FORUM DISKUSI KELOMPOK 6

FORUM DISKUSI KELOMPOK 6

Jumlah balasan: 14


                                                                                       A

Forum ini disediakan untuk berdiskusi dan berbagi mengenai materi PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN IPS yang sedang dipelajari. 

Silahkan berpartisipasi aktif pada forum ini untuk memperdalam pemahaman Saudara mengenai materi yang telah disampaikan di atas.

Petunjuk diskusi kelompok:

  1. Kelompok yang mendapatkan giliran untuk memaparkan materi  sesuai dengan Topik Bahasan menyiapkan makalah dan media presentasi berupa PPT/LINK POWTOON untuk diunggah dalam forum ini. Cara mengunggah: klik reply, lalu ketik nama kelompok. Kemudian, unggah file Makalah dan PPT dengan mengklik advanced seperti gambar di bawah.
  2. Mahasiswa lainnya pada hari pertemuan memahami materi presentasi dan materi makalah dan dipersilahkan untuk bertanya,  terkait materi tersebut atau hal-hal lain yang berhubungan dengan materi yang ditampilkan oleh pemateri. Cara bertanya dan berdiskusi: Mahasiswa me-reply pada topik yang disediakan kemudian menuliskan nama dan NPM serta pertanyaan atau berupa tanggapan.
  3. Kelompok pemateri merangkum pertanyaan dan jawaban pada akhir pembelajaran dan dikirimkan di form diskusi ini.
  4. Selamat berdiskusi dan tetap semangat.

zz





Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 6

oleh Talitha Arisanti -
Sebagai balasan Talitha Arisanti

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 6

oleh Rika Noviliana -
Nama : Rika Noviliana
Npm : 2413053073

Izin bertanya kepada kelompok 6
Pertanyaannya:

Dalam PPT disebutkan bahwa keterbatasan pengalaman dan minat baca siswa menjadi salah satu tantangan pengembangan keterampilan berpikir. Bagaimana strategi guru untuk mengatasi hal tersebut dalam pembelajaran IPS SD?
Sebagai balasan Rika Noviliana

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 6

oleh Dera Azizah -
Nama: Dera Azizah
Npm: 2413053064

Izin menjawab pertanyaan dari Rika
Untuk mengatasi keterbatasan pengalaman dan minat baca siswa dalam pembelajaran IPS SD, guru dapat menerapkan strategi pembelajaran berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan menyajikan masalah nyata yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Strategi ini dikombinasikan dengan penguatan kegiatan membaca terarah serta pembelajaran berdiferensiasi untuk mengakomodasi perbedaan kemampuan dan latar belakang siswa. Selain itu, guru memanfaatkan metode diskusi dan tanya jawab interaktif melalui pertanyaan pemantik, memfasilitasi siswa untuk saling bertukar pendapat, dan memberikan umpan balik yang konstruktif dalam suasana belajar yang aktif serta terbuka.
Sebagai balasan Rika Noviliana

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 6

oleh Talitha Arisanti -
Izin menjawab Rika,
“Menurut saya, guru dapat mengatasi keterbatasan pengalaman dan minat baca siswa dengan membuat pembelajaran IPS lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa. Guru tidak harus selalu memberikan materi melalui bacaan yang panjang, tetapi dapat menggunakan media seperti gambar, video, cerita, atau contoh permasalahan yang sering mereka temui di lingkungan sekolah dan rumah. Dengan begitu, siswa lebih mudah memahami materi karena mereka memiliki pengalaman yang dapat dikaitkan dengan pembelajaran.

Selain itu, guru dapat memberikan pertanyaan secara bertahap, mulai dari pertanyaan yang sederhana sampai pertanyaan yang mengajak siswa menganalisis, memberikan alasan, dan mencari solusi. Kegiatan diskusi kelompok juga dapat digunakan agar siswa saling bertukar pendapat dan belajar dari pengalaman temannya. Jadi, keterbatasan pengalaman dan minat baca bukan berarti siswa tidak dapat mengembangkan HOTS, tetapi guru perlu menyesuaikan strategi, media, dan tingkat pertanyaan dengan karakteristik serta kemampuan siswa.”
Sebagai balasan Talitha Arisanti

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 6

oleh JAYANTI MANDASARI -
Nama: Jayanti Mandasari
NPM: 2413053060

izin bertanya kepada kelompok 6, kalau siswa sudah mampu menganalisis suatu masalah, tapi belum bisa menemukan solusi yang berbeda-beda, apakah bisa dikatakan kemampuan berpikirnya sudah berkembang?
Sebagai balasan JAYANTI MANDASARI

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 6

oleh Zahra Asshifa Herliana -
Izin menjawab pertanyaan jayanti, Menurut kelompok kami kemampuan berpikirnya sudah berkembang pada bagian analisis, tetapi masih ada kemampuan lain yang perlu dikembangkan, terutama berpikir kreatif. Dalam materi PPT, berpikir kritis berkaitan dengan menganalisis dan mengevaluasi informasi, sedangkan berpikir kreatif berkaitan dengan menghasilkan gagasan dan berbagai alternatif penyelesaian.
Sebagai balasan Talitha Arisanti

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 6

oleh Jesika Handayani -
Nama: Jesika Handayani
NPM: 2413053046

Izin bertanya kepada kelompok 6
Dalam pembelajaran IPS SD, bagaimana cara guru mengetahui bahwa peserta didik benar-benar sudah memiliki keterampilan berpikir kritis, bukan sekadar menghafal materi atau mengikuti jawaban teman?
Sebagai balasan Jesika Handayani

