Kasus: Merancang Pembelajaran Ekonomi Berbasis Teknologi
A. Kasus
“Memilih Pendekatan Pembelajaran yang Tepat untuk Generasi Digital”
Ibu Sari adalah guru ekonomi kelas XI SMA. Ia akan mengajarkan materi “Inflasi dan Dampaknya terhadap Daya Beli Masyarakat”. Berdasarkan hasil pembelajaran sebelumnya, Ibu Sari menemukan beberapa masalah:
- sebagian siswa kurang aktif ketika pembelajaran berlangsung;
- siswa cenderung menunggu penjelasan guru;
- waktu tatap muka sering habis untuk menjelaskan konsep dasar;
- sebagian siswa lebih tertarik mencari informasi ekonomi melalui internet dan media sosial;
- kemampuan siswa dalam membaca dan menganalisis data ekonomi masih rendah; dan
- beberapa siswa terkadang tidak dapat mengikuti pembelajaran secara langsung karena kegiatan sekolah atau kondisi tertentu.
Ibu Sari ingin melakukan inovasi pembelajaran dengan memanfaatkan LMS, video pembelajaran, forum diskusi, data ekonomi digital, dan video conference.
Ia mempertimbangkan empat alternatif pendekatan:
Alternatif A
– Flipped Learning
Siswa mempelajari video dan bahan ajar tentang inflasi melalui LMS sebelum
pembelajaran. Waktu tatap muka digunakan untuk analisis kasus dan diskusi.
Alternatif B
– Blended Learning
Pembelajaran dilakukan melalui kombinasi tatap muka dan aktivitas daring di LMS
secara terencana. Diskusi tatap muka dilanjutkan dengan forum daring dan tugas
analisis.
Alternatif C
– Hybrid Learning
Sebagian siswa mengikuti pembelajaran secara langsung di kelas, sementara siswa
lainnya mengikuti pembelajaran melalui video conference pada waktu yang sama.
Alternatif D
– Digital Learning
Pembelajaran memanfaatkan berbagai sumber dan teknologi digital, seperti video,
LMS, data ekonomi, kuis interaktif, infografis, dan media kolaborasi digital.
Permasalahan
Ibu Sari meminta tim mahasiswa calon guru ekonomi untuk memberikan rekomendasi:
“Pendekatan pembelajaran mana yang paling tepat digunakan untuk materi Inflasi dan Dampaknya terhadap Daya Beli Masyarakat berdasarkan kondisi tersebut?”
Mahasiswa tidak hanya diminta memilih salah satu pendekatan, tetapi harus mampu mempertahankan keputusan berdasarkan alasan pedagogis.
B. Tugas Mahasiswa
Diskusikan kasus tersebut dalam kelompok dan jawab pertanyaan berikut.
1. Identifikasi Masalah
Identifikasi minimal tiga masalah pembelajaran yang dihadapi Ibu Sari.
2. Analisis Pendekatan
Bandingkan Flipped, Blended, Hybrid, dan Digital Learning berdasarkan:
- karakteristik;
- kelebihan;
- keterbatasan;
- kebutuhan teknologi;
- kondisi peserta didik; dan
- kesesuaiannya dengan materi inflasi.
3. Pengambilan Keputusan
Pilih satu pendekatan yang menurut kelompok paling tepat.
Berikan alasan yang didukung oleh:
- tujuan pembelajaran;
- karakteristik materi;
- karakteristik peserta didik;
- kondisi pembelajaran;
- ketersediaan teknologi; dan
- kebutuhan pengembangan keterampilan abad ke-21.
4. Rancang Pembelajaran
Buat rancangan singkat pembelajaran “Inflasi dan Dampaknya terhadap Daya Beli Masyarakat” berdasarkan pendekatan yang dipilih.
Rancangan minimal memuat:
- tujuan pembelajaran;
- aktivitas sebelum pembelajaran;
- aktivitas saat pembelajaran;
- aktivitas setelah pembelajaran;
- teknologi/media yang digunakan;
- bentuk interaksi dan kolaborasi mahasiswa/siswa; dan
- bentuk asesmen.
5. Pertahankan Keputusan
Setiap kelompok harus siap mempertahankan pilihannya.
Kelompok lain dapat memberikan pertanyaan atau sanggahan, misalnya:
“Mengapa Anda memilih Flipped Learning, bukan Blended Learning?”
atau
“Apakah penggunaan teknologi selalu membuat pembelajaran lebih efektif?”
Kelompok harus memberikan jawaban berdasarkan argumentasi pedagogis, bukan sekadar preferensi pribadi.