Forum Diskusi

Forum Diskusi

Jumlah balasan: 36

mahasiswa berikut Tempat forum diskusi untuk menanggapi Artikel Pada pertemuan 5, setiap mahasiswa wajib menanggapi isi dari artikel yang telah disiapkan pada pertemuan 5. berikan pendapat dan jangan lupa tuliskan nama npm kelas dan prodi

Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Erlinda Puspitasari -
Nama : Erlinda Puspitasari
Kelas : Pancasila B
NPM : 2115011045
Prodi : S1 Teknik Sipil

Pancasila sangat berarti bagi bangsa Indonesia, pancasila menjadi kekuatan dari dasar negara Indonesia. Pancasila berasal dari nilai - nilai luhur Indonesia , Pancasila terbentuk atas pengorbanan para pahlawan dahulu . Pancasila terbukti sebagai sumber kekuatan Indonesia, karena Pancasila telah mempersatukan , menyatukan , dan simbol semangat Indonesia. Pancasila memuat sila 1 - 5 yang menjadi pedoman Indonesia , pedoman ini lah yang di jabarkan menjadi berbagai hal. Hal ini membuktikan Pancasila merupakan dinamika dasar Indonesia.
    Namun, Pancasila sebagai dasar negara mengalami banyak tantangan dari luar dan dalam. pada era revolusi saat ini, banyak generasi muda yang menggunakan ponsel pintar, saat ini mereka dengan mudah mendapatkan informasi dari luar melalui internet, namun terkadang informasi tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Namun hal tersebut juga dapat diatasi dengan cara memanfaatkan perkembangan informasi serta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) menjadi media dalam penanaman dan penguatan Pancasila di era revolusi. Diperlukan pendekatan pembelajaran untuk memahami dan menghayati nilai-nilai Pancasila baik sebagai etika, filsafat negara, maupun ideologi bangsa secara scientific. Dalam Undang-Undang Republik Indonesia, Nomor 20 tahun 2003, pasal 3 menegaskan bahwa: pendidikan nasional berfungsi mengembangkan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Dengan demikian, pemahaman nilai-nilai Pancasila amat penting, tanpa membedakan pilihan profesinya di masa yang akan datang, baik yang akan berprofesi sebagai pengusaha/entrepreneur, pegawai swasta, pegawai pemerintah, dan sebagainya. Dinamika dan Tantangan Pancasila sangat berkaitan dengan dinamika kehidupan perjalanan masyarakat, bangsa Indonesia yang tidak bisa terlepas dari dinamika kehidupan yang bersifat internal maupun eksternal dari NKRI.
Hal itu dapat diketahui dari sejarah perjalanan Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, ideologi nasional, sumber dari segala sumber hukum negara yang diwarnai oleh berbagai konsepsi tentang bagaimana upaya guna mewujudkan cita – cita dan tujuan nasional, termasuk konsepsi yang digagas oleh penganut paham yang bukan berasaskan Pancasila.
Oleh karena itu, sebagai ideologi terbuka dan konsep falsifikalisme, Pancasila selalu dihadapkan dengan adanya ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan. Hanya keteguhan yang sungguh – sungguh dari setiap insan Indonesia yang dapat menjamin eksistensi Pancasila dapat lestari sepanjang masa.
Pendidikan Pancasila terutama bagi kalangan generasi muda merupakan sesuatu langkah yang sangat penting untuk dilakukan. Mengingat, mereka akan menjadi penentu keberhasilan dan perwujudan cita– cita Proklamasi 17 Agustus Tahun 1945. ditegaskan kembali bahwa secara historis, yang tampil sebagai pejuang dan pendiri Bangsa dan Negara ini, adalah kalangan generasi muda pada masanya.
Oleh karena itu, generasi muda saat ini harus tahu, mau dan mampu mewarisi nilai – nilai historis, bagaimana eksistensi generasi muda dalam mendirikan dan mengisi kemerdekaan NKRI termasuk melahirkan konsepsi Pancasila yang dimulai dari sidang BPUPKI 29 Mei – 1 Juni 1945, 22 Juni 1945, dan 18 Agustus 1945. Perlu ditegaskan kembali bahwa secara Sosiologis, Pancasila merupakan tampilan sikap dan
perilaku insan Indonesia dalam pergaulan sosial kemasyarakatan sehari-hari yang sekaligus menjadikannya sebagai karakter masyarakat bangsa Indonesia. Oleh karena itu, generasi muda sangat perlu untuk tetap memelihara perilaku sosial yang tetap berkarakter Pancasila, walaupun dinamika kehidupan sosial saat ini diwarnai oleh berbagai pengaruh dan penetrasi soaial budaya asing.
Era globalisasi tidak saja menghadirkan berbagai kemajuan dalam berbagai bidang yang dapat membantu mempermudah pekerjaan manusia, melainkan secara simultan menghadirkan berbagai ekses negatif yang tidak dapat diprediksi. Diperlukan kompetensi warga negara yang mampu menyikapi berbagai persoalan globalisasi tersebut secara bijaksana, baik kompetensi pengetahuan, sikap, dan keterampilan yang mumpuni, yang akan mampu menjawab berbagai persoalan globalisasi yang mengemuka.
Pancasila sebagai Ideologi dan Dasar Negara Indonesia merupakan pilihan ideologi yang sangat tepat yang mesti dijadikan rujukan utama bagi setiap warga negara dalam bertindak dalam konteks global. Hal ini tidak lain agar sikap dan perilaku yang ditampilkannya sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Dengan kata lain, sikap dan perilaku berkarakter Pancasila, yang terefleksikan dalam kehidupan sehari-hari.
Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa dan negara merupakan kekayaan bangsa yang tidak ternilai harganya bagi eksistensi dan kelangsungan hidup dan kehidupan bangsa Indonesia. Dapat dimaknai bahwa tidak ada Indonesia bila tidak ada Pancasila. Mengingat kedudukannya yang sangat penting dan strategis maka bangsa Indonesia perlu memposisikan Pancasila dalam wadah yang kuat, tegas, dan sah secara hukum.
Ideologi mengandung nilai-nilai dasar, norma-norma dan cita-cita yang ingin diwujudkan oleh masyarakat penganutnya. Karena itu, ideologi memiliki peranan sebagai dasar, arah, dan tujuan yang ingin dicapai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.Pancasila perlu disosialisasikan agar dipahami oleh dunia.

Terima kasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh BELLA APRILIA -
Assalammualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Izin memperkenalkan diri
Nama : Bella Aprilia
Kelas : Pancasila B
NPM : 2115011086
Prodi : S1 Teknik Sipil

Setelah membaca artikel tersebut dapat disimpulkan bahwa peranan Ideologi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara harus mengandung dan memuat nilai-nilai dasar, norma-norma serta cita-cita yang ingin diwujudkan oleh masyarakat penganutnya. Karena itu, ideologi memiliki peranan sebagai dasar, arah, dan tujuan yang ingin dicapai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila perlu disosialisasikan agar dipahami oleh dunia sebagai landasan filosofis bangsa Indonesia dalam mempertahankan eksistensi dan mengembangkan dirinya menjadi bangsa yang sejahtera dan modern. Sebagai ideologi nasional, pancasila harus diperjuangkan untuk diterima kebenarannya melewati batas-batas Negara bangsa kita sendiri.

Sekian tanggapan dari saya
Terimakasih
Wassalammualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Ismi Fadia -
Assalamualaikum warrahmatullahi wabarokatuh
Izin memperkenalkan diri
Nama : Ismi Fadia
Npm : 2115011026
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas : B

Izin memberikan tanggapan terkait artikel pembelajaran pada pertemuan ke-5.
Pada artikel di atas telah dijelaskan Dinamika dan Tantangan Pancasila sebagai Ideologi Negara. Setelah membaca artikel tersebut saya semakin menyadari perjuangan kita sebagai bangsa Indonesia bukan hanya dilakukan pada saat memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, tetapi juga kita harus mempertahankan kemerdekaan dan Pancasila, untuk mempertahankan kemerdekaan dan Pancasila pastinya memiliki tantangan dan rintangan baik dari eksternal maupun internal. Pada era setelah kemerdekaan, tantangan yang dihadapi para pemuda dan para pejuang maupun tokoh-tokoh penting adalah mempertahankan ideologi negara yaitu Pancasila, banyak sekali oknum atau organisasi yang mencoba mengganti ideologi pancasila dengan ideologi yang lain, seperti Peristiwa G30S/PKI pada tanggal 30 September 1945 yang dilakulan oleh Partai Komunis Indonesia, peristiwa ini bertujuan untuk mengganti ideologi Pancasila menjadi Ideologi dengan paham Komunisme. Tantangan yang kedua adalah gerakan Separatisme yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang bertujuan untuk membuat negara sendiri. Tantangan yang ketiga adalah Radikalisme yaitu adanya perubahan sosial dan politik. Sedangkan pada era evolusi atau saat ini tantangan yang harus dihadapi adalah pelajar yang sudah terlepas dari ponsel pintar, sehingga dengan mudah mendapat informasi dari luar melalui jaringan internet, tantangan ini dapat diatasi dengan memanfaatkan perkembangan IPTEK untuk membuat media pembelajaran menjadi kreatif sehingga membuat rasa ketertarikan yang lebih. Saya semakin menyadari bahwa pendidikan pancasila bagi kalangan generasi muda sangat penting, memgingat generasi muda akan menjadi penentu keberhasilan dan perwujudan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945, sehingga sangat diharapkan generasi muda mampu mewarisi nilai-nilao yang terkandung dalam Pancasila, baik dari nilai historis dan bagaimana ekstensi generasi muda dalam mendirikan dan megisi kemerdekaan NKRI.