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 6

oleh Zahra Asshifa Herliana -
Izin menjawab pertanyaan dr jeje,
Menurut kelompok kami, guru dapat mengetahui bahwa peserta didik benar-benar memiliki keterampilan berpikir kritis melalui proses pembelajaran dan penilaian, bukan hanya dari jawaban akhirnya. Misalnya, guru dapat memberikan permasalahan sosial yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, kemudian meminta peserta didik menjelaskan alasan dari jawabannya, menganalisis penyebab masalah, serta memberikan solusi berdasarkan informasi yang diperoleh. Guru juga dapat mengajukan pertanyaan lanjutan atau memberikan permasalahan yang sedikit berbeda untuk melihat apakah peserta didik mampu menerapkan pemahamannya secara mandiri. Dengan begitu, guru dapat membedakan peserta didik yang benar-benar mampu berpikir kritis dengan peserta didik yang hanya menghafal materi atau mengikuti jawaban temannya.
Sebagai balasan Jesika Handayani

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 6

oleh Talitha Arisanti -
Izin menjawab Jesika,
Jdi menurut saya, guru dapat mengetahui bahwa peserta didik benar-benar memiliki keterampilan berpikir kritis melalui proses pembelajaran dan penilaian, bukan hanya dari jawaban akhirnya. Misalnya, guru dapat memberikan permasalahan sosial yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, kemudian meminta peserta didik menjelaskan alasan dari jawabannya, menganalisis penyebab masalah, serta memberikan solusi berdasarkan informasi yang diperoleh. Guru juga dapat mengajukan pertanyaan lanjutan atau memberikan permasalahan yang sedikit berbeda untuk melihat apakah peserta didik mampu menerapkan pemahamannya secara mandiri. Dengan begitu, guru dapat membedakan peserta didik yang benar-benar mampu berpikir kritis dengan peserta didik yang hanya menghafal materi atau mengikuti jawaban temannya.
Sebagai balasan Talitha Arisanti

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 6

oleh Ninda Nur Azizah -
Nama : Ninda Nur Azizah
Npm : 2413053063

Dari tantangan yang disebutkan dalam PPT (perbedaan kemampuan, minat baca, pengalaman terbatas, pembelajaran berpusat pada guru), menurut kalian mana yang paling berpengaruh terhadap keberhasilan pengembangan keterampilan berpikir siswa? Mengapa?
Sebagai balasan Ninda Nur Azizah

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 6

oleh Zahra Asshifa Herliana -
Izin menjawab ninda,
Menurut kami, tantangan yang paling berpengaruh adalah pembelajaran yang masih berpusat pada guru. Hal ini karena ketika lebih banyak pembelajaran didominasi oleh guru, siswa menjadi kurang memiliki kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, mengemukakan pendapat, memecahkan masalah, dan mencari solusi sendiri. Padahal, kegiatan tersebut penting untuk melatih keterampilan berpikir siswa, terutama berpikir kritis dan kreatif.

Contohnya, dalam pembelajaran IPS, jika guru hanya menjelaskan materi dan siswa mencatat, siswa mungkin dapat mengingat, tetapi belum tentu mampu menganalisis suatu informasi permasalahan sosial. Sebaliknya, jika siswa diberi kasus sederhana untuk dibahas dan diminta memberikan alasan atau solusi, mereka akan lebih aktif menggunakan kemampuan berpikirnya.
Sebagai balasan Talitha Arisanti

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 6

oleh SOFIRANI NUR FADILAH -
Nama : Sofirani Nur Fadilah
Npm : 2413053043

Izin bertanya kepada kelompok 6,
Dalam materi dijelaskan bahwa pembelajaran berdiferensiasi merupakan salah satu strategi untuk mengembangkan keterampilan berpikir siswa. Bagaimana contoh penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam pembelajaran IPS SD, khususnya dalam menyesuaikan proses pembelajaran dengan kebutuhan, kemampuan, dan karakteristik peserta didik yang beragam?
Sebagai balasan SOFIRANI NUR FADILAH

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 6

oleh Dera Azizah -
Izin menjawab pertanyaan dari Sofi
Menurut saya, penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam IPS SD dilakukan melalui tiga aspek: proses (siswa visual mengamati peta/gambar budaya, auditori menyimak cerita, dan kinestetik melakukan gallery walk), konten (siswa yang perlu bimbingan mengenali fakta dasar, sedangkan siswa mahir diajak berpikir kritis menganalisis masalah sosial), serta produk (siswa bebas berkarya melalui poster, cerita pendek, atau video wawancara sesuai minatnya).
Strategi ini efektif mengembangkan keterampilan berpikir karena memberikan tantangan belajar yang pas bagi setiap siswa mencegah siswa yang belum mahir merasa frustrasi dan siswa pandai merasa bosan sehingga semua anak dapat aktif menganalisis materi sesuai tingkat kemampuannya.
Sebagai balasan Talitha Arisanti

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 6

oleh Aulia Rahma Azzahra -
Nama : Aulia Rahma Azzahra
Npm : 2413053048

izin bertanya kepada kelompok 6, pembelajaran IPS tidak hanya bertujuan agar siswa menguasai materi, tetapi juga mampu berpikir kritis dan memecahkan masalah. Jika waktu belajar terbatas, bagaimana guru menyeimbangkan antara penyampaian materi dan pengembangan keterampilan berpikir siswa?”