FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

Jumlah balasan: 21


                                                                                       A

Forum ini disediakan untuk berdiskusi dan berbagi mengenai materi PENGEBANGAN PEMBELAJARAN TEMATIK yang sedang dipelajari. 

Silahkan berpartisipasi aktif pada forum ini untuk memperdalam pemahaman Saudara mengenai materi yang telah disampaikan di atas.

Petunjuk diskusi kelompok:

  1. Kelompok yang mendapatkan giliran untuk memaparkan materi  sesuai dengan Topik Bahasan menyiapkan makalah dan media presentasi berupa PPT/LINK POWTOON untuk diunggah dalam forum ini. Cara mengunggah: klik reply, lalu ketik nama kelompok. Kemudian, unggah file Makalah dan PPT dengan mengklik advanced seperti gambar di bawah.
  2. Mahasiswa lainnya pada hari pertemuan memahami materi presentasi dan materi makalah dan dipersilahkan untuk bertanya,  terkait materi tersebut atau hal-hal lain yang berhubungan dengan materi yang ditampilkan oleh pemateri. Cara bertanya dan berdiskusi: Mahasiswa me-reply pada topik yang disediakan kemudian menuliskan nama dan NPM serta pertanyaan atau berupa tanggapan.
  3. Kelompok pemateri merangkum pertanyaan dan jawaban pada akhir pembelajaran dan dikirimkan di form diskusi ini.
  4. Selamat berdiskusi dan tetap semangat.

zz





Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

oleh SOFIRANI NUR FADILAH -
Sebagai balasan SOFIRANI NUR FADILAH

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

oleh Lutfiana Prasasti 2413053056 -
Nama : Lutfiana Prasasti
NPM : 2413053056


Izin bertanya untuk kelompok 4, Jika dalam satu kelas terdapat siswa yang keterampilan sosialnya sudah baik dan siswa yang masih pasif atau sulit bekerja sama, bagaimana strategi guru dalam menerapkan pembelajaran kooperatif agar siswa yang pasif tidak hanya bergantung pada teman yang lebih aktif, tetapi benar-benar mengalami perkembangan keterampilan sosial?
Sebagai balasan Lutfiana Prasasti 2413053056

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

oleh SOFIRANI NUR FADILAH -

Izin menjawab Lutfiana Prasasti

Jika dalam satu kelas terdapat siswa yang keterampilan sosialnya sudah baik dan siswa yang masih pasif, guru perlu merancang pembelajaran kooperatif yang menerapkan prinsip tanggung jawab individu (individual accountability) , bukan sekadar membentuk kelompok tanpa struktur peran yang jelas. Beberapa strategi yang dapat diterapkan guru:

1. Pembagian peran yang eksplisit dan bergilir
Guru menetapkan peran spesifik dalam kelompok, seperti juru bicara, pencatat, pengatur waktu, atau penanya, dan memastikan peran tersebut bergilir pada setiap pertemuan. Dengan cara ini, siswa pasif mendapat peran yang menuntutnya aktif berbicara atau memimpin.

2. Penerapan model kooperatif dengan struktur ketat
Guru dapat menerapkan model Jigsaw. Setiap siswa berperan sebagai “ahli” untuk satu bagian materi dan wajib menyampaikannya kepada kelompok asal, sehingga setiap anggota memiliki tanggung jawab dan tidak hanya bergantung pada siswa yang dominan.

3. Penilaian individu dalam penilaian kelompok
Guru tidak hanya menilai hasil akhir kelompok, tetapi juga kontribusi masing-masing anggota melalui observasi, refleksi jurnal, atau penilaian sebaya (peer assessment).

4. Scaffolding bertahap bagi siswa pasif
Guru memberikan tugas kecil dan sederhana terlebih dahulu kepada siswa pasif, kemudian secara bertahap meningkatkan tugas seiring bertambahnya rasa percaya diri siswa.

5. Pemantauan aktif dari guru
Guru memutar diskusi dan memberikan Arah jika terdapat siswa yang mendominasi atau siswa yang masih pasif.

6. Membangun kemandirian positif
Tugas dirancang agar keberhasilan kelompok hanya tercapai apabila seluruh anggota berkontribusi, sehingga siswa yang lebih aktif tidak dapat menyelesaikan seluruh tugas seorang diri.

Dengan strategi tersebut, pembelajaran kooperatif dapat menjadi ruang latihan sosial yang mendorong perkembangan siswa yang masih pasif. Keterampilan sosial dapat dikembangkan secara sistematis melalui rencana pembelajaran yang tepat.