Sekian tanggapan saya terkait artikel pada pertemuan ke-5. Mohon maaf bila terdapat kesalahan pak/bu.
Termakasih, Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarokatuh.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh HIMAWAN ARBIANSYAH -
Assalamua'laikum wr.wb
Izin memperkenalkan diri
Nama : Himawan Arbiansyah
Kelas : B
Prodi : S1 Teknik Sipil
NPM : 2115011126

Izin menanggapi Artikel
Setelah menyimak Artikel tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara Indonesia merupakan seperangkat nilai yang menjadi pandangan hidup bagi negara Indonesia. Kondisi ini meniscayakan bahwa fondasi bernegara dan praktik kehidupan berbangsa dan bernegara harus berlandaskan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila. Banyak tantangan besar yang dihadapi Pancasila sebagai Ideologi negara Indonesia. Mempertahankan Ideologi Pancasila dari paham Komunisme seperti peristiwa G30SPKI 1945, Generasi muda yang tidak lagi memandang Pancasila sebagai Ideologi dan dasar negara, dan lain sebagainya.

Pancasila harus menjadi Ideologi yang hidup di tengah-tengah masyarakat. Untuk mewujudkan hal ini, diperlukan cara-cara baru yang relevan dengan kondisi saat ini. Pembinaan Ideologi Pancasila bukan hanya tugas Presiden dan Wakil Daerah rakyat saja, melainkan semua pihak. Dengan beralaskan hukum Undang-Undang, semua lembaga negara maupun perangkat pemerintah punya visi merawat Pancasila yang sama. Oleh karena itu kita sebagai anak muda patutnya mempertahankan Ideologi Pancasila dan mendukung Pemerintah dari upaya perubahan Ideologi Pancasila sebagai Dasar Negara kita.

Sekian dan Terima Kasih
Wassalamua'laikum wr.wb
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh 2115011046_Irvan Raditya -
Nama : Irvan Raditya
Kelas : Pancasila B
Npm : 2115011046
Prodi : S1 Teknik Sipil

Setelah membaca artikel tersebur,dapat kita ketahui :

Dinamika Pancasila sebagai ideologi negara dalam sejarah bangsa Indonesia memperlihatkan
adanya pasang surut dalam pelaksanaan nilai-nilai Pancasila. Pancasila sebagai ideologi
negara dalam masa pemerintahan Presiden Soekarno; sebagaimana diketahui bahwa
Soekarno termasuk salah seorang perumus Pancasila, bahkan penggali dan memberi nama
untuk dasar negara. Pancasila sebagai ideologi dalam masa pemerintahan Presiden Soeharto
diletakkan pada kedudukan yang sangat kuat melalui TAP MPR No. II/1978 tentang
pemasyarakatan P-4. Pada masa Soeharto ini pula, ideologi Pancasila menjadi asas tunggal
bagi semua organisasi politik (Orpol) dan organisasi masyarakat (Ormas).
Bahkan pada masa reformasi masih mengalami pasang surut yakni,enggannya para
penyelenggara negara mewacanakan tentang pancasila, bahkan berujung pada hilangnya
pancasila dikurikulum nasional. Meskipun pada akhirnya timbul kesadaran penyelenggara
negara tentang pendidikan pancasila di perguruan tinggi.


Unsur-unsur yang mempengaruhi tantangan terhadap pancasila sebagai ideologi negara
meliputi faktor eksternal dan internal

°Faktor Internal :
•Pergantian rezim yang berkuasa melahirkan kebijakan politik yang berorientasi pada kepentingan kelompok atau partai, sehingga ideologi Pancasila sering terabaikan.
•Penyalahgunaan kekuasaan (korupsi) mengakibatkan rendahnya kepercayaan masyarakat
terhadap rezim yang berkuasa , sehingga kepercayaan terhadap ideologi menurun drastis.

°Faktor Eksternal :

•Pertarungan ideologi antara negara-negara super power antara Amerika Serikat dan Uni
Soviet antara 1945 sampai 1990 yang berakhir dengan bubarnya negara Soviet sehingga
Amerika menjadi satu-satunya negara super power.
•Menguatnya isu kebudayaan global yang ditandai dengan masuknya berbagai ideologi asing dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena keterbukaan informasi.
•Meningkatnya kebutuhan dunia sebagai akibat pertambahan penduduk dan kemajuan ideologi sehingga terjadi eksploitasi terhadap sumber daya alam secara matif.

Tantangan yang dihadapi dalam proses pembelajaran pendidikan pancasila pada era revolusi
saat ini peserta didik yang sudah terlepas dari ponsel pintar, saat ini mereka dengan mudah
mendapatkan informasi dari luar melalui internet yang terkadang informasi tersebut tidak
sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Namun hal tersebut juga dapat diatasi dengan cara
memanfaatkan perkembangan informasi serta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
menjadi media dalam penanaman dan penguatan Pancasila di era revolusi. Guru dan dosen
dituntut untuk dapat lebih kreatif dalam mengembangkan metode pembelajaran pendidikan
Pancasila melalui media pembelajaran, seperti membuat game serta film animasi yang
mangajarkan nilai-nilai Pancasila dan sekaligus dapat pula membentuk karakter peserta didik.

Pancasila sebagai Ideologi dan Dasar Negara Indonesia merupakan pilihan ideologi yang
sangat tepat yang mesti dijadikan rujukan utama bagi setiap warga negara dalam bertindak
dalam konteks global. Hal ini tidak lain agar sikap dan perilaku yang ditampilkannya sesuai
dengan nilai-nilai Pancasila. Dengan kata lain, sikap dan perilaku berkarakter Pancasila, yang
terefleksikan dalam kehidupan sehari-hari.

Peranan Ideologi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sebagaimana
diuraikan, ideologi mengandung nilai-nilai dasar, norma-norma dan cita-cita yang ingin
diwujudkan oleh masyarakat penganutnya. Karena itu, ideologi memiliki peranan sebagai dasar, arah, dan tujuan yang ingin dicapai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan
bernegara.

Pancasila perlu disosialisasikan agar dipahami oleh dunia sebagai landasan filosofis bangsa
Indonesia dalam mempertahankan eksistensi dan mengembangkan dirinya menjadi bangsa
yang sejahtera dan modern.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh MUHAMAD AMIRUL K -
Nama: M Amirul Khoisin
NPM: 2115011115
PRODI: S1 Teknik Sipil

assalamualaikum ,izin memberikan tanggapan mengenai artikel tersebut.
Artikel tersebut menjelaskan tentang dinamika dan tantangan Pancasila sebagai ideologi negara khususnya untuk lingkungan Universitas. Sebagaimana yang telah dijelaskan dalam “Surat Edaran Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Nomor 914/E/T/2011, tertanggal 30 Juni 2011, ditentukan bahwa perguruan tinggi harus menyelenggarakan pendidikan Pancasila minimal 2 (dua) SKS atau dilaksanakan bersama mata kuliah pendidikan kewarganegaraan dengan nama pendidikan Pancasila dan kewarganegaraan (PPKn) dengan bobot minimal 3 (tiga) SKS. Selanjutnya, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 tahun 2012, tentang pendidikan tinggi, memuat penegasan tentang pentingnya dan ketentuan penyelenggaraan pendidikan Pancasila”. Hal tersebut menjadi acuan untuk terus mengenalkan dan mengimplementasikan nilai – nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai ideologi negara, guna tercapainya cita-cita negara yang luhur.

