaatkan guru untuk memperbaiki proses pembelajaran, bukan hanya untuk menentukan nilai akhir peserta didik?
Silahkan anda clik
Pertemuan 8. UTS
Silahkan kumpulkan hasil UTS anda disini
Silahkan anda clik
Pertemuan 9. Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPS SD

Bahan Kajian: Pengembangan Perangkat Pembelajaran IPS SD
Pengembangan perangkat pembelajaran IPS SD merupakan kajian yang membahas konsep, prinsip, dan prosedur penyusunan berbagai komponen pembelajaran yang digunakan untuk mendukung tercapainya tujuan pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di sekolah dasar. Kajian ini mencakup pemahaman tentang perencanaan pembelajaran IPS yang meliputi analisis capaian pembelajaran, penyusunan tujuan pembelajaran, pengembangan materi ajar, pemilihan model dan metode pembelajaran, penyusunan media pembelajaran, serta pengembangan instrumen penilaian yang sesuai dengan karakteristik peserta didik SD. Melalui kajian ini, mahasiswa mempelajari cara mengembangkan perangkat pembelajaran IPS yang inovatif, kontekstual, dan berorientasi pada pengembangan pengetahuan, sikap, nilai, serta keterampilan sosial peserta didik. Kajian ini juga membahas pemanfaatan berbagai pendekatan dan model pembelajaran seperti pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis proyek, pembelajaran kooperatif, dan pembelajaran kontekstual dalam penyusunan perangkat pembelajaran IPS SD. Selain itu, mahasiswa diarahkan untuk mampu merancang perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan isu-isu sosial, lingkungan, budaya, dan kehidupan masyarakat sehingga pembelajaran IPS menjadi lebih bermakna, aktif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik dalam menghadapi tantangan kehidupan sosial.
Simak materi diskusi berikut ini:
1. Mengapa perangkat pembelajaran IPS SD perlu dikembangkan secara sistematis dan disesuaikan dengan karakteristik peserta didik, tujuan pembelajaran, serta konteks lingkungan sosialnya?
2. Bagaimana keterkaitan antara tujuan pembelajaran, materi, model atau metode, media, LKPD, dan asesmen dalam menghasilkan perangkat pembelajaran IPS SD yang efektif?
3. Jika Anda diminta mengembangkan perangkat pembelajaran IPS SD untuk mengangkat permasalahan sosial di lingkungan sekitar peserta didik, komponen apa yang akan menjadi prioritas dan bagaimana Anda memastikan perangkat tersebut mampu mendorong keterampilan berpikir kritis serta keterampilan sosial peserta didik?
Silahkan anda clik
Pertemuan 10. Praktik Pembelajaran IPS SD

Bahan Kajian: Praktik Pembelajaran IPS SD
Praktik pembelajaran IPS SD merupakan kajian yang membahas penerapan konsep, teori, strategi, dan perangkat pembelajaran IPS dalam kegiatan pembelajaran nyata di sekolah dasar. Kajian ini mencakup pemahaman tentang pelaksanaan pembelajaran IPS yang melibatkan perencanaan, pengelolaan kelas, pemilihan pendekatan, model, metode, media, serta sumber belajar yang sesuai dengan karakteristik peserta didik dan tujuan pembelajaran. Melalui praktik pembelajaran IPS SD, mahasiswa memperoleh pengalaman dalam mengimplementasikan pembelajaran yang aktif, kreatif, kontekstual, dan bermakna dengan mengintegrasikan aspek pengetahuan sosial, nilai, sikap, serta keterampilan sosial peserta didik. Kajian ini juga membahas penerapan berbagai model pembelajaran IPS seperti pembelajaran berbasis masalah (problem based learning), pembelajaran kooperatif, inkuiri sosial, dan pembelajaran berbasis proyek untuk meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam memahami fenomena sosial di lingkungan sekitarnya. Selain itu, mahasiswa diarahkan untuk mampu melakukan praktik mengajar, mengembangkan keterampilan pedagogis, melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran, serta mengevaluasi efektivitas pembelajaran IPS SD sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan membentuk peserta didik yang memiliki kesadaran sosial, berpikir kritis, dan mampu berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat.
Silahkan anda clik
Simak materi diskusi berikut ini:
1. Bagaimana guru dapat menerapkan pembelajaran IPS SD agar peserta didik tidak hanya memahami materi, tetapi juga mampu menghubungkannya dengan kehidupan sosial di lingkungan sekitar?
2. Apa saja faktor yang perlu dipertimbangkan guru dalam melaksanakan praktik pembelajaran IPS SD agar kegiatan belajar sesuai dengan karakteristik peserta didik dan tujuan pembelajaran?
