Salam Pembuka

Mahasiswa semua pada pertemuan ini kita akan membahas tentang wisata budaya lokal

Indonesia memiliki potensi keindahan dan kekayaan alam yang bernilai tinggi dalam pasar industri wisata alam khususnya destinasi wisata budaya lokal. Dalam rangka memanfaatkan peluang pariwisata yang secara prospektif dapat menguntungkan, maka diperlukan juga iklim usaha yang kondusif agar dapat menjamin berlangsungnya kegiatan pariwisata, serta membuka peluang pekerjaan berbagai potensi secara optimal diharapkan akan dapat menarik pengusaha untuk melakukan kegiatan penanaman modal. Dapat dipastikan bahwa aktivitas ekonomi akan meningkat dan pada gilirannya akan memberi dampak secara langsung terutama dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat dan menunjang peningkatan PAD.

Salah satu wisata lokal di wilayah Sulawesi Selatan adalah Tana Toraja

Kabupaten Tana Toraja merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Sulawesi Selatan, Indonesia. Ibu kota dari kabupaten ini ada di Kecamatan Makale. Tana Toraja memiliki luas wilayah 2.054,30 km² dan pada tahun 2021 memiliki penduduk sebanyak 270.489 jiwa dengan kepadatan 132 jiwa/km².

Suku Toraja adalah suku yang menetap di pegunungan bagian utara Sulawesi Selatan. Suku Toraja juga menetap di sebagian dataran Luwu dan Sulawesi Barat. Suku Toraja yang mendiami daerah pegunungan dan mempertahan kan gaya hidup yang khas dan masih menunjukkan gaya hidup Austronesia yang asli dan mirip dengan Budaya Nias. Setelah melalui proses akulturasi maupun asimilasi budaya, di Tanah Toraja dapat dijumpai agama Kristen Protestan, Katolik, Islam dan Hindu Toraja, dan penduduk mayoritas adalah Kristen Protestan.Wilayah Toraja juga dikenal Tondok Lili’na Lapongan Bulan Tana Matari’allo artinya adalah “negeri yang bulat seperti bulan dan matahari”

Agar lebih jelas mari kita bahas pada pertemuan berikut

Grup terlihat: Semua peserta
(Belum ada topik diskusi pada forum ini)