Pertanyaan/pembahas

Pertanyaan/pembahas

Number of replies: 7

Sampaiakan pertanyaan disini.

Pemateri wajib membahas

In reply to First post

Re: Pertanyaan/pembahas

by ari puspita -
nama : ari Puspita
npm : 1913053109
kelas : 6e
absen : 5

izin bertanya kepada khofifa selaku pemateri, apa maksud dari fungsi asesmen memberi umpan balik pada siswa dan guru ? dan bagaimana cara agar kegiatan umpan balik antara siswa dan guru dapat berjalan?
In reply to First post

Re: Pertanyaan/pembahas

by Devi Kusuma Wati -
Assalamualaikum Warahmatullahi Wavarakatuh

Nama : Devi Kusuma Wati
NPM : 1913053099
Kelas : 6E
Absen : 7

Izin bertanya pada pemateri Khofifa Dwi Nurmala

Apa yang dimaksud prinsip terfokus pada kompetensi dalam prinsip-prinsip assesmen berbasis kelas?

Terima kasih

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh..
In reply to First post

Re: Pertanyaan/pembahas

by Sekar Wulan Sari -
Nama : Sekae Wulan Sari
Npm : 1913053080
No ab : 25
Kelas : 6E

Izin menambahkan dari pertanyaan saudari Kartika dari kelas 6B, terkait pertanyaan teknis apa yang cocok diterapkan untuk kelas rendah. Disini saya akan menjelaskan terlebih dahulu apa itu teknik tes dan non tes. Teknik tes adalah seperangkat tugas yang harus dikerjakan oleh orang yang dites.Tes sebagai alat ukur sangat banyak macamnya dan luas penggunaannya.
dan untuk Teknik nontes dapat dilakukan dengan observasi baik secara langsung ataupun tak langsung, angket ataupun wawancara. disini saya lebih memilih teknik tes yang cocok untuk diterapkan dikelas rendah, mengapa demikian diakrenakan untuk peserta didik kelas rendah mereka belum bisa berfikir secara kritis apabila dilakukan teknik non tes seperti pengamatan,observasi dan sebagaiannnya. Tetapi untuk penerapan teknik tes ini bisa dibagi antara teknik tes tertulis maupun teknik tes secara lisan karena berdasarkan pengalaman saya pada saat kampus mengajar saya menemukan 2 orang peserta didik yang tidak pandai membaca dan menulis di kelas rendah yaitu kelas 3 di mana saya menerapkan dua teknik ini yang tidak bisa membaca dan menulis saya berikan teknik lisan secara lisan mengapa demikian karena mereka dua ini kan tidak bisa membaca dan tidak bisa menulis untuk siswa yang lainnya saya berikan teknik tas secara tertulis
In reply to First post

Re: Pertanyaan/pembahas

by Kartika Apriani -
Nama: Kartika Apriani
NPM: 1913053100
Absen: 17
Kelas: Semester 6E

Izin menambahkan terkait pertanyaan dari saudari Kartika Dwi Wahyuningsih kelas Semester 6B, tentang teknik asesmen mana yang cocok digunakan untuk kelas rendah, apakah keduanya bisa digunakan di kelas rendah?
Menurut saya kedua teknik asesmen tersebut tetap bisa digunakan untuk kegiatan asesmen di kelas rendah. Untuk teknik tes pada umumnya digunakan sebagai alat penilaian kompetensi peserta didik di berbagai aspek. Sebagai contohnya pada aspek kognitif adanya kegiatan UTS atau UAS. Keduanya menggunakan teknik tes tertulis untuk menilai keberhasilan pencapaian kompetensi peserta didik. Sedangkan teknik asesmen non tes biasanya digunakan sebagai pelengkap untuk pertimbangan tambahan dalam pengambilan keputusan penentuan kualitas hasil belajar peserta didik. Teknik ini bisa dilakukan dengan observasi, pengisian angket, ataupun wawancara. Teknik non tes ini dapat bersifat lebih menyeluruh pada semua aspek kehidupan siswa.
In reply to First post

Re: Pertanyaan/pembahas

by Khofifa Dwi Nurmala -
Nama : Khofifa Dwi Nurmala
NPM : 1913053062
No Absen : 18