Sebagai balasan SOFIRANI NUR FADILAH

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

oleh Ninda Nur Azizah -
Nama : Ninda Nur Azizah
Npm : 2413053063

Izin bertanya kepada kelompok 4, di dalam PPT menyebutkan bahwa keterbatasan waktu sebagai salah satu tantangan dalam mengembangkan keterampilan sosial. Jika guru memiliki waktu pembelajaran IPS yang terbatas, apakah sebaiknya guru lebih fokus pada pencapaian materi atau keterampilan sosial siswa? Bagaimana cara menyeimbangkan keduanya?
Sebagai balasan Ninda Nur Azizah

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

oleh SOFIRANI NUR FADILAH -

Izin menjawab Ninda Nur Azizah

Guru sebaiknya tidak memilih salah satu, karena materi dan keterampilan sosial dapat dicapai secara bersamaan melalui pembelajaran yang dirancang secara terintegrasi. Keterampilan sosial pada dasarnya menyatu dengan tujuan pembelajaran IPS, bukan merupakan kegiatan terpisah yang memerlukan waktu tambahan.

Caranya adalah dengan mengintegrasikan keterampilan sosial ke dalam proses pencapaian materi itu sendiri. Contohnya, pada materi keragaman suku dan budaya, guru dapat menerapkan model Jigsaw , di mana siswa tetap mempelajari materi secara mendalam sekaligus berlatih menghargai pendapat, membagi tugas, dan bertanggung jawab dalam kelompok. Untuk mengatasi keterbatasan waktu, guru dapat memilih model yang efisien tetapi tetap melibatkan interaksi, seperti pembelajaran berbasis proyek atau Value Clarification Technique (VCT) , yaitu model pembelajaran yang membantu siswa memahami dan mengklarifikasi nilai melalui kegiatan diskusi, tanya jawab, atau pemecahan masalah sosial. Guru juga dapat mengatur manajemen kelas dan alokasi waktu secara efektif serta memanfaatkan teknologi, seperti diskusi berani, untuk memperkaya interaksi tanpa menambah waktu tatap muka.

Dengan cara tersebut, guru dapat mencapai pemahaman materi sekaligus mengembangkan keterampilan sosial siswa, karena keduanya dapat berjalan beriringan selama pembelajaran dirancang dengan tepat.

Sebagai balasan SOFIRANI NUR FADILAH

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

oleh Ika Zakiyah -
Nama: Ika Zakiyah
NPM: 2413053050

Izin bertanya kepada kelompok 4, di dalam pemaparan PPT disebutkan bahwa teknologi dapat membuat interaksi sosial lebih dinamis, tetapi juga dapat mengurangi interaksi langsung antarsiswa. Kalau keduanya bisa terjadi, bagaimana guru dapat mengetahui bahwa penggunaan teknologi dalam pembelajaran memang berdampak pada perkembangan keterampilan sosial, bukan hanya membuat kegiatan belajar terlihat lebih interaktif?
Sebagai balasan Ika Zakiyah

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

oleh Rika Noviliana -
Nama : Rika Noviliana
Npm : 2413053073

Izin menjawab pertanyaan ika zakiyah
Guru dapat mengetahuinya dengan melakukan pengamatan terhadap perilaku siswa selama proses pembelajaran, bukan hanya melihat apakah siswa terlihat aktif menggunakan teknologi. Guru perlu melihat apakah teknologi tersebut benar-benar memberikan kesempatan kepada siswa untuk berinteraksi dan mengembangkan keterampilan sosial.

Misalnya, ketika siswa menggunakan teknologi dalam kerja kelompok, guru dapat mengamati apakah mereka saling berkomunikasi, membagi tugas, mendengarkan pendapat teman, membantu anggota kelompok, dan mampu menyelesaikan perbedaan pendapat. Guru juga dapat memberikan lembar observasi atau rubrik penilaian keterampilan sosial untuk mencatat perubahan perilaku tersebut.

Selain itu, guru dapat membandingkan kondisi siswa sebelum dan setelah penggunaan teknologi. Jika sebelumnya siswa cenderung pasif atau kurang berkomunikasi, kemudian setelah menggunakan teknologi mereka menjadi lebih mampu bekerja sama dan menyampaikan pendapat, hal tersebut dapat menjadi salah satu tanda adanya perkembangan keterampilan sosial.