Selain dinamika yang telah dialami pada masa terdahulu, sampai saat ini pun Pancasila sebagai Ideologi negara masih terus dihadapkan dengan berbagai macam tantangan. Apalagi pada masa Globalisasi seperti sekarang dimana akses informasi bisa dengan sangat mudah diperoleh. Moderenisasi tersebut selain memberikan dampak positif juga dapat menjadi boomerang terhadap nilai-nilai luhur Pancasila itu sendiri. Kemudahan akses informasi menyebabkan banyak paham-paham dari luar yang bebas masuk ke Indonesia,paham- paham yang tidak sesuai dengan nilai –nilai luhur pancasila menyebabkan berkembangnya gaya hidup yang kebarat-baratan, pola hidup konsumtif, individualistik, dan masih banyak lagi, tentunya paham- paham tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila yang menekankan gotong-royong , dan hubungan baik antar sesama.

Pancasila perlu disosialisasikan agar dipahami oleh dunia sebagai landasan filosofis bangsa Indonesia dalam mempertahankan eksistensi dan mengembangkan dirinya menjadi bangsa yang sejahtera dan modern. Sebagai ideologi nasional, ia harus diperjuangkan untuk diterima kebenarannya melewati batas-batas Negara bangsa kita sendiri.

sekian dari saya, terimakasih
wassalamualaikum.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Rafly Bani Fadlih -
Nama : Rafly Bani Fadlih
Kelas : Pancasila B
NPM : 2115011116
Prodi : S1 Teknik Sipil

Pancasila sebagai dasar negara lahir dan berkembang melalui suatu proses yang cukup panjang.
Dinamika
Pergantian rezim yang berkuasa melahirkan kebijakan politik yang berorientasi pada kepentingan kelompok atau partai sehingga ideologi Pancasila sering terabaikan.
Penyalahgunaan kekuasaan (korupsi) mengakibatkan rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap rezim yang berkuasa sehingga kepercayaan terhadap ideologi menurut drastis.
Tantangan
Banyak hal yang dapat merusak pancasila sebagai dasar negara, tantangan terbesar adalah era globalisasi ini karena dengan mudahnya kita mengakses segala hal saat ini membuat kita sering lupa untuk menyaring hal-hal yang dapat kita terima.
Pancasila perlu disosialisasikan agar dipahami oleh dunia sebagai landasan filosofis bangsa Indonesia dalam mempertahankan eksistensi dan mengembangkan dirinya menjadi bangsa yang sejahtera dan modern. Masyarakat harus bahu-membahu merespon secara serius dan bertanggung jawab guna memperkokoh nilai-nilai Pancasila.

Sekian yang dapat saya sampaikan
Terima kasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Adrian Wicaksono -
Nama : Adrian Wicaksono
Kelas : Pancasila B
NPM : 2115011074
Prodi : S1 Teknik Sipil
Izin untuk menanggapi artikel diatas,Setelah membaca artikel tersebut dapat disimpulkan bahwa Dinamika Pancasila sebagai ideologi negara dalam sejarah bangsa Indonesia memperlihatkan adanya pasang surut dalam pelaksanaan nilai-nilai Pancasila. Pancasila sebagai ideologi negara dalam masa pemerintahan Presiden Soekarno,sebagaimana diketahui bahwa Soekarno termasuk salah seorang perumus Pancasila, bahkan penggali dan memberi nama untuk dasar negara. Pancasila sebagai ideologi dalam masa pemerintahan Presiden Soeharto diletakkan pada kedudukan yang sangat kuat melalui TAP MPR No. II/1978 tentang pemasyarakatan P-4. Pada masa Soeharto ini pula, ideologi Pancasila menjadi asas tunggal bagi semua organisasi politik (Orpol) dan organisasi masyarakat (Ormas).
Unsur-unsur yang mempengaruhi tantangan terhadap pancasila sebagai ideologi negara meliputi faktor eksternal dan internal.contoh dari faktor external adanya pengaruh negatif dari era digitalisasi dan era globalisasi yang bisa mengancam kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara,selain itu ada juga faktor internal yaitu penyalahgunaan kekuasaan yang akhirnya berujung dengan Tindakan korupsi.
Tantangan yang dihadapi dalam proses pembelajaran pendidikan pancasila pada era revolusi saat ini peserta didik yang sudah terlepas dari ponsel pintar, saat ini mereka dengan mudah mendapatkan informasi dari luar melalui internet yang terkadang informasi tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Namun hal tersebut juga dapat diatasi dengan cara memanfaatkan perkembangan informasi serta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) menjadi media dalam penanaman dan penguatan Pancasila di era revolusi. Guru dan dosen dituntut untuk dapat lebih kreatif dalam mengembangkan metode pembelajaran pendidikan Pancasila melalui media pembelajaran, seperti membuat game serta film animasi yang mangajarkan nilai-nilai Pancasila dan sekaligus dapat pula membentuk karakter peserta didik. Dengan demikian, pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan mahasiswa amat penting, tanpa membedakan pilihan profesinya di masa yang akan datang, baik yang akan berprofesi sebagai pengusaha/entrepreneur, pegawai swasta, pegawai pemerintah, dan sebagainya. Dinamika dan Tantangan Pancasila sangat berkaitan dengan dinamika kehidupan perjalanan masyarakat, bangsa Indonesia yang tidak bisa terlepas dari dinamika kehidupan yang bersifat internal maupun eksternal dari NKRI.
Sekian tanggapan tentang artikel diatas dari saya,kurang lebih nya mohon maaf
Terima kasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Cahyani Putri Agustin -
Nama: Cahyani Putri Agustin
Kelas: Pancasila B
NPM: 2115011066
Prodi: S1 Teknik Sipil

Assalamualaikum izin menanggapi artikel yang bapak kirimkan:
Dari artikel tersebut dapat disimpulkan bahwa pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia telah mengalami berbagai ancaman dan Tantangan. Khususnya pada saat ini peserta didik yang sudah banyak memmpunyai ponsel pintar, saat ini mereka dengan mudahnya mendapatkan informasi dari luar melalui internet yang terkadang informasi tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila.
Oleh karena itu kita perlu peran dari lingkungan kita, sebuah peran yang membuat kita tetap berpegang teguh pada nilai nilai pancasila, hal ini bisa kita dapatkan di lingkungan rumah maupun tempat Pendidikan. Maka dari itu, Pancasila perlu disosialisasikan agar dipahami oleh dunia sebagai landasan filosofis bangsa Indonesia dalam mempertahankan eksistensi dan mengembangkan dirinya menjadi bangsa yang sejahtera dan modern. Sebagai ideologi nasional, ia harus diperjuangkan untuk diterima kebenarannya melewati batas-batas Negara bangsa kita sendiri.

Mohon maaf apabila ada salah kata, sekian terimakasih wassalamualaikum wr. wb.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh RAFAEL.BINTANG.CAHYA.KUSUMA mas bintang -
Nama : Rafael Bintang Cahya Kusuma
Kelas : Pancasila B
NPM : 2155011006
Prodi : S1 Teknik Sipil

Setelah saya baca artikel tersebut saya menyimpulkan bahwa Pancasila dari awal dibentuk hinggga saat ini selalu mengalami dinamika proses yang begitu panjang dari pengaruh paham komunis,liberalis,ideologi khilafah hingga dengan ideologi lainnya maka kita sebagai warga negara Indonesia harus dapat memegang arti,makna nilai-nilai Pancasila.
Bagaimana kita dapat menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari seperti toleransi antar umat beragama lain,dan bagaimana cara memahami,menerapkan etika bermasyarakat yang baik,benar,dan sesuai prosedur beretika.
Hal apa saja yang perlu mahasiswa dan mahasiswi agar Pancasila sebagai ideologi negara tetap terjaga,bagi saya dengan menerapkan sosialisai nilai-nilai Pancasila yakni sila ke-1 dan sila ke-3 yaitu dengan gottong royong membersihkan rumah ibadah antara umat beragama lain maka terpenuhi sila pertama dan sila ke tiga yang diharapkan dapat menumbuhkan tolernsi beragama antar umat beragama lain dan semangat menjaga kesatuan NKRI.
Maka perlu Pancasila diterapkan kepada generasi sekarang untuk masa depan Indonesia menuju Indonesia emas,diharapakan agar ideologi negara ini tidak luntur.

sekian trima kasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Filipus Kevin Fernando Unila -
Selamat malam, Bapak/Ibu?
Izin Memperkenalkan diri
Nama: Filipus Kevin Fernando
NPM: 2115011006
Prodi: S1 Teknik Sipil

Izin memberikan tanggapan terkait materi Membangun Argumen tentang Dinamika dan Tantangan Pancasila sebagai Ideologi Negara

Dinamika Pancasila sebagai ideologi negara dalam sejarah bangsa Indonesia memperlihatkan adanya pasang surut dalam pelaksanaan nilai-nilai Pancasila. Adapun unsur-unsur yang mempengaruhi dinamika Pancasila sebagai ideologi negara meliputi factor eksternal dan factor internal. Factor eksternal meliputi:
• Pertarungan ideologi antara negara super power antara Amerika Serikat dan Uni Soviet tahun 1945-1990 dan berakhir dengan bubarnya negara Uni Soviet.
• Menguatnya isu kebudayaan global yang ditandai dengan masuknya berbagai ideologi asing dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
• Meningkatnya kebutuhan dunia sebagai akibat pertambahan penduduk dan kemajuan ideologi sehingga terjadi eksploitasi terhadap sumber daya alam secara masif. Akibatnya adalah kerusakan lingkungan seperti banjir dan kebakaran hutan.
Adapun factor internal meliputi:
• Pergantian rezim yang berkuasa melahirkan kebijakan yang berorientasi pada kepentingan kelompok atau partai sehingga ideologi Pancasila terabaikan.
• Penyalahgunaan kekuasaan (korupsi, kolusi, nepotisme) yang mengakibatkan rendahnya kepercayaan masyrakat terhadap rezim yang berkuasa sehingga kepercayaan terhadap ideologi menurun drastis.

