Apabila ada pertanyaan dari materi yang belum dipahami, silahkan bertanya dan saling memberi pendapat pada forum ini!
Forum Diskusi
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : M. Reza Ramadhani
NPM : 2113033049
Izin bertanya bapak
Mpu Sindok merupakan raja pertama kerajaan mataram kuno periode jawa timur atau disebut juga kerajaan medang,yang ingin saya tanyakan yaitu apa yang melatar belakangi yang mpu sindok memindahkan kerajaan mataram kuno ke jawa timur.?
sekian pertanyaan dari saya,terimakasih bapak
Nama : M. Reza Ramadhani
NPM : 2113033049
Izin bertanya bapak
Mpu Sindok merupakan raja pertama kerajaan mataram kuno periode jawa timur atau disebut juga kerajaan medang,yang ingin saya tanyakan yaitu apa yang melatar belakangi yang mpu sindok memindahkan kerajaan mataram kuno ke jawa timur.?
sekian pertanyaan dari saya,terimakasih bapak
In reply to M. Reza Ramadhani 2113033049
Re: Forum Diskusi
Assalamualaikum wr wb
Nama: Ariska Aulia Zannati
Npm: 2113033063
Izin menjawab pertanyaan saudara reza pak Mpu Sindok bukan merupakan dari kalangan kerajaan asli, melainkan merupakan penasihat setia dari raja terakhir Mataram Kuno sebelum akhirnya meninggal dan tidak memiliki penerus tahta. Tahta ini kemudian diberikan pada Mpu Sindok. Mpu Sindok kemudian memindahkan ibukota ke Jawa Timur dengan alasan berikut :
1.Mpu Sindok ingin agar Mataram Kuno terhindar dari bencana gunung meletus
Pengalaman terdahulu kerajaan ini adalah terdampak salah satu letusan gunung berapi yang membuat beberapa istana kerajaan rusak dan hancur.
2.Tanah di Jawa Timur subur.
Kerajaan Mataram Kuno adalah kerajaan agraris yang sebagian besar penduduknya bertani sehingga memerlukan tanah yang subur untuk ditanami.
3.Mpu Sindok menghindari penyerangan Kerajaan Sriwijaya.
Pasukan Raja Balaputradewa pernah dikalahkan oleh raja terdahulu Mataram Kuno, sehingga Mpu Sindok khawatir jika Sriwijaya akan kembali menyerang dengan pasukan yang lebih besar.
sekian terimakasih
Nama: Ariska Aulia Zannati
Npm: 2113033063
Izin menjawab pertanyaan saudara reza pak Mpu Sindok bukan merupakan dari kalangan kerajaan asli, melainkan merupakan penasihat setia dari raja terakhir Mataram Kuno sebelum akhirnya meninggal dan tidak memiliki penerus tahta. Tahta ini kemudian diberikan pada Mpu Sindok. Mpu Sindok kemudian memindahkan ibukota ke Jawa Timur dengan alasan berikut :
1.Mpu Sindok ingin agar Mataram Kuno terhindar dari bencana gunung meletus
Pengalaman terdahulu kerajaan ini adalah terdampak salah satu letusan gunung berapi yang membuat beberapa istana kerajaan rusak dan hancur.
2.Tanah di Jawa Timur subur.
Kerajaan Mataram Kuno adalah kerajaan agraris yang sebagian besar penduduknya bertani sehingga memerlukan tanah yang subur untuk ditanami.
3.Mpu Sindok menghindari penyerangan Kerajaan Sriwijaya.
Pasukan Raja Balaputradewa pernah dikalahkan oleh raja terdahulu Mataram Kuno, sehingga Mpu Sindok khawatir jika Sriwijaya akan kembali menyerang dengan pasukan yang lebih besar.
sekian terimakasih
In reply to M. Reza Ramadhani 2113033049
Re: Forum Diskusi
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama Nike Sabilillah
Npm 2113033081
Izin menjawab pertanyaan dari saudara M.reza Ramadhani
tahun 929 memindahkan pusat Kerajaan Mataram dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Menurut catatan sejarah, tempat baru tersebut adalah Watugaluh, yang terletak di tepi Sungai Brantas, sekarang kira-kira adalah wilayah Kabupaten Jombang (Jawa Timur). Kerajaan baru ini tidak lagi disebut Mataram, namun Medang, Namun beberapa literatur masih menyebut Mataram.Ada sumber sejarah lain yang menyebutkan latar belakang mengapa pusat kerajaan pindah ke timur. Singkatnya, sejak Rakai Pikatan menyebabkan Balaputeradewa hijrah ke Sriwijaya, terjadi permusuhan yang mendalam dan berlangsung berabad abad, antara Kerajaan Jawa (Mataram Hindu) dengan Kerajaan Melayu (Sriwijaya).