Jadi, indikator keberhasilannya bukan terletak pada seberapa menarik atau interaktif teknologinya, tetapi pada perubahan keterampilan sosial yang muncul pada siswa. Teknologi hanya menjadi alat, sedangkan guru tetap perlu memastikan bahwa penggunaannya dirancang untuk mendorong interaksi, kerja sama, komunikasi, dan sikap saling menghargai.
Sebagai balasan SOFIRANI NUR FADILAH

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

oleh Aulia Rahma Azzahra -
Nama : Aulia Rahma Azzahra
NPM : 2413053058

Izin bertanya kepada kelompok 4, dalam PPT dijelaskan bahwa kerja kelompok dapat mengembangkan keterampilan sosial siswa. Namun, bagaimana jika dalam kelompok hanya beberapa siswa yang aktif, sedangkan siswa lainnya cenderung diam dan bergantung pada temannya? Apakah kegiatan tersebut tetap bisa dikatakan berhasil mengembangkan keterampilan sosial? Bagaimana seharusnya guru mengatasinya?
Sebagai balasan Aulia Rahma Azzahra

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

oleh ZAIT HALIMAH AL HAQOH -
Izin menjawab pertanyaan Aulia Rahma

Menurut kelompok kami, kegiatan kerja kelompok belum tentu dapat dikatakan berhasil mengembangkan keterampilan sosial jika hanya beberapa siswa yang aktif, sedangkan siswa lainnya hanya diam atau bergantung pada temannya. Hal ini karena keterampilan sosial seperti komunikasi, kerja sama, tanggung jawab, dan kemampuan menghargai pendapat seharusnya melibatkan seluruh anggota kelompok, bukan hanya siswa tertentu.

Untuk mengatasinya, guru perlu membuat pembagian tugas dan peran yang jelas bagi setiap anggota kelompok, sehingga setiap siswa memiliki tanggung jawab masing-masing. Guru juga dapat memberikan kesempatan kepada siswa yang pasif untuk menyampaikan pendapat, bertanya, atau mempresentasikan hasil kerja. Selain itu, guru perlu memantau proses kerja kelompok, bukan hanya menilai hasil akhirnya. Dengan begitu, kerja kelompok tidak sekadar menyelesaikan tugas, tetapi benar-benar menjadi sarana bagi semua siswa untuk mengembangkan keterampilan sosial.
Sebagai balasan SOFIRANI NUR FADILAH

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

oleh ABRAL AL-TISA 2413053051 -
Nama: Abral Al-Tisa
NPM: 2413053051

Izin bertanya kepada kelompok 4.
Dalam pembelajaran kooperatif, siswa dituntut untuk bekerja sama dan memiliki tanggung jawab dalam kelompok. Namun dalam praktiknya, sering ada siswa yang lebih aktif sedangkan siswa lainnya cenderung hanya mengikuti teman. Bagaimana cara guru mengetahui apakah siswa yang lebih banyak diam sebenarnya tetap berpartisipasi atau justru tidak terlibat dalam kegiatan kelompok?
Sebagai balasan ABRAL AL-TISA 2413053051

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

oleh Rika Noviliana -
Nama : Rika Noviliana
Npm : 2413053073

Izin menjawab pertanyaan abral al-tisa
Jadi menurut saya, guru perlu melihat keterlibatan siswa selama proses kerja kelompok, bukan hanya dari seberapa banyak siswa berbicara. Siswa yang lebih banyak diam belum tentu tidak berpartisipasi. Guru dapat mengamati apakah siswa tersebut mengerjakan bagian tugasnya, memperhatikan jalannya diskusi, memberikan pendapat ketika diperlukan, atau membantu teman dalam menyelesaikan tugas. Selain itu, guru dapat memberikan pertanyaan secara individu setelah diskusi untuk mengetahui sejauh mana siswa memahami hasil pembahasan. Dengan begitu, guru dapat membedakan siswa yang memang lebih pendiam tetapi tetap berkontribusi dengan siswa yang hanya mengikuti teman tanpa memberikan kontribusi.
Sebagai balasan SOFIRANI NUR FADILAH

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

oleh Tri Septi Budiarti -
Nama : TRI SEPTI BUDIARTI
NPM : 2413053070

Izin bertanya kepada kelompok 4

Jika keterampilan sosial siswa sangat bergantung pada interaksi dan kerja sama dalam pembelajaran, apakah penggunaan teknologi digital dalam pembelajaran IPS justru dapat menghambat perkembangan keterampilan sosial siswa?
Sebagai balasan Tri Septi Budiarti

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

oleh Rika Noviliana -
Nama : Rika Noviliana
Npm : 2413053073

Izin menjawab
Tidak selalu , teknologi dapat menjadi pendukung maupun penghambat, tergantung bagaimana guru menggunakannya. Jika teknologi hanya membuat siswa belajar sendiri dan mengurangi interaksi langsung, maka keterampilan seperti kerja sama, empati, dan komunikasi bisa kurang berkembang. Materi juga menyebutkan bahwa penggunaan teknologi yang berlebihan dapat mengurangi interaksi langsung antarsiswa.