Tantangan Pancasila sebagai ideologi negara dalam sejarah bangsa Indonesia meliputi:

Tantangan yang dihadapi dalam proses pembelajaran pada era revolusi ini, peserta didik tidak dapat lepas dari smartphone yang dengan mudah mendapatkan informasi dari luar melalui internet yang terkadang tidak sesuai dengan nilai Pancasila. Cara yang dapat dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut adalah dengan meningkatkan pendekatan pembelajaran Pancasila yang berpusat kepada mahasiswa untuk memahami dan menghayati nilai Pancasila seperti membuat game serta film animasi tentang nilai Pancasila serta membentuk karakter peserta didik.

Tantangan terhadap globalisasi yang membuat perkembangan pesat budaya dari luar masuk ke dalam yang mengakibatkan adanya ketidaksesuaian terhadap nilai yang terkandung dalam Pancasila.
Oleh karena itu, generasi muda saat ini harus tahu, mau dan mampu mewarisi nilai – nilai historis Pancasila. Mengingat, mereka akan menjadi penentu keberhasilan dan perwujudan cita– cita Proklamasi 17 Agustus Tahun 1945. Ditegaskan kembali bahwa secara historis, yang tampil sebagai pejuang dan pendiri Bangsa dan Negara ini, adalah kalangan generasi muda pada masanya.

Sekian tanggapan saya terkait artikel tersebut, terima kasih.
Sebagai balasan Filipus Kevin Fernando Unila

Re: Forum Diskusi

oleh RIZANU AKBAR -
NAMA:RIZANU AKBAR
NPM:2115011064
PRODI:S1 TEKNIK SIPIL
KELAS:B
diatas,Setelah membaca artikel tersebut dapat disimpulkan bahwa Dinamika Pancasila sebagai ideologi negara dalam sejarah bangsa Indonesia memperlihatkan adanya pasang surut dalam pelaksanaan nilai-nilai Pancasila.
Unsur-unsur yang mempengaruhi tantangan terhadap pancasila sebagai ideologi negara meliputi faktor eksternal dan internal.contoh dari faktor external adanya pengaruh negatif dari era digitalisasi dan era globalisasi yang bisa mengancam kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara,selain itu ada juga faktor internal yaitu penyalahgunaan kekuasaan yang akhirnya berujung dengan Tindakan korupsi.
Tantangan yang dihadapi dalam proses pembelajaran pendidikan pancasila pada era revolusi saat ini peserta didik yang sudah terlepas dari ponsel pintar, saat ini mereka dengan mudah mendapatkan informasi dari luar melalui internet yang terkadang informasi tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Namun hal tersebut juga dapat diatasi dengan cara memanfaatkan perkembangan informasi serta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK) menjadi media dalam penanaman dan penguatan Pancasila di era revolusi.
Sekian, terimakasih.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh AMANDA AJENG AZZAHRA -
Nama : Amanda Ajeng Azzahra
NPM : 2115011025
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas : Pancasila B

Assalamualaikum Wr. Wb
Izin menanggapi artikel yang terkait

Dinamika dan tendangan pancasila sebagai dasar negara akan selalu ada sesuai dengan perkembangan zaman. Kita sebagai warga negara indonesia lu siapa menyesuaikan diri dengan segala macam perubahan yang ada tetapi tetap harus berdasar dengan pancasila. Jangan sampai apa yang telah kita lakukan dapat menjadi tantangan bagi pelaksanaan pancasila itu sendiri.

Terdapat faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi tantangan terhadap Pancasila sebagai dasar negara. Contoh faktor eksternal adalah menguatnya isu kebudayaan Global yang ditandai dengan masuknya berbagai macam ideologi. Sedangkan contoh internalnya adalah pergantian rezim yang berkuasa melahirkan kebijakan politik yang berorientasi pada kepentingan kelompok atau partai sehingga ideologi Pancasila sering terabaikan.

Penyelenggaraan pendidikan Pancasila di perguruan tinggi sangat mendukung demi terwujudnya tujuan negara. Tantangan pendidikan Pancasila akan selalu ada. Oleh karena itu sebagai ideologi terbuka dan konsep falsifikasionisme Pancasila selalu dihadapkan dengan adanya ancaman gangguan hambatan dan tantangan. Pancasila harus selalu disosialisasikan agar dapat dipahami oleh dunia sebagai landasan filosofis bangsa Indonesia.

Mohon maaf apabila ada kesalahan Pak/Bu. Terimakasih
Wassalamualaikum wr. wb
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Allecia Purnama Indah -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Nama : Allecia Purnama Indah
NPM : 2115011085
Kelas : B
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin menanggapi artikel tersebut Pak,
Pada artikel tersebut tertulis Dinamika dan Tantangan Pancasila sebagai Ideologi Negara. Dinamika Pancasila, Pancasila sering salah diartikan dan melenceng dalam penyelenggaraan negara dilihat dari era pra kemerdekaan hingga era orde baru. Bahkan, sampai saat era reformasi ini, Pancasila belum dihayati dan diamalkannya secara konsekuen oleh seluruh elemen bangsa. Dengan itu, diperlukan kesadaran yang tinggi bagi masyarakat Indonesia mengingat pentingnya Pancasila diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Implementasi Pancasila bisa berupa dengan mempelajari Pendidikan Pancasila di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi. Seiring majunya zaman, era globalisasi dapat memberikan hal postif dan negatif, hal positifnya kita dapat mengakses berbagai informasi dengan mudah, juga hal negatif membuat banyak informasi terakses dengan mudah yang memunculkan pengaruh paham-paham ideologi lain. Karena itu, diperlukan kompetensi masyarakat Indonesia yang mampu menyikapinya dengan bijaksana. Sebagai generasi muda penerus bangsa dan sebagai masyarakat Indonesia kita harus pintar dalam mengakses informasi agar terhindar dari pemikiran ideologi luar selain Pancasila. Karena Pancasila adalah dasar negara, pandangan hidup bangsa, ideologi nasional, sumber dari segala sumber hukum negara kita.

Sekian tanggapan dari saya, terima kasih.
Wassalamualikum waramatullahi wabarakatuh.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh RIDHO SOLIKHIN -
Assalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri,
Nama : Ridho Solikhin
NPM : 2115011035
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin memberikan tanggapan mengenai materi Dinamika dan Tantangan Pancasila Sebagai Ideologi Negara.
Seperti yang kita ketahui, Pancasila memiliki arti yang sangat penting bagi kehidupan bangsa dan negara Indonesia. Pancasila berasal dari nilai-nilai luhur Indonesia yang mengandung norma-norma kehidupan. Pancasila menjadi kekuatan bagi berdirinya suatu negara. Pancasila terbentuk dari buah pemikiran para pendiri negara yang dalam perumusannya membutuhkan waktu yang cukup panjang . Dinamika Pancasila sebagai ideologi negara dalam sejarah bangsa Indonesia memperlihatkan adanya pasang surut dalam pelaksanaan nilai-nilai Pancasila. Seperti halnya di era pemerintahan ir. Soekarno, pancasila mengalami tantangan yang cukup besar yang dikarenakan adanya ideologi komunisme dalam konsep Nasakom. Kemudian, pada masa pemerintahan Soeharto, penerapan Pancasila dan UUD NRI Tahun 1945 dilakukan secara murni dan konsekuen dalam setiap aspek kehidupan masyarakat Indonesia. Tetapi, masih terdapat beberapa penyimpangan penerapan dari Pancasila selama Orde Baru. Penyimpangan penerapan Pancasila pada masa Orde Baru ini ditandai dengan banyaknya kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) seperti kasus Tanjung Priok, kasus Marsinah, kasus wartawan Udin dari Harian Bernas Yogyakarta, dan lain-lain

Pancasila telah mampu mempersatukan, menyatukan, dan menjadi simbol semangat Indonesia.Namun, dalam pelaksanaanya, pancasila memiliki banyak sekali tantangan yang perlu diperhatikan, terlebih di masa sekarang, banyak sekali kasus kejahatan yang dapat mengancam kedudukan pancasila sebagai ideologi bangsa. Untuk meminimalisir hal tersebut ,diperlukanlah sebuah pendekatan pembelajaran untuk memahami dan menghayati nilai-nilai Pancasila baik sebagai etika, filsafat negara, maupun ideologi bangsa secara ilmiah sejak dini kepada masyarakat. Dalam Undang-Undang Republik Indonesia, Nomor 20 tahun 2003, pasal 3 pun menegaskan bahwa: pendidikan nasional berfungsi mengembangkan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Terdapat beberapa unsur yang dapat mempengaruhi tantangan terhadap pancasila sebagai ideologi negara yaitu meliputi faktor eksternal dan juga internal. contoh dari faktor external adanya pengaruh negatif dari era digitalisasi dan era globalisasi yang bisa mengancam kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara,selain itu ada juga faktor internal yaitu penyalahgunaan kekuasaan yang akhirnya berujung dengan Tindakan korupsi.

Pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan masyarakat amatlah penting, tanpa membedakan profesinya, baik yang berprofesi sebagai pegawai swasta, pegawai pemerintah, dan sebagainya. Dinamika dan Tantangan Pancasila sangat berkaitan dengan dinamika kehidupan perjalanan masyarakat, bangsa Indonesia yang tidak bisa terlepas dari dinamika kehidupan yang bersifat internal maupun eksternal dari NKRI.
Hal itu dapat dipeajari dari sejarah perjalanan Pancasila sebagai dasar negara, pandangan hidup bangsa, ideologi nasional, sumber dari segala sumber hukum negara yang diwarnai oleh berbagai konsepsi tentang bagaimana upaya guna mewujudkan cita – cita dan tujuan nasional, termasuk konsepsi yang digagas oleh penganut paham yang bukan berasaskan Pancasila.

Sekian dari tanggapan saya,
Mohon maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan.
Terima kasih…
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Endang Julianti Tobing 2115011065 -
Nama:Endang Julianti Tobing
NPM:2115011065
Kelas:Pancasila B
Prodi:S1 Teknik Sipil

Izin menanggapi artikel tersebut Pak/Bu, Tantangan yang dihadapi dalam proses pembelajaran pendidikan pancasila pada era revolusi saat ini peserta didik yang sudah terlepas dari ponsel pintar, saat ini mereka dengan mudah mendapatkan informasi dari luar melalui internet yang terkadang informasi tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Peranan Ideologi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sebagaimana diuraikan, ideology mengandung nilai-nilai dasar, norma-norma dan cita-cita yang ingin diwujudkan oleh masyarakat penganutnya. Karena itu, ideologi memiliki peranan sebagai dasar, arah, dan tujuan yang ingin dicapai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila perlu disosialisasikan agar dipahami oleh dunia sebagai landasan filosofis bangsa Indonesia dalam mempertahankan eksistensi dan mengembangkan dirinya menjadi bangsa yang sejahtera dan modern. Sebagai ideologi nasional, ia harus diperjuangkan untuk diterima kebenarannya melewati batas-batas Negara bangsa kita sendiri. pendidikan nasional berfungsi mengembangkan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Dengan demikian, pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan mahasiswa amat penting,tanpa membedakan pilihan profesinya di masa yang akan datang,baik yang akan berprofesi sebagai pengusaha/entrepreneur, pegawai swasta, pegawai pemerintah, dan sebagainya.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Rivaldi Silva Julian -
Assamalualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Izin memperkenalkan diri:
Nama : Rivaldi Silva Julian
Kelas : Pancasila B
NPM : 2115011114
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin menanggapi artikel yang diberikan.

Pada artikel di atas telah dijelaskan Dinamika dan Tantangan Pancasila sebagai Ideologi Negara. Tantangan yang muncul, antara lain berasal dari derasnya arus paham-paham yang bersandar pada otoritas materi, seperti liberalisme, kapitalisme, komunisme, sekularisme, pragmatisme, dan hedonisme, yang menggerus kepribadian bangsa yang berkarakter nilai-nilai Pancasila. Hal ini pun dapat dilihat dengan jelas, betapa paham-paham tersebut telah merasuk jauh dalam kehidupan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, kita sebagai calon penerus bangsa harus dapat mengendalikan segala sesuatu di dalam diri kita yang berlandaskan kepada nilai-nilai luhur Pancasila. Dengan demikian, tantangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dapat dihadapi dengan tepat.

Sekian tanggapan dari saya, terima kasih atas perhatiannya.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Az- Zahra -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Saya izin memperkenalkan diri.
Nama : Az-Zahra
NPM : 2155011004
Prodi : S1 Teknik Sipil

Tanggapan saya terkait artikel tersebut adalah artikel ini menjelaskan tentang pentingnya Pendidikan Pancasila dalam pembelajaran. Sebagai dasar negara, Pancasila terus mengalami tantangan yang datang baik dari dalam maupun luar. Tantangan ini harus kita atasi demi keutuhan bangsa Indonesia. Salah satu caranya adalah dengan adanya Pendidikan Pancasila pada pembelajaran sehingga kita dapat mengontrol, mempelajari, dan menerapkan pendidikan itu dalam kehidupan sehari-hari kita. Pancasila merupakan pilihan ideologi yang tepat karena nilai-nilainya sesuai dengan bangsa Indonesia. Akan tetapi, di era revolusi seperti sekarang ini, kemajuan IPTEK tak hanya memberikan pengaruh positif, tetapi juga memberikan pengaruh negatif. Oleh karena itu, tantangan Pancasila semakin berat dan kita yang bisa mengatasi tantangan itu, maka semua kontribusi diperlukan untuk keutuhan bangsa Indonesia. Selain itu, kita harus selalu mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila agar kita dapat memilah mana yang baik dan yang buruk.

Itulah tanggapan saya terkait artikel ini.
Terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Nabira.202121 Nabira.202121 -
Nama: Nabira
NPM: 2115011015
Kelas: B
Prodi: S1 Teknik Sipil

Assalamualaikum wr.wb

Tanggapan saya tentang artikel diatas adalah bahwa Indonesia ini tidak langsung merdeka dan memiliki cerita yang panjang untuk meraih kemerdekaan tersebut. Tahapan tahapan yang diraih juga cukup sulit dan telah melewati banyak rintangan. Tantangan yang harus kita lakukan pada masa revolusi seperti ini adalah dengan cara belajar Pendidikan Pancasila karna dengan pembelajaran pendidikan pancasila kita dapat mengontrol, mempelajari, dan menerapkan pendidikan itu dalam kehidupan sehari-hari kita. Pancasila merupakan pilihan ideologi yang tepat karena nilai-nilainya sesuai dengan bangsa Indonesia. Akan tetapi, di era revolusi seperti sekarang ini, kemajuan IPTEK tak hanya memberikan pengaruh positif, tetapi juga memberikan pengaruh negatif. Jadi untuk mengatasi nya kita harus berpegang erat pada nilai nilai pancasila. Ada juga faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi tantangan terhadap Pancasila sebagai dasar negara. Contoh faktor eksternal adalah menguatnya isu kebudayaan Global yang ditandai dengan masuknya berbagai macam ideologi. Sedangkan contoh internalnya adalah pergantian rezim yang berkuasa melahirkan kebijakan politik yang berorientasi pada kepentingan kelompok atau partai sehingga ideologi Pancasila sering terabaikan. Oleh karena itu, Pancasila harus di tanamkan dalam diri manusia sejak dini, sehingga melekat dan kita tidak kehilangan arah, karna pancasila merupakan pedoman tujuan kitaa agar tidak tersesat nantinya.