Nama Nike Sabilillah
Npm 2113033081
Izin menjawab pertanyaan dari saudara M.reza Ramadhani
tahun 929 memindahkan pusat Kerajaan Mataram dari Jawa Tengah ke Jawa Timur. Menurut catatan sejarah, tempat baru tersebut adalah Watugaluh, yang terletak di tepi Sungai Brantas, sekarang kira-kira adalah wilayah Kabupaten Jombang (Jawa Timur). Kerajaan baru ini tidak lagi disebut Mataram, namun Medang, Namun beberapa literatur masih menyebut Mataram.Ada sumber sejarah lain yang menyebutkan latar belakang mengapa pusat kerajaan pindah ke timur. Singkatnya, sejak Rakai Pikatan menyebabkan Balaputeradewa hijrah ke Sriwijaya, terjadi permusuhan yang mendalam dan berlangsung berabad abad, antara Kerajaan Jawa (Mataram Hindu) dengan Kerajaan Melayu (Sriwijaya).
Assalamualaikum wr wb
Nama: Adi Kurniawan
Npm: 2113033015
Izin menjawab pertanyaan saudara reza, yang melatar belakangi pindahnya kerajaan mataram kuno yakni, diketahui bahwa antara tahun 928-929 M, telah terjadi perpindahan pusat pemerintahan Mataram Kuno yang semula berada di Jawa Tengah semasa Dyah Wawa, telah beralih ke Tamwlang, Jombang Jawa Timur dan yang telah menjadi penguasanya adalah Mpu Sindok. Terjadinya perpindahan pusat pemerintahan Mataram Kuno ke Jawa timur ini tentunya berdasarkan beberapa alasan yang kuat. Berbagai faktor tentunya menjadi pertimbangan yang dalam mendirikan pemerintahan yang baru di lokasi yang baru pula. Yang jelas wilayah Jawa Tengah tidak menjadi pilihan dan ditinggalkan karena dianggap "sudah tak layak" untuk dijadikan pusat pemerintahan yang baru.
Nama: Adi Kurniawan
Npm: 2113033015
Izin menjawab pertanyaan saudara reza, yang melatar belakangi pindahnya kerajaan mataram kuno yakni, diketahui bahwa antara tahun 928-929 M, telah terjadi perpindahan pusat pemerintahan Mataram Kuno yang semula berada di Jawa Tengah semasa Dyah Wawa, telah beralih ke Tamwlang, Jombang Jawa Timur dan yang telah menjadi penguasanya adalah Mpu Sindok. Terjadinya perpindahan pusat pemerintahan Mataram Kuno ke Jawa timur ini tentunya berdasarkan beberapa alasan yang kuat. Berbagai faktor tentunya menjadi pertimbangan yang dalam mendirikan pemerintahan yang baru di lokasi yang baru pula. Yang jelas wilayah Jawa Tengah tidak menjadi pilihan dan ditinggalkan karena dianggap "sudah tak layak" untuk dijadikan pusat pemerintahan yang baru.
Assalamualaikum bapak
Nama: Alliya Putri fersilia Irawan
Npm:2113033025
Izin bertanya mengapa raja Airlangga malah membagi daerahnya menjadi 2, padahal dia masih memiliki seorang anak dari permaisuri walaupun dia seorang perempuan,bagaimana pun juga anak permaisurilah yang berhak atas tahta, kenapa beliau tidak membiarkan putrinya yang meneruskan tahtanya?
Sekian, terimakasih
Nama: Alliya Putri fersilia Irawan
Npm:2113033025
Izin bertanya mengapa raja Airlangga malah membagi daerahnya menjadi 2, padahal dia masih memiliki seorang anak dari permaisuri walaupun dia seorang perempuan,bagaimana pun juga anak permaisurilah yang berhak atas tahta, kenapa beliau tidak membiarkan putrinya yang meneruskan tahtanya?
Sekian, terimakasih
Assalamualaikum bapak
Nama: Syafa Putri Talisa
Npm 2113033031
Izin menjawab pertanyaan dari saudari Aliya Putri versilia Irawan tentang mengapa raja Airlangga malam membagi daerahmenjadi dua padahal dia masih memiliki seorang anak dari permaisuri walaupun dia seorang perempuan.
Sebelumnya Airlangga sudah menetapkan pewarisnya yaitu putri mahkota Sri Sanggramawijaya. Dengan terpaksa Airlangga menyerahkan kedudukan putra mahkota kepada saudara sepupunya. Samarawijaya pun menyandang sebagai putra mahkota Mataram. Mungkin keputusan ini terinspirasi dari kisah Mahabharata ketika Hastinapura dibagi menjadi dua. Hastina menjadi milik Kurawa dan Amarta (Indraprastha) untuk para Pandawa. Tetapi itu juga tidak membawa penyelesaian dengan ditunjukkan adanya Perang Bharatayudha. Walaupun Airlangga tahu akan kisah itu, pembagian kerajaan merupakan satu-satunya solusi untuk mengatasi perang saudara. Dengan demikian pada tahun 1042 M kerajaan dibagi menjadi dua. Pertama, Kerajaan Pangjalu dengan ibu kota lama yaitu Dahanapura yang diberikan kepada Samarawijaya. Kedua, Kerajaan Jenggala yang berarti hutan, dengan ibu kota mungkin di Kahuripan yang diserahkan kepada anak Airlangga yaitu Mapanji Garasakan. Kedua kerajaan tersebut dipisahkan oleh Sungai Lamong. Kerajaan Pangjalu ini dihubungkan dengan Kerajaan Kadiri.
Mohon maaf jika jawaban dari saya masih ada kekeliruan.
Terimakasih.
Nama: Syafa Putri Talisa
Npm 2113033031
Izin menjawab pertanyaan dari saudari Aliya Putri versilia Irawan tentang mengapa raja Airlangga malam membagi daerahmenjadi dua padahal dia masih memiliki seorang anak dari permaisuri walaupun dia seorang perempuan.
Sebelumnya Airlangga sudah menetapkan pewarisnya yaitu putri mahkota Sri Sanggramawijaya. Dengan terpaksa Airlangga menyerahkan kedudukan putra mahkota kepada saudara sepupunya. Samarawijaya pun menyandang sebagai putra mahkota Mataram. Mungkin keputusan ini terinspirasi dari kisah Mahabharata ketika Hastinapura dibagi menjadi dua. Hastina menjadi milik Kurawa dan Amarta (Indraprastha) untuk para Pandawa. Tetapi itu juga tidak membawa penyelesaian dengan ditunjukkan adanya Perang Bharatayudha. Walaupun Airlangga tahu akan kisah itu, pembagian kerajaan merupakan satu-satunya solusi untuk mengatasi perang saudara. Dengan demikian pada tahun 1042 M kerajaan dibagi menjadi dua. Pertama, Kerajaan Pangjalu dengan ibu kota lama yaitu Dahanapura yang diberikan kepada Samarawijaya. Kedua, Kerajaan Jenggala yang berarti hutan, dengan ibu kota mungkin di Kahuripan yang diserahkan kepada anak Airlangga yaitu Mapanji Garasakan. Kedua kerajaan tersebut dipisahkan oleh Sungai Lamong. Kerajaan Pangjalu ini dihubungkan dengan Kerajaan Kadiri.
Mohon maaf jika jawaban dari saya masih ada kekeliruan.
Terimakasih.
Nama:indah permatasari martan
Npm:2113033027
Izin bertanya bapak, apa yang membuat raja airlangga lebih memilih menjadi pendeta dan rela meninggalkan tahta rajanya?
Npm:2113033027
Izin bertanya bapak, apa yang membuat raja airlangga lebih memilih menjadi pendeta dan rela meninggalkan tahta rajanya?
In reply to INDAH.PERMATASARI21 INDAH.PERMATASARI21
Re: Forum Diskusi
Assalamualaikum bapak dan teman teman
Saya Marlian Adi Saputra
NPM 2113033019
Mohon izin menjawab pertanyaan dari saudari Indah
Jadi jawaban nya sebenernya Raja Airlangga mnjadi pendeta atau pertapa dimna pada tahun 1042 Airlangga turun takhta menjadi pendeta hal ini disebabkan karena Arilagga membagi dua wilayah kerajaannya. Mpu Bharada ditugasi menetapkan perbatasan antara bagian barat dan timur. Peristiwa pembelahan ini tercatat dalam Serat Calon Arang, Nagarakretagama, dan prasasti Turun Hyang II. Maka terciptalah dua kerajaan baru. Kerajaan barat disebut Kadiri berpusat di kota baru, yaitu Daha, diperintah oleh Sri Samarawijaya. Sedangkan kerajaan timur disebut Janggala berpusat di kota lama, yaitu Kahuripan, diperintah oleh Mapanji Garasakan.
Sekian jawaban dari saya, maaf bila ada kesalahan
Saya akhiri wassalamualaikum warohmatullahi wabaroktu
Saya Marlian Adi Saputra
NPM 2113033019
Mohon izin menjawab pertanyaan dari saudari Indah
Jadi jawaban nya sebenernya Raja Airlangga mnjadi pendeta atau pertapa dimna pada tahun 1042 Airlangga turun takhta menjadi pendeta hal ini disebabkan karena Arilagga membagi dua wilayah kerajaannya. Mpu Bharada ditugasi menetapkan perbatasan antara bagian barat dan timur. Peristiwa pembelahan ini tercatat dalam Serat Calon Arang, Nagarakretagama, dan prasasti Turun Hyang II. Maka terciptalah dua kerajaan baru. Kerajaan barat disebut Kadiri berpusat di kota baru, yaitu Daha, diperintah oleh Sri Samarawijaya. Sedangkan kerajaan timur disebut Janggala berpusat di kota lama, yaitu Kahuripan, diperintah oleh Mapanji Garasakan.
Sekian jawaban dari saya, maaf bila ada kesalahan
Saya akhiri wassalamualaikum warohmatullahi wabaroktu
assalamualaikum
Nama: Dien Frisqyta Amalia
NPM: 2113033039
Izin bertanya setelah raja Airlangga memecah kerjaannya menjadi dua, kerajaan manakah yang paling maju dipimpin oleh salah satu anaknya ?
sekian, terima kasih
Nama: Dien Frisqyta Amalia
NPM: 2113033039
Izin bertanya setelah raja Airlangga memecah kerjaannya menjadi dua, kerajaan manakah yang paling maju dipimpin oleh salah satu anaknya ?
sekian, terima kasih
Izin menjawab pertanyaan dari Dien, bapak
Nama: Putri Nabila Reta
NPM 2113033051
Kerajaan yang paling maju setelah raja Airlangga membagi dua kerajaannya demi menghindari perang saudara adalah kerajaan kediri, karena kerajaan kediri memiliki perdagangan yang hebat di masa itu, mereka juga berhasil meningkatkan sistem perekonomian dari sisi pertanian. Hal ini bahkan tertulis di dalam Prasasti Sirah Keting yang berangka tahun 1104 masehi.
Sekian terima kasih
Nama: Putri Nabila Reta
NPM 2113033051
Kerajaan yang paling maju setelah raja Airlangga membagi dua kerajaannya demi menghindari perang saudara adalah kerajaan kediri, karena kerajaan kediri memiliki perdagangan yang hebat di masa itu, mereka juga berhasil meningkatkan sistem perekonomian dari sisi pertanian. Hal ini bahkan tertulis di dalam Prasasti Sirah Keting yang berangka tahun 1104 masehi.
Sekian terima kasih
Assalamualaikum
Nama : Ahmad Vaizin
NPM : 2113033011
Izin bertanya
Dikatakan di dalam materi bahwasanya kerajaan medang kamulan mengadakan penaklukan ke pulau bali ketika kerajaan medang berada pada masa sedang cukup kuatnya. Nah yang menjadi pertanyaan saya apa tujuan dari penaklukan tersebut? Kemudian apakah penaklukan itu berhasil?
Sekian pertanyaan saya, wssalamualaikum
Nama : Ahmad Vaizin
NPM : 2113033011
Izin bertanya
Dikatakan di dalam materi bahwasanya kerajaan medang kamulan mengadakan penaklukan ke pulau bali ketika kerajaan medang berada pada masa sedang cukup kuatnya. Nah yang menjadi pertanyaan saya apa tujuan dari penaklukan tersebut? Kemudian apakah penaklukan itu berhasil?
Sekian pertanyaan saya, wssalamualaikum
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Siti Nurhafidhoh
NPM : 2113033005
Izin bertanya pak,
Mengapa Mpu sindok mengizinkan penyusunan kitab sanghyang kamahayamikan (Kitab suci agama Buddha), padahal Mpu sindok sendiri beragama Hindu ?
sekian, terimakasih
Nama : Siti Nurhafidhoh
NPM : 2113033005
Izin bertanya pak,
Mengapa Mpu sindok mengizinkan penyusunan kitab sanghyang kamahayamikan (Kitab suci agama Buddha), padahal Mpu sindok sendiri beragama Hindu ?
sekian, terimakasih
Assalamualaikum wr wb
Nama : Sahrozy Putra Rhomadona
NPM : 2113033037
Izin menjawab pertanyaan Siti Nurhafidhoh
Karena Mpu Sindok adalah raja yang menaruh toleransi tinggi kepada agama lain. Misainya, ia menganugerahkan desa Wanjang sebagai sima swatantra kepada seorang pujangga bernama Sri Sambhara Suryawarana, yang telah berjasa menulis kitab Budadha aliran Tantrayana, berjudul Sang Hyang Kamahayanikan Pada masa Airlangga banyak dihasilkan karya-karya sastra, hal tersebut salah satunya disebabkan oleh kebijakan raja yang melindungi para seniman, sastrawan dan para pujangga sehingga mereka dengan bebas mengembangkan kreativitas yang mereka miliki.
Sekian terima kasih
Nama : Sahrozy Putra Rhomadona
NPM : 2113033037
Izin menjawab pertanyaan Siti Nurhafidhoh
Karena Mpu Sindok adalah raja yang menaruh toleransi tinggi kepada agama lain. Misainya, ia menganugerahkan desa Wanjang sebagai sima swatantra kepada seorang pujangga bernama Sri Sambhara Suryawarana, yang telah berjasa menulis kitab Budadha aliran Tantrayana, berjudul Sang Hyang Kamahayanikan Pada masa Airlangga banyak dihasilkan karya-karya sastra, hal tersebut salah satunya disebabkan oleh kebijakan raja yang melindungi para seniman, sastrawan dan para pujangga sehingga mereka dengan bebas mengembangkan kreativitas yang mereka miliki.
Sekian terima kasih
Assalamualaikum Wr.Wb
Nama : Nitya Salsabila
NPM : 2113033013
Izin menjawab pertanyaan dari saudari Siti Nurhafidhoh Bapak,
Mpu Sindok (929 – 949 M) merupakan raja pertama yang memerintah Medang Kamulan selama 20 tahun. Mpu Sindok bergelar Sri Maharaja Raka i Hino Sri Isana Wikrama Dharmatunggadewa. Dalam memerintah kerajaan Medang Kamulan dibantu oleh permaisurinya bernama Sri Wardhani Pu Kbin. Mpu Sindok merupakan raja yang bijaksana. Kebijakan Mpu Sindok diantaranya membangun bendungan atau tanggul untuk pengairan, melarang penangkapan ikan pada siang hari guna pelestarian sumberdaya alam, melakukan pengubahan kitab Buddha Mahayana menjadi kitab sang hyang kamahayanikan.
Sekian Terimakasih Bapak...
Nama : Nitya Salsabila
NPM : 2113033013
Izin menjawab pertanyaan dari saudari Siti Nurhafidhoh Bapak,
Mpu Sindok (929 – 949 M) merupakan raja pertama yang memerintah Medang Kamulan selama 20 tahun. Mpu Sindok bergelar Sri Maharaja Raka i Hino Sri Isana Wikrama Dharmatunggadewa. Dalam memerintah kerajaan Medang Kamulan dibantu oleh permaisurinya bernama Sri Wardhani Pu Kbin. Mpu Sindok merupakan raja yang bijaksana. Kebijakan Mpu Sindok diantaranya membangun bendungan atau tanggul untuk pengairan, melarang penangkapan ikan pada siang hari guna pelestarian sumberdaya alam, melakukan pengubahan kitab Buddha Mahayana menjadi kitab sang hyang kamahayanikan.
Sekian Terimakasih Bapak...
Assalamualaikum Wr. Wb.
Nama : Radina Febi Aniza
NPM : 2113033055
Izin bertanya apakah yang melatarbelakangi Raja Airlangga memecah kerjaannya menjadi dua? dan mengapa Raja Airlangga lebih memilih menjadi pendeta?
terima kasih, Wassalamualaikum Wr. Wb.
Nama : Radina Febi Aniza
NPM : 2113033055
Izin bertanya apakah yang melatarbelakangi Raja Airlangga memecah kerjaannya menjadi dua? dan mengapa Raja Airlangga lebih memilih menjadi pendeta?
terima kasih, Wassalamualaikum Wr. Wb.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama: Febrianto
Npm: 2113033053
Izin menjawab pertanyaan dari Radina febi aniza alasan raja Airlangga memecah kerajaan menjadi dua karena karena adanya perebutan wilayah diantara kedua putra Raja Airlangga yang bernama Sri Samarawijaya yang mendapatkan wilayah Panjalu dan Mapanji Garasakan yang mendapat wilayah Jenggala. Sehingga Raja Airlangga ingin menghindari pertikaian diantara kedua saudara, yang akhirnya diputuskan untuk membagi kedua wilayah kerajaan bagi kedua putranya
Dan mengapa raja Airlangga memilih menjadi pendeta karena ingin lebih dekat dengan para brahmana dan menuju puncak yg paling suci/ tinggi. Pada tahun 1042 Airlangga turun takhta menjadi pendeta. Menurut Serat Calon Arang ia kemudian bergelar Resi Erlangga Jatiningrat, sedangkan menurut Babad Tanah Jawi ia bergelar Resi Gentayu. Namun yang paling dapat dipercaya adalah prasasti Gandhakuti (1042) yang menyebut gelar kependetaan Airlangga adalah Resi Aji Paduka Mpungku Sang Pinaka Catraning Bhuwana.
Sekian, Terimakasih.
Nama: Febrianto
Npm: 2113033053
Izin menjawab pertanyaan dari Radina febi aniza alasan raja Airlangga memecah kerajaan menjadi dua karena karena adanya perebutan wilayah diantara kedua putra Raja Airlangga yang bernama Sri Samarawijaya yang mendapatkan wilayah Panjalu dan Mapanji Garasakan yang mendapat wilayah Jenggala. Sehingga Raja Airlangga ingin menghindari pertikaian diantara kedua saudara, yang akhirnya diputuskan untuk membagi kedua wilayah kerajaan bagi kedua putranya
Dan mengapa raja Airlangga memilih menjadi pendeta karena ingin lebih dekat dengan para brahmana dan menuju puncak yg paling suci/ tinggi. Pada tahun 1042 Airlangga turun takhta menjadi pendeta. Menurut Serat Calon Arang ia kemudian bergelar Resi Erlangga Jatiningrat, sedangkan menurut Babad Tanah Jawi ia bergelar Resi Gentayu. Namun yang paling dapat dipercaya adalah prasasti Gandhakuti (1042) yang menyebut gelar kependetaan Airlangga adalah Resi Aji Paduka Mpungku Sang Pinaka Catraning Bhuwana.
Sekian, Terimakasih.
Selamat malam pak,izin memperkenakan diri
Nama : Cristo Andrean Sihotang
NPM : 2113033077
Izin menjawab pertanyaan dari teman saya dien,
Kerajaan yang paling maju setelah raja Airlangga membagi dua kerajaannya yaitu kerajaan kediri.Keunggulan Kerajaan Kediri yaitu pada masa pemerintahan raja Jayabaya.Daerahnya semakin meluas yang berawal dari Jawa Tengah sampai hampir seluruh daerah Pulau Jawa.Selain itu sampai masuk Pulau Sumatera yang dikuasai Kerajaan Sriwijaya.Walaupun wilayahnya dulu tidak ada lautnya, tetapi kerajaan kediri berhasil merebut sebagian wilayah Maritim dari kerajaan malaka.
Nama : Cristo Andrean Sihotang
NPM : 2113033077
Izin menjawab pertanyaan dari teman saya dien,
Kerajaan yang paling maju setelah raja Airlangga membagi dua kerajaannya yaitu kerajaan kediri.Keunggulan Kerajaan Kediri yaitu pada masa pemerintahan raja Jayabaya.Daerahnya semakin meluas yang berawal dari Jawa Tengah sampai hampir seluruh daerah Pulau Jawa.Selain itu sampai masuk Pulau Sumatera yang dikuasai Kerajaan Sriwijaya.Walaupun wilayahnya dulu tidak ada lautnya, tetapi kerajaan kediri berhasil merebut sebagian wilayah Maritim dari kerajaan malaka.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh bapak, izin memperkenalkan diri
Nama: Sabrina Elita Syfaa
NPM: 2113033057
Mohon izin menjawab pak pertanyaan dari saudara M Reza Ramadhani, alasan mengapa kerajaan Mataram dipindahkan ke Jawa Timur disebabkan terjadinya letusan Gunung Merapi yang disertai gempa bumi dan hujan material vulkanik yang memporak porandakan sebagian besar wilayah Jawa Tengah
Sekian, terima kasih bapak
Nama: Sabrina Elita Syfaa
NPM: 2113033057
Mohon izin menjawab pak pertanyaan dari saudara M Reza Ramadhani, alasan mengapa kerajaan Mataram dipindahkan ke Jawa Timur disebabkan terjadinya letusan Gunung Merapi yang disertai gempa bumi dan hujan material vulkanik yang memporak porandakan sebagian besar wilayah Jawa Tengah
Sekian, terima kasih bapak
assalamualaikum wr.wb
nama Anindia 2113033047
izin bertanya pak
mengapa kerajaan mataram kuno di jawa timur itu di sebut dengan kerajaan medang ,ada misteri apa di balik nama medang tersebut apakah ada asal muasal tercetusnya julukan kerajaan medang tersebut?
sekian terimakasi
h
wassallamualaikum wrwb
nama Anindia 2113033047
izin bertanya pak
mengapa kerajaan mataram kuno di jawa timur itu di sebut dengan kerajaan medang ,ada misteri apa di balik nama medang tersebut apakah ada asal muasal tercetusnya julukan kerajaan medang tersebut?
sekian terimakasi
h
wassallamualaikum wrwb
Assalamualaikum wr.wb
Nama: Al Ahya Ansori
Npm: 2113033073
Izin bertanya pak
Mengapa mpu sendok memindah pusat kerajaan mataram kuno ke medang kamulan?
Terimakasih
Nama: Al Ahya Ansori
Npm: 2113033073
Izin bertanya pak
Mengapa mpu sendok memindah pusat kerajaan mataram kuno ke medang kamulan?
Terimakasih
assalamualikum, wr. wb
Nama: Christiano Donny Praditya
NPM: 2113033023
izin menjawab pertanyaan dari al ahya,
Mpu Sindok memindahkan kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno di Jawa Tengah ke Jawa Timur karena adanya letusan gunung merapi dan serangan dari kerajaan Sriwijaya. Selain itu, Mpu Sindok menginginkan kehidupan yang lebih baik. Karena itulah, pemerintahan kerajaan yang baru ini ditempatkan dekat dengan Sungai Brantas. Kerajaan inilah yang nantinya menjadi kerajaan baru bernama Medang Kamulan.
sekian yang dapat saya sampaikan, terima kasih.
Nama: Christiano Donny Praditya
NPM: 2113033023
izin menjawab pertanyaan dari al ahya,
Mpu Sindok memindahkan kekuasaan Kerajaan Mataram Kuno di Jawa Tengah ke Jawa Timur karena adanya letusan gunung merapi dan serangan dari kerajaan Sriwijaya. Selain itu, Mpu Sindok menginginkan kehidupan yang lebih baik. Karena itulah, pemerintahan kerajaan yang baru ini ditempatkan dekat dengan Sungai Brantas. Kerajaan inilah yang nantinya menjadi kerajaan baru bernama Medang Kamulan.
sekian yang dapat saya sampaikan, terima kasih.
Assalamu’alaikum Bapak
Nama : Anindya Prameswari
NPM : 2113033067
Kelas : A
Izin menjawab bapak pertanyaan dari Al Ahya Ansori bapak, pada masa Empu sindok (929-930 M) berkuasa, pusat Kerajaan Mataram Kuno dipindahkan ke Jawa Timur karena kondisi di Jawa Tengah tidak memungkinkan bertahtanya Dinasti Sanjaya akibat desakan Kerajaan Sriwijaya dan selain itu untuk menghindari terjadi bencana alam yaitu meletusnya gunung Merapi. Bahkan, mpu sindok juga mengganti nama kerajaannya menjadi kerajaan Medang. Kerajaan Medang merupakan kelanjutan dari Kerajaan Mataram Kuno. Kerajaan ini didirikan oleh Empu Sindok di wilayah Jawa Timur. Dalam prasasti terakhir Mpu Sindok (947 M) menyatakan bahwa Raja Mpu sindok adalah peletak dasar dari Kerajaan Medang Kamulan di Jawa Timur. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa alasan pemindahan pusat mataram kuno ke jawa timur karena untuk menghindari serangan dari Kerajaan Sriwijaya dan untuk menghindari bencana alam (letusan gunung merapi).
Sekian jawaban dari saya, mohon maaf apabila ada yang salah, saya ucapkan terimakasih Pak
Nama : Anindya Prameswari
NPM : 2113033067
Kelas : A
Izin menjawab bapak pertanyaan dari Al Ahya Ansori bapak, pada masa Empu sindok (929-930 M) berkuasa, pusat Kerajaan Mataram Kuno dipindahkan ke Jawa Timur karena kondisi di Jawa Tengah tidak memungkinkan bertahtanya Dinasti Sanjaya akibat desakan Kerajaan Sriwijaya dan selain itu untuk menghindari terjadi bencana alam yaitu meletusnya gunung Merapi. Bahkan, mpu sindok juga mengganti nama kerajaannya menjadi kerajaan Medang. Kerajaan Medang merupakan kelanjutan dari Kerajaan Mataram Kuno. Kerajaan ini didirikan oleh Empu Sindok di wilayah Jawa Timur. Dalam prasasti terakhir Mpu Sindok (947 M) menyatakan bahwa Raja Mpu sindok adalah peletak dasar dari Kerajaan Medang Kamulan di Jawa Timur. Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa alasan pemindahan pusat mataram kuno ke jawa timur karena untuk menghindari serangan dari Kerajaan Sriwijaya dan untuk menghindari bencana alam (letusan gunung merapi).
Sekian jawaban dari saya, mohon maaf apabila ada yang salah, saya ucapkan terimakasih Pak
assalamualaikum wr wb
nama:sinwani
npm :2113033069
izin bertanya bapak
bagaimana kondisi sosial budaya di kerajaan medang kamulam dan apakah ada seni kebudayaanyang masih bertahan sampai hari ini
nama:sinwani
npm :2113033069
izin bertanya bapak
bagaimana kondisi sosial budaya di kerajaan medang kamulam dan apakah ada seni kebudayaanyang masih bertahan sampai hari ini
Assalamualaikum wr wb
Nama : Tri sela andani
Npm : 2113033033
Izin menjawab pertanyaan sinwani
Di bidang sosial juga mengalami kemajuan antara lain dibuat bendungan waringin sapto untuk pertanian. Pada tahun 1035 ditulis kitab arjunawiwaha oleh mpu kanwa. Kitab ini menggambarkan kehidupan airlangga dan dirinya sebagai titisan dewa wisnu
Nama : Tri sela andani
Npm : 2113033033
Izin menjawab pertanyaan sinwani
Di bidang sosial juga mengalami kemajuan antara lain dibuat bendungan waringin sapto untuk pertanian. Pada tahun 1035 ditulis kitab arjunawiwaha oleh mpu kanwa. Kitab ini menggambarkan kehidupan airlangga dan dirinya sebagai titisan dewa wisnu