Nama: Dea Oktasari
Kelas: 1C
NPM: 2213053246
Ketidak nyamanan warga akan kesalahan pabrik yang membuang limbah pakaian tidak pada tempatnya, yang berlangsung dengan ricuh, namun walaupun berlangsung dengan cara yang tidak damai, hal ini masih memumculkan argumentasi positif, bahwa rasa perduli masih terbentuk antar para warga dalam berhubungan secara sosial dan bermasyarakat. Namun di sisi lain sikap apatis pengolah pabrik dengan membuang limbah bekas pengolahan di tempat yang tidak seharusnya juga menjadi perhatian khusus, meskipun tidak mengetahui bagaimana cara mengolah limbah pabrik yang ada, itu tidak bisa menjadi alasan untuk membuang limbah pabrik secara asal, dan membuat lingkungan sekitar mastyarakat tercemar, dan membuat masyarakat sekitar tidak nyaman, terlebih, tidak ada tanggung jawab dari pihak pengelola pabrik, memunculkan juga, bahwa tidak adanya sikap etika yang baik dalam menebus rasa bersalah yang seharusnya. Hal ini juga menunjukan penggunaan IPTEK pada pengolahan pabrik yang tidak sesuai dengan sila-sila pancasila, dan ideologi pancasila.