Terima kasih, wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatu.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Nur Azizah -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Izin memperkenalkan diri.
Nama : Nur Azizah
NPM : 2115011004
Prodi : S1 Teknik Sipil

Tanggapan saya mengenai artikel diatas adalah bahwa artikel tersebut menjelaskan adanya tantangan dan pasang surut dalam pelaksanaan nilai-nilai Pancasila. Tantangan dalam pancasila dapat berasal dari faktor eksternal maupun fakor internal. Adanya arus globalisasi juga menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia agar lebih berhati-hati dalam perperilaku supaya mental bangsa Indonesia tidak rusak. Kita harus menyaring budaya baru seperti liberalisme, kapitalisme, komunisme, sekularisme, pragmatisme, dan hedonisme, dll. Hal ini agar bangsa Indonesia tetap berkarakter yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
Adapun beberapa penyebab lunturnya ideologi Pancasila pada bangsa Indonesia, yaitu: melemahnya Penghayatan Terhadap nilai-nilai Pancasila, pengaruh Unsur Budaya Dalam Pemakaiaan Bahasa Indonesia, berkurangnya Legitimasi Agama, dan perubahan pola perilaku dalam pergaulan. Untuk mengatasi tantangan ini pun tidaklah mudah. Oleh karena itu, semua lapisan masyarakat harus turut serta di dalamnya. Baik para pemerintah maupun rakyat harus tertanam nilai-nilai Pancasila dalam diri mereka. Seperti pengadaan sosialisasi tentang nilai-nilai Pancasila, agar semua masyarakat tetap ingat seperti apa perilaku yang harus kita lakukan yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Sekian, Terima kasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh MUHAMMAD RAIHAN AULIA -
Assalammualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh.
Izin memperkenalkan diri:
Nama: Muhammad Raihan Aulia
NPM: 2115011016
Prodi: S1 Teknik Sipil
Kelas: Pendidikan Pancasila B

Berikut adalah tanggapan saya tentang artikel yang diberikan:
Setelah membaca artikel tersebut yang berisi tentang Dinamika dan Tantangan Pancasila sebagai Ideologi Negara, terdapat unsur-unsur yang dapat mempengaruhi posisi Pancasila sebagai dasar negara yang meliputi faktor internal maupun faktor eksternal. Contoh faktor internalnya adalah pergantian rezim yang hanya memikirkan kepentingan kelompok atau partainya saja dan penyalahgunaan kekuasaan seperti Tindakan korupsi, sedangkan faktor eksternalnya adalah ideologi-ideologi yang tidak sesuai dengan nilai luhur yang terkandung pada Pancasila dan era globalisasi.
Di zaman digital ini, kita dapat mengakses berbagai macam informasi dengan mudah, namun tidak semua informasi yang ada sejalan dengan nilai-nilai Pancasila. Jika kita sebagai warga Indonesia tidak dapat menyaring info-info yang ada, maka lama-kelamaan identitas kita sebagai Bangsa Indonesia akan menghilang karena pengaruh buruk dari luar. Untuk mengatasi masalah ini dibutuhkan peran semua elemen dari masyarakat maupun pemerintah untuk memastikan bahwa Pancasila akan tetap selalu eksis dan dapat mengatasi berbagai macam tantangan yang akan dihadapi.

Sekian tanggapan dari saya, mohon maaf bila ada kesalahan.
Wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Khalila Putri Ralia -
Nama: Khalila Putri R
Kelas: Pancasila B
NPM: 2115011105
Prodi: S1 Teknik Sipil

Setelah membaca artikel diatas dapat disimpulkan bahwa Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara sangat penting bagi kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. karena ideologi memiliki nilai-nilai dasar, norma-norma, dan cita-cita yang ingin diwujudkan oleh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu ideologi memiliki peran sebagai dasar, arah, dan tujuan yang ingin dicapai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila juga perlu disosialisasikan agar dipahami oleh dunia sebagai landasan filosofis bangsa Indonesia dalam mempertahankan eksistensi dan mengembangkan dirinya menjadi bangsa yang sejahtera dan modern.

Sekian.
Terimakasih.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Akbar Ardiansyah -
Nama : Akbar Ardiansyah
Kelas : Pancasila B
NPM : 2115011094
Prodi : S1 Teknik Sipil
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara telah disepakati oleh seluruh bangsa Indonesia. Akan tetapi, dalam perwujudannya banyak sekali mengalami dinamika atau pasang surut. Kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara juga telah melalui berbagai tantangan, salah satunya yaitu menguatnya isu kebudayaan global dengan masuknya berbagai ideologi lain. sehingga, dapat memudarkan reputasi pancasila sebagai ideologi negara Indonesia . upaya yang dapat kita lakukan untuk mempertahankan pancasila sebagai ideologi negara adalah dengan mengetahui dan mampu mewarisi nilai – nilai yang terkandung dalam pancasila serta memelihara perilaku sosial yang tetap berkarakter Pancasila, walaupun dinamika kehidupan sosial saat ini diwarnai oleh berbagai pengaruh dari budaya asing.
Sekian wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Muhamad Zada Empu Razak Kesatria -
Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri,
Nama : Muhamad Zada Empu Razak Kesatria
NPM : 2155011005
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas : B

Dari artikel tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa perjuangan kita sebagai bangsa Indonesia bukan hanya dilakukan pada saat memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, tetapi juga kita harus mempertahankan kemerdekaan dan Pancasila, untuk mempertahankan kemerdekaan dan Pancasila pastinya memiliki tantangan dan rintangan baik dari eksternal maupun internal. Faktor eksternal adalah sebagai berikut :
1) Pertarungan ideologi antara negara super power antara Amerika Serikat dan Uni Soviet tahun 1945 - 1990 dan berakhir dengan bubarnya negara Uni Soviet,
2) Menguatnya isu kebudayaan global yang ditandai dengan masuknya berbagai ideologi asing dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,
3) Meningkatnya kebutuhan dunia sebagai akibat pertambahan penduduk dan kemajuan ideologi sehingga terjadi eksploitasi terhadap sumber daya alam secara masif. Akibatnya adalah kerusakan lingkungan seperti banjir dan kebakaran hutan.
Faktor internal sebagai berikut :
1) Pergantian rezim yang berkuasa melahirkan kebijakan yang berorientasi pada kepentingan kelompok atau partai sehingga ideologi Pancasila terabaikan,
2) Penyalahgunaan kekuasaan yang mengakibatkan rendahnya kepercayaan masyrakat terhadap rezim yang berkuasa sehingga kepercayaan terhadap ideologi menurun drastis.

Tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran pendidikan pancasila pada era revolusi saat ini pelajar dan mahasiswa yang sudah terlepas dari ponsel pintar, saat ini mereka dengan mudah mendapatkan informasi dari luar melalui internet yang terkadang informasi tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Namun hal tersebut juga dapat diatasi dengan cara memanfaatkan perkembangan informasi serta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi menjadi media dalam penanaman dan penguatan Pancasila di era revolusi. Dengan demikian, pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan pelajar dan mahasiswa amat penting, tanpa membedakan pilihan profesinya di masa yang akan datang, baik yang akan berprofesi sebagai pengusaha atau entrepreneur, pegawai swasta, pegawai pemerintah, dan sebagainya. Dinamika dan Tantangan Pancasila sangat berkaitan dengan dinamika kehidupan bermasyarakat, bangsa Indonesia yang tidak bisa terlepas dari dinamika kehidupan yang bersifat internal maupun eksternal dari NKRI.

Sekian dari saya, apabila ada salah kata saya mohon maaf,
Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Lenny Aditia Putri -
Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri,
Nama : Lenny Aditia Putri
NPM : 2115011014
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas : B

Dari artikel tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa perjuangan kita sebagai bangsa Indonesia bukan hanya dilakukan pada saat memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, tetapi juga kita harus mempertahankan kemerdekaan dan Pancasila, untuk mempertahankan kemerdekaan dan Pancasila pastinya memiliki tantangan dan rintangan baik dari eksternal maupun internal. Faktor eksternal adalah sebagai berikut :
1) Pertarungan ideologi antara negara super power antara Amerika Serikat dan Uni Soviet tahun 1945 - 1990 dan berakhir dengan bubarnya negara Uni Soviet,
2) Menguatnya isu kebudayaan global yang ditandai dengan masuknya berbagai ideologi asing dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,
Faktor internal sebagai berikut :
1) Pergantian rezim yang berkuasa melahirkan kebijakan yang berorientasi pada kepentingan kelompok atau partai sehingga ideologi Pancasila terabaikan,
2) Penyalahgunaan kekuasaan yang mengakibatkan rendahnya kepercayaan masyrakat terhadap rezim yang berkuasa sehingga kepercayaan terhadap ideologi menurun drastis.
Dengan demikian, pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan pelajar dan mahasiswa amat penting, tanpa membedakan pilihan profesinya di masa yang akan datang, baik yang akan berprofesi sebagai pengusaha atau entrepreneur, pegawai swasta, pegawai pemerintah, dan sebagainya. Dinamika dan Tantangan Pancasila sangat berkaitan dengan dinamika kehidupan bermasyarakat, bangsa Indonesia yang tidak bisa terlepas dari dinamika kehidupan yang bersifat internal maupun eksternal dari NKRI.