3. Bagaimana guru dapat mengevaluasi praktik pembelajaran IPS yang telah dilaksanakan untuk mengetahui apakah pembelajaran tersebut benar-benar mampu mengembangkan pengetahuan, keterampilan sosial, sikap, dan kemampuan berpikir peserta didik?
Pertemuan 11. Bahan Ajar/Media Pembelajaran IPS SD

Bahan Kajian: Bahan Ajar/Media Pembelajaran IPS SD
Bahan ajar dan media pembelajaran IPS SD merupakan kajian yang membahas konsep, prinsip, dan pengembangan sumber belajar yang digunakan untuk mendukung proses pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di sekolah dasar. Kajian ini mencakup pemahaman tentang karakteristik, fungsi, jenis, serta prinsip penyusunan bahan ajar IPS yang sesuai dengan kebutuhan, perkembangan kognitif, dan lingkungan sosial peserta didik. Selain itu, kajian ini membahas pengembangan berbagai bentuk bahan ajar seperti modul, lembar kerja peserta didik (LKPD), buku ajar, bahan digital, dan sumber belajar berbasis lingkungan yang dapat membantu peserta didik memahami konsep-konsep sosial secara kontekstual. Penggunaan media pembelajaran IPS SD juga dikaji melalui pemanfaatan media visual, audio, audiovisual, multimedia interaktif, serta teknologi digital untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta didik terhadap materi sosial, budaya, sejarah, ekonomi, dan kewarganegaraan. Melalui kajian ini, mahasiswa diarahkan untuk mampu memilih, merancang, dan mengembangkan bahan ajar serta media pembelajaran IPS yang kreatif, inovatif, dan bermakna sehingga dapat menciptakan pengalaman belajar yang aktif, menarik, dan sesuai dengan karakteristik pembelajaran IPS SD.
Simak materi diskusi berikut ini:
1. Mengapa pemilihan bahan ajar dan media pembelajaran yang tepat penting dalam pembelajaran IPS SD, dan bagaimana keduanya dapat membantu peserta didik memahami konsep sosial yang bersifat abstrak?
2. Bagaimana guru dapat memanfaatkan lingkungan sekitar, teknologi digital, dan sumber belajar lokal sebagai bahan ajar atau media pembelajaran IPS yang kontekstual dan menarik bagi peserta didik?
3. Jika suatu media pembelajaran terlihat menarik secara visual tetapi kurang sesuai dengan tujuan pembelajaran dan karakteristik peserta didik, apakah media tersebut tetap dapat dikatakan efektif? Jelaskan berdasarkan pertimbangan pedagogis yang relevan.
Silahkan anda clik
Pertemuan 12. Pengumpulan Aktivitas Partisipatif Teambased Projec
Pengumpulan Aktivitas Partisipatif Team Based Project
Pengumpulan aktivitas partisipatif Team Based Project dalam pembelajaran IPS SD merupakan kajian yang membahas penerapan pembelajaran berbasis kerja kelompok melalui kegiatan proyek yang melibatkan keterlibatan aktif peserta didik dalam memahami, menganalisis, dan menyelesaikan permasalahan sosial di lingkungan sekitar. Kajian ini mencakup konsep, prinsip, dan tahapan pelaksanaan Team Based Project yang meliputi pembentukan kelompok, perencanaan proyek, pembagian tugas, pelaksanaan kegiatan, pengumpulan informasi, penyusunan hasil proyek, serta presentasi dan refleksi pembelajaran. Melalui aktivitas partisipatif ini, peserta didik dikembangkan kemampuannya dalam bekerja sama, berkomunikasi, berpikir kritis, memecahkan masalah, mengambil keputusan, serta bertanggung jawab terhadap tugas kelompok. Kajian ini juga membahas strategi pengembangan proyek IPS yang kontekstual dengan mengangkat isu-isu sosial, budaya, lingkungan, ekonomi, dan kehidupan masyarakat sebagai sumber belajar. Selain itu, mahasiswa diarahkan untuk mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi aktivitas pembelajaran berbasis proyek yang mendorong keterlibatan peserta didik secara aktif, kolaboratif, dan kreatif dalam membangun pemahaman sosial serta mengembangkan keterampilan abad ke-21 dalam pembelajaran IPS SD.