Namun, jika digunakan secara tepat, teknologi justru dapat meningkatkan keterampilan sosial melalui diskusi daring, presentasi interaktif, dan kerja kelompok berbasis proyek. Jadi, yang paling penting bukan apakah teknologi digunakan atau tidak, tetapi bagaimana guru merancang pembelajaran agar teknologi tetap mendorong siswa untuk berinteraksi, berkomunikasi, dan bekerja sama.
Sebagai balasan SOFIRANI NUR FADILAH

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

oleh Zahra Asshifa Herliana -
Nama: Zahra Asshifa Herliana
NPM: 2413053049

Izin bertanya, Pada slide 8 disebutkan bahwa kurangnya kesempatan berinteraksi dapat membuat keterampilan sosial siswa kurang berkembang. Kalau kondisi kelasnya besar dan waktunya terbatas, bagaimana guru bisa tetap memberikan kesempatan yang sama kepada semua siswa?
Sebagai balasan Zahra Asshifa Herliana

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

oleh ZAIT HALIMAH AL HAQOH -
Izin menjawab pertanyaan Zahra Asshifa

Menurut kelompok 4, meskipun jumlah siswa dalam kelas besar dan waktu pembelajaran terbatas, guru tetap dapat memberikan kesempatan kepada semua siswa dengan menggunakan strategi yang efektif. Misalnya, guru dapat membagi siswa ke dalam kelompok-kelompok kecil sehingga interaksi lebih mudah terjadi. Setiap anggota kelompok juga diberikan peran yang berbeda, seperti ketua, pencatat, penyaji, atau penanya, dan peran tersebut dapat digilir pada kegiatan berikutnya.

Selain itu, guru tidak harus memberikan kesempatan berbicara kepada semua siswa secara langsung dalam satu pertemuan. Kesempatan dapat dilakukan secara bergiliran pada beberapa kegiatan pembelajaran. Guru juga dapat menggunakan diskusi berpasangan atau think-pair-share, sehingga siswa yang biasanya pasif tetap memiliki kesempatan untuk menyampaikan pendapat. Dengan cara tersebut, keterbatasan waktu dan jumlah siswa dapat diatasi tanpa mengurangi kesempatan siswa untuk mengembangkan keterampilan sosial.
Sebagai balasan SOFIRANI NUR FADILAH

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

oleh Lidya Gita Utami -
Nama: Lidya Gita Utami
Npm: 2413053040

Izin bertanya untuk kelompok 4
Di PPT kan menyebutkan bahwa keterampilan sosial dapat dikembangkan melalui diskusi dan kerja kelompok. Namun, bagaimana jika dalam praktiknya kerja kelompok justru membuat siswa yang aktif semakin mendominasi dan siswa yang pasif semakin bergantung pada teman? Apakah kegiatan tersebut masih dapat dikatakan berhasil mengembangkan keterampilan sosial? Bagaimana seharusnya guru mengatasinya
Sebagai balasan Lidya Gita Utami

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

oleh SOFIRANI NUR FADILAH -
Nama : Sofirani Nur Fadilah
Npm : 2413053043

 izin pertanyaan menjawab Lidia Gita Utami 
Menurut kelompok kami, kerja kelompok belum tentu berhasil mengembangkan keterampilan sosial siswa jika hanya siswa yang aktif yang mendominasi, sedangkan siswa yang pasif hanya mengikuti atau bergantung pada teman. Karena keterampilan sosial tidak hanya dilihat dari kemampuan bekerja dalam kelompok, tetapi juga dari kemampuan berkomunikasi, mendengarkan pendapat, bekerja sama, bertanggung jawab, dan berpartisipasi aktif. Dalam pembelajaran kooperatif, setiap siswa seharusnya memiliki peran dan tanggung jawab dalam mencapai tujuan bersama. 
Menurut kelompok kami, guru perlu mengatur pembagian tugas dan peran secara jelas agar semua siswa memiliki kesempatan untuk terlibat. Misalnya, setiap anggota mendapat tugas masing-masing dan guru mengawasi proses kerja kelompok, bukan hanya melihat hasil akhirnya. Siswa yang aktif juga perlu diarahkan untuk memberikan kesempatan kepada teman yang pasif untuk menyampaikan pendapat. Dengan demikian, kerja kelompok tidak hanya menyelesaikan tugas, tetapi benar-benar menjadi proses untuk melatih keterampilan sosial siswa seluruhnya.
Sebagai balasan SOFIRANI NUR FADILAH

