DASAR-DASAR KOMUNIKASI DAN KETERAMPILAN MENGAJAR
Keterampilan generik memberikan pembelajaran dan cara menguasainya.
Oleh: Eko Suyanto, Laboratorium Pembelajaran FKIP Universitas Lampung, Indonesia.
Keterampilan dasar memberikan pembelajaran secara tatap muka, tidak secara seketika dapat terbentuk dengan baik. Untuk pembentukan tersebut diperlukan pelatihan-pelatihan untuk terampil menguasai komponen-komponen dasar memberikan pembelajaran secara tatap muka. Pada praktiknya keseluruhan komponen memberikan pembelajaran harus dikuasi secara umum, atau dapat dikatakan keterampilan memberikan pembelajaran bersifat generik.
Pembelajaran adalah perbuatan kompleks yang merupakan pengintegrasian secara utuh berbagai komponen kemampuan dasar memberikan pembelajaran. Komponen kemampuan tersebut berupa pengetahuan, keterampilan, serta sikap dan nilai. Agar anda sebagai calon dosen dapat membentuk pengetahuan, sikap dan nilai (belum berlatih untuk terampil) dapat dimulai dengan mengamati/mengobservasi, membandingkan antara pernyataan teori dengan praktik, menilai dengan berdasar argumen, serta memberi saran.
Kemampuan generik memberikan pembelajaran merupakan pengintegrasian 9 ketrampilan dasar memberikan pembelajaran, meliputi keterampilan:
1. bertanya
2. memberi penguatan,
3. mengadakan variasi,
4. menjelaskan,
5. membuka dan menutup pembelajaran,
6. membimbing diskusi kelompok kecil,
7. mengelola kelas, serta
8. membelajarkan kelompok kecil dan individual.
9. menggunakan TKI (teknologi komunikasi dan informasi)
Keterampilan dasar 1 sampai 8 adalah keterampilan dasar yang selama ini biasa digunakan untuk membentuk kemampuan generik calon dosen atau memperbaiki kinerja pembelajaran seorang dosen. Kemampuan generik ke 9 oleh Prof. Dr. Yusufhadi Miarso, M.Sc biasa disebut dengan penggunaan TKI dalam pembelajaran, merupakan keterampilan yang tidak dapat dihindari lagi untuk digunakan, guna mengantisipasi muatan pembelajaran yang semakin banyak, isi maupun sumbernya untuk dipelajari. TKI juga dimaksudkan untuk menjadikan komunikasi pembelajaran tatap muka semakin efektif, efisien, dan menarik.