Silahkan anda clik
Silahkan kumpulkan tugas yang diberikan
Pertemuan 13. Pengumpulan Aktivitas Partisipatif Teambased Projec Tahap II
Pengumpulan Aktivitas Partisipatif Team Based Project Tahap II
Pengumpulan aktivitas partisipatif Team Based Project Tahap II dalam pembelajaran IPS SD merupakan kajian lanjutan yang membahas implementasi, pengembangan, dan penyempurnaan kegiatan proyek secara kolaboratif berdasarkan hasil perencanaan dan pelaksanaan tahap sebelumnya. Kajian ini mencakup proses pengumpulan, pengolahan, dan penyajian hasil proyek yang dilakukan secara berkelompok dengan menekankan keterlibatan aktif peserta didik dalam mengkaji berbagai fenomena sosial di lingkungan sekitar. Melalui kegiatan ini, peserta didik diarahkan untuk memperkuat kemampuan bekerja sama, berkomunikasi, berpikir kritis, mengelola informasi, memecahkan masalah, serta melakukan refleksi terhadap pengalaman belajar yang diperoleh selama pelaksanaan proyek. Kajian ini juga membahas penyusunan laporan proyek, dokumentasi kegiatan, presentasi hasil, evaluasi proses kerja kelompok, serta tindak lanjut pengembangan proyek berbasis isu sosial, budaya, lingkungan, dan kehidupan masyarakat. Selain itu, mahasiswa diarahkan untuk mampu merancang aktivitas Team Based Project tahap lanjutan yang lebih sistematis, inovatif, dan kontekstual sehingga pembelajaran IPS SD dapat memberikan pengalaman belajar yang bermakna serta mendukung pengembangan keterampilan sosial, kolaborasi, kreativitas, dan tanggung jawab peserta didik.
Silahkan anda clik
Silahkan kumpulkan tugas yang diberikan
Pertemuan 14. Pengumpulan Tugas Individu Tahap I
Pengumpulan Tugas Individu Tahap I
Pengumpulan tugas individu tahap I dalam pembelajaran IPS SD merupakan kajian yang membahas proses penyusunan, pengembangan, dan penyajian hasil kerja mandiri mahasiswa sebagai bentuk pemahaman awal terhadap konsep, teori, dan praktik pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di sekolah dasar. Kajian ini mencakup kegiatan identifikasi topik, pengumpulan informasi, analisis sumber belajar, penyusunan gagasan, serta pengembangan tugas individu yang berkaitan dengan materi, strategi, perangkat, atau inovasi pembelajaran IPS SD. Melalui aktivitas ini, mahasiswa diarahkan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, mandiri, kreatif, dan reflektif dalam memahami berbagai permasalahan serta kebutuhan pembelajaran IPS di tingkat sekolah dasar. Kajian ini juga menekankan kemampuan mahasiswa dalam mengorganisasi informasi, menyusun hasil kajian secara sistematis, serta mengaitkan konsep pembelajaran IPS dengan konteks kehidupan sosial, budaya, dan lingkungan peserta didik. Selain itu, pengumpulan tugas individu tahap I menjadi tahap awal dalam membangun kompetensi akademik dan profesional mahasiswa untuk merancang pembelajaran IPS SD yang relevan, bermakna, dan berorientasi pada pengembangan pengetahuan, sikap, serta keterampilan sosial peserta didik.
Silahkan kumpulkan tugas yang diberikan
Silahkan anda clik
Pertemuan 15. Pengumpulan Tugas Individu Tahap II
Pengumpulan Tugas Individu Tahap II
Pengumpulan tugas individu tahap II dalam pembelajaran IPS SD merupakan kajian lanjutan yang membahas proses pengembangan, penyempurnaan, dan penyajian hasil kerja mandiri mahasiswa berdasarkan kajian dan pengalaman pembelajaran sebelumnya. Kajian ini mencakup kegiatan pengolahan hasil kajian, analisis materi dan permasalahan pembelajaran IPS SD, pengembangan ide atau produk pembelajaran, serta penyusunan laporan tugas individu secara sistematis dan akademik. Melalui aktivitas ini, mahasiswa diarahkan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, analitis, dan reflektif dalam mengembangkan solusi atau inovasi yang berkaitan dengan pembelajaran IPS di sekolah dasar. Kajian ini juga menekankan kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan konsep, teori, strategi, media, perangkat, serta evaluasi pembelajaran IPS untuk menghasilkan karya yang relevan dengan kebutuhan peserta didik dan perkembangan pendidikan. Selain itu, pengumpulan tugas individu tahap II menjadi tahap penguatan kompetensi mahasiswa dalam merancang dan mengevaluasi pembelajaran IPS SD yang kontekstual, inovatif, dan bermakna dengan memperhatikan aspek pengetahuan, nilai, keterampilan sosial, serta keterampilan berpikir peserta didik.
Silahkan anda clik
Silahkan kumpulkan tugas yang diberikan
Pertemuan 16. UAS
Slahkan kumpulkan hasil UAS anda disini
Silahkan anda clik