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

oleh Jesika Handayani -
Nama: Jesika Handayani
NPM: 2413053046
Izin bertanya kepada kelompok 4
Dalam PPT disebutkan bahwa keterampilan sosial dapat dikembangkan melalui kerja kelompok dan berbagai model pembelajaran yang melibatkan interaksi siswa. Namun, bagaimana jika kerja kelompok justru membuat siswa yang aktif semakin aktif, sedangkan siswa yang kurang memiliki keterampilan sosial semakin pasif? Apa strategi guru untuk mengatasi masalah tersebut?
Sebagai balasan Jesika Handayani

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

oleh SOFIRANI NUR FADILAH -

Nama : Sofirani Nur Fadilah

Npm : 2413053043

Izin menjawab pertanyaan Jesika Handayani 

Menurut kami Kondisi tersebut memang dapat terjadi apabila kerja kelompok dilakukan tanpa struktur yang jelas. Siswa yang aktif cenderung mengambil alih tugas, sedangkan siswa yang kurang memiliki keterampilan sosial semakin pasif karena kurang mendapat kesempatan untuk terlibat. Untuk mengatasinya, guru perlu membagi peran dalam kelompok secara jelas dan bergilir, misalnya sebagai juru bicara, pencatat, atau penanya, sehingga setiap siswa memiliki kesempatan dan tanggung jawab untuk berpartisipasi. Guru juga dapat menerapkan model pembelajaran kooperatif seperti  Jigsaw , di mana setiap siswa memiliki bagian informasi yang harus dipahami dan disampaikan kepada kelompoknya.

Selain itu, guru perlu melakukan penilaian terhadap kontribusi setiap siswa, bukan hanya hasil akhir kelompok, serta memutarkan diskusi agar tidak ada siswa yang terlalu mendominasi. Jika terdapat siswa yang pasif, guru dapat memberikan arahan atau pertanyaan secara langsung agar mereka terdorong untuk menyampaikan pendapat. Dengan strategi tersebut, kelompok kerja dapat menjadi sarana untuk melatih keterampilan sosial seluruh siswa secara lebih merata, bukan hanya siswa yang sudah aktif. 


Sebagai balasan Kiriman pertama

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

oleh Bella Say Chantika -
Nama: Bella Say Chantika
NPM: 2413053053

Pertanyaan:
Dalam PPT disebutkan bahwa penggunaan teknologi yang berlebihan dapat mengurangi interaksi langsung antarsiswa. Menurut kelompok kalian, bagaimana cara guru memanfaatkan teknologi tanpa mengurangi keterampilan sosial siswa?
Sebagai balasan Bella Say Chantika

Re: FORUM DISKUSI KELOMPOK 4

oleh ZAIT HALIMAH AL HAQOH -
Izin menjawab pertanyaan bella,

Guru dapat memanfaatkan teknologi sebagai alat pendukung pembelajaran, bukan sebagai pengganti interaksi langsung antarsiswa. Misalnya, guru menggunakan video atau media interaktif untuk menjelaskan materi, kemudian siswa diminta berdiskusi dalam kelompok, melakukan permainan edukatif, atau menyelesaikan proyek bersama secara langsung.

Selain itu, guru dapat mengatur penggunaan teknologi dengan batas waktu agar siswa tidak terus-menerus berinteraksi melalui perangkat. Contohnya, setelah menggunakan media digital, siswa melakukan kegiatan seperti membuat poster secara berkelompok, bermain peran, melakukan eksperimen sederhana, atau mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.
Dengan demikian, teknologi tetap membuat pembelajaran lebih menarik dan inovatif, tetapi keterampilan sosial seperti komunikasi, kerja sama, saling menghargai, dan kemampuan menyampaikan pendapat tetap berkembang melalui interaksi langsung.