Izin menjawab pertanyaan dari saudari Ari menurut saya untuk melaksanakan fungsi assessment salah satu nya yaitu umpan balik dengan siswa dan guru yang dapat kita lakukan yaitu kita mengetahui terlebih dahulu Umpan balik yang efektif merupakan bagian integral dari sebuah dialog instruksional antara guru dengan siswa, siswa dengan siswa, maupun siswa dengan dirinya sendiri, dan bukanlah sebuah praktik yang terpisahkan. Perlu kita ketahui bahwa assessment adalah penilaian dari kinerja siswa sedang kan Kinerja siswa adalah kesanggupan siswa untuk dapat menunjukkan penguasaannya atas berbagai tujuan pembelajarannya. Guru juga harus dapat merumuskan tujuan pembelajaran yang hendak dicapai secara jelas dan dapat mengkomunikasikannya pada awal pembelajaran, baik tentang wilayah materi, indikator kurikuler maupun penguasaan tujuan dalam proses pembelajaran. Assessment yang dapat dilakukan dapat berupa non tes maupun tes berbentuk pilihan jamak maupun essay. Selain itu kita juga dapat melakukan assessment umpan balik terhadap guru yang lainnya untuk mengevaluasi assessment yang sudah kita laksanakan dengan saling bertukar pendapat, dan pengalaman saat melakukan assment pembelajaran dikelas agar kita sebagai guru lebih kreatif dan inovatif dalam melakukan assessment di kelas.

Izin menjawab pertanyaan dari saudari Devi prinsip - prinsip kompetensi yang dimaksud dalam assessment pembelajaran adalah
1. Prinsip kompetensi assessment dalam ranah kognitif yaitu ranah yang menekankan dan mengembangkan kemampuan dan keterampilan intelektual dimana pada ranah kognitif ini kita sebagai guru menilai pengetahuan siswa dalam penguasaan materi pembelajaran secara objektif kepada seluruh siswa dikelas.
2. Prinsip kompetensi assessment dalam ranah afektif yaitu ranah yang berkaitan dengan pengembangan perasaan, sikap, nilai dan emosi kita sebagai guru menilai bagaimana perkembangan siswa dalam bertingkah laku baik dalam bentuk sikap, emosi, cara berpendapat dan cara berdiskusi saat proses pembelajaran berlangsung.
3. Prinsip kompetensi assessment dalam ranah psikomotorik yaitu ranah
yang berkaitan dengan kegiatan - kegiatan atau keterampilan motorik dalam ranah kognitif ini kita sebagai guru dapat melakukan penilaian seperti melatih siswa dengan keterampilan kolase, mengamati, menganalisis dan bermain peran saat proses pembelajaran berlangsung.
In reply to First post

Re: Pertanyaan/pembahas

by Intannia Putri -
Nama : Intannia Putri
Npm : 1913053084
Absen : 16

Izin menambahkan jawaban dari pertanyaan saudari ari saya setuju dengan jawaban pemateri namun menurut saya setiap ranah dalam prinsip assesment itu saling berkaitan dan harus seimbang tidak ada yang dominan baik dari segi aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik jadi tidak ada salah satu aspek saja yang diutamakan karna semua aspek tersebut sangatlah penting satu sama lain karna ketiga ranah aspek tersebut mempunyai tugas pokoknya masing-masing, kita juga sebagai guru harus mempunyai rancangan perangkat pembelajaran yang dimana kita harus menentukan strategi dan metode dalam pembelajaran sekian pendapat dari saya kurang lebihnya saya mohon maaf.
In reply to First post

Re: Pertanyaan/pembahas

by Asvyatul Mukaromah -
Nama: Asvyatul Mukaromah
NPM: 1913053073
Kelas: 6E

Izin menambahkan jawaban atas pertanyaan saudari Ari terkait dengan apa yang dimaksud dengan umpan balik dari pelaksanaan assesmen bagi guru dan siswa. Seperti yang telah dijelaskan dalam ranah cakupan assesmen, bahwa biasanya assesmen dilakukan pada setiap kompetensi dasar dari setiap mata pelajaran sehingga hasil assesmennya pun dirinci dan dapat diketahui dari setiap KD. Hal ini akan berfungsi bagi guru dimana letak dan bagian-bagian yang harus dilakukan perbaikan baik dari segi startegi belajar maupun penggunaan media pembelajaran. Sedangkan umpan balik bagi siswa adalah ketika siswa mengetahui letak kelemahannya, seperti lemah dibidang matematika maka dia akan termotivasi untuk mengupayakan lebih sehingga umpan balik yang didapatkan dapat memacu untuk pembelajaran yang optimal.