Sekian dari saya,
Wassalamualaikum wr.wb
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Ahmad Fahrezy -
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Izin memperkenalkan diri
Nama : Ahmad Fahrezy
NPM : 2115011055
kelas : B
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin menanggapi artikel yang tersebut.
Dinamika Pancasila sebagai ideologi negara dalam sejarah bangsa Indonesia memperlihatkan adanya pasang surut dalam pelaksanaan nilai-nilai Pancasila.Pancasila sebagai ideologi negara dalam masa pemerintahan Presiden Soekarno; sebagaimana diketahui bahwa
Soekarno termasuk salah seorang perumus Pancasila, bahkan penggali dan memberi nama untuk dasar negara, Unsur-unsur yang mempengaruhi tantangan terhadap pancasila sebagai ideologi negara
meliputi faktor eksternal dan internal :
Faktor eksternal :
1. Menguatnya isu kebudayaan global yang ditandai dengan masuknya berbagai ideologi asing dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
2. Meningkatnya kebutuhan dunia sebagai akibat pertambahan penduduk dan kemajuan ideologi sehingga terjadi eksploitasi terhadap sumber daya alam secara masif. Akibatnya adalah kerusakan lingkungan seperti banjir dan kebakaran hutan.
Faktor Internal :
1. Menguatnya isu kebudayaan global yang ditandai dengan masuknya berbagai ideologi asing dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena keterbukaan informasi.
2. Penyalahgunaan kekuasaan yang mengakibatkan rendahnya kepercayaan masyrakat terhadap rezim yang berkuasa sehingga kepercayaan terhadap ideologi menurun drastis.
Oleh karena itu pancasila sangat penting dalam kehidupan kita agar kita selalu ingat dan taat tentang peraturan dan karangannya.
Sekian itu saja yang bisa saya sampaikan, jika ada salah kata saya minta maaf
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Putri Afrianis -
Assalamualaikum warrahmatullahi wabarokatuh
Izin memperkenalkan diri
Nama : Putri Afrianis
Npm : 2115011044
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas : B

Izin memberikan tanggapan pada artikel tersebut
Menurut saya Pancasila dari awal dibentuk hinggga saat ini selalu mengalami dinamika proses yang begitu panjang dari pengaruh paham komunis,liberalis,ideologi khilafah hingga dengan ideologi lainnya maka kita sebagai warga negara Indonesia harus dapat memegang arti,makna nilai-nilai Pancasila. Dinamika Pancasila sebagai ideologi negara dalam sejarah bangsa Indonesia memperlihatkan adanya pasang surut dalam pelaksanaan nilai-nilai Pancasila. Pentingnya kita untuk memahami peranan Ideologi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sebagaimana diuraikan, ideologi mengandung nilai-nilai dasar, norma-norma dan cita-cita yang ingin diwujudkan oleh masyarakat penganutnya. Dengan demikian, ideologi memiliki peranan sebagai dasar, arah, dan tujuan yang ingin dicapai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila perlu disosialisasikan agar dipahami oleh dunia sebagai landasan filosofis bangsa Indonesia dalam mempertahankan eksistensi dan mengembangkan dirinya menjadi bangsa yang sejahtera dan modern. Sebagai ideologi nasional, ia harus diperjuangkan untuk diterima kebenarannya melewati batas-batas Negara bangsa kita sendiri.

Sekian tanggapan dari saya, terima kasih atas perhatiannya.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Rendy A. Silitonga -
Nama : Rendy A. Silitonga
NPM : 2115011125
Kelas : B
Prodi : S1 Teknik Sipil

Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa dan negara merupakan kekayaan bangsa yang tidak ternilai harganya bagi eksistensi dan kelangsungan hidup dan kehidupan bangsa Indonesia. Dapat dimaknai bahwa tidak ada Indonesia bila tidak ada Pancasila. Mengingat kedudukannya yang sangat penting dan strategis maka bangsa Indonesia perlu memposisikan Pancasila dalam wadah yang kuat, tegas, dan sah secara hukum.

Pancasila perlu disosialisasikan agar dipahami oleh dunia sebagai landasan filosofis bangsa Indonesia dalam mempertahankan eksistensi dan mengembangkan dirinya menjadi bangsa yang sejahtera dan modern. Sebagai ideologi nasional, ia harus diperjuangkan untuk diterima kebenarannya melewati batas-batas Negara bangsa kita sendiri.

Sekian Tanggapan dari saya, Terima kasih
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Resa Handayani -
Assalammualaikum wr wb
Nama : Resa Handayani
NPM : 2115011024
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas : B
Dari artikel tersebut dapat disimpulkan Dinamika Pancasila sebagai ideologi negara dalam sejarah bangsa Indonesia memperlihatkan adanya pasang surut dalam pelaksanaan nilai-nilai Pancasila. Pancasila sebagai ideologi negara dalam masa pemerintahan Presiden Soekarno; sebagaimana diketahui bahwa Soekarno termasuk salah seorang perumus Pancasila, bahkan penggali dan memberi nama untuk dasar negara, Unsur-unsur yang mempengaruhi tantangan terhadap pancasila sebagai ideologi negara meliputi faktor eksternal dan internal :
Faktor eksternal :
1. Menguatnya isu kebudayaan global yang ditandai dengan masuknya berbagai ideologi asing dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
2. Meningkatnya kebutuhan dunia sebagai akibat pertambahan penduduk dan kemajuan ideologi sehingga terjadi eksploitasi terhadap sumber daya alam secara masif. Faktor Internal :
1. Menguatnya isu kebudayaan global yang ditandai dengan masuknya berbagai ideologi asing dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena keterbukaan informasi.
2. Penyalahgunaan kekuasaan yang mengakibatkan rendahnya kepercayaan masyrakat terhadap rezim yang berkuasa sehingga kepercayaan terhadap ideologi menurun drastis.
Tantangan yang dihadapi dalam pembelajaran pendidikan pancasila pada era revolusi saat ini pelajar dan mahasiswa yang sudah terlepas dari ponsel pintar, saat ini mereka dengan mudah mendapatkan informasi dari luar melalui internet yang terkadang informasi tersebut tidak sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Dengan demikian, pemahaman nilai-nilai Pancasila di kalangan pelajar dan mahasiswa amat penting, tanpa membedakan pilihan profesinya di masa yang akan datang, baik yang akan berprofesi sebagai pengusaha atau entrepreneur, pegawai swasta, pegawai pemerintah, dan sebagainya.

Wassalamualaikum wr wb
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Zulfa Afifah -
Assalammualaikum wr.wb.
Nama : Zulfa Afifah
NPM : 2115011104
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin memberikan tanggapan terhadap artikel yang telah bapak lampirkan,
Pada artikel di atas telah dijelaskan Dinamika dan Tantangan Pancasila sebagai Ideologi Negara. Setelah membaca artikel tersebut kita tahu bahwa Dinamika Pancasila sebagai ideologi negara dalam sejarah bangsa Indonesia memperlihatkan
adanya pasang surut dalam pelaksanaan nilai-nilai Pancasila. Saya menyadari bahwa Pancasila selalu dihadapkan dengan adanya ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan. Oleh karena itu, pendidikan pancasila bagi kalangan generasi muda sangatlah penting mengingat kita sebagai generasi penerus bangsa akan terus melestarikan nilai-nilai Pancasila guna mewujjudkan cita-cita bangsa.Salah satunya dengan memanfaatkan IPTEK untuk dijadikan media penanaman dan penguatan Pancasila di era revolusi ini. Pancasila perlu disosialisasikan agar dipahami oleh dunia sebagai landasan filosofis bangsa Indonesia dalam mempertahan eksistensi dan mengembangkan dirinya menjadi bangsa yang sejahtera dan modern.

Sekian pendapat dari saya, wassalamualaikum wr. wb.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Dimas Adie Widjanarko Putra -
Assalamualaikum Pak
Izin memperkenalkan diri
Nama : Dimas Adie Widjanarko Putra
NPM : 2115011106
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin menanggapi artikel
Pada artikel di atas telah dijelaskan Dinamika dan Tantangan Pancasila sebagai Ideologi Negara. Tantangan yang muncul, antara lain berasal dari derasnya arus paham-paham yang bersandar pada otoritas materi, seperti liberalisme, kapitalisme, komunisme, sekularisme, pragmatisme, dan hedonisme, yang menggerus kepribadian bangsa yang berkarakter nilai-nilai Pancasila. Hal ini pun dapat dilihat dengan jelas, betapa paham-paham tersebut telah merasuk jauh dalam kehidupan bangsa Indonesia. Oleh karena itu, kita sebagai calon penerus bangsa harus dapat mengendalikan segala sesuatu di dalam diri kita yang berlandaskan kepada nilai-nilai luhur Pancasila. Dengan demikian, tantangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dapat dihadapi dengan tepat.

Sekian tanggapan dari saya.
Terima kasih pak
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Fatika Balqis Azzahro -
Nama : Fatika Balqis Azzahro
NPM : 2115011054
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas : Pancasila B

Izin menanggapi artikel yang terkait

Dinamika dan tendangan pancasila sebagai dasar negara akan selalu ada sesuai dengan perkembangan zaman. Kita sebagai warga negara indonesia lu siapa menyesuaikan diri dengan segala macam perubahan yang ada tetapi tetap harus berdasar dengan pancasila. Jangan sampai apa yang telah kita lakukan dapat menjadi tantangan bagi pelaksanaan pancasila itu sendiri.
Terdapat faktor eksternal dan internal yang mempengaruhi tantangan terhadap Pancasila sebagai dasar negara. Contoh faktor eksternal adalah menguatnya isu kebudayaan Global yang ditandai dengan masuknya berbagai macam ideologi. Sedangkan contoh internalnya adalah pergantian rezim yang berkuasa melahirkan kebijakan politik yang berorientasi pada kepentingan kelompok atau partai sehingga ideologi Pancasila sering terabaikan.
Penyelenggaraan pendidikan Pancasila di perguruan tinggi sangat mendukung demi terwujudnya tujuan negara. Tantangan pendidikan Pancasila akan selalu ada. Oleh karena itu sebagai ideologi terbuka dan konsep falsifikasionisme Pancasila selalu dihadapkan dengan adanya ancaman gangguan hambatan dan tantangan. Pancasila harus selalu disosialisasikan agar dapat dipahami oleh dunia sebagai landasan filosofis bangsa Indonesia.

Mohon maaf apabila ada kesalahan Pak/Bu. Terima kasih.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh MUHAMMAD HANIF HIBATULLAH -
Assalamualaikum warrahmatullahi wabarokatuh

Izin memperkenalkan diri
Nama : M Hanif Hibatullah
Npm : 2115011084
Prodi : S1 Teknik Sipil
Kelas : B

Izin memberikan tanggapan pada artikel tersebut
Menurut saya Pancasila dari awal dibentuk hinggga saat ini selalu mengalami dinamika proses yang begitu panjang dari pengaruh paham komunis,liberalis,ideologi khilafah hingga dengan ideologi lainnya maka kita sebagai warga negara Indonesia harus dapat memegang arti,makna nilai-nilai Pancasila. Dinamika Pancasila sebagai ideologi negara dalam sejarah bangsa Indonesia memperlihatkan adanya pasang surut dalam pelaksanaan nilai-nilai Pancasila. Pentingnya kita untuk memahami peranan Ideologi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sebagaimana diuraikan, ideologi mengandung nilai-nilai dasar, norma-norma dan cita-cita yang ingin diwujudkan oleh masyarakat penganutnya. Dengan demikian, ideologi memiliki peranan sebagai dasar, arah, dan tujuan yang ingin dicapai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Pancasila perlu disosialisasikan agar dipahami oleh dunia sebagai landasan filosofis bangsa Indonesia dalam mempertahankan eksistensi dan mengembangkan dirinya menjadi bangsa yang sejahtera dan modern. Sebagai ideologi nasional, ia harus diperjuangkan untuk diterima kebenarannya melewati batas-batas Negara bangsa kita sendiri.

Sekian tanggapan dari saya, terima kasih atas perhatiannya.

Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Atma Seta Ramadhan -
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Izin memperkenalkan diri pak,
Nama : Atma Seta Ramadhan
Kelas : Pancasila B
NPM : 2115011005
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin memberikan tanggapan terkait artikel tersebut.
Pada artikel di atas telah dijelaskan Dinamika dan Tantangan Pancasila sebagai Ideologi Negara. Setelah membaca artikel tersebut saya semakin menyadari perjuangan kita sebagai bangsa Indonesia bukan hanya dilakukan pada saat memperjuangkan kemerdekaan Indonesia, tetapi juga kita harus mempertahankan kemerdekaan dan Pancasila, untuk mempertahankan kemerdekaan dan Pancasila pastinya memiliki tantangan dan rintangan baik dari eksternal maupun internal. Pada era setelah kemerdekaan, tantangan yang dihadapi para pemuda dan para pejuang maupun tokoh-tokoh penting adalah mempertahankan ideologi negara yaitu Pancasila, banyak sekali oknum atau organisasi yang mencoba mengganti ideologi pancasila dengan ideologi yang lain, seperti Peristiwa G30S/PKI pada tanggal 30 September 1945 yang dilakulan oleh Partai Komunis Indonesia, peristiwa ini bertujuan untuk mengganti ideologi Pancasila menjadi Ideologi dengan paham Komunisme. Tantangan yang kedua adalah gerakan Separatisme yang dilakukan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang bertujuan untuk membuat negara sendiri. Tantangan yang ketiga adalah Radikalisme yaitu adanya perubahan sosial dan politik. Sedangkan pada era evolusi atau saat ini tantangan yang harus dihadapi adalah pelajar yang sudah terlepas dari ponsel pintar, sehingga dengan mudah mendapat informasi dari luar melalui jaringan internet, tantangan ini dapat diatasi dengan memanfaatkan perkembangan IPTEK untuk membuat media pembelajaran menjadi kreatif sehingga membuat rasa ketertarikan yang lebih. Saya semakin menyadari bahwa pendidikan pancasila bagi kalangan generasi muda sangat penting, memgingat generasi muda akan menjadi penentu keberhasilan dan perwujudan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945, sehingga sangat diharapkan generasi muda mampu mewarisi nilai-nilao yang terkandung dalam Pancasila, baik dari nilai historis dan bagaimana ekstensi generasi muda dalam mendirikan dan megisi kemerdekaan NKRI.

Sekian tanggapan saya terkait artikel tersebut.
Wassalamualaikum warrahmatullahi wabarakatuh
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh DAVIN OKTADAN NUGROHO -
Nama: Davin Oktadan N
NPM: 2155011014
Kelas: B
Prodi: S1 Teknik Sipil

Izin menanggapi artikel diatas,
Pada artikel tersebut dijelaskan mengenai Dinamika Pancasila sebagai ideologi negara. Meskipun selalu mengalami pasang surut hingga mengalami hilangnya pancasila dikurikulum nasional. Meskipun pada akhirnya timbul kesadaran penyelenggara negara tentang pendidikan pancasila di perguruan tinggi. Dijelaskan juga mengenai Unsur-unsur yang mempengaruhi tantangan terhadap pancasila sebagai ideologi negara meliputi faktor eksternal dan internal.

Pancasila sebagai dasar negara, ideologi bangsa dan negara merupakan kekayaan bangsa yang tidak ternilai harganya bagi eksistensi dan kelangsungan hidup dan kehidupan bangsa Indonesia. Dapat dimaknai bahwa tidak ada Indonesia bila tidak ada Pancasila. Mengingat kedudukannya yang sangat penting dan strategis maka bangsa Indonesia perlu memposisikan Pancasila dalam wadah yang kuat, tegas, dan sah secara hukum.
Peranan Ideologi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sebagaimana diuraikan, ideologi mengandung nilai-nilai dasar, norma-norma dan cita-cita yang ingin diwujudkan oleh masyarakat penganutnya. Karena itu, ideologi memiliki peranan sebagai dasar, arah, dan tujuan yang ingin dicapai dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Sekian, terima kasih.
Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: Forum Diskusi

oleh Muhammad Faris Azzahri -
Assalamualaikum wr.wb
Nama: Muhammad Faris Azzahri
NPM : 2115011124
Kelas : B
Prodi : S1 Teknik Sipil

Izin memberikan tanggapan terhadap artikel tersebut
Kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara telah disepakati oleh seluruh bangsa Indonesia. Akan tetapi, dalam perwujudannya banyak sekali mengalami dinamika atau pasang surut. Kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara juga telah melalui berbagai tantangan, salah satunya yaitu menguatnya isu kebudayaan global dengan masuknya berbagai ideologi lain. sehingga, dapat memudarkan reputasi pancasila sebagai ideologi negara Indonesia . tidak hanya itu, terdapat juga tantangan pancasila dalam bidang pendidikan. di era revolusi ini para siswa dengan mudahnya mendapatkan informasi dari luar maupun dari internet yang terkadang informasi tersebut tidak sesuai dengan nilai nilai yang ada di dalam pancasila.
Tantangan Pancasila sebagai ideologi negara
1. Pertarungan ideologis antara negara-negara super power antara Amerika Serikat dan Uni Soviet antara 1945 sampai 1990 yang berakhir dengan bubarnya negara Soviet sehingga Amerika menjadi satu-satunya negara super power.
2. Menguatnya isu kebudayaan global yang ditandai dengan masuknya berbagai ideologi asing dalam kehidupan berbangsa dan bernegara karena keterbukaan informasi.
3. Meningkatnya kebutuhan dunia sebagai akibat pertambahan penduduk dan kemajuan teknologi sehingga terjadi eksploitasi terhadap sumber daya alam secara masif. Dampak konkritnya adalah kerusakan lingkungan, seperti banjir, kebakaran hutan.

Demikian tanggapan saya mengenai artikel tersebut
Terima kasih, wassalamualaikum